Penyebab Anak Muntah Malam Hari

Thursday, July 19, 2018
Anak tidur malam hari

Siapa yang tidak khawatir melihat anaknya terbangun di tengah malam karena sakit perut dan muntah. Muntah di malam hari bisa disebabkan oleh virus atau karena makanan, atau juga bisa disebabkan oleh masalah medis lain yang jauh lebih serius.

Gejala

Muntah bisa sangat menakutkan bagi anak-anak, terutama karena menyebabkan mereka terbangun di tengah malam.

Rasa mual yang kuat menunjukkan bahwa lambungnya sedang bermasalah dan perlu untuk muntah. Laman Medline Plus menjelaskan bahwa muntah adalah tindakan yang kuat dari otot diafragma dalam kontraksi ke bawah yang intens.

Otot sfingter lambung terbuka untuk melepaskan isi perut dengan gerakan ke atas dan ke luar untuk mengeluarkan makanan dan cairan, sehingga terjadilah muntah. Peningkatan saliva dan sedikit peningkatan suhu tubuh juga mungkin terjadi.

Jangka waktu

Muntah sendiri umumnya hanya berlangsung selama beberapa detik, diikuti dengan kemungkinan episode regurgitasi selanjutnya.

Muntah yang disebabkan karena flu perut atau gastroenteritis mungkin akan berlangsung selama 24 jam dan datang dan pergi dalam episode kecil. Kadang-kadang bisa terjadi setelah waktu tidur, atau ketika anak berbaring datar.

Jika ia menderita penyakit yang serius seperti hepatitis, cedera kepala atau ketoasidosis diabetik (glukosa darah tinggi), kondisi ini harus ditangani dan diobati sebelum muntah mereda.

Penyebab

Kondisi tertentu dapat menyebabkan anak muntah pada malam hari. Penyakit refluks asam dapat bergejolak di malam hari, terutama setelah pertama kali berbaring, karena asam dan makanan yang tidak tercerna dapat naik kembali ke esofagus.

Laman Family Doctor menjelaskan bahwa beberapa penyakit dapat menyebabkan sakit perut. Beberapa yang paling umum termasuk gastroenteritis atau flu perut, sakit kepala migrain, cacingan (parasit), radang usus buntu, mabuk perjalanan, hepatitis, keracunan makanan, pankreatitis, maag, cedera kepala, kanker atau ketoasidosis.

Peringatan

Penting untuk terus mengawasi anak ketika ia muntah di malam hari. Anak yang masih kecil bisa tertelan atau tersedak muntahannya ketika ia berbaring atau tertidur.

Muntah terus-menerus yang berlangsung lebih dari dua hari harus dievaluasi oleh dokter. Jika muntah juga disertai dengan diare, demam, sakit perut atau jenis lain dari rasa sakit yang tajam atau tiba-tiba, maka harus mendapatkan perawatan darurat.

Laman Mayo Clinic menyatakan bahwa dehidrasi pada anak dapat menyebabkan syok, kejang, edema serebral, gagal ginjal atau kematian jika tidak ditangani.

Solusi

Jika anak tidur di malam hari dengan perut yang sakit, cobalah baringkan ia dengan posisi sedikit tegak untuk mengurangi asam lambung naik ke esofagus.

Gunakan beberapa bantal disangga tegak untuk mengangkat bagian atas tubuhnya. Berikan ia pil antacid (antasida doen) kunyah atau cairan yang dapat membantu mengatasi mual dan melawan asam lambung.

Secara perlahan berilah ia cairan, terus menerus tetapi dalam jumlah yang kecil, untuk mencegah regurgitasi lebih lanjut. Laman Kid Health merekomendasikan penggunaan larutan elektrolit oral atau meminum cairan yang mengandung elektrolit untuk mencegah dehidrasi pada anak yang muntah.

7 Langkah Tepat Mengelola Asma Anak

Friday, July 13, 2018
Anak asma

Dengan langkah yang tepat, gejala asma anak-anak dapat dikendalikan, sehingga serangan jarang sekali terjadi. Hanya saja ketidaktahuan orangtua mengenai seluk beluk asma yang menjadi masalah selama ini.

Dengan mempelajari asma berarti Anda sudah berada di jalur yang benar untuk mengendalikan asma anak Anda.

Berikut ini adalah langkah-langkah tepat untuk mengelola asma anak:

1. Miliki rencana tindakan dan patuhi

Anak asma harus memiliki rencana tindakan asma. Instruksi dan petunjuk dari dokter harus ada dan jelas, seperti obat-obatan apa yang harus dan kapan dikonsumsi, bagaimana menghindari pemicu, apa yang harus dilakukan di antara serangan, dan bagaimana mengenali dan mengelolanya jika terjadi.

Dengan memiliki dan mengikuti rencana tindakan ini, Anda akan tahu cara merawat asma anak Anda dan kapan harus membawa anak Anda ke dokter.

2. Minum obat sesuai resep 

Sebagian besar anak-anak dengan asma perlu minum obat. Beberapa obat-obatan harian (disebut obat kontrol jangka panjang) digunakan untuk membantu menjaga agar saluran napas mereka tidak teriritasi. Sedangkan obat lainnya hanya digunakan selama serangan untuk membantu membuka saluran napas dengan cepat.

Obat-obatan tersebut umumnya berbentuk nebulizer atau inhaler untuk membantu memasukkan obat ke paru-paru. Juga dapat diberikan dalam bentuk pil atau cairan. Dokter akan memberi tahu obat apa yang anak Anda butuhkan dan cara/kapan meminumnya.

3. Identifikasi dan hindari pemicu

Pemicu adalah hal-hal yang dapat mengganggu saluran napas dan menyebabkan asma kambuh. Pemicu yang umum adalah alergen seperti serbuk sari dan jamur, perubahan cuaca, dan infeksi virus (seperti flu biasa). Menemukan pemicu asma anak Anda gampang-gampang susah, tetapi hasilnya akan sepadan.

Dokter juga dapat membantu - misalnya, dengan melakukan tes alergi pada anak Anda. Ketika Anda tahu apa saja yang memicu asma anak Anda, bantulah mereka agar menghindarinya sebaik mungkin.

4. Vaksinasi flu tahunan

Vaksin flu dianjurkan untuk semua anak, terutama mereka yang menderita asma. Jika anak-anak penderita asma terserang flu, mereka berisiko kambuh dan mengembangkan penyakit yang lebih serius.

5. Gunakan alat

Salah satu cara untuk membantu memprediksi apakah serangan asma akan muncul adalah dengan menggunakan peralatan asma, seperti buku catatan asma dan peak flow meter. Buku catatan ini akan membantu Anda melacak gejala asma anak (ketika itu terjadi), kebutuhan akan obat-obatan, dan banyak lagi. Ini juga akan membantu Anda dalam mempelajari tanda-tanda peringatan dini asma, dan juga akan membantu dokter menilai seberapa baik perawatan bekerja.

Peak flow meter adalah alat genggam untuk mengukur seberapa baik anak Anda dapat menghembuskan udara dari paru-paru. Degan alat ini dapat diketahui apakah saluran udara semakin sempit dan tersumbat, dan apakah anak Anda berisiko terkena serangan.

6. Ketahui tanda-tanda serangan

Setelah anak Anda mengalami beberapa serangan, Anda mungkin sudah dapat menilai kapan serangan akan terjadi lagi. Pastikan Anda juga mengenali gelagat /tingkah anak Anda sebagai peringatan dini akan munculnya serangan asma, sehingga Anda sudah siap dengan obat-obatan atau tindakan yang diperlukan.

7. Ketahui apa yang harus dilakukan untuk serangan yang parah

Ketahui kapan saja saatnya anak harus mendapatkan perawatan medis, atau bahkan ke gawat darurat rumah sakit. Selalu siapkan obat bantuan cepat jika anak Anda membutuhkannya - semua orang yang merawat anak Anda (seperti guru) juga harus tahu kapan dan bagaimana cara memberikan obat.

Alergi Ikan

Saturday, July 07, 2018
Alergi ikan

Alergi ikan tidak dapat disamakan dengan alergi seafood (makanan laut). Ikan (seperti tuna, salmon, atau kod) dan kerang (seperti lobster atau kerang) adalah seafood. Meskipun keduanya termasuk dalam kategori "seafood," ikan dan kerang secara biologis berbeda. Jadi kerang-kerangan tidak akan menyebabkan reaksi alergi pada orang yang memiliki alergi ikan - kecuali orang itu juga alergi kerang.

Orang yang alergi ikan mungkin hanya alergi terhadap jenis ikan tertentu saja. Meskipun sebagian besar reaksi alergi terhadap ikan terjadi ketika seseorang makan ikan, terkadang orang juga dapat mengalami reaksi alergi meskipun hanya menyentuh atau menghirup uap dari masakan ikan.

Alergi ikan dapat menyebabkan reaksi yang sangat serius, bahkan jika reaksi sebelumnya ringan. Anak yang alergi ikan harus benar-benar menghindari makan ikan. Ahli alergi memang dapat menguji seseorang alergi terhadap jenis ikan apa, tetapi sampai ikan penyebabnya diketahui, sebaiknya orang yang memiliki alergi ikan menghindari semua ikan.

Alergi ikan dapat berkembang pada usia berapa pun. Bahkan orang yang dulunya tidak mengalami masalah ketika makan ikan pun dapat mengalami alergi ikan. Alergi terhadap makanan-makanan tertentu sering sembuh seiring waktu, tetapi bagi mereka yang alergi ikan biasanya akan terus alergi selama sisa hidup mereka.

Jika anak Anda didiagnosis alergi ikan, selalu siapkan epinefrin suntik untuk pertolongan ketika terjadi reaksi alergi yang berat. Obat ini dapat diresepkan oleh dokter. Beritahu orang-orang yang mungkin akan berinteraksi dengan anak Anda mengenai kondisi anak Anda, termasuk pihak sekolah.

Apa yang terjadi pada alergi ikan

Ketika seseorang alergi terhadap ikan, sistem kekebalan tubuhnya, yang biasanya melawan infeksi, akan bereaksi berlebihan terhadap protein pada ikan. Setiap kali orang makan (atau, dalam beberapa kasus, menangani atau menghirup) ikan, tubuhnya akan menganggap protein ini adalah agen asing yang berbahaya.

Sistem kekebalan tubuh merespons dengan bekerja sangat keras untuk melawan serangan ini. Inilah yang menyebabkan reaksi alergi, di mana kimiawi tubuh seperti histamin dilepaskan di dalam tubuh. Pelepasan zat kimia ini dapat menyebabkan seseorang mengalami gejala-gejala ini:
  • mengi
  • kesulitan bernapas
  • batuk
  • serak
  • sesak tenggorokan
  • sakit perut
  • muntah
  • diare
  • mata gatal, berair, atau bengkak
  • gatal-gatal
  • bintik merah
  • pembengkakan
  • penurunan tekanan darah, menyebabkan pusing atau kehilangan kesadaran.

Anak-anak bisa memiliki reaksi berbeda terhadap ikan yang berbeda atau bereaksi berbeda di waktu yang berbeda. Beberapa reaksi bisa sangat ringan dan hanya melibatkan satu sistem tubuh, seperti gatal-gatal pada kulit. Tapi bisa juga terjadi reaksi parah yang melibatkan lebih dari satu bagian tubuh.

Anafilaksis adalah reaksi yang mengancam jiwa

Alergi ikan dapat menyebabkan reaksi parah yang disebut anafilaksis. Anafilaksis dapat dimulai dengan gejala ringan yang sama, tetapi kemudian dapat dengan cepat memburuk, menyebabkan seseorang mengalami kesulitan bernapas atau pingsan. Jika tidak diobati, anafilaksis dapat mengancam kehidupan.

Jika anak mulai mengalami reaksi alergi yang serius, seperti pembengkakan pada mulut atau tenggorokan atau kesulitan bernapas, berikan suntikan epinefrin auto-injector segera, lalu segera bawa ke gawat darurat rumah sakit. Anak harus di bawah pengawasan medis karena, bahkan jika gejala terburuknya telah berlalu, gejala ulangan (kedua) bisa terjadi.

Epinefrin auto-injector

Suntikan epinefrin auto-injector adalah obat suntik dalam wadah khusus seukuran spidol besar yang mudah dibawa dan mudah digunakan. Jika anak Anda membutuhkannya, dokter akan menunjukkan cara menggunakannya. Anak-anak yang sudah cukup besar dapat diajarkan bagaimana menyuntik diri mereka sendiri.

Untuk reaksi alergi ringan, Anda bisa memberikan obat antihistamin. Tetapi untuk kasus reaksi alergi berat yang mengancam jiwa, antihistamin harus diberikan setelah epinefrin.

Tips aman alergi ikan

Untuk mencegah reaksi alergi terhadap ikan, anak-anak tidak boleh makan ikan. Anak-anak juga tidak boleh mengonsumsi makanan apa pun yang mungkin mengandung ikan.

Selalu baca label makanan untuk melihat apakah suatu makanan mengandung bahan ikan, karena ikan bisa saja dapat ditemukan dalam makanan yang tidak disangka.

Kontaminasi silang

Kontaminasi silang sering terjadi di restoran, di mana makanan yang seharusnya tidak mengandung ikan tapi terkontaminasi oleh ikan. Ini bisa terjadi di dapur karena staf menggunakan peralatan memasak yang sama (seperti pisau, talenan, atau panci), atau minyak untuk memasak ikan dan makanan lain.

Ini sangat umum terjadi di restoran seafood, jadi yang paling aman adalah menghindari restoran seperti ini sama sekali. Kalaupun makan di restoran, sebaiknya menghindari makanan yang digoreng, karena minyak yang sama sering digunakan untuk memasak ayam, kentang goreng, dan ikan.

Article Resources
  • http://kidshealth.org/en/parents/fish-allergy.html?WT.ac=ctg

Pengertian, Prosedur, dan Risiko Pungsi Lumbal

Friday, July 06, 2018

Apa itu pungsi lumbal?

Pungsi lumbal (lumbar puncture), sering disebut spinal tap atau penyadapan tulang belakang, adalah pemeriksaan medis umum yang melibatkan pengambilan sampel cairan serebrospinal (CSF) untuk pemeriksaan. CSF adalah cairan jernih dan tidak berwarna yang mendistribusikan nutrisi dan melindungi otak dan sumsum tulang belakang, atau sistem saraf pusat.

Pada pungsi lumbal, jarum dimasukkan secara hati-hati ke tulang belakang bawah untuk mengambil sampel CSF.

Mengapa pungsi lumbal dilakukan?

Dokter melakukan pungsi lumbal dan menguji CSF adalah untuk mendeteksi atau menyingkirkan dugaan kondisi atau penyakit melalui analisis jumlah sel darah putih, kadar glukosa, protein, dan bakteri.

Pengujian khusus ditujukan untuk menemukan bakteri dan virus tertentu, atau menemukan keberadaan sel-sel abnormal yang dapat membantu mengidentifikasi penyakit tertentu di sistem saraf pusat.

Umumnya, pungsi lumbal dilakukan untuk menguji meningitis, tetapi pungsi lumbal juga dapat mendeteksi perdarahan di otak dan kondisi tertentu yang mempengaruhi sistem saraf (seperti sindrom Guillain-Barré dan multiple sclerosis). Obat kemoterapi juga dapat didistribusikan melalui pungsi lumbal.


Persiapan pungsi lumbal

Setelah dokter/petugas menjelaskan prosedurnya, Anda akan diminta untuk menandatangani formulir informed consent - isi dokumen menyatakan bahwa Anda memberikan izin untuk prosedur pungsi lumbal dan bahwa Anda telah memahami prosedur, mengapa perlu dilakukan, dan potensi risiko apa pun yang bisa saja terjadi.

Dokter yang melakukan pungsi lumbal akan mempelajari riwayat medis Anda, tetapi mungkin dokter juga akan bertanya apakah Anda alergi terhadap suatu obat.

Anak-anak yang menjalani pungi lumbal boleh ditemani selama prosedur.

Prosedur pungsi lumbal

Pungsi lumbal membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Dokter akan dengan hati-hati memasukkan jarum halus ke bawah sumsum tulang belakang - di antara tulang tulang belakang bawah (vertebrae) - untuk mengambil sedikit cairan CSF.

Pasien diposisikan dengan punggung melengkung keluar, sehingga ruang antara tulang-tulang belakang terbuka selebar mungkin. Ini untuk memudahkan dokter memasukkan jarum.

Pungsi lumbal

Anak-anak yang sudah cukup besar dan dewasa mungkin akan diminta duduk di atas meja dengan membungkuk atau berbaring miring. Bayi dan anak-anak yang masih kecil biasanya diposisikan berbaring miring dengan lutut di bawah dagu mereka.

Penusukan jarum

Setelah posisi sudah benar, punggung dibersihkan dengan antiseptik dan area steril dipertahankan untuk meminimalkan risiko infeksi. Dokter yang melakukan prosedur ini juga menggunakan sarung tangan steril saat melakukan prosedur.

Dokter akan membuat tusukan kecil melalui kulit di punggung bawah dan obat-obatan anestesi cair disuntikkan ke jaringan di bawah kulit untuk mencegah rasa sakit. Dalam banyak kasus, sebelum diberikan obat anestesi suntikan, krim penghilang rasa dioleskan pada kulit untuk meminimalisir rasa sakit.

Ukuran dan panjang jarum pungsi lumbal bisa bervariasi sesuai dengan ukuran pasien tapi pada umumnya jarumnya kecil. Jarumnya memiliki inti berongga, dan di dalam inti berongga adalah terdapat "stylet," jarum halus jenis lain yang bertindak seperti steker. Ketika jarum spinal dimasukkan ke dalam area lumbal bawah, stylet dilepas dengan hati-hati, yang membuat cairan serebrospinal menetes ke dalam wadah/tabung koleksi.

Setelah sampel CSF dikumpulkan (ini biasanya memakan waktu sekitar 2-5 menit), jarum ditarik dan perban kecil ditempatkan di lokasi penusukan. Sampel yang dikumpulkan dikirim ke laboratorium untuk analisis dan pengujian.

Terkadang dokter juga mengukur jumlah tekanan dalam CSF menggunakan alat khusus yang disebut manometer. Tekanan CSF tinggi dapat terjadi dalam kondisi tertentu, seperti meningitis.

Sakitkah prosedur pungsi lumbal?

Sementara sebagian kecil orang merasakan nyeri dan ketidaknyamanan, kebanyakan orang tidak menganggap tusukan pungsi lumbal menyakitkan. Tergantung dari rekomendasi dokter, pasien mungkin harus berbaring telentang selama beberapa jam setelah prosedur, terutama pada anak-anak. Anda mungkin juga akan merasakan nyeri punggung ringan sehari setelah prosedur.

Kapan hasilnya keluar?

Beberapa hasil pungsi lumbal sudah keluar dalam waktu 45 hingga 60 menit. Namun, bila pungsi lumbal dilakukan untuk mencari bakteri tertentu yang tumbuh dalam sampel, kultur bakteri dikirim ke laboratorium dan hasil ini biasanya baru akan keluar dalam 48 jam. Lamanya hasil akan tergantung dari tujuan pemeriksaan pungsi lumbal.

Jika ditemukan infeksi, dokter akan segera memulai pengobatan dengan antibiotik sambil menunggu hasil kultur keluar.

Apa saja risiko pungsi lumbal?

Pungsi lumbal dianggap sebagai prosedur yang aman dengan risiko minimal. Sangat jarang terjadi komplikasi. Dalam beberapa kasus, seorang pasien mungkin mengalami sakit kepala. Dianjurkan agar pasien berbaring selama beberapa jam setelah prosedur dan minum banyak cairan untuk membantu mencegah sakit kepala, yang biasanya akan hilang dengan istirahat, obat pereda nyeri, dan minum cairan. Dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi atau perdarahan dapat terjadi.

Terutama pada anak-anak, terkadang obat penenang diberikan untuk membantu anak Anda rileks selama prosedur.

Article Resources
  • http://kidshealth.org/en/parents/lumbar-puncture.html?WT.ac=ctg

Elektromiografi (EMG)

Wednesday, July 04, 2018
Elektromiografi

Elektromiografi (EMG) mengukur respons otot dan saraf terhadap aktivitas listrik. Alat untuk melakukan EMG disebut sebagai elektromiograf, sedangkan hasil rekamannya disebut elektromiogram.

Eletromiografi digunakan untuk membantu menemukan kondisi yang mungkin menyebabkan kelemahan otot, termasuk distrofi otot dan gangguan saraf.

Bagaimana EMG dilakukan?

Otot dirangsang oleh sinyal dari sel-sel saraf yang disebut neuron motorik. Stimulasi ini menyebabkan aktivitas listrik di otot, yang pada gilirannya menyebabkan otot berkontraksi, atau mengencang. Kontraksi otot itu sendiri menghasilkan sinyal listrik.

Untuk tujuan EMG, elektroda jarum dimasukkan ke dalam otot (penyisipan jarum mungkin terasa mirip seperti suntikan). Sinyal dari otot kemudian ditransmisikan dari elektroda jarum melalui kabel (atau yang terbaru secara nirkabel) ke penerima / amplifier, yang terhubung ke perangkat yang menampilkan pembacaan. Hasilnya dicetak pada strip kertas atau, lebih umum, di layar komputer.

Apa yang Bisa EMG Diagnosa?

EMG membantu mendiagnosis tiga jenis penyakit yang mengganggu kontraksi otot normal:
  • penyakit otot itu sendiri (paling sering, distrofi otot)
  • penyakit pada sambungan neuromuskular, yang merupakan koneksi antara serabut saraf dan otot yang disuplai
  • penyakit "upstream" di saraf dan akar saraf (yang dapat disebabkan oleh kerusakan saraf atau cedera saraf yang sedang terjadi).

Kapan hasil EMG keluar?

Hasil akan segera keluar tetapi hanya spesialis medis yang terlatih, biasanya ahli saraf, yang dapat menganalisis dan menginterpretasikannya.

Resources
  • http://kidshealth.org/en/parents/emg.html?WT.ac=ctg
  • Gambar: Healthline

Pengertian Kuman

Tuesday, July 03, 2018
Kuman

Istilah "kuman" mengacu pada bakteri mikroskopis, virus, jamur, dan protozoa yang dapat menyebabkan penyakit.

Selalu mencuci tangan adalah langkah terbaik yang dapat dilakukan untuk mencegah kuman dari menyebabkan infeksi dan penyakit.

Jenis kuman

Bakteri

Bakteri adalah organisme kecil bersel tunggal yang mendapatkan nutrisi dari lingkungannya. Dalam hal ini, lingkungan hidupnya adalah manusia atau makhluk hidup lainnya.

Beberapa bakteri baik untuk tubuh kita - mereka membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mencegah bakteri jahat masuk. Beberapa bakteri juga digunakan untuk memproduksi obat-obatan dan vaksin.

Tetapi bakteri juga dapat menyebabkan masalah, seperti menyebabkan gigi berlubang, infeksi saluran kemih, infeksi telinga, atau radang tenggorokan. Antibiotik digunakan untuk mengobati infeksi bakteri.

Virus

Virus tidak dapat bertahan hidup, tumbuh, dan bereproduksi kecuali seseorang atau binatang menjadi tempat hidupnya. Virus hanya dapat hidup dalam waktu yang sangat singkat di luar sel hidup lainnya. Sebagai contoh, virus-virus dalam cairan tubuh yang terinfeksi yang terdapat/tersisa di suatu permukaan seperti meja atau toilet hanya mampu hidup secara singkat disana, kecuali mereka berpindah ke tubuh orang lain.

Setelah mereka berpindah ke tubuh seseorang, virus menyebar dengan mudah dan dapat membuat orang itu sakit. Virus bertanggung jawab menyebabkan beberapa penyakit ringan seperti flu, dan penyakit yang sangat serius seperti cacar atau HIV / AIDS.

Antibiotik tidak efektif melawan virus. Agen antivirus telah dikembangkan terhadap sekelompok kecil virus pilihan.

Jamur

Jamur adalah organisme multi-sel, mirip tumbuhan. Mereka mendapatkan nutrisi dari tumbuhan, makanan, dan hewan di lingkungan yang lembab dan hangat.

Infeksi jamur umumnya tidak berbahaya pada orang yang sehat. Namun pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah (bisa karena disebabkan penyakit seperti HIV atau kanker), dapat mengembangkan infeksi jamur yang lebih serius.

Protozoa

Protozoa adalah, seperti bakteri, organisme bersel tunggal dan banyak yang dapat bergerak sendiri. Protozoa menyukai kelembapan, sehingga infeksi usus dan penyakit lain yang disebabkannya sering menyebar melalui air yang terkontaminasi. Beberapa protozoa juga dikemas dalam kista, yang membantu mereka hidup di luar tubuh manusia dan di lingkungan yang keras untuk jangka waktu yang lama.

Apa yang dilakukan kuman

Setelah organisme seperti bakteri, virus, jamur, dan protozoa menyerang tubuh, mereka bersiap-siap tinggal untuk sementara waktu. Kuman-kuman ini mengambil energi dari inang. Mereka dapat merusak atau menghancurkan sel-sel sehat. Ketika mereka menggunakan nutrisi dan energi inangnya, mereka dapat menghasilkan protein yang dikenal sebagai toksin atau racun.

Beberapa racun menyebabkan gejala yang menyebabkan kondisi ringan seperti pilek, bersin, batuk, dan diare. Tetapi racun lain dapat menyebabkan demam tinggi, peningkatan denyut jantung, tekanan darah rendah, respons peradangan menyeluruh dalam tubuh, dan bahkan penyakit yang mengancam jiwa.

Jika seseorang sakit, dokter dapat melakukan tes darah, kultur tenggorokan, atau sampel urin untuk mencari tahu kuman apa (jika ada) yang menyebabkannya.

Perlindungan dari kuman

Sebagian besar kuman menyebar melalui udara dalam bersin atau batuk atau melalui cairan tubuh seperti keringat, air liur, air mani, cairan vagina, atau darah. Jadi membatasi kontak dengan zat-zat itu, sejauh mungkin, adalah perlindungan terbaik kita melawan kuman.

Mengajarkan anak-anak tentang pentingnya mencuci tangan adalah cara terbaik untuk menghentikan penyebaran kuman penyakit. Terutama penting setelah batuk atau menghembuskan ingus, setelah menggunakan kamar mandi, sebelum menyiapkan atau makan makanan, setelah menyentuh hewan, setelah berkebun, dan sebelum dan sesudah mengunjungi kerabat atau teman yang sakit.

Untuk mencuci tangan, gunakan air hangat dan sabun, lalu gosok kedua tangan selama setidaknya 15 detik. Anak-anak dapat menyanyikan lagu pendek selama proses mencuci tangan untuk memastikan mereka telah menghabiskan cukup waktu. Bilas tangan Anda dan selesaikan dengan mengeringkannya di atas handuk bersih.

Saat bekerja di dapur, cuci tangan sebelum makan atau sebelum menyiapkan makanan, dan pastikan anak-anak juga melakukan hal yang sama. Gunakan teknik penanganan makanan yang tepat, seperti talenan dan peralatan masak terpisah, dan handuk untuk menyiapkan daging dan unggas mentah; dan air hangat bersabun untuk membersihkan peralatan dan meja.

Membersihkan permukaan rumah tangga dengan baik juga penting. Bersihkan benda-benda yang sering ditangani di sekitar rumah, seperti mainan, gagang pintu, sakelar lampu, bak cuci piring, dan pegangan pembilasan di toilet.

Sabun dan air sudah cukup baik untuk membersihkan. Jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih kuat, Anda dapat menggunakan pembersih anti-bakteri. Mungkin tidak membunuh semua kuman yang dapat menyebabkan penyakit, tetapi setidaknya dapat mengurangi jumlah bakteri pada suatu objek.

Article Resources
  • http://kidshealth.org/en/parents/germs.html?WT.ac=ctg#catsick

Gejala, Pencegahan, dan Pengobatan Hepatitis A

Tuesday, June 05, 2018
Hepatitis A merupakan infeksi pada hati yang disebabkan oleh virus. Virus ini ditularkan melalui rute fekal-oral termasuk dari makanan atau air tercemar, atau melalui kontak langsung dengan penderita. Vaksinasi dan kebersihan akan mencegah penyebarannya.

Hepatitis A

Apa itu hepatitis A?

Hepatitis berarti radang atau bengkak hati. Hepatitis dapat disebabkan oleh bahan kimia atau obat-obatan, atau berbagai jenis virus. Salah satu penyebab umum hepatitis adalah virus hepatitis A.

Infeksi dengan satu jenis virus hepatitis tidak memberikan kekebalan terhadap infeksi dengan virus hepatitis lain.

Apa saja gejala hepatitis A?

Gejala-gejala hepatitis A termasuk:
  • lemah
  • demam
  • mual
  • kurang nafsu makan
  • perut terasa kurang enak
  • air seni berwarna pekat
  • tinja pucat
  • penyakit kuning (mata dan kulit menjadi kuning).

Gejala biasanya berlanjut selama satu sampai tiga minggu (walaupun gejala tertentu dapat berlanjut lebih lama) dan hampir selalu diikuti dengan kesembuhan sepenuhnya.

Anak-anak kecil yang terinfeksi biasanya tidak mendapatkan gejalanya. Hepatitis A tidak mengakibatkan penyakit hati jangka panjang, dan kematian akibat hepatitis A jarang terjadi.

Jangka waktu antara kontak dengan virus dan timbulnya gejala berkisar antara dua sampai tujuh minggu, tapi biasanya empat minggu.

Bagaimana hepatitis A ditularkan?

Orang yang terinfeksi dapat menularkan virus ini kepada orang lain sejak dua minggu sebelum timbulnya gejala sampai seminggu setelah timbulnya penyakit kuning (kira-kira tiga minggu secara keseluruhan).

Jumlah virus yang besar ditemui dalam tinja (tahi) orang yang terinfeksi selama waktu penularan. Virus ini dapat hidup di lingkungan selama beberapa minggu.

Hepatitis A biasanya ditularkan ketika virus dari penderita tertelan oleh orang lain melalui:
  • makan makanan tercemar
  • minum air tercemar
  • menyentuh lampin, sprai dan handuk yang dikotori tinja penderita
  • hubungan langsung (termasuk seksual) dengan orang yang terinfeksi.

Siapa saja yang berisiko?

Semua orang yang belum menderita hepatitis A dan belum divaksinasi terhadap penyakit ini memiliki risiko terjangkit penyakit ini.

Bagaimana mencegah hepatitis A?

Vaksinasi

Tersedia vaksin yang aman dan efektif terhadap hepatitis A. Vaksin ini mungkin butuh waktu sampai dua minggu sampai memberikan kekebalan.

Vaksinasi direkomendasikan untuk kelompok-kelompok berikut yang menghadapi risiko lebih tinggi:
  • orang yang berkunjung ke negara di mana hepatitis A umum terjadi
  • pria yang berhubungan kelamin dengan pria (homoseksual)
  • petugas penitipan anak dan prasekolah
  • penyandang cacat intelektual dan pengasuhnya/penjaganya
  • petugas kesehatan yang sering berhubungan dengan penderita hepatitis A
  • pengguna narkoba suntik
  • pasien yang menderita penyakit hati kronis
  • penderita hemofilia yang mungkin menerima konsentrat plasma.

Apa lagi yang dapat dilakukan untuk mencegah hepatitis A?

Semua orang harus selalu mencuci tangan dengan baik dengan sabun dan air mengalir selama sekurang-kurangnya 10 detik dan dikeringkan dengan handuk bersih:
  • setelah menggunakan kakus
  • sebelum makan
  • sebelum menyiapkan makanan atau minuman
  • setelah menyentuh benda seperti lampin dan kondom.

Apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah dari menginfeksi orang lain?

Jika Anda menderita hepatitis A, di samping mencuci tangan Anda dengan bersih, Anda harus menjauhi dari kegiatan berikut ketika dapat menularkan penyakit (yaitu, sampai sekurang-kurangnya seminggu setelah timbulnya penyakit kuning):
  • jangan menyiapkan makanan atau minuman untuk orang lain
  • jangan menggunakan alat makan atau alat minum yang sama dengan orang lain
  • jangan menggunakan sprai dan handuk yang sama dengan orang lain
  • jangan berhubungan kelamin
  • cuci alat makan dalam air bersabun, dan cuci seprai dan handuk dengan mesin cuci.

Orang berikut yang menderita hepatitis A harus harus tidak bekerja atau ke sekolah ketika dapat menularkan penyakit:
  • orang yang mengendalikan makanan atau minuman
  • orang yang pekerjaannya melibatkan hubungan pribadi secara dekat, misalnya petugas penitipan anak dan petugas kesehatan
  • staf, anak-anak dan remaja harus tidak menghadiri fasilitas penitipan anak atau sekolah ketika dapat menularkan penyakit
  • semua pasien harus bertanya kepada dokternya sebelum kembali bekerja atau bersekolah.

Bagaimana hepatitis A didiagnosis?

Diagnosis berdasarkan gejala pasien dan dikonfirmasikan dengan tes darah yang menunjukkan antibodi IgM terhadap hepatitis A.

Bagaimana perawatan hepatitis A?

Tidak ada perawatan spesifik untuk hepatitis A. Mereka yang melakukan kontak dan pasangan seksual orang yang dapat menularkan hepatitis A biasanya memerlukan suntikan imunoglobulin. Injeksi tersebut dapat mencegah atau mengurangi penyakit jika diberikan dalam waktu dua minggu setelah kontak dengan penderita hepatitis A.

Article Resources
  • http://www.health.nsw.gov.au/