Tampilkan postingan dengan label Female. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Female. Tampilkan semua postingan

12 Februari 2020

Gejala dan Pengobatan Anemia Pada Remaja Putri

Anemia zat besi remaja putri

Kekurangan zat besi pada remaja putri adalah umum, mudah didiagnosis dan mudah diobati.

Anemia merupakan kondisi dimana darah tidak memiliki cukup sel darah merah. Sel-sel darah merah ini membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Ada banyak jenis anemia, salah satu jenis anemia yang paling umum terjadi pada remaja putri adalah anemia defisiensi zat besi; kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup zat besi untuk memproduksi sel darah merah.

Apa hubungan antara zat besi dan sel darah merah?
Di dalam setiap sel darah merah ada protein yang disebut dengan hemoglobin, yang berfungsi membawa oksigen ke setiap sel di dalam tubuh. Oksigen adalah sumber energi penting bagi setiap sel.

Zat besi adalah bagian dari hemoglobin. Sebagian besar zat besi dalam tubuh ada di hemoglobin (dan protein serupa di otot yang disebut mioglobin).

Zat besi masuk ke dalam tubuh kita melalui makanan dan keluar dari tubuh utamanya saat kita mengeluarkan darah. Pendarahan menyebabkan hilangnya banyak sel darah merah dan zat besi. Itulah sebabnya remaja putri sangat rentan terhadap anemia defisiensi besi ketika mereka sudah mengalami menstruasi bulanan. Setiap bulan mereka akan kehilangan sel darah merah dan zat besi. Jika remaja putri tidak cukup makan makanan yang kaya akan zat besi, maka secara bertahap ia akan mengalami kekurangan zat besi.

Gejala anemia pada remaja putri
Gejala anemia defisiensi zat besi biasanya tidak jelas, kecuali jika kondisinya sudah parah atau berlangsung lama. Jika gejalanya memang muncul, maka yang mungkin terjadi antara lain:
  • kulit pucat
  • lemah
  • terus merasa lelah dan mudah mengantuk
  • pusing
  • sakit kepala ringan
  • telinga sering berdenging.
Untuk pastinya, tes darah akan menentukan diagnosis anemia defisiensi zat besi.

Pengobatan anemia pada remaja putri
Anemia defisiensi zat besi dapat diatasi dengan suplemen zat besi, yang diminum selama beberapa bulan. Dokter akan melakukan tes darah lanjutan untuk memastikan apakah anemia sudah hilang atau setidaknya membaik.

Zat besi paling baik diserap saat diberikan di antara waktu makan. Remaja putri sebaiknya mengonsumsi suplemen zat besi di waktu pertengahan pagi, antara sarapan dan makan siang, atau pertengahan sore, antara makan siang dan makan malam.

Vitamin C memudahkan tubuh menyerap zat besi. Tetapi kalsium membuat penyerapannya menjadi lebih sulit, jadi remaja putri tidak boleh mengonsumsi suplemen zat besinya dengan susu. Yang paling baik adalah suplemen zat besi dikonsumsi bersama makanan atau minuman yang kaya akan vitamin C, seperti buah-buahan, sayuran, dan jus jeruk.

Remaja putri sebaiknya tidak mengonsumsi suplemen zat besi melebihi dosis yang dianjurkan, karena dosis yang lebih tinggi bisa berbahaya. Sebagian orang rentan mengalami kelebihan zat besi.

Makanan penambah zat besi
Selain suplemen, makanan lainnya yang dapat remaja putri konsumsi untuk menambah zat besi, antara lain:
  • daging tanpa lemak, unggas, dan ikan
  • sereal, roti, dan pasta yang diperkaya zat besi
  • buah-buahan kering (aprikot, kismis, prem)
  • sayuran berdaun hijau (bayam, collard green, kale)
  • biji-bijian utuh (beras merah, bibit gandum)
  • kacang-kacangan
  • telur.

Mencegah anemia defisiensi zat besi
Remaja putri yang baru mulai menstruasi juga dapat mencegah anemia defisiensi zat besi dengan mengonsumsi multivitamin yang mengandung zat besi. Rekomendasi harian untuk zat besi adalah delapan miligram (mg) per hari untuk remaja putri usia 9 hingga 13 tahun, dan 15 mg per hari untuk remaja putri usia 14 hingga 18 tahun.

Article Resources

14 Agustus 2018

Jenis dan Penyebab Keputihan

Keputihan

Meskipun keputihan sangat umum terjadi, ada beberapa jenis keputihan yang merupakan infeksi. Bila cairan yang keluar berwarna kuning atau hijau, konsistensinya tebal, atau berbau busuk, maka itu tidaklah normal.

Keputihan yang tidak normal biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur.

Jenis-jenis keputihan

Ada beberapa jenis keputihan. Jenis-jenis keputihan ini dikategorikan berdasarkan warna cairan dan konsistensinya.

Putih

Sedikit cairan putih, terutama keluar di awal atau akhir siklus menstruasi adalah normal. Namun, jika keluarnya cairan disertai dengan rasa gatal dan memiliki konsistensi atau penampilan seperti keju tebal, itu tidaklah normal dan memerlukan pengobatan. Jenis keputihan ini kemungkinan disebabkan oleh infeksi jamur.

Jernih dan encer

Keluarnya cairan jernih dan encer dari vagina biasanya normal. Itu bisa terjadi kapan saja dalam sebulan. Keluarnya cairan mungkin bertambah banyak selepas berolahraga.

Jernih dan elastis

Ketika keluar cairan jernih tapi elastis dan seperti lendir, bukannya encer, itu menunjukkan kemungkinan Anda sedang berovulasi. Ini adalah tipe keputihan normal.

Coklat atau berdarah

Keluarnya cairan berwarna coklat atau berdarah biasanya juga normal, terutama ketika terjadi selama atau tepat setelah siklus menstruasi. Keputihan yang terlambat di akhir menstruasi dapat terlihat coklat, bukan merah. Sedikit cairan berdarah mungkin juga akan muncul di antara periode menstruasi. Ini disebut spotting atau bercak.

Jika bercak muncul selama periode normal menstruasi dan baru-baru ini berhubungan intim tanpa alat kontrasepsi, ini bisa menjadi tanda kehamilan. Namun, bercak yang muncul di fase awal kehamilan dapat menjadi tanda keguguran.

Dalam kasus yang jarang terjadi, keluarnya cairan berwarna coklat atau berdarah dapat menjadi tanda kanker endometrium atau serviks. Bisa jadi juga disebabkan oleh masalah lain seperti fibroid atau pertumbuhan abnormal lainnya. Itulah penting untuk memeriksakan panggul dan Pap smear rutin setiap tahun. Kelainan serviks dapat diketahui selama pemeriksaan ini.

Kuning atau hijau

Keluarnya cairan kuning atau hijau, terutama ketika cairan itu bertekstur tebal atau disertai bau tidak sedap, tidaklah normal. Jenis keputihan ini bisa menjadi tanda infeksi trikomoniasis, yang menyebar melalui hubungan seksual.

Penyebab keputihan

Keputihan normal berarti fungsi tubuh masih baik. Itu adalah cara tubuh membersihkan dan melindungi vagina. Namun, keputihan yang abnormal biasanya disebabkan oleh infeksi.

Vaginosis bakterialis

Vaginosis bakterialis adalah infeksi bakteri yang menyebabkan peningkatan keputihan dengan bau yang kuat, busuk, dan kadang-kadang berbau amis, meskipun dalam beberapa kasus tidak disertai dengan gejala. Wanita yang melakukan seks oral atau yang memiliki banyak pasangan seksual berisiko lebih besar untuk terkena infeksi ini.

Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah jenis infeksi yang disebabkan oleh protozoa, atau organisme bersel tunggal. Infeksi biasanya menyebar melalui hubungan seksual, tetapi juga dapat menyebar karena menggunakan pakaian atau handuk yang sama dengan orang lain. Cairan yang keluar kuning atau hijau yang memiliki bau busuk. Rasa sakit, peradangan, dan gatal menjadi gejala umumnya, meskipun sebagian orang tidak mengalami gejala apa pun.

Infeksi jamur

Infeksi jamur menyebabkan keputihan seperti keju putih di samping sensasi panas dan gatal. Kehadiran jamur di vagina adalah normal, tetapi jika jumlahnya terlalu banyak akibat pertumbuhannya tidak terkendali maka akan menyebabkan masalah.

Berikut ini hal-hal yang dapat meningkatkan kemungkinan infeksi jamur:
  • stress
  • diabetes
  • penggunaan pil KB
  • kehamilan
  • penggunaan antibiotik, terutama penggunaan jangka panjang selama 10 hari.

Gonore dan klamidia

Gonore dan klamidia adalah infeksi menular seksual (IMS) yang dapat menyebabkan keluarnya cairan abnormal kuning, kehijauan, atau keruh dari vagina.

Penyakit radang panggul (PID)

Penyakit radang panggul (PID) adalah infeksi yang sering menyebar melalui hubungan seksual. PID terjadi ketika bakteri menyebar ke vagina dan ke organ reproduksi lainnya. PID dapat menghasilkan cairan kotoran yang berat dan berbau busuk.

Human papillomavirus (HPV) atau kanker serviks

Human papillomavirus (HPV) menyebar melalui hubungan seksual. Dapat menyebabkan kanker serviks. Meskipun mungkin tidak ada gejala yang menyertainya, jenis kanker ini dapat menghasilkan cairan berdarah, coklat, atau encer dengan bau yang tidak sedap. Kanker serviks dapat dengan mudah disaring dengan Pap smear dan tes HPV tahunan.

Bilakah harus ke dokter?

Jika mengalami keputihan yang tidak biasa dengan disertai gejala-gejala tertentu lainnya, segera ke dokter. Gejala yang harus diperhatikan antara lain:

Perawatan di rumah untuk keputihan

Untuk mencegah infeksi, praktikkan kebersihan yang baik dan kenakan pakaian dalam dari katun. Jangan menggunakan douche, karena dapat memperburuk kotoran karena membuang bakteri yang berguna.

Untuk mengurangi kemungkinan infeksi jamur karena mengonsumsi antibiotik, konsumsi yogurt yang mengandung kultur hidup dan aktif. Jika mengalami infeksi jamur, obati dengan krim atau suppositoria (obat peluru) infeksi jamur yang dijual bebas.

Article Resources
  • Healthline. What Causes Vaginal Discharge?
  • Gambar: Health Beauty Aid

28 Juli 2018

Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Wanita

Sering buang air kecil wanita

Sering buang air kecil pada wanita dapat disebabkan oleh kondisi yang mempengaruhi saluran kemih. Saluran kemih meliputi ginjal, ureter (saluran yang menghubungkan ginjal ke kandung kemih), kandung kemih, dan uretra (saluran di mana urin mengalir dari kandung kemih keluar dari tubuh).

Beberapa penyebab sering buang air kecil pada wanita, meliputi:
  • Infeksi, penyakit, luka atau iritasi pada kandung kemih
  • Perubahan pada otot, saraf atau jaringan lain yang mempengaruhi fungsi kandung kemih
  • Menjalani pengobatan kanker tertentu
  • Mengonsumsi makanan/minuman atau obat yang meningkatkan produksi urin
  • Kondisi lain yang meningkatkan produksi urin.

Salah satu penyebab paling umum sering buang air kecil pada wanita adalah infeksi saluran kemih (ISK).  Ini terjadi ketika bakteri masuk ke kandung kemih melalui uretra.

Diperkirakan 50 hingga 60 persen wanita akan mengalami setidaknya satu kali ISK dalam hidup mereka. Sepertiga wanita akan mengalami satu kali ISK sebelum berusia 24 tahun yang cukup berat sehingga membutuhkan antibiotik. Perempuan lebih berisiko mengalami ISK daripada laki-laki karena uretra mereka lebih pendek.

Sedangkan penyakit, kondisi atau penyebab lain yang lebih spesifik yang dapat menyebabkan sering buang air kecil termasuk:
  • Sistokel - kondisi dimana jaringan pendukung antara kandung kemih dan dinding vagina meregang dan melemah, menyebabkan kandung kemih menonjol ke dalam vagina
  • Ansietas - Gangguan kecemasan
  • Prostatitis - infeksi atau radang prostat
  • Benign prostatic hyperplasia (BPH) - pembesaran prostat jinak
  • Batu kandung kemih
  • Perubahan fungsi ginjal
  • Diabetes insipidus -  tubuh tidak memiliki cukup hormon antidiuretik dari hipotalamus
  • Pil diuretik - pil air
  • Konsumsi berlebihan dari total cairan, alkohol, kafein, nikotin atau pemanis buatan
  • Sistitis interstitial - sindrom nyeri kandung kemih
  • Pielonefritis - infeksi ginjal
  • Kandung kemih terlalu aktif
  • Kehamilan
  • Stroke
  • Cedera tulang belakang
  • Terapi radiasi - pada panggul atau perut bagian bawah
  • Diabetes tipe 1
  • Diabetes tipe 2
  • Striktur uretra - penyempitan uretra
  • Inkontinensia urin
  • Vaginitis - infeksi vagina
  • Multiple sclerosis - penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat
  • Obesitas
  • Pelemahan otot dasar panggul.

Terkadang kondisi yang tidak berhubungan dengan kandung kemih juga dapat menyebabkan wanita sering buang air kecil. Salah satu contohnya adalah atrofi vagina, atau hilangnya jaringan normal vagina normal akibat penurunan kadar estrogen yang disebabkan oleh penuaan atau operasi pengangkatan indung telur.

Article Resources
  • https://www.mayoclinic.org/symptoms/frequent-urination/basics/causes/sym-20050712
  • https://urologyclinics.com/symptoms/frequent_urination_f/causes.html
  • https://www.healthline.com/health/overactive-bladder/frequent-urination-women#symptoms

01 April 2018

Mitos dan Fakta Tentang Menopause


Menopause atau mati haid merupakan peristiwa biologis alami dalam kehidupan seorang wanita, yakni ketika haidnya berhenti. Selain karena bagian normal dari penuaan, menopause juga dapat terjadi akibat tindakan medis, misalnya sebagai akibat dari kemoterapi dan atau operasi pengangkatan ovarium (indung telur) wanita.

Menopause tidak hanya terjadi ketika wanita berusia 50-an tahun, tapi juga dapat terjadi pada wanita yang berusia kurang dari 40 tahun. Berikut ini adalah mitos dan fakta menopause.

Mitos : Hot flashes adalah satu-satunya gejala menopause

Hot flashes atau juga hot flush, adalah perasaan cepat panas dan kadang-kadang sampai memerah, ditandai dengan wajah memerah dan berkeringat. Wanita yang menopause juga mungkin mengalami gejala lain seperti:
  • Berkeringat di malam hari
  • Sakit kepala
  • Sensasi gatal di bawah kulit
  • Sering lupa
  • Sensitif dan gampang marah
  • Libido menurun
  • Lelah
  • Sulit tidur atau tidur tidak nyenyak
  • Sering kemih
  • Vagina kering dan rasa tidak nyaman dalam hubungan intim.

Mitos : Setelah menopause, tidak perlu lagi menggunakan kontrasepsi

Direkomendasikan bahwa wanita menggunakan kontrasepsi untuk mencegah kehamilan hingga satu tahun setelah menopause jika berusia diatas 50 tahun, namun jika berusia di bawah 50 tahun maka direkomendasikan sampai 2 tahun setelah menopause.

Mitos : Menopause adalah peristiwa singkat

Mulainya masa menopause tidak seperti masa mulainya menstruasi. Menopause tidak terjadi secara tiba-tiba atau haid berhenti seketika. Bisa terjadi perubahan periode menstruasi selama beberapa tahun sebelum akhirnya berhenti.

Banyak wanita yang berpikir bahwa menopause adalah peristiwa singkat, dan setelah menstruasi mereka berhenti maka gejala-gejala yang menyertainya juga hilang serentak. Sebenarnya gejala awal hanyalah transisi dan bisa berlangsung bertahun-tahun.

Mitos : Terapi penggantian hormon berbahaya

Antara tahun 2000 dan 2004 banyak publikasi negatif tentang kemungkinan risiko terapi penggantian hormon (TPH). Risikonya memang ada, tetapi sebagian besar ahli sekarang setuju bahwa jika TPH digunakan untuk jangka pendek selama tidak lebih dari 5 tahun, maka manfaatnya lebih besar daripada risikonya.

TPH akan meringankan hot flashes, mengurangi kekeringan vagina, meningkatkan libido dan mengurangi risiko patah tulang terkait osteoporosis.

TPH dapat meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker ovarium. Namun, TPH bukanlah penyebab kanker payudara melainkan akan meningkatkan pertumbuhan sel kanker yang sudah ada. Secara keseluruhan, manfaat TPH lebih besar daripada risikonya.

Mitos : Gejala menopause hanya mempengaruhi fisik

Memang benar bahwa gejala menopause yang paling umum adalah hot flashes disamping gejala lainnya, tetapi menopause juga dapat membawa perubahan emosional juga. Perasaan sedih dan cemas seringkali dianggap biasa, padahal itu merupakan gejala dari menopause.

Mitos : Menopause membuat gemuk

Memang benar bahwa wanita dalam masa menopause cenderung bertambah berat badan karena metabolisme mereka menurun dan begitu juga dengan massa otot mereka. Jadi faktanya adalah untuk mempertahankan berat tubuhnya, wanita di masa menopause membutuhkan lebih sedikit kalori dari sebelumnya.

Mitos : Menopause tidak butuh perawatan

Sebagian wanita yang mengalami menopause secara alami tidak memerlukan pengobatan medis untuk mengatasi gejala mereka. Sedangkan sebagian lainnya mungkin butuh perawatan, khususnya wanita yang menopause sebelum waktunya.

Terapi hidup sehat, alami, komplementer, dan pengobatan lain dapat membantu mengatasi gejala menopause. Sebagai contoh:
  • Terapi herbal dan fitoestrogen
  • Terapi penggantian hormon (TPH)
  • Obat anti-depresan
  • Obat lain - seperti clonidine (digunakan untuk tekanan darah tinggi) dan gabapentin (digunakan untuk nyeri kronis dan epilepsi).

Article Resources
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/myths-and-facts-menopause
  • https://www.webmd.boots.com/menopause/features/menopause-myths-facts

28 Maret 2018

Mastektomi dan Rekonstruksi Payudara

Pembedahan

Tujuan pengobatan kanker payudara adalah untuk mengangkat kanker dan mengurangi risiko penyebaran dan kekambuhan kanker.

Salah satu pengobatan utama untuk kanker payudara adalah dengan operasi. Operasi payudara terdiri dari dua jenis:
  • Konservasi payudara. Hanya sebagian payudara yang diangkat. Juga dikenal sebagai mastektomi parsial, eksisi lokal, atau lumpektomi.
  • Mastektomi. Seluruh payudara diangkat.

Operasi kanker payudara juga sering melibatkan pengangkatan satu atau lebih kelenjar getah bening dari ketiak (aksila).

Operasi konservasi payudara, dilanjutkan dengan radioterapi, sama efektifnya dengan mastektomi. Tapi tidak semua kanker payudara bisa diatasi dengan konservasi payudara, karena tergantung dari ukuran, lokasi kanker, dan ukuran payudara itu sendiri. Jika ukuran kanker terbilang besar berbanding ukuran payudara, atau jika kanker berada di lebih satu area payudara, maka operasi konservasi payudara tidak menjadi pilihan.

Sebagian wanita memilih melakukan operasi rekonstruksi payudara agar payudaranya tampak seperti asli saat mengenakan pakaian.

Operasi konservasi payudara (lumpektomi)

Tumor, jaringan payudara di sekitarnya (dikenal sebagai margin), dan kelenjar getah bening di ketiak diangkat selama operasi konservasi payudara. Payudara hanya akan sedikit kehilangan massanya, meskipun ukurannya menjadi lebih kecil atau bentuknya menjadi berbeda.

Operasi lanjutan adakalanya diperlukan untuk memastikan margin jaringan payudara di sekitar tumor yang diangkat telah bebas dari kanker. Operasi konservasi payudara akan dilanjutkan dengan radioterapi, sebuah bentuk pengobatan kanker menggunakan sinar-x untuk membunuh sel kanker yang tersisa.

Mastektomi

Mastektomi adalah operasi pengangkatan seluruh payudara. Biasanya otot-otot dada yang mendukung payudara dibiarkan, tapi satu atau lebih kelenjar getah bening dari ketiak (aksila) biasanya akan diangkat.

Kelenjar getah bening ditemukan di seluruh tubuh (termasuk ketiak). Fungsinya adalah melindungi tubuh dari penyakit dan infeksi. Kelenjar getah bening di lengan seringkali menjadi tempat pertama bagi sel kanker menyebar ke luar payudara. Untuk memeriksa apakah kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening, maka dilakukan dengan dua metode:
  • Sentinel node biopsy (SNB) atau
  • Axillary clearance (AC). 

Lama rawat inap di rumah sakit pasca mastektomi biasanya berkisar antara dua hingga tujuh hari. Pada kasus tertentu, radioterapi dan kemoterapi juga mungkin digunakan pasca mastektomi.

Komplikasi operasi kanker payudara

Semua jenis operasi memiliki risiko. Beberapa kemungkinan komplikasi operasi payudara adalah:
  • Infeksi
  • Kematian jaringan di sepanjang tepi sayatan
  • Sindrom nyeri pasca mastektomi (nyeri tajam pada dinding dada).

Efek samping operasi kanker payudara

Beberapa efek samping yang dapat terjadi dalam beberapa bulan pertama pasca operasi payudara meliputi:
  • Mati rasa pada ketiak dan lengan - operasi dapat merusak saraf yang menyebabkan mati rasa. Ini bisa membaik tapi mungkin tidak sembuh sepenuhnya. Latihan-latihan pada bahu dapat membantu.
  • Seroma - cairan dapat terkumpul di dalam atau di sekitar bekas luka dan dapat bertahan hingga enam minggu setelah operasi. Ini dapat dikeringkan.
  • Kekakuan bahu - olahraga dapat membantu mencegah dan mengatasi hal ini. Saran-saran dari fisioterapi akan sangat bermanfaat.
  • Lymphoedema - pembengkakan lengan, jika kelenjar getah bening di ketiak telah diangkat.
  • Nyeri payudara.
  • Perubahan keseimbangan - berat tidak seimbang akibat salah satu payudara hilang.
  • Lemah, depresi dan cemas - jika ini terjadi, berkonsultasilah dengan dokter untuk mengatasinya.

Bagi kebanyakan wanita, operasi payudara membawa berbagai perasaan emosional. Perasaan sedih, cemas, dan rendah diri sangat umum dialami. Dukungan dari petugas kesehatan, teman, dan keluarga akan sangat membantu mengatasinya.

Payudara prosthesis

Setelah operasi, Anda mungkin diberikan "payudara" sementara. Ini adalah bantal lembut berbentuk payudara yang dijepit di dalam bra. Setelah sekitar dua bulan, ketika nyeri tidak lagi ada dan luka operasi telah sembuh, Anda sudah dapat dipasangi "payudara" permanen atau prosthesis eksternal. Berat payudara ini akan disesuaikan dengan berat payudara satunya untuk menjaga keseimbangan. Payudara ini juga akan bergerak dan terlihat seperti payudara yang satunya ketika mengenakan pakaian normal.

Operasi rekonstruksi payudara

Jika Anda memutuskan untuk melakukan operasi rekonstruksi payudara, dokter bedah dapat membuatkan "payudara" baru, baik pada saat mastektomi (rekonstruksi segera) atau nanti setelah operasi (rekonstruksi tertunda). Payudara yang direkonstruksi akan tidak tampak atau terasa sama dengan payudara asli tapi, ketika berpakaian, payudara akan terlihat sama seperti sebelum mastektomi.

Tergantung dari jenis rekonstruksi yang dipilih, mungkin akan meninggalkan bekas luka di payudara atau di bagian lain tubuh. Metode rekonstruksi yang paling tepat akan bergantung pada sifat masalahnya. Tidak ada metode tunggal yang cocok untuk semua wanita.

Ada dua jenis utama rekonstruksi payudara:
  • Rekonstruksi implan - implan ditempatkan di bawah kulit dan otot untuk menciptakan bentuk payudara.
  • Rekonstruksi flap - kulit, lemak, dan otot diambil dari tempat lain tubuh sebagai bahan untuk membuat payudara baru.

Rekonstruksi implan (prosthesis)

Rekonstruksi implan prostetik cocok untuk wanita dengan payudara kecil. Kantung khusus yang disebut tissue expander dimasukkan di bawah kulit dan otot dada, dan secara bertahap diisi dengan saline (melalui suntikan, selama beberapa minggu atau bulan) untuk mengembangkan kantong. Setelah kantong cukup besar, operasi kedua dilakukan dan tissue expander dilepas dan implan payudara silikon atau saline dimasukkan.

Implan saline lebih rentan terhadap deflasi dibandingkan silikon, dan mungkin memerlukan operasi berikutnya untuk menggantikan implan. Kelemahan utama penggunaan implan adalah tidak tampak atau terasa seperti payudara alami, terutama setelah mengalami penuaan atau perubahan berat badan.

Rekonstruksi flap

Rekonstruksi payudara dengan metode flap adalah prosedur rumit yang dilakukan oleh ahli bedah plastik. Sebagian besar rekonstruksi flap menggunakan jaringan dari tubuh Anda sendiri. Ini dapat dilakukan langsung pada saat mastektomi atau setelahnya.

Jaringan untuk merekonstruksi payudara paling sering berasal dari perut. Jaringan dari punggung atau dari bokong (jarang) juga dapat digunakan. Dokter bedah akan menentukan metode mana yang terbaik untuk Anda berdasarkan jenis tubuh, riwayat medis, dan bedah Anda.

Rekonstruksi payudara dengan operasi flap merupakan pilihan rekonstruksi payudara yang paling kompleks. Dokter bedah akan memindahkan bagian kulit, otot, lemak, dan pembuluh darah dari satu bagian tubuh ke dada untuk menciptakan gundukan payudara baru. Pada beberapa kasus, kulit dan jaringan perlu ditambah dengan implan payudara untuk mencapai ukuran payudara yang diinginkan. Operasi lainnya mungkin akan diperlukan agar posisi payudara tepat dan tampak alami.

Secara umum, operasi rekonstruksi flap payudara lebih luas daripada mastektomi atau rekonstruksi implan. Operasi flap akan menghasilkan sayatan yang lebih besar yang membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sembuh, sehingga periode pemulihannya akan lebih lama dan mungkin perawatan rumah sakit yang lebih lama pula.

Komplikasi rekonstruksi payudara

Seperti halnya semua operasi, selalu ada risiko komplikasi. Jika ini terjadi, maka pemulihan akan lebih lama lagi.

Komplikasi yang mungkin terkait dengan operasi rekonstruksi payudara adalah:
  • Infeksi
  • Pendarahan
  • Kehilangan sensasi pada payudara
  • Masalah otot
  • Bekas luka.

Beberapa komplikasi bersifat sementara, tetapi beberapa lainnya mungkin permanen. Kemungkinan komplikasi yang akan terjadi harus sudah didiskusikan dengan dokter bedah sebelum rekonstruksi payudara dilakukan.

Rekonstruksi nipel

Paling baik menunggu sekitar tiga bulan setelah operasi rekonstruksi payudara sebelum melakukan rekonstruksi puting. Ini untuk memberikan waktu bagi payudara baru untuk berada di posisi permanennya.

Puting baru dapat dibuat menggunakan flap kulit baik dari bekas luka perut atau payudara yang direkonstruksi. Kemudian secara medis akan "ditatto" untuk mencocokkan warna puting dan areola dengan yang ada. Ini adalah tindakan opsional dan sering tidak termasuk dalam biaya rekonstruksi payudara umum.

Sebagian wanita mungkin lebih memiliki puting prosthesis, yang dapat dilekatkan pada payudara rekonstruksi dengan menggunakan lem khusus.

Keputusan untuk rekonstruksi payudara

Beberapa pilihan rekonstruksi payudara telah tersedia. Reaksi wanita terhadap kehilangan payudara juga bervariasi. Penting untuk mengetahui keuntungan dan kerugian dari tiap-tiap operasi rekonstruksi. Rekonstruksi payudara merupakan operasi khusus dan Anda harus mendiskusikannya dan mempertimbangkannya dengan baik.

Article Resources
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/breast-reconstruction-and-mastectomy
  • https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/breast-reconstruction-flap/about/pac-20384937
  • Gambar: https://www.st-johns.org/www-sjs/media/SJS-Images/Medical%20Services/Surgery/Surgery-banner.png

19 Februari 2018

5 Vitamin dan Mineral yang Kurang Wanita Dapatkan

Vitamin

Ada sejumlah gejala kesehatan yang sering tidak dikaitkan dengan defisiensi (kekurangan) vitamin. Anda merasa lemah, lesu, atau merasa dingin sepanjang waktu? Ini bisa jadi akibat dari diet Anda, yaitu ada vitamin, nutrisi, atau mineral yang tidak atau kurang Anda konsumsi.

Satu fakta yang dianggap sepele tapi cukup mengejutkan adalah wanita umum mengalami kekurangan vitamin. Untuk itu kita harus tahu apa-apa saja yang harus dimakan untuk mencegah atau mengatasi kekurangan tersebut.

1. Defisiensi yodium

Kadar yodium urin wanita usia 20-39 tahun cenderung lebih rendah dibandingkan wanita dari semua kelompok umur lainnya. Wanita usia tersebut membutuhkan sekitar 150 mcg (microgram) yodium setiap harinya.

Ketika kekurangan yodium, tubuh akan kurang memproduksi hormon tiroid untuk membantu mengendalikan metabolisme, mengatur suhu tubuh, dan banyak lagi. Defisiensi yodium sangat berbahaya bagi wanita hamil dan dapat menyebabkan cacat intelektual pada bayi.

Apa saja gejala kekurangan yodium?

Kurang mengonsumsi yodium dapat menyebabkan penyakit gondok (pembengkakan kelenjar tiroid yang ada di sekitar tenggorokan), yang juga dikenal sebagai hipotiroidisme. Gejala-gejala hipotiroidisme meliputi:
  • penambahan berat badan
  • lemah
  • merasa dingin sepanjang waktu
  • rambut tipis.

Apa saja sumber yodium?

Meskipun sudah umum produsen menambahkan yodium dalam produk garam mereka, tapi tentu tidak semua garam yang beredar mengandung yodium. Dan kalaupun semua garam yang beredar telah mengandung yodium, banyak wanita yang mengurangi dari mengonsumsi garam, yang berarti mereka telah kehilangan sumber yodium potensial mereka.

Untuk mengatasinya, di bawah ini adalah sumber-sumber yodium yang sehat:

Sumber dan PenyajianJumlah (mcg)
1 gelas yogurt75 mcg
1 gelas susu56 mcg
2 potong roti yang diperkaya45 mcg
1 buah telur besar24 mcg

Produk susu, makanan laut, telur, dan biji-bijian merupakan  sumber yodium yang baik.

2. Defisiensi vitamin D

Banyak wanita yang kurang mendapatkan sinar matahari. Sinar matahari diketahui merupakan sumber vitamin D, dan hanya sedikit sekali makanan alami yang mengandung vitamin D. Itulah mengapa banyak wanita yang kekurangan vitamin D.

Vitamin D dibutuhkan untuk berbagai proses tubuh, termasuk untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dan kesehatan tulang. Wanita hamil, akan hamil, atau wanita berusia tua sangat membutuhkan vitamin D untuk kesehatan tulang mereka.

Menurut ahli, wanita berusia hingga 70 tahun membutuhkan setidaknya 600 international unit (IU) vitamin D setiap harinya. Jumlah ini perlu ditingkatkan menjadi 800 IU setelah usia melebihi 70 tahun. Tetapi bisa saja Anda membutuhkan vitamin D lebih banyak, tergantung dari pendapat dokter setelah mereka memeriksa kadar darah Anda.

Apa saja gejala kekurangan vitamin D?

Periset telah menghubungkan defisiensi vitamin D dengan meningkatnya risiko untuk:
  • kesehatan tulang buruk
  • depresi pada wanita dengan sindrom polikistik ovarium
  • rakhitis
  • obesitas dan diabetes tipe 2

Gejala lainnya dari kekurangan vitamin D meliputi nyeri tulang, lemah otot, dan kelemahan.

Apa saja sumber vitamin D?

Cara paling murah dan mudah untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan berjemur sekitar 15 sampai 30 menit setiap hari di bawah sinar matahari. Tapi lamanya waktu berjemur ini tidak pasti, tergantung dari beberapa faktor, seperti warna kulit, waktu, dan polusi udara.

Meskipun sinar matahari diketahui sebagai sumber vitamin D, Anda tidak boleh berjemur terlalu lama karena dapat meningkatkan risiko kanker kulit dan luka bakar kulit. Itulah mengapa kita disarankan untuk memakai tabir surya meskipun bisa menghambat penyerapan vitamin D.

Sudah sangat umum bahwa produsen makanan menambahkan vitamin D dalam produknya, seperti sereal, roti, dan banyak lagi. Makanan-makanan yang diperkaya dengan vitamin D lainnya meliputi:

Sumber dan PenyajianJumlah (IU)
3 ons salmon447 IU
1 gelas jus jeruk yang diperkaya137 IU
1 gelas susu fortifikasi115 - 124 IU
1 kuning telur besar41 IU


3. Defisiensi kalsium

Kalsium penting untuk kesehatan tulang. Seiring bertambahnya usia seorang wanita, mereka lebih rentan terkena osteoporosis (hilangnya kepadatan tulang). Lucunya, untuk membantu membangun tulang kuat dan sehat, kalsium perlu bekerjasama dengan vitamin D, vitamin yang kurang kita dapatkan dalam keseharian.

Apa saja gejala kekurangan kalsium?

Hingga sudah terlambat, kekurangan kalsium sering tidak disadari atau tanpa gejala. Wanita dengan kadar kalsium rendah lebih berisiko mengalami kerusakan tulang dan osteoporosis. Mereka seringkali tidak mengetahuinya sampai akhirnya mereka mengalami patah tulang atau kehilangan massa tulang yang signifikan.

Apa saja sumber kalsium?

Jika berusia di bawah 50 tahun, Anda butuh 1.000 mg kalsium setiap harinya. Jika lebih dari 51 tahun, Anda butuh 1.200 mg kalsium setiap harinya. Awas, jangan berlebihan dalam mengonsumsi kalsium karena dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan penyakit jantung.

Sumber-sumber kalsium terbaik antara lain:

Sumber dan PenyajianJumlah (mg)
1 gelas yogurt415 mg
1,5 ons keju cheddar307 mg
6 ons jus jeruk yang diperkaya261 mg
1 gelas kangkung94 mg

Sementara kebanyakan sumber kalsium adalah produk susu, sayuran berdaun hijau juga banyak yang mengandung kalsium.

4. Defisiensi zat besi

Wanita sangat rentan kekurangan zat besi akibat kehilangan darah setiap bulannya melalui periode menstruasi. Tubuh wanita perlu menggantinya dengan zat besi yang lebih. Selain itu, wanita hamil juga rentan kekurangan zat besi. Hal ini karena jumlah darah di tubuh mereka bertambah untuk menopang kehidupan janin yang sedang berkembang.

Apa saja gejala kekurangan zat besi?

Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia, atau kekurangan sel darah merah. Kondisi ini dapat menyebabkan banyak gejala seperti:
  • sangat lemah
  • sesak napas
  • pusing
  • kuku rapuh
  • lidah sakit atau bengkak.

Apa saja sumber zat besi?

Wanita usia 19 sampai 50 tahun membutuhkan sekitar 18 mg zat besi setiap harinya, ini 10 mg lebih banyak dari yang direkomendasikan pada pria seusianya. Wanita hamil membutuhkan zat besi lebih banyak lagi yakni 27 mg, sedangkan wanita berusia di atas 51 tahun membutuhkan lebih sedikit yakni 8 mg.

Inilah sumber-sumber terbaik zat besi:

Sumber dan PenyajianJumlah (mg)
1 porsi sereal sarapan yang diperkaya18 mg
1 gelas kacang kedelai8 mg
1/2 gelas bayam rebus3 mg
1/2 gelas kacang merah2 mg

Apa yang Anda makan bisa mempengaruhi penyerapan zat besi dalam tubuh. Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi bersama makanan lain yang mengandung vitamin C (seperti jus jeruk dan buah sitrus) meningkatkan penyerapan zat besi tubuh. Tapi makan makanan yang mengandung zat besi bersama makanan lain yang merupakan sumber kalsium (seperti produk susu) akan mengurangi penyerapan zat besi tubuh.

5. Defisiensi vitamin B12

Vitamin B terdiri dari banyak jenis. Dari semua jenis vitamin B, vitamin B12 biasanya menempati urutan teratas untuk "vitamin B yang paling banyak dibutuhkan". Vitamin B12 penting untuk pembentukan sel darah merah, mengatur pencernaan yang sehat, dan membantu kesehatan fungsi neurologis. Wanita vegetarian dan diet bebas gluten berisiko kekurangan vitamin B12.

Apa saja gejala kekurangan vitamin B12?

Kekurangan vitamin B12 bisa sangat umum terjadi pada wanita yang berusia lebih tua, meskipun dari semua kelompok umur bisa mengalaminya. Gejala kekurangan vitamin B12 meliputi:
  • anemia
  • lidah bengkak
  • daya pikir lemah
  • lemah tubuh atau otot
  • kesemutan di tangan kaki.

Apa saja sumber vitamin B12?

Wanita usia 14 tahun keatas membutuhkan 2,4 mcg vitamin B12 setiap harinya. Angka ini perlu ditingkatkan menjadi 2,6 mcg setiap harinya pada saat hamil. Contoh makanan yang mengandung vitamin B12 meliputi:

Sumber dan PenyajianJumlah (mcg)
1 porsi sereal sarapan yang diperkaya6 mcg
3 ons salmon4,8 mcg
1 cheeseburger2,1 mcg
1 gelas susu1,2 mcg

Faktanya, vitamin B12 banyak terkandung dalam produk hewani. Hal ini membuat kekurangan vitamin B12 lebih umum terjadi pada wanita vegetarian.

6. Defisiensi asam folat

Kekurangan asam folat (juga dikenal sebagai folat atau vitamin B9) umum dialami orang-orang. Jika Anda berusia di atas 13 tahun, Anda harus mendapatkan sekitar 400-600 mcg asam folat.

Asam folat penting untuk produksi DNA, perkembangan sel darah merah, dan pencegahan anemia. Dan untuk mencegah anemia, tubuh memerlukannya bersamaan dengan vitamin B12 dan zat besi, yang merupakan dua vitamin dan mineral yang juga sering kurang kita dapatkan.

Jika Anda ingin hamil, kadar asam folat tubuh harus mencukupi sebelum kehamilan. Para ahli merekomendasikan wanita yang ingin hamil untuk mengonsumsi vitamin prenatal guna memastikan agar kadar asam folat mereka cukup tinggi sebelum pembuahan. Kadar asam folat yang tepat dapat membantu mencegah cacat tabung saraf pada bayi, seperti spina bifida.

Apa saja gejala kekurangan asam folat?

Gejala kekurangan asam folat sering tidak kentara, tapi diantaranya adalah:
  • rambut berwarna keabuan
  • lemah
  • luka atau lesi pada mulut
  • lidah bengkak
  • gangguan pertumbuhan

Tapi defisiensi asam folat yang menyebabkan anemia mungkin menimbulkan gejala yang lebih kentara, seperti:
  • kelemahan yang persisten atau terus menerus
  • letih
  • lesu
  • kulit pucat
  • sesak napas
  • sifat lekas marah

Apa saja sumber asam folat?

Berikut ini adalah sumber-sumber asam folat terbaik:

Sumber dan PenyajianJumlah (mcg)
1/2 gelas bayam rebus131 mcg
3 ons daging sapi215 mcg
1/2 gelas kacang polong105 mcg
3/4 gelas jus jeruk35 mcg

Anda bisa mendapatkan asam folat dari sayuran berdaun hijau seperti asparagus, brokoli, kubis Brussel, atau kacang polong.

Jika saat ini Anda merasakan suatu gejala kesehatan tapi Anda tidak yakin dengan penyebabnya, Anda bisa meminta dokter untuk melakukan pemeriksaan darah. Dokter akan menentukan apakah Anda kekurangan vitamin, nutrisi, atau mineral.

Diet sehat merupakan kunci terpenuhinya seluruh kebutuhan vitamin, nutrisi, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Jika Anda tidak mendapatkannya dari makanan alami, berkonsultasilah ke dokter. Dokter mungkin akan merekomendasikan suplemen yang disesuaikan dengan diet Anda sehari-hari.

12 April 2016

Medical Check-Up (Pemeriksaan Kesehatan) untuk Wanita

Medical check-up
Setiap wanita sebaiknya melakukan general check-up kesehatan setiap tahunnya. Pada general check-up, dokter tidak hanya memeriksa Anda dengan menggunakan alat medis, tapi dokter juga akan memeriksa riwayat kesehatan Anda dan keluarga Anda, dan gaya hidup Anda seperti diet, kebiasaan berolahraga, dan juga kebiasaan merokok, alkohol atau obat-obatan.

Medical check-up akan membantu Anda agar tetap sehat, dan untuk mengetahui tanda-tanda dini keberadaan suatu penyakit. Banyak penyakit yang dapat dideteksi di awal keberadaannya, seperti penyakit kardiovaskular (jantung), diabetes dan bahkan beberapa jenis kanker. Ketika penyakit ditemukan sejak dini, maka pengobatannya akan lebih mudah, murah, dan efektif. Jika Anda berisiko tinggi untuk penyakit tertentu, seperti penyakit genetik (keturunan), maka medical check-up dianjurkan lebih sering dan atau dilakukan pada usia yang lebih dini.

Pemeriksaan dan perawatan kesehatan dirumah

Pemeriksaan kesehatan sendiri dirumah sebaiknya dijadikan kebiasaan rutin. Beberapa pemeriksaan dan pola hidup sederhana untuk meningkatkan kesehatan yang dapat dilakukan sendiri dirumah, antara lain:
  • Pemeriksaan kulit - perhatikan kulit tubuh Anda. Lihat apakah ada perubahan dalam tekstur, bentuk atau warnanya, atau ada sesuatu yang tidak biasa seperti rasa sakit atau gatal. Wanita yang berisiko tinggi mengalami penyakit kulit perlu memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit.
  • Pemeriksaan gigi - Anda dapat mengurangi risiko kerusakan gigi, penyakit gusi dan gigi dengan membersihkan gigi secara teratur, minum air berfluoride, dan makan makanan rendah gula, dan mengunjungi dokter gigi minimal satu tahun sekali.
  • Diet - kesehatan umum seseorang dapat ditingkatkan dengan cara makan beragam makanan yang sehat dan bergizi, serta diiringi dengan rencana makan yang sehat.
  • Berat badan - berat badan yang normal atau sehat akan mencegah penyakit-penyakit kronis seperti diabetes dan arthritis. Periksa secara berkala berat badan Anda, jika obesitas, cari solusinya bersama dokter.
  • Alkohol - alkohol dapat menyebabkan kerusakan saraf, menyebabkan gangguan pada sistem kardiovaskular, mengganggu fungsi hati, mengganggu sistem metabolisme tubuh, menurunkan kecerdasan dan mengganggu sistem reproduksi.
  • Merokok - kebiasaan merokok akan meningkatkan risiko banyak penyakit seperti penyakit jantung, stroke, dan penyakit paru-paru.
  • Olahraga - dengan berolahraga secara teratur dapat mencegah penyakit berkembang, serta akan meningkatkan kesehatan emosional Anda. Setidaknya, lakukan olahraga minimal selama 2,5 jam setiap minggunya.
  • Kesehatan mental dan emosional - jika Anda seorang pemurung yang intens, lekas marah, pencemas, memiliki kebiasaan makan atau tidur yang berubah-ubah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Juga perlu Anda ketahui bahwa salah satu dampak kesehatan terbesar bagi seorang wanita adalah perilaku atau kekerasan dari pasangan hidup. 

Tes Pap smear, skrining IMS, dan pemeriksaan kehamilan untuk wanita

Beberapa pemeriksaan kesehatan yang perlu dilakukan oleh wanita, antara lain:
  • Tes Pap smear - tes Pap smear atau Papanikolaou test setidaknya dilakukan minimal dua tahun sekali. Tes Pap smear adalah tes untuk mengetahui adanya tanda-tanda penyimpangan yang dapat menyebabkan kanker serviks. Tes Pap smear pertama sebaiknya dilakukan dalam waktu dua tahun sejak pertama kali Anda berhubungan intim di atas usia 20 tahun. Selanjutnya, tes Pap smear dilakukan setiap interval dua tahun hingga usia Anda mencapai 70 tahun. Bahkan, jika Anda telah divaksinasi kanker serviks, masih perlu untuk melakukan tes Pap smear secara rutin.
  • Skrining IMS (Infeksi Menular Seksual) - jika usia Anda di bawah 30 tahun dan aktif secara seksual, lakukan tes urin untuk penyakit klamidia setiap tahunnya. Klamidia adalah penyakit menular seksual yang dapat mempengaruhi kesuburan Anda, sedangkan klamidia seringkali tidak memiliki gejala.
  • Pemeriksaan kehamilan - sebaiknya lakukan check-up sebelum merencanakan kehamilan untuk mengetahui ada tidaknya risiko kesehatan untuk kehamilan kelak. Setelah Anda hamil, pemeriksaan antenatal yang rutin akan berguna untuk memantau perkembangan janin Anda, melihat apakah ada kelainan dan untuk mengetahui kesehatan Anda secara umum. Tes-tes ini antara lain adalah USG kehamilan, tes urine dan tes darah.

Pemeriksaan kesehatan jantung bagi wanita

Pemeriksaan kesehatan untuk penyakit jantung, diantaranya:
  • Tekanan darah - setelah berusia 18 tahun, tekanan darah perlu diperiksa minimal dua tahun sekali. Jika tekanan darah Anda tinggi, atau Anda memiliki riwayat pribadi atau keluarga penderita tekanan darah tinggi, stroke, serangan jantung, pemeriksaan harus dilakukan lebih sering.
  • Tes darah - tes darah dilakukan untuk memeriksa kadar kolesterol dan trigliserida. Kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi mengindikasikan peningkatan risiko penyakit jantung. Jika Anda berusia lebih dari 45 tahun, tes darah ini perlu dilakukan paling tidak minimal setiap lima tahun. Namun jika Anda berisiko tinggi mengalami penyakit kardiovaskular, pemeriksaan dilakukan lebih sering, yakni satu atau dua tahun sekali.
  • Berat badan - kelebihan berat badan merupakan faktor risiko yang besar untuk berbagai kondisi kesehatan, seperti penyakit jantung dan diabetes. Tanyakan kepada dokter mengenai cara mengukur indeks massa tubuh (BMI) dan pengukuran lingkar pinggang.

Pemeriksaan diabetes untuk wanita

Tes untuk diabetes adalah pemeriksaan kadar glukosa darah puasa. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan setelah Anda berpuasa (tidak makan) setidaknya selama delapan jam. Tergantung dari besarnya risiko Anda terkena diabetes, tes ini perlu dilakukan minimal satu sampai tiga tahun sekali.

Seseoang akan berada di risiko tinggi terkena diabetes tipe 2 jika:
  • Berusia lebih dari 45 tahun dan mengalami obesitas (BMI lebih dari 30)
  • Mengalami diabetes gestasional saat hamil
  • Memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS)
  • Memiliki riwayat keluarga diabetes.

Pemeriksaan kanker payudara untuk wanita

Wanita dari semua umur harus menemui dokter apabila melihat adanya perubahan yang tidak biasa pada payudara mereka. Wanita yang berusia antara 50-74 tahun yang tidak memiliki riwayat pribadi atau keluarga penderita kanker payudara harus melakukan skrining mammogram (x-ray payudara) setiap dua tahun. Namun jika Anda memiliki riwayat pribadi atau keluarga kanker payudara, pemeriksaan mungkin perlu dilakukan lebih sering, namun ini tergantung dari dokter Anda.

Pemeriksaan kesehatan mata untuk wanita

Penglihatan akan memburuk seiring bertambahnya usia. Disarankan bahwa:
  • Setiap wanita yang berusia lebih dari 40 tahun harus melakukan pemeriksaan mata. Dokter mata biasanya akan melakukan pemeriksaan untuk penyakit glaukoma, yakni sebuah penyakit mata serius yang ditandai dengan peningkatan tinggi tekanan pada bola mata. Wanita yang berisiko tinggi harus diperiksa di usia yang lebih dini. Faktor risiko untuk glaukoma antara lain, keturunan, diabetes, sebelumnya pernah cedera mata, tekanan darah tinggi atau penggunaan steroid.
  • Wanita yang berusia antara 50-65 tahun harus melakukan pemeriksaan mata setiap dua tahun sekali. Dan wanita yang berusia lebih dari 65 tahun harus melakukan pemeriksaan mata setiap satu tahun sekali.

Pemeriksaan kanker usus bagi wanita

Kanker usus adalah kanker yang cukup umum dan jika terdeteksi sejak dini, maka pengobatan akan lebih efektif. Tes faecal occult blood test (FOBT) dilakukan dengan memeriksa kehadiran darah pada feses (tinja), yang mana darah di dalam feses dapat disebabkan oleh kanker usus. Jika Anda berusia lebih dari 50 tahun, maka tes ini dilakukan setiap dua tahun sekali. Sedangkan untuk usia diatas 50 tahun dianjurkan setiap satu tahun sekali. Sebenarnya pemeriksaan ini dapat Anda lakukan sendiri dirumah, namun harus menggunakan kit pengujian khusus.

Wanita dengan riwayat keluarga atau dinyatakan berisiko tinggi kanker usus mungkin perlu melakukan kolonoskopi setiap dua sampai lima tahun. Selama tes ini, Anda akan diberikan obat penenang ringan dan dokter akan memasukkan alat ramping yang disebut kolonoskop ke dalam anus untuk memeriksa rektum dan usus besar secara visual untuk melihat apakah ada kelainan.

Pemeriksaan kepadatan tulang untuk wanita

Osteoporosis disebut juga penyakit pengeroposan tulang. Tes kepadatan tulang (DEXA) akan membantu menentukan tingkat kesehatan tulang Anda.

Tes kepadatan tulang paling sering dilakukan pada orang yang memiliki:
  • Osteoporosis dan yang berisiko tinggi osteoporosis (seperti riwayat keluarga penderita osteoporosis)
  • Faktor risiko osteoporosis - menopause dini, tidak menstruasi untuk waktu yang lama ketika masih muda, usia lebih dari 70 tahun, penggunaan jangka panjang obat kortison.
  • Deformitas tulang belakang dengan postur yang membungkuk
  • Fraktur (patah) tulang sebelumnya, yang tidak disebabkan oleh karena kecelakaan atau trauma hebat.

Imunisasi untuk wanita

Ada baiknya seorang wanita divaksinasi human papilloma virus (HPV) sebelum aktif secara seksual untuk mencegah kanker serviks. Periksa catatan dimunisasi Anda selama masa kanak-kanak, apakah diperlukan booster atau tidak, seperti untuk vaksinasi tetanus.

Disarankan juga untuk dilakukan vaksinasi flu jika Anda:
  • Berusia lebih dari 65 tahun
  • Hamil, terutama pada trimester terakhir, dengan ini bayi juga akan terlindungi
  • Memiliki kondisi kronis seperti penyakit asma parah atau diabetes
  • Khawatir dengan flu akan berdampak besar bagi Anda.

Tes kesehatan lainnya untuk wanita

Selain tes-tes diatas, masih ada beberapa tes kesehatan lainnya yang perlu dilakukan, tapi ini tergantung dari riwayat kesehatan pribadi atau keluarga Anda. Diskusikan dengan dokter tentang perlu atau tidaknya Anda melakukan tes-tes lainnya.

Ringkasan

  • Temui dokter Anda untuk reguler medical check-up.
  • Tes skrining akan membantu dokter mendeteksi berbagai penyakit, seperti penyakit kardiovaskular (jantung), diabetes, dan beberapa jenis kanker di tahap awalnya.
  • Seorang wanita yang memiliki risiko tertentu untuk suatu penyakit harus secara rutin melakukan tes skrining kesehatan.

02 April 2015

Pastikan Lipstik Anda Aman Digunakan

LIpstik
Pemakaian lipstik tidak hanya memberikan tampilan menarik pada bibir, tapi di balik itu lipstik juga dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan. Meskipun tidak semua lipstik, ada beberapa lipstik yang mengandung bahan kimia yang justru membahayakan tubuh.

Lipstik yang dijual di pasaran banyak yang mengandung zat pewarna dan bahan berbahaya lainnya. Produk-produk lipstik ini bahkan dijual bebas di pasaran. Akibatnya, wanita-wanita yang memiliki bibir sensitif akan mengalami alergi, kemerahan, gatal, perih, serta bibir pecah-pecah selama menggunakannya.

Tapi tentu saja tidak semua lipstik mengandung bahan kimia berbahaya. Bagi wanita yang sensitif, menggunakan lipstik berbahan kimia berbahaya dapat menimbulkan gejala alergi tersebut. Sedangkan bagi wanita yang bibirnya tidak sensitif namun tetap memakai lipstik yang mengandung bahan kimia berbahaya, hal itu juga patut diwaspadai.

Tidak ada cara rumahan untuk mengetahui apakah suatu lipstik yang tidak berlabel BPOM mengandung bahan kimia berbahaya atau tidak, karena pemeriksaan ini hanya bisa dilakukan di laboratorium. Tapi secara tidak langsung, pemakaian lipstik dengan bahan kimia berbahaya secara terus-menerus dapat mengakibatkan kanker kulit dan gangguan ginjal. Karena bahan kimia berbahaya tersebut dapat diserap tubuh dan masuk ke aliran darah dan menuju organ-organ vital tubuh Anda.
Cukupi nutrisi bibir dengan cara mengkonsumsi makanan dan buah-buahan yang mengandung vitamin C, vitamin E, dan Zinc
Untuk itu, selalulah gunakan lipstik yang berlabel BPOM agar tidak membahayakan kulit bibir dan kesehatan Anda. Anda dapat mengecek apakah suatu produk memang benar terdaftar di BPOM dengan mengunjungi website BPOM. Selain itu, belilah lipstik di tempat-tempat yang terpercaya demi menghindari produk lipstik palsu.

Umumnya, wanita menggunakan lipstik untuk menutupi bibirnya yang kering, yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti karena bekerja di dalam ruangan ber-AC. Di ruangan AC, kulit dan bibir gampang sekali kering, padahal bibir sangat membutuhkan kelembaban.

Maka dari itu, agar bibir tetap sehat dan tidak kering, seorang wanita harus pintar merawat kesehatan dan mencukupi nutrisi bibir dengan cara mengkonsumsi makanan dan buah-buahan yang mengandung vitamin C, vitamin E, dan Zinc. Kesemua vitamin dan mineral tersebut akan membantu regenerasi sel kulit mati. Anda juga dapat menggunakan lip balm atau lip glossy untuk menjaga bibir tetap lembab.

18 Februari 2015

Mencegah dan Merawat Varises Pada Wanita

Kaki mulus tanpa varises

Setiap wanita pastinya tidak menghendaki kehadiran varises di kakinya. Pasalnya, kaki yang mulus selalu menjadi dambaan setiap kaum hawa. Selain menodai keindahan kaki, varises juga dapat menimbulkan penyakit serius lain terkait pembuluh darah. Lalu bagaimana mencegah dan mengatasi masalah yang satu ini?

Penyebab varises

Varises adalah pelebaran abnormal rongga pembuluh darah balik (vena) akibat tekanan arus balik darah yang mengalir di dalamnya. Tekanan arus balik darah terjadi akibat dua hal:
  • Adanya sumbatan atau penekanan yang menghalangi arus balik darah. Misalnya pada wanita hamil, besarnya kandungan menekan pembuluh darah balik utama di daerah perut.
  • Akibat arus balik darah menuju jantung lebih besar daripada normal pada pembuluh darah yang bebas sumbatan atau penekanan. Misalnya pada tungkai yang beraktivitas lebih berat daripada orang normal. 

Pada kedua keadaan tersebut, besarnya laju arus darah menyebabkan rongga pembuluh darah tidak hanya melebar, tetapi juga menjadi berkelok-kelok dan bercabang. Varises tungkai terjadi di sepanjang paha sampai betis dan telapak kaki. Pembuluh darah balik (vena) di daerah tungkai letaknya di permukaan, berada sedikit di bawah lapisan kulit sehingga seringkali membayang sebagai garis samar-samar yang berwarna kebiru-biruan.

Keadaan pada pembuluh darah balik tungkai yang mengalami varises, gambaran kebiruan-biruan pembuluh darah balik menjadi lebih jelas, termasuk gambaran yang berkelok-kelok atau bercabang.
Vena normal dan varises

Masalah yang terjadi akibat varises tungkai bukan hanya masalah kosmetik kulit tungkai yang tidak tampak baik akibat dari gambaran kebiru-biruan pembuluh darah. Yang lebih serius, jika daerah yang terdapat varises tungkai mengalami luka dan infeksi sehingga penyembuhannya menjadi lebih sulit dan komplikatif.

Menangani varises

Ada beberapa langkah untuk menangani varises, diantaranya:

Pakai stoking

Pakailah garmen elastis khusus pada tungkai yang mampu memberi tambahan tekanan pada pembuluh darah balik (vena) secara merata, dari telapak kaki sampai ke pangkal paha. Bentuk garmen elastis khusus ini biasanya seperti stoking atau celana panjang ketat.

Injeksi zat-zat skleroterapi

Injeksi ini dilakukan pada pembuluh-pembuluh darah balik (vena) yang tampak berkelok-kelok dan bercabang untuk menciutkan rongga pembuluh darah balik (vena).

Pembedahan

Operasi stripping ini dilakukan untuk melepas dan membuang pembuluh darah balik (vena) sepanjang tungkai dari struktur sekitarnya.

Selain itu, penanganan varises yang dilakukan oleh dokter spesialis bedah plastik dapat memberikan hasil yang cukup baik. Akan tetapi, mencegah tentunya akan lebih mudah dan murah dibandingkan dengan mengobati.

Mencegah varises

Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah munculnya varises:

Batasi penggunaan high heels

Menghindari tumpuan berlebihan pada tungkai, antara lain dengan mengatur berat badan dan menghindari penggunaan sepatu tumit tinggi yang terlalu lama dan sering. Bobot tubuh ekstra membuat kerja tungkai menjadi lebih berat daripada normal sehingga kerja otot-otot tungkai menjadi lebih keras. Imbasnya, arus aliran balik darah menjadi lebih besar dan tekanannya menjadi semakin besar.

Pemakaian sepatu tumit tinggi menambah jarak yang harus dicapai aliran balik darah, dan membuat beberapa otot tungkai bekerja lebih keras. Kompensasinya, tekanan arus aliran balik darah menjadi semakin tinggi.

Istirahatkan tungkai

Mengatur aktivitas tungkai dan mengatur posisi tungkai saat istirahat dengan menyempatkan tungkai beristirahat di antara interval aktivitas. Julurkan tungkai lurus dan ganjal dengan satu atau dua bantal saat duduk istirahat atau saat berbaring, agar aliran arus balik darah mengalir dengan lancar dalam tekanan yang normal. Dalam beberapa keadaan, merendam kaki dan tungkai bawah dalam air hangat dapat melancarkan aliran balik darah.

Selalu bersih dan lembab

Jaga kebersihan dan kelembaban kulit tungkai untuk menghindari kemungkinan terjadinya perlukaan dan infeksi.

18 Januari 2015

Pengobatan Alami untuk Mengatasi Nyeri Haid

Nyeri menstruasi

Dismenore (dysmenorrhea) adalah istilah untuk rasa sakit/nyeri pada area panggul dan sekitarnya saat haid atau menstruasi. Belum diketahui dengan jelas mengapa haid dapat menyebabkan ketidaknyamanan, atau mengapa pada sebagian perempuan menyebabkan ketidaknyamanan yang sangat, sedangkan yang lainnya tidak terlalu.

Adakalanya nyeri haid yang berat mengindikasikan adanya endometriosis (jaringan rahim tumbuh di luar rahim) atau uterine fibroids (tumor jinak di dalam rahim), meskipun kasus ini cukup jarang terjadi. Namun, umumnya sebagian besar penyebab kasus nyeri haid tidak teridentifikasi.

Zat alami tubuh yang dikenal sebagai prostaglandin (juga dapat dikategorikan sebagai hormon) diyakini berperan besar dalam nyeri haid, tapi bagaimana prostaglandin mempengaruhinya masih belum sepenuhnya dimengerti. Obat anti inflamasi seperti ibuprofen dan naproxen dapat mengurangi nyeri dan menurunkan tingkat prostaglandin. Obat ini menjadi obat andalan dalam pengobatan kovensional untuk mengatasi nyeri haid, selain pengobatan dengan kontrasepsi oral yang seringkali juga sangat membantu.

Pengobatan alami untuk dismenore

Ada beberapa bukti yang mengemukakan bahwa suplemen minyak ikan, magnesium dan vitamin E dapat membantu mengurangi nyeri haid.

Minyak ikan

Asam lemak Omega-3 yang terdapat dalam minyak ikan ditengarai memiliki efek anti inflamasi. Omega-3 dapat meringankan gejala dismenore dengan cara kerjanya yang mempengaruhi metabolisme prostaglandin dan faktor lain yang diperkirakan menyebabkan rasa nyeri saat haid.

Dilakukan sebuah penelitan selama 4 bulan terhadap 42 perempuan muda usia antara 15-18 tahun. Setengah peserta mendapatkan dosis harian 6 gram minyak ikan, yang mengadung 1.080 mg EPA (eicosapentaenoic acid) dan 720 mg DHA (docosahexaenoic acid). Setelah dua bulan, mereka kemudian dialihkan menggunakan plasebo (obat kosong) selama dua bulan. Sedangkan setengah peserta yang lainnya juga mendapatkan perlakuan yang sama namun dalam urutan terbalik (plasebo dulu baru minyak ikan). Hasil penelitian menemukan bahwa para perempuan muda yang mengonsumsi minyak ikan mengalami nyeri haid yang lebih ringan daripada yang tidak mengonsumsi minyak ikan.

Vitamin E

Dalam sebuah penelitian, 100 perempuan muda yang mengeluhkan nyeri haid yang hebat diberikan vitamin E 500IU atau plasebo selama 5 hari. Perlakuan dimulai 2 hari sebelum dan dilanjutkan setelah 3 hari dari onset menstruasi. Kedua kelompok peserta memang menunjukkan penurunan nyeri yang signifikan selama 2 bulan penelitian, namun penurunan nyeri yang lebih besar terjadi pada kelompok yang diberikan vitamin E ketimbang plasebo.

Dalam sebuah penelitian lain yang dilakukan di Iran, 278 remaja dismenore diberikan plasebo atau vitamin E 200IU dua kali sehari dengan jadwal pemberian yang sama seperti di atas. Sekali lagi, vitamin E terbukti lebih efektif dari plasebo. Meskipun begitu, peneliti masih belum dapat menjelaskan mengapa vitamin E dapat membantu mengurangi rasa sakit saat haid.

Magnesium

Sebuah penelitian awal menemukan bahwa suplemen magnesium dapat membantu mengurangi rasa sakit dismenore. Dalam sebuah penelitan selama 6 bulan terhadap 50 wanita dengan nyeri haid ditemukan bahwa pengobatan dengan magnesium terbukti dapat mengatasi gejala-gejala menstruasi. Para peneliti melaporkan bukti terjadinya penurunan kadar prostaglandin F2 alpha, salah satu prostaglandin yang berperan dalam nyeri haid.

Akupunktur

Dalam sebuah penelitian terhadap 43 perempuan ditemukan beberapa bukti bahwa akupunktur efektif untuk mengatasi nyeri haid. Ada pula penelitian terhadap 61 perempuan untuk mengevaluasi efek dari pakaian khusus yang dirancang untuk merangsang titik-titik akupunktur terkait nyeri haid, hasilnya cukup memuaskan. Sayangnya, para penelitian ini hanya membandingkan perawatan dengan perawatan, bukan dibandingkan dengan plasebo. Artinya hasil positif ini hanya berdiri sendiri.

Pengobatan alami lainnya untuk dismenore

Sebuah penelitian menemukan bahwa kadar kalsium dan mangan yang cukup dalam tubuh dapat membantu mengendalikan gejala dismenore.

Sebuah penelitan yang menggunakan pijat aromaterapi dengan lavender, mawar, dan clary sage dapat mengurangi nyeri haid ketimbang pijat aromaterapi dengan plasebo yang berupa minyak kacang almond.

Menurut sebuah penelitian skala kecil, penggunaan terapi magnet (diterapkan ke daerah panggul) dapat mengatasi nyeri haid.

Sebuah penelitian lainnya gagal menemukan manfaat manipulasi tulang belakang untuk membantu mengatasi nyeri haid.

Article Resources
  • Lifescript.com

30 Desember 2014

Kedelai untuk Gejala 'Hot Flashes' Menopause

Kedelai

Kedelai mengandung tinggi isoflavon. Isoflavon adalah jenis dari fitoestrogen (phytoestrogen). Fitoestrogen adalah bahan kimia yang ditemukan pada tumbuhan yang bekerja di seperti estrogen. Tubuh manusia dapat menggunakan fitoestrogen seperti halnya hormon estrogen.

Apakah isoflavon kedelai efektif mengatasi gejala menopause?

Wanita yang mengalami menopause akan mengalami penurunan hormon estrogen. Kekurangan hormon estrogen menyebabkan berbagai gejala seperti hot flashes atau rasa panas dan berkeringat.

Karena bekerja layaknya estrogen, fitoestrogen di dalam kedelai dapat mengatasi gejala-gejala menopause, salah satunya gejala hot flashes. Fakta ini didasarkan pada banyak bukti penelitian. Sejauh ini, penelitian menggunakan berbagai kedelai dari sumber berbeda, dan berbeda pula tingkat keefektifannya dalam mengatasi gejala menopause. Hal ini membuat peneliti kesulitan untuk membandingkannya. Namun satu fakta penelitian yang dapat dijadikan patokan bahwa isoflavon kedelai (berbeda dengan protein kedelai) paling efektif untuk mengatasi gejala hot flashes pada wanita menopause.

Apakah isoflavon kedelai aman?

Risiko mengonsumsi kedelai setiap hari masih belum diketahui dengan jelas. Namun sebagian orang mengklaim bahwa pencernaan mereka terganggu karena mengonsumsi kedelai setiap hari.

Efek jangka panjang dari asupan tinggi kedelai setiap hari masih belum dipelajari dengan baik. Hingga penelitian lebih lanjut dirampungkan, asupan tinggi kedelai setiap hari belum dapat dikatakan aman.

Sebagian ahli berpendapat bahwa dibandingkan dengan hormon estrogen, fitoestrogen kedelai tidak meningkatkan risiko kanker payudara. Tapi pendapat ini juga masih belum terbukti. Para ahli belum mengetahui apakah diet tinggi kedelai akan meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

Mengonsumsi kedelai setiap hari

Isoflavon bersifat short-acting. Jika ingin mengonsumsi kedelai karena alasan kesehatan, cobalah untuk mengonsumsinya sedikit-sedikit namun sering sepanjang hari. Cobalah untuk mengonsumsi 40 mg sampai 80 mg isoflavon setiap hari.

Kandungan isoflavon pada beberapa makanan olahan kedelai

Makanan Takaran saji Isoflavon total
dalam miligram (mg)
Konsentrat protein kedelai 3,5 oz 102 (aqueous washed)
12 (alcohol washed)
Miso (makanan asal Jepang) ½ cangkir 59
Kedelai rebus ½ cangkir 47
Tempe 3 oz 37
Kedelai panggang (kering) 1 oz 37
Susu kedelai 1 cangkir 30
Tahu yogurt ½ cangkir 21
Tahu 3 oz 20
Kedelai hijau rebus ½ cangkir 12
Hot dog (kedelai) tanpa daging 1 hot dog 11
Sosis (kedelai) tanpa daging 3 rantai sosis 3
Keju kedelai, mozzarella 1 oz 2

Perlu diketahui juga bahwa protein kedelai berbeda dengan isoflavon kedelai. Jadi, makanan kedelai tinggi protein belum tentu memiliki kandungan isoflavon yang tinggi.

Saat ini sudah banyak bentuk makanan dari kedelai, sehingga banyak pilihan makanan kedelai yang mengandung isoflavon untuk Anda konsumsi sehari-hari.

23 Desember 2014

Efek Merokok Sebelum, Selama, dan Setelah Kehamilan

Merokok saat kehamilan

Merokok tidak hanya merusak kesehatan, penampilan, dan dompet, tetapi juga serius mempengaruhi peluang seseorang untuk hamil. Merokok selama kehamilan akan membahayakan bayi Anda.

Tapi apa saja masalah yang ditimbulkan akibat merokok selama kehamilan? Artikel ini akan memberikan gambaran tentang bagaimana kebiasaan merokok akan memberikan dampak buruk pada bayi Anda sebelum, selama, dan setelah kehamilan.

Efek merokok sebelum kehamilan

Kesuburan seseorang, baik wanita maupun pria, dapat dipengaruhi oleh rokok, sehingga meskipun Anda tidak merokok namun pasangan Anda merokok, maka Anda juga berkemungkinan memiliki masalah kehamilan.

Sebenarnya keinginan untuk hamil atau memiliki bayi dapat dijadikan motivasi besar untuk berhenti merokok, atau untuk meningkatkan kesehatan secara umum. Ingat bahwa berhenti merokok selama kehamilan akan memberikan manfaat kesehatan yang besar bagi Anda dan bayi yang Anda kandung.

Kebiasaan merokok akan meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, dan juga dapat menurunkan peluang untuk hamil. Bahkan wanita yang merokok kurang dari 10 batang sehari, dua kali lebih berisiko untuk telat hamil satu tahun dibandingkan dengan wanita non-perokok. Dan semakin sering seseorang merokok, semakin lama pula kemungkinannya akan hamil.

Jika pun saat ini Anda tengah menjalani terapi kesuburan untuk hamil, maka peluang Anda untuk hamil juga berkurang karena kebiasaan merokok atau karena menjadi perokok pasif.

Pria perokok juga cenderung memiliki sperma yang lebih sedikit, dan kemungkinan spermanya juga rusak atau lemah sehingga kurang atau tidak mampu untuk membuahi sel telur. Kebiasaan merokok juga dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi, dan semakin banyak seseorang merokok, maka semakin tinggi risikonya.

Kabar baiknya adalah bahwa jika Anda berhenti merokok, maka kesuburan akan segera pulih, yang berarti peluang Anda untuk hamil semakin besar.

Efek merokok selama kehamilan

Jika seorang ibu adalah perokok, maka ia berisiko mengalami sejumlah besar masalah atau gangguan kesehatan terkait kehamilan. Malah yang paling parah adalah keguguran (bayi meninggal sebelum kehamilan berusia 24 minggu) atau lahir mati (bayi meninggal setelah kehamilan 24 minggu saat persalinan). Merokok juga dianggap menjadi penyebab dari sepertiga kematian seluruh bayi yang lahir mati atau mati sebelum mereka berusia 4 minggu.

Ada banyak lagi komplikasi lain yang dapat terjadi selama kehamilan dan persalinan akibat kebiasaan merokok. Diantaranya adalah:
  • Kehamilan ektopik - kondisi sel telur yang sudah dibuahi berkembang di luar rahim, biasanya di tuba falopi. Untuk kehamilan ektopik, wanita perokok berisiko empat kali lipat dari wanita non-perokok.
  • Placental abruption - kondisi dimana plasenta lepas dari dinding rahim sebelum persalinan, yang menyebabkan bayi meninggal sebelum atau sesaat setelah lahir.
  • Plasenta previa - kondisi dimana plasenta memblokir serviks (leher rahim) atau jalan lahir, yang dapat mengakibatkan perdarahan atau kelahiran prematur.
  • Persalinan prematur - persalinan yang terjadi sebelum 37 minggu kehamilan dan risikonya dua kali lebih besar pada wanita perokok.

Efek merokok pada pertumbuhan bayi

Jika Anda merokok selama kehamilan, karbon monoksida dalam asap rokok akan menurunkan suplai oksigen kepada bayi Anda yang sedang tumbuh. Kurangnya suplai oksigen akan memperlambat pertumbuhan dan mempengaruhi perkembangan otak bayi Anda. Bahan kimia yang terdapat di dalam rokok akan memberikan efek buruk bagi bayi Anda selama kehamilan.

Dan semakin banyak Anda merokok, maka semakin besar pula risiko masalah kesehatan pada bayi Anda, antara lain:
  • Kelahiran dini - bayi dari ibu yang perokok dua kali lebih mungkin lahir dengan prematur.
  • Lahir dengan berat badan rendah - ibu perokok berisiko tiga kali lebih besar dari non-perokok untuk melahirkan bayi dengan berat badan rendah atau berat kurang dari 2,5 kilogram. Bayi dengan berat badan rendah akan semakin berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan.
  • Cacat lahir - bayi yang dilahirkan dari ibu perokok berisiko tinggi mengalami gangguan perkembangan dan kecacatan, seperti bibir sumbing.

Efek merokok pasca melahirkan

Merokok selama kehamilan akan meningkatkan risiko cot death. Cot death atau sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), adalah kondisi dimana bayi meninggal sebelum berusia dua tahun dengan penyebab tidak diketahui. Inilah yang sering terjadi pada bayi berusia kurang dari satu tahun.

Risiko cot death empat kali lebih tinggi jika Anda merokok selama kehamilan. Cot death juga lebih mungkin terjadi pada bayi yang lahir prematur atau lahir dengan berat badan rendah, yang mana kedua kondisi ini juga disebabkan karena kebiasaan merokok selama kehamilan.

Jika bayi lahir dengan berat badan rendah, bayi akan lebih berisiko mengalami infeksi sesaat setelah kelahiran. Bayi tersebut juga cenderung mengalami masalah kesehatan di kemudian hari ketimbang bayi yang lahir dari ibu non-perokok. Masalah lain yang diakibatkannya adalah ketidakmampuan belajar dan terhambatnya perkembangan keterampilan sosial.

Anak-anak dengan orangtua perokok juga berisiko dua kali lipat lebih besar mengalami infeksi serius terkait sistem pernapasan, seperti pneumonia dan bronkitis. Mereka juga lebih rentan terkena asma.

Bayi dengan ibu perokok juga lebih cenderung mudah mengalami kolik. Semua bayi memang menangis, tapi jika bayi mengalami kolik, maka ia akan menangis beberapa jam dalam sehari, seperti tanpa alasan. Hal ini biasanya membuat orang-orang dirumah panik.

Merokok akan menempatkan bayi dalam berbagai risiko masalah kesehatan selama kanak-kanak dan bahkan di kemudian hari. Risiko-risiko masalah kesehatan tersebut, antara lain:
  • Ukuran tubuhnya lebih kecil dibanding usianya
  • Prestasi di sekolah rendah
  • Tingkat kesuburan menurun
  • Kolesterol tinggi
  • Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) - gangguan pemusatan perhatian
  • Masalah atau gangguan pada jantung atau paru-paru.

Efek merokok pada ASI

Menyusui merupakan langkah terbaik untuk memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi yang diperlukan bayi selama enam bulan pertama kehidupannya. ASI juga sangat baik untuk kesehatan bayi, karena akan memberikan perlindungan dari infeksi dan kondisi kesehatan lainnya seperti asma. Selain itu, menyusui juga menurunkan risiko cot death.

Kebiasaan merokok akan sangat mempengaruhi kemampuan seorang ibu untuk menyusui. Hal ini rokok akan mengurangi produksi ASI, diperkirakan bahwa racun dalam rokok mempengaruhi hormon prolaktin, yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi ASI. Selain itu, kebiasaan merokok juga menyebabkan kualitas AS menjadi rendah.

05 Desember 2014

Hubungan Kenaikan Berat Badan dan Menopause

Hubungan Kenaikan Berat Badan dan Menopause

Masa menopause dimulai ketika seorang wanita telah berhenti berovulasi dan berhenti menstruasi. Wanita menopause sering mengalami kenaikan berat badan, terutama di area sekitar perut. Kondisi ini umumnya disebabkan karena menurunnya kadar hormon estrogen, kehilangan jaringan otot terkait usia, dan faktor gaya hidup seperti diet dan kurang berolahraga. Namun, penyebab pasti naiknya berat badan pada wanita menopause masih belum dipahami sepenuhnya.

Perubahan tubuh ketika menopause

Seiring bertambahnya usia, massa otot akan menurun dan metabolisme melambat. Perubahan ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan di sekitar masa menopause.

Sedangkan perubahan fisik lainnya yang terkait dengan menopause, antara lain:
  • Perubahan kulit, seperti kering dan hilang elastisitas
  • Kekeringan vagina
  • Rambut rontok

Perubahan-perubahan ini tentu akan mempengaruhi citra tubuh seorang wanita. Dengan menerapkan langkah-langkah tepat dalam memanajemen gejala menopause, seorang wanita dapat tetap tampil baik.

Estrogen dan pendistribusian lemak

Kadar hormon estrogen dapat mempengaruhi distribusi lemak tubuh. Di tahun-tahun awal menopause, banyak wanita yang mengalami peningkatan lemak sebagai akibat kadar estrogen mereka yang menurun. Wanita usia subur cenderung menimbun lemak di bagian bawah tubuh (bentuk tubuh seperti buah pir), sedangkan laki-laki dan wanita pasca menopause menimbun lemak di sekitar perut (seperti bentuk buah apel). Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kekurangan hormon estrogen menyebabkan kenaikan berat badan secara berlebihan, meskipun mekanisme pastinya belum diketahui.

Faktor lain yang mempengaruhi kenaikan berat badan saat menopause

Selain karena kadar hormon estrogen yang menurun, beberapa faktor lain juga dapat berkontribusi dalam menaikkan berat badan setelah menopause, antara lain:
  • Hilangnya jaringan otot terkait usia
  • Metabolisme tubuh menurun
  • Kurangnya aktivitas fisik
  • Perubahan kebiasaan - misalnya, lebih banyak kesempatan/kebebasan untuk makan. 

Terapi penggantian hormon (TPH)

Bertentangan dengan kepercayaan masyarakat, terapi penggantian hormon (TPH) tidak terkait dengan berat badan. Beberapa penelitian menunjukan bahwa TPH hanya meningkatkan sedikit lemak dan efek menguntungkannya terjadi pada massa otot.

Jika seorang wanita rentan mengalami kenaikan berat badan sebelum menopause, berat badannya tetap akan naik terlepas apakah ia menggunakan TPH atau tidak. Sebagian wanita mungkin merasakan gejala-gejala di awal pengobatan TPH, seperti kembung dan rasa penuh pada payudara, mungkin inilah yang disalahartikan sebagai peningkatan berat badan. Faktanya, gejala ini biasanya akan hilang setelah dosis disesuaikan.

Menopause dan penyakit kardiovaskular

Sebagaimana usia seorang bertambah, risiko penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) juga meningkat. Hal ini bisa disebabkan oleh kecenderungan pasca menopause yakni terjadi penambahan berat badan di sekitar perut. Lemak tubuh yang tersimpan di dalam dinding perut dan di sekitar organ internal (lemak visceral) merupakan faktor yang meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular.

TPH dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dengan cara mencegah akumulasi lemak pada perut. Selain itu, pengganti hormon estrogen akan meningkatkan kadar kolesterol darah 'baik' (lipoprotein densitas tinggi, atau HDL) dan menurunkan kadar kolesterol darah 'jahat' (lipoprotein densitas rendah, atau LDL).

Manajemen berat badan terkait menopause

Untuk memanajemen berat badan pasca menopause, cobalah untuk:
  • Makan makanan rendah lemak
  • Diet tinggi serat
  • Olahraga aerobik secara teratur setidaknya 30 menit setiap hari. Ini akan meningkatkan metabolisme tubuh
  • Membangun dan mempertahankan massa otot dengan latihan beban
  • Hindari stres. Pahami dan terima perubahan yang terjadi pada tubuh. 

Hindari diet ketat

Diet ketat akan sangat mengurangi jumlah makanan yang dimakan dalam waktu yang singkat. Tubuh akan merespon pengurangan pasokan energi ini dengan menggunakan jaringan otot sebagai bahan bakar. Otot akan banyak menghabiskan energi, jadi jika seseorang kehilangan jaringan otot, kemampuan tubuh dalam membakar energi juga berkurang,. Hal ini berarti si pelaku diet ketat akan segera mengalami kenaikan berat badan ketika diet ketat telah dihentikan.

Leptin (hormon lemak) berperan penting dalam mengontrol berat badan, karena berkontribusi dalam mengendalikan nafsu makan dan tingkat metabolisme tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa kadar leptin akan menurun setelah diet ketat, sehingga napsu makan akan meningkat dan metabolisme tubuh menjadi lambat.

14 November 2014

Mastitis: Bengkak, Merah, dan Sakit pada Payudara

Mastitis

Mastitis adalah peradangan yang menyebabkan payudara memerah, bengkak dan nyeri. Mastitis umumnya terjadi pada wanita yang sedang menyusui. Meski lebih sering mengenai satu payudara, namun mastitis dapat mengenai keduanya.

Penyebab mastitis

Mastitis lebih sering disebabkan karena ASI yang terjebak di dalam saluran susu. ASI yang terjebak akan mengiritasi jaringan di sekitarnya dan menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit pada payudara.

Mastitis juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri di dalam jaringan payudara. Bakteri yang menyebabkan infeksi dapat masuk ke payudara melalui saluran susu atau kulit di sekitar puting susu yang retak atau pecah-pecah.

Mastitis lebih sering mengenai wanita menyusui, tetapi tidak menutup kemungkinan mastitis juga terjadi selain di masa menyusui. Artikel mastitis ini akan fokus membahas gejala dan pengobatan mastitis terkait menyusui.

Faktor risiko mastitis

Faktor risiko adalah suatu kondisi yang meningkatkan kemungkinan seseorang untuk mengembangkan suatu penyakit atau kondisi.

Faktor risiko mastitis meliputi:
  • Pernah mastitis sebelumnya
  • Abrasi atau retak pada puting payudara
  • Mengenakan bra atau pakaian yang terlalu ketat
  • Tidak menyusui
  • Pemberian ASI tidak teratur
  • Tekanan pada payudara, yang disebabkan oleh:
    • Tidur dengan payudara tertekan
    • Terlalu kuat memegang payudara saat menyusui
    • Bayi tidur di payudara
    • Berolahraga (khususnya berlari) tanpa memakai bra.
  • Hal-hal yang menyebabkan ASI menumpuk di payudara, seperti:
    • Karena puting digigit bayi
    • Penggunaan dot atau empeng
    • Posisi bayi yang salah saat menyusui
    • Menyapih secara mendadak, sedangkan produksi ASI masih banyak.
  • Infeksi jamur pada payudara
  • Rentan terhadap infeksi atau gangguan defisiensi imun
  • Psoriasis atau kondisi kulit lainnya yang mempengaruhi puting
  • Diabetes mellitus
  • Rheumatoid arthritis
  • Pengunaan obat-obat kortison
  • Sebelumnya pernah menjalani operasi atau implan payudara
  • Merokok.

Gejala mastitis

Gejala mastitis antara lain:
  • Demam
  • Lemah dan lesu
  • Mual dan muntah
  • Pegal-pegal, menggigil, atau gejala lain seperti gejala flu
  • Payudara bengkak, merah dan nyeri
  • Perasaan panas/terbakar pada payudara
  • Terasa benjolan lunak atau keras pada payudara
  • Nanah mengalir dari puting
  • Kelenjar getah bening di ketiak atau di atas tulang clavicula (selangka) membengkak.

Diagnosis mastitis

Dokter akan bertanya mengenai gejala dan riwayat medis dan selanjutnya melakukan pemeriksaan fisik pada payudara. Jika dokter masih belum yakin dengan mastitis, atau jika pasien mengalami mastitis kambuhan, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan berikut:
  • Kultur ASI atau cairan payudara
  • Biopsi dari area yang membengkak
  • USG payudara
  • Mammogram atau x-ray payudara.

Pengobatan

Pengobatan untuk mastitis antara lain:

Metode menghilangkan sumbatan saluran susu

Menghilangkan sumbatan di saluran susu adalah cara yang efektif untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Untuk menghilangkan sumbatan pada saluran susu, cobalah untuk:
  • Lebih sering menyusui - Jangan takut, mastitis tidak berbahaya bagi bayi.
  • Ketika akan menyusui, berikan bayi payudara yang terkena mastitis. Hal ini dilakukan untuk mengosongkan ASI pada payudara yang terinfeksi.
  • Gunakan pompa untuk mengeluarkan ASI.
  • Kompres hangat payudara sebelum menyusui anak. Hal ini untuk menstimulasi reflek ejeksi ASI.

Meringankan nyeri dan bengkak

Untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan payudara:
  • Kompres es pada area payudara yang terkena mastitis setelah menyusui.
  • Jika mastitis bukan disebabkan karena faktor menyusui, gunakan obat penghilang rasa sakit yang direkomendasikan oleh dokter.
  • Pastikan dokter memberikan obat penghilang rasa sakit yang aman bagi ibu dan bayi. Aspirin tidak disarankan selama kehamilan atau menyusui.
  • Minum banyak cairan.
  • Banyak beristirahat.

Obat-obatan

Antibiotik dapat digunakan untuk mengobati infeksi mastitis. Antibiotik akan membantu menyembuhkan infeksi atau mengurangi risiko komplikasi yang lebih serius. Jika dalam periode menyusui, pastikan dokter memberikan antiobiotik yang aman bagi ibu dan bayi.

Staphylococcus aureus, adalah bakteri yang paling banyak menyebabkan kasus mastitis bakteri. Beberapa tahun belakangan, beberapa jenis "Staphy" telah menjadi resisten terhadap berbagai jenis antibiotik yang umum digunakan saat ini. Namun dalam kasus mastitis, jarang ditemui bakteri yang resisten antibiotik.

Jika pengobatan dengan suatu jenis antibiotik tidak memberikan respon yang positif, biasanya dokter menggunakan antibiotik jenis lain, atau prosedur drainase atau bahkan operasi.

Mencegah mastitis

Metode yang dapat membantu mencegah mastitis, antara lain:
  • Mencegah penumpukan ASI pada payudara, dengan cara:
    • Sering dan rutin menyusui
    • Menggunakan pompa ASI.
  • Cuci tangan dan puting susu sebelum menyusui
  • Hindari penggunaan bra atau pakaian yang terlalu ketat
  • Hindari tidur dengan payudara tertekan, dan jangan biarkan bayi tidur di payudara
  • Jika puting susu retak atau pecah-pecah, oleskan lotion atau krim yang direkomendasikan oleh dokter. 

Article Resources
  • The American Congress of Obstetricians and Gynecologists. http://www.acog.org/publications/patient_education/
  • Family Doctor.org. http://familydoctor.org/
  • Women's Health.gov. http://www.womenshealth.gov/