Gejala Osteoporosis

Monday, October 15, 2018
Tulang osteoporosis

Osteoporosis berkembang secara perlahan dalam waktu bertahun-tahun. Kemungkinan tidak akan ada tanda-tanda atau gejala peringatan sampai suatu kecelakaan ringan tiba-tiba menyebabkan patah tulang.

Beberapa tanda Anda menderita osteoporosis dapat meliputi:
  • Nyeri punggung, disebabkan oleh tulang belakang yang retak atau kolaps
  • Penurunan berat badan secara bertahap
  • Menjadi bungkuk
  • Patah tulang terjadi lebih mudah dari yang diperkirakan.

Tulang yang sehat seharusnya mampu menahan jatuh dari ketinggian berdiri, sehingga tulang yang patah dalam keadaan ini dikenal sebagai 'fragility fracture' atau 'patah rapuh'.

Cedera yang paling umum pada penderita osteoporosis adalah:
  • Patah pergelangan tangan
  • Patah tulang pinggul
  • Patah tulang tulang belakang.

Pada penderita osteoporosis, batuk atau bersin dapat menyebabkan patah tulang rusuk atau keruntuhan sebagian dari salah satu tulang tulang belakang.

Tulang yang retak bisa saja serius, terutama pada orang yang berusia lanjut, tergantung di mana itu terjadi, dan dapat menyebabkan kecacatan jangka panjang bahkan permanen. Misalnya, patah tulang pinggul dapat menyebabkan masalah jangka panjang dengan mobilitas.

Osteoporosis biasanya tidak menyebabkan rasa sakit kecuali rasa sakit yang disebabkan oleh tulang yang patah. Meskipun tidak selalu menyakitkan, patah tulang belakang adalah penyebab paling umum dari nyeri kronis yang terkait dengan osteoporosis.

Article Resources
  • Mayo Clinic (Osteoporosis symptoms and causes)

Gejala Meningitis (Radang Selaput Otak)

Sunday, October 07, 2018
Anak demam

Meningitis adalah infeksi pada meningen (selaput otak), yakni sistem membran yang melapisi otak dan saraf tulang belakang.

Meningitis dapat menjadi keadaan darurat medis karena dapat menyebabkan penderitanya kehilangan nyawa hanya dalam hitungan jam, jadi deteksi dan pemeriksaan sangatlah penting.

Gejala meningitis pada bayi

Gejala meningitis pada bayi meliputi:
  • demam
  • tonjolan pada fontanel (titik lunak di atas kepala)
  • menangis tidak biasa atau bernada tinggi
  • tidak aktif atau sempoyongan
  • masalah makan
  • badan melengkung ke belakang
  • rewel
  • sulit bangun
  • memar atau ruam kulit ungu-merah
  • kulit pucat atau bernoda.

Gejala meningitis anak-anak dan dewasa

Gejala meningitis yang paling umum pada anak-anak dan dewasa adalah:
  • demam
  • sakit kepala
  • nyeri atau kaku leher
  • muntah dan kehilangan nafsu makan
  • kelelahan dan kantuk
  • gampang marah
  • memar ruam atau  kulit ungu-merah
  • fotofobia (ketidaknyamanan melihat lampu terang).

Gejala-gejala tersebut tidak muncul dalam urutan yang pasti dan mungkin saja beberapa gejala tidak muncul sama sekali.

Pemulihan dari meningitis

Banyak orang yang sembuh total pasca meningitis. Sebagian orang sembuh dengan cepat dan sebagian lainnya sembuh lebih lambat, tergantung pada jenis dan tingkat keparahannya.

Sebagian orang yang telah mengalami meningitis dapat mengalami efek samping seperti kelelahan, perubahan suasana hati, sakit kepala berulang, dan kehilangan ingatan jangka pendek, meskipun efek ini umumnya mereda seiring berjalannya waktu. Terkadang juga, meningitis dapat menyebabkan masalah jangka panjang seperti gangguan pendengaran atau epilepsi.

Article Resources
  • The Brain Foundation (Meningitis)
  • Better Health Channel (Meningitis)
  • MyDr (Meningitis)

Gejala Kanker Serviks

Sunday, October 07, 2018
Kanker serviks

Gejala kanker serviks (leher rahim) tidak selalu jelas dan mungkin juga tidak menimbulkan gejala sama sekali sampai telah mencapai stadium lanjut. Itulah mengapa skreening serviks rutin sangat penting bagi wanita.

Perdarahan yang tidak biasa

Pada banyak kasus, perdarahan vagina menjadi gejala kanker serviks yang pertama kali muncul. Biasanya terjadi setelah berhubungan seks (post-coital bleeding).

Perdarahan lain diluar menstruasi bulanan, juga dapat merupakan gejala kanker serviks. Ini termasuk perdarahan setelah menopause (ketika periode menstruasi wanita telah berhenti).

Jika mengalami perdarahan vagina yang tidak biasa, segera ke dokter.

Gejala kanker serviks lainnya

Gejala lain yang mungkin merupakan gejala kanker serviks termasuk:
  • nyeri di sekitar vagina saat berhubungan seks (post-coital bleeding)
  • cairan beraroma tidak sedap keluar dari vagina
  • nyeri saat buang air kecil.

Kanker serviks stadium lanjut

Jika kanker telah menyebar keluar dari serviks atau leher rahim ke jaringan dan organ di sekitarnya, dapat memicu berbagai gejala lain, seperti:
  • konstipasi (sembelit)
  • hematuria (darah dalam urin)
  • inkontinensia urin (hilang kontrol atas kandung kemih)
  • nyeri tulang
  • nyeri punggung bawah
  • pembengkakan pada salah satu kaki
  • nyeri pada ginjal
  • perubahan pada fungsi /kebiasaan usus dan kandung kemih
  • kehilangan selera makan
  • penurunan berat badan
  • kelelahan dan kekurangan energi.

Kondisi seperti apa yang harus ke dokter

Disarankan agar melakukan pemeriksaan ke dokter jika mengalami:
  • perdarahan setelah berhubungan seks
  • perdarahan di luar periode menstruasi normal
  • pendarahan setelah menopause.

Pendarahan vagina sebenarnya sangat umum dan dapat disebabkan oleh berbagai hal, jadi tidak berarti hal itu kanker serviks.

Namun, meskipun umum, perdarahan vagina yang tidak biasa adalah gejala yang perlu dicari tahu penyebabnya oleh dokter.

Article Resources
  • NHS Choices UK (Symptoms of cervical cancer)
  • Cancer Council Austrlalia (Cervical cancer)
  • Cancer Australia (Cervical Cancer)

Gejala Tumor Otak

Saturday, October 06, 2018
Tumor otak

Tumor otak memiliki berbagai gejala. Gejalanya tergantung dari lokasi, ukuran, jenis tumornya. Beberapa gejalanya mungkin juga disebabkan oleh pengobatan tumor otak itu sendiri.

Banyak gejala tumor otak mirip dengan penyakit dan kondisi lain.

Gejala umum tumor otak termasuk:
  • sakit kepala
  • kejang
  • gangguan / hilang fungsi sensorik (sentuh) dan motorik (gerak)
  • gangguan keseimbangan
  • mual
  • kebingungan
  • gangguan / hilang pendengaran
  • gangguan / hilang penglihatan
  • gangguan / hilang indera penciuman atau perasa
  • mengantuk dan kelelahan
  • hilang kesadaran
  • depresi
  • perubahan kepribadian dan perilaku
  • perubahan cara pikir
  • disfungsi kelenjar endokrin (perubahan hormon).

Gejala-gejala lain mungkin juga menyertai, seperti masalah memori atau kesulitan berbicara atau mengingat kata-kata.

Kelemahan atau kelumpuhan di bagian-bagian tubuh juga dapat menjadi gejala tumor otak.

Gejala tumor otak pada anak-anak

Gejala tumor otak pada anak-anak bergantung pada usia anak dan jenis tumornya.

Gejala umumnya termasuk sakit kepala persisten, muntah terus-menerus, perubahan perilaku, dan gerakan mata yang abnormal.

Jika anak tidak berperilaku normal, atau memiliki gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya bawa ke dokter.

Kejang juga menjadi gejala umum pada anak-anak dengan tumor otak. Jika anak mengalami kejang, segera ke gawat darurat.

Gejala yang disebabkan oleh pengobatan untuk tumor otak

Pembedahan, radioterapi, kemoterapi, dan perawatan lain untuk tumor otak juga dapat menghasilkan gejala-gejala ketika obat-obatan bekerja untuk mengurangi dampak tumor.

Misalnya, radioterapi memiliki efek samping seperti mual dan sakit kepala dan kemoterapi memiliki efek samping termasuk muntah-muntah dan kelelahan.

Article Resources
  • Cure Brain Cancer Foundation (Head Smart)
  • HeadSmart (Seizures)
  • Cure Brain Cancer Foundation (About Brain Cancer)
  • Cancer Council (Understanding brain tumours)

Gejala Penyakit pada Ginjal

Thursday, October 04, 2018

Ginjal manusia

Penyakit pada ginjal dapat menyebabkan banyak masalah dan gejala yang berbeda. Hal ini tergantung dari jenis penyakit ginjal yang menyebabkannya.

Secara umum, gejala-gejala berikut ini mengindikasikan adanya penyakit pada ginjal:
  • anemia (kekurangan sel darah merah, yang pada gilirannya dapat membuat penderitanya merasa lelah, sesak napas, pusing, depresi dan cenderung merasa dingin)
  • nyeri pada tulang, persendian, otot atau saraf
  • kram otot, terutama di kaki
  • perubahan kebiasaan buang air besar, seperti sembelit atau diare
  • mual, muntah dan hilang nafsu makan
  • masalah dengan mulut atau gigi (misalnya, bau mulut, atau rasa logam di mulut)
  • gatal-gatal
  • memar-memar
  • depresi, kecemasan, lekas marah, murung
  • sulit tidur
  • rambut rontok.

Jika mengalami batu ginjal, pergerakan batu di dalam ginjal atau saluran kemih (saluran yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih), dapat menyebabkan gejala seperti rasa sakit yang kuat di bawah tulang rusuk, nyeri saat kemih, urin berubah warna atau berbau busuk, atau masalah lain yang berkaitan dengan buang air kecil seperti berulang kali ke toilet bahkan kembali ke toilet ketika belum lama keluar dari toilet. Infeksi ginjal juga dapat menyebabkan gejala yang sama.

Tubuh dapat mengatasi ginjal yang tidak berfungsi dengan baik selama beberapa waktu. Ini bisa menjadi masalah, karena tanda dan gejala penyakit ginjal mungkin tidak muncul sampai sudah banyak kerusakan tubuh yang disebabkannya. Orang bisa kehilangan 90% dari fungsi ginjal mereka sebelum mereka merasakan gejala apapun. Oleh karena itu penting sekali untuk mengenali dan memperhatikan gejala-gejala yang muncul.

Tanda dan gejala yang mungkin menjadi indikasi adanya masalah pada ginjal, meliputi:

Article Resources
  • Mayo Clinic (Kidney infection)
  • Mayo Clinic (Chronic kidney disease)
  • Mayo Clinic (Kidney stones)
  • Kidney Health Australia (Look out for these symptoms)

Gejala Defisiensi (Kekurangan) Zat Besi

Thursday, October 04, 2018
Zat besi

Banyak yang tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya sedang kekurangan zat besi. Hal ini karena banyak orang yang salah mengartikan gejala-gejala defisiensi (kekurangan) zat besi hanyalah bentuk dari kelelahan akibat bekerja.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan mudah lelah, dan sulit berkonsentrasi dan sulit memotivasi diri untuk melakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan.

Jika kadar zat besi dalam tubuh terlalu rendah, maka dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti:
  • sangat lelah dan lemah
  • nafas pendek
  • jantung berdetak cepat dan tidak teratur, atau keduanya
  • pusing atau puyeng.

Orang yang kekurangan zat besi juga dapat terlihat pucat, memiliki kuku yang rapuh, menginginkan makanan yang tidak biasa (ngidam) dan lebih sering mengalami sakit dari biasanya.

Bila seseorang mengalami gejala-gejala tersebut, kemungkinan ia kekurangan zat besi. Tapi ingat, bahwa gejala-gejala ini juga dapat disebabkan oleh penyakit atau kondisi lain.

Untuk memastikan seseorang kekurangan zat besi, maka perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Tes darah dapat mengonfirmasi apakah seseorang kekurangan zat besi atau anemia. Tes lain bisa saja dilakukan untuk membantu penyebab kekurangan zat besi.

Kekurangan zat besi dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan alami yang mengandung zat besi atau dari suplemen. Tapi suplemen sebaiknya dikonsumsi atas pengawasan dokter.

Article Resources
  • Gastroenterological Society of Australia (Information about iron deficiency)
  • Gastroenterological Society of Australia (Clinical Update: Iron Deficiency)
  • Mayo Clinic (Iron deficiency anaemia)

Gejala Penyakit Alzheimer: Ringan, Sedang dan Berat

Wednesday, October 03, 2018
Gejala Penyakit Alzheimer

Gejala-gejala penyakit Alzheimer banyak yang mirip dengan gejala penyakit/kondisi lain.

Pada dasarnya, tidak ada dua kasus Alzheimer yang sama persis karena reaksi penyakit tersebut berbeda-beda pada tiap-tiap orang. Namun, secara umum ada tiga tahap untuk penyakit Alzheimer:
  • ringan
  • sedang
  • berat.
Gejala penyakit Alzheimer cenderung terjadi secara bertahap tanpa disadari. Namun, laju perkembangannya akan berbeda pada tiap-tiap orang.

Tiga tahap penyakit Alzheimer dijelaskan di bawah ini.

Penyakit Alzheimer ringan

Gejala umum penyakit Alzheimer ringan meliputi:
  • kebingungan, misalnya tentang waktu atau lokasi
  • masalah dengan ingatan jangka pendek dan pelupa
  • kehilangan minat atau apati
  • kesulitan belajar hal baru.

Gejala-gejala ini adalah akibat dari hilangnya fungsi otak secara bertahap. Bagian otak yang pertama kali terdampak Alzheimer seringkali adalah bagian otak yang mengontrol fungsi memori dan ucapan.

Penyakit Alzheimer sedang

Ketika penyakit Alzheimer berkembang menjadi tahap sedang, maka dapat menyebabkan:
  • halusinasi - penderita mendengar atau melihat hal-hal yang tidak ada
  • delusi - penderita meyakini hal-hal yang tidak benar/tidak terjadi
  • perilaku obsesif atau berulang
  • kurangnya penilaian
  • perilaku yang tidak pantas
  • mengabaikan kebersihan.

Selama tahap sedang, penderita mungkin mengalami kesulitan mengingat hal-hal baru. Masalah dengan bahasa dan ucapan juga sudah mulai berkembang pada tahap ini. Gejala Alzheimer yang semakin memburuk di tahap sedang dapat menyebabkan penderita  merasa sangat frustrasi dan depresi, dan menyebabkan perubahan suasana hati.

Penyakit Alzheimer berat

Seseorang dengan penyakit Alzheimer berat mungkin tampak sangat disorientasi dan menunjukkan tanda-tanda kebingungan parah.

Ini juga merupakan tahap di mana penderita paling mungkin mengalami halusinasi dan delusi. Penderita mungkin berpikir bahwa mereka dapat mencium, melihat atau mendengar hal-hal yang sebenarnya tidak ada, atau percaya bahwa seseorang telah mencuri dari mereka atau menyerang mereka padahal mereka tidak melakukannya. Tahap ini sudah menyusahkan keluarga, tetangga, serta penderita penyakit Alzheimer sendiri.

Halusinasi dan delusi sering memburuk di malam hari, dan perilaku penderita Alzheimer mungkin mulai menjadi kasar, banyak tuntutan dan curiga terhadap orang-orang di sekitar mereka.

Karena di tahap ini penyakit Alzheimer menjadi parah, maka juga dapat menyebabkan sejumlah gejala lain seperti:
  • gangguan tidur
  • inkontinensia - tanpa sadar mengeluarkan urin (inkontinensia urin) atau tinja (inkontinensia feses atau usus)
  • kesulitan menelan
  • kesulitan mengubah posisi atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa bantuan
  • penurunan berat badan atau kehilangan nafsu makan
  • peningkatan kerentanan terhadap infeksi
  • kehilangan memori jangka pendek dan jangka panjang yang signifikan.
Selama Alzheimer tahap berat, diperlukan perawatan penuh terhadap penderita.

Harapan hidup penderita Alzheimer

Penyakit Alzheimer mempengaruhi kemampuan penderitanya untuk menjaga kesehatan diri, sehingga penyakit lain dapat berkembang dengan cepat jika tidak ditangani. Penderita Alzheimer mungkin juga tidak dapat memberitahukan bahwa mereka sedang tidak sehat atau tidak nyaman.

Penyakit Alzheimer dapat memperpendek usia harapan hidup. Hal ini sering disebabkan karena munculnya penyakit lain, seperti pneumonia (infeksi paru-paru). Dalam banyak kasus, penyakit Alzheimer mungkin bukan menjadi penyebab kematian yang sebenarnya, tetapi penyakit Alzheimer bisa menjadi faktor yang berkontribusi.

Article Resources
  • Alzheimer's Australia (Progression of Alzheimer's disease)
  • Brain Foundation (Alzheimer's disease)
  • NHS Choices, UK (Symptoms of Alzheimer's disease)
  • Dementia Australia (Alzheimer's disease)