![]() |
| Infografik yang menunjukkan bagaimana keseimbangan antara kalori yang masuk dan kalori yang digunakan tubuh dapat memengaruhi perubahan berat badan. |
Pernah Merasa Makan Sedikit tetapi Berat Badan Tetap Naik?
Banyak orang merasa berat badannya bertambah meskipun merasa tidak makan terlalu banyak. Sebaliknya, ada juga orang yang tampak makan lebih banyak tetapi berat badannya tetap stabil.
Mengapa hal itu bisa terjadi?
Jawabannya tidak sesederhana "karena terlalu banyak makan". Berat badan dipengaruhi oleh cara tubuh mengelola energi yang diperoleh dari makanan dan energi yang digunakan untuk menjalankan berbagai aktivitas setiap hari.
Memahami konsep ini dapat membantu kita melihat mengapa berat badan seseorang dapat berubah dari waktu ke waktu.
Tubuh Membutuhkan Energi untuk Tetap Hidup
Setiap detik, tubuh memerlukan energi agar organ-organ dapat bekerja dengan baik. Energi tersebut digunakan untuk berbagai fungsi penting, seperti:
- bernapas,
- memompa darah,
- menjaga suhu tubuh,
- mencerna makanan,
- memperbaiki jaringan,
- serta mendukung aktivitas fisik.
Energi yang berasal dari makanan biasanya dinyatakan dalam satuan kalori.
Apa yang Terjadi Jika Energi yang Masuk Lebih Banyak?
Tubuh memiliki cara yang cukup efisien dalam mengelola energi.
Ilustrasi berikut memperlihatkan secara sederhana bagaimana tubuh mengelola energi dari makanan hingga memengaruhi perubahan berat badan.
![]() |
| Infografik yang menunjukkan bagaimana tubuh menggunakan energi dari makanan, menyimpan kelebihan energi sebagai cadangan, dan bagaimana keseimbangan energi dapat memengaruhi perubahan berat badan. |
Jika energi yang diperoleh dari makanan lebih besar daripada energi yang digunakan, kelebihan energi tersebut tidak langsung dibuang. Sebagian akan disimpan sebagai cadangan, terutama dalam bentuk lemak.
Sebaliknya, ketika tubuh membutuhkan energi lebih banyak daripada yang diperoleh dari makanan, cadangan energi tersebut dapat digunakan kembali.
Karena itu, perubahan berat badan sering kali berkaitan dengan keseimbangan antara energi yang masuk dan energi yang digunakan dalam jangka waktu tertentu.
Mengapa Kebutuhan Kalori Setiap Orang Berbeda?
Tidak semua orang membutuhkan jumlah kalori yang sama.
Beberapa faktor yang memengaruhi kebutuhan energi antara lain:
- usia,
- jenis kelamin,
- tinggi dan berat badan,
- massa otot,
- tingkat aktivitas fisik,
- serta kondisi fisiologis tertentu.
Seseorang yang bekerja di belakang meja sepanjang hari tentu memiliki kebutuhan energi yang berbeda dibandingkan pekerja lapangan atau atlet.
Aktivitas Sehari-hari Ikut Menentukan Pengeluaran Energi
Energi tidak hanya digunakan saat berolahraga.
Berjalan kaki, menaiki tangga, membersihkan rumah, berkebun, bahkan berdiri dalam waktu tertentu juga memerlukan energi.
Semakin aktif seseorang bergerak, semakin besar pula energi yang digunakan tubuh.
Sebaliknya, gaya hidup yang didominasi oleh duduk dalam waktu lama dapat menyebabkan penggunaan energi menjadi lebih rendah.
Mengapa Berat Badan Lebih Mudah Bertambah Seiring Bertambahnya Usia?
Banyak orang menyadari bahwa menjaga berat badan terasa lebih sulit setelah memasuki usia dewasa.
Salah satu penyebabnya adalah perubahan alami pada tubuh. Massa otot cenderung berkurang secara bertahap apabila tidak dipertahankan melalui aktivitas fisik. Karena jaringan otot menggunakan lebih banyak energi dibandingkan jaringan lemak, penurunan massa otot dapat membuat kebutuhan energi harian ikut menurun.
Selain itu, pola aktivitas sehari-hari juga sering berubah. Kesibukan pekerjaan atau kebiasaan yang lebih banyak duduk dapat mengurangi jumlah energi yang digunakan setiap hari.
Berat Badan Tidak Selalu Mencerminkan Jumlah Lemak
Perubahan angka pada timbangan tidak selalu berarti jumlah lemak tubuh bertambah atau berkurang.
Berat badan juga dapat dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti jumlah cairan dalam tubuh, massa otot, isi saluran pencernaan, maupun perubahan sementara lainnya.
Karena itu, berat badan hanyalah salah satu indikator untuk menggambarkan kondisi tubuh.
Untuk memantau kondisi fisik Anda secara akurat, Anda dapat langsung menghitung angka ideal tubuh Anda menggunakan Kalkulator IMT Medkes.
Hal yang Perlu Diingat
Berat badan merupakan hasil dari berbagai proses yang terjadi di dalam tubuh. Jumlah energi yang diperoleh dari makanan, energi yang digunakan untuk aktivitas, usia, komposisi tubuh, dan gaya hidup semuanya berperan dalam perubahan berat badan.
Memahami bagaimana tubuh mengelola energi membantu kita melihat bahwa perubahan berat badan dipengaruhi oleh banyak faktor yang saling berkaitan. Pengetahuan ini dapat menjadi dasar untuk memahami berbagai informasi mengenai berat badan secara lebih kritis.






