Penyebab dan Pengobatan Demam

Monday, January 12, 2015


http://www.medkes.com/2015/01/penyebab-dan-pengobatan-demam.html

Demam adalah meningkatnya suhu tubuh di atas suhu normal, yang biasanya disebabkan oleh infeksi. Suhu tubuh normal adalah sekitar 37°C (bervariasi tergantung usia, waktu pengukuran, dan metabolisme tubuh seseorang). Bertentangan dengan kepercayaan masyarakat umum, tingkat keparahan demam tidak selalu terkait dengan seriusnya suatu penyakit. Satu contoh, meningitis yang mengancam jiwa hanya menimbulkan demam ringan.

Demam ringan (hingga 39°C) biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Demam pada anak-anak yang berusia enam bulan hingga enam tahun dapat memicu kejang. Demam yang lebih dari 42,4°C, terutama pada orang yang tua dapat menyebabkan kerusakan otak permanen.

Gejala demam

Selain suhu tubuh yang melebihi 37°C atau melebihi 38 °C (dapat bervarisasi), gejala-gejala demam adalah:
  • Merasa tidak enak
  • Merasa panas dan berkeringat
  • Kedinginan atau menggigil
  • Wajah memerah.
Demam biasanya disebabkan oleh infeksi

Infeksi tertentu seringkali menyebabkan demam, seperti:
  • Virus - seperti pilek atau infeksi saluran pernapasan atas
  • Bakteri - misalnya tonsilitis, pneumonia, dan infeksi saluran kemih
  • Penyakit kronis - seperti rheumatoid arthritis dan kolitis ulserativa yang dapat menyebabkan demam lebih dari dua minggu
  • Penyakit daerah tropis - seperti malaria, yang dapat menyebabkan serangan demam berulang, dan demam tifoid (tifus)
  • Heat stroke (sengatan panas) - gejalanya demam yang tidak disertai keringat
  • Obat-obatan - sebagian orang dapat mengalami demam akibat efek samping dari obat tertentu
  • Tumor ganas.
Pengobatan rumahan untuk demam

Beberapa langkah terbaik untuk mengatasi demam, antara lain:
  • Minum obat parasetamol atau ibuprofen dengan dosis yang tepat untuk membantu menurunkan suhu tubuh.
  • Minum banyak cairan, terutama air.
  • Menghindari minum alkohol, teh dan kopi karena minuman-minuman ini dapat menyebabkan dehidrasi ringan.
  • Kompres dengan air hangat - kompres hangat tidak membuat tubuh semakin hangat, melainkan akan menyerap panas tubuh.
  • Hindari mandi air dingin - air dingin akan membuat panas terperangkap di dalam tubuh. Air dingin juga akan menyebabkan menggigil, yang akhirnya membuat suhu tubuh menjadi lebih tinggi.
  • Cukup istirahat - terutama bed rest di tempat tidur.
Kapankah demam harus ke dokter?

Penderita demam sebaiknya dibawa berobat ke dokter, apabila:
  • Demam tidak sembuh dalam tiga hari
  • Suhu lebih dari 40°C
  • Menggigil dan gemetar tanpa sadar
  • Suhu tubuh panas namun tidak berkeringat
  • Kondisi penderita semakin buruk seiring waktu
  • Mengalami gejala yang tidak biasa, seperti halusinasi, muntah, kaku leher, ruam kulit, denyut jantung cepat, atau kejang otot
  • Linglung
  • Sakit kepala hebat yang tidak berkurang walaupun sudah minum obat penghilang rasa sakit.
Dalam kasus demam di bawah ini, penderita harus segera dibawa ke gawat darurat rumah sakit. Jika mengalami:
  • Demam yang disertai sakit kepala dan kaku leher.
  • Muncul ruam kulit yang warnanya tidak memutih ketika ditekan. Ini mengindikasikan adanya perdarahan di dalam kulit, suatu keadaan yang dapat mengancam jiwa.
Pemeriksaan demam

Karena demam adalah gejala dan bukan penyakit, maka penyebab demam harus ditemukan sebelum pengobatan dimulai. Dokter mungkin perlu melakukan beberapa pemeriksaan jika penyebabnya tidak ditemukan dengan pemeriksaan fisik atau analisa riwayat medis. Pemeriksaan-pemeriksaan yang dilakukan untuk mencari penyebab demam, dapat berupa:
  • Tes darah
  • Tes urin
  • Pemeriksaan sampel lendir tenggorokan
  • Pemeriksaan tinja
  • X-ray (rontgen).
Pengobatan demam

Pengobatan demam akan tergantung dari penyebabnya, misalnya tonsilitis kronis mungkin perlu dilakukan pembedahan untuk mengangkat amandel (tonsilektomi). Demam yang disebabkan oleh virus tidak boleh diobati dengan antibiotik, karena antibiotik tidak akan berpengaruh terhadap virus. Sedangkan untuk kasus infeksi bakteri yang ringan, satu langkah yang bijaksana adalah dengan membiarkan sistem kekebalan tubuh memeranginya, daripada menggunakan antibiotik.

Demam pada anak-anak

Rata-rata, anak-anak mengalami 10 kali infeksi setiap tahunnya. Suhu tubuh bukan menjadi indikator yang dapat menjelaskan penyakit pada bayi atau anak-anak, karena anak-anak bisa saja hanya demam ringan (sekitar diatas 37°C), dan tampak masih senang dan aktif bermain. Sebaiknya, pelajari dengan baik 'perilaku' demam anak Anda dan gunakan insting Anda, namun segeralah ke dokter apabila anak Anda:
  • Berusia kurang dari enam bulan
  • Mengalami ruam kulit
  • Suhu tubuh 40°C atau lebih
  • Demam tidak kunjung sembuh setelah satu atau dua hari, meskipun telah diberikan parasetamol dengan dosis yang tepat
  • Muntah atau mengalami diare persisten
  • Tidak mau makan dan minum
  • Terus-terusan menangis
  • Lesu, kaku, terkulai dan terlihat mengalami nyeri
  • Kejang
  • Kesulitan bernapas.
Namun jika Anda memang khawatir dengan demam anak Anda, meskipun tidak disertai dengan gejala-gejala diatas, silahkan pergi ke dokter.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.