Mesothelioma: Jenis, Gejala, dan Perawatan

Mesothelioma

Mesothelioma adalah kanker yang disebabkan oleh paparan asbes. Bahan asbes sangat umum digunakan sebagai bahan bangunan di Indonesia.

Jenis mesothelioma

Mesothelioma tumbuh di sel mesothelial, yang ditemukan di membran yang mengelilingi sebagian besar organ tubuh.

Ada 2 jenis utama mesothelioma:
  • Pleural: Jenis ini berkembang di lapisan paru-paru, yang disebut pleura. Ini adalah bentuk mesothelioma yang paling umum, terhitung sekitar 9 dari 10 kasus. Ini berbeda dengan kanker paru-paru.
  • Peritoneal: Ini berkembang di lapisan perut (perut).

Terkadang , mesothelioma juga berkembang di lapisan jantung atau di membran di sekitar buah zakar.

Satu-satunya penyebab mesothelioma yang diketahui adalah paparan asbestos atau asbes. Hanya dibutuhkan sedikit saja bahan asbes yang terhirup untuk menyebabkan mesothelioma, meskipun penyakit ini mungkin memerlukan waktu 20 hingga 60 tahun untuk berkembang.

Gejala mesothelioma

Mesothelioma pleura memiliki gejala yang meliputi:
  • sesak napas (lebih buruk saat aktif atau berbaring)
  • nyeri dada, atau nyeri di bahu atau lengan atas
  • penurunan berat badan
  • batuk yang tidak kunjung sembuh
  • berkeringat pada malam hari.

Mesothelioma peritoneal memiliki gejala yang meliputi:
  • bengkak atau nyeri area perut
  • tidak merasa lapar
  • merasa mual
  • demam
  • masalah dengan buang air kecil atau buang air besar.

Mesothelioma dapat menyebabkan penumpukan cairan di sekitar pleura (disebut efusi pleura) atau di perut (disebut efusi peritoneum), yang menyebabkan pembengkakan dan nyeri.

Diagnosis Mesothelioma

Mesothelioma bisa sangat sulit didiagnosis karena dapat terlihat seperti kanker jenis lainnya. Untuk mendiagnosis mesothelioma, dibutuhkan berbagai tes dan menggabungkan semua informasi yang diperoleh. Tes-tes ini bisa termasuk:
  • tes darah
  • biopsi, di mana sampel kecil jaringan diambil dari pleura atau perut untuk diperiksa di laboratorium
  • x-ray, untuk mencari masalah di paru-paru, penebalan pleura, atau cairan antara paru-paru dan dinding dada
  • CT scan untuk melihat apakah kanker telah menyebar ke tempat lain di dalam tubuh
  • mempelajari cairan yang keluar dari pleura atau perut
  • tes lain untuk melihat apakah penyakit telah menyebar, termasuk PET scan, memeriksa kelenjar getah bening di tengah dada, atau ultrasound untuk melihat ke bawah tenggorokan dan paru-paru.

Perawatan mesothelioma

Sayangnya, tidak ada obat untuk mesothelioma dan sering tidak terdiagnosis hingga sudah parah. Perawatan ditujukan untuk mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup penderitanya.

Tergantung pada seberapa parah penyakitnya, mungkin dilakukan kemoterapi atau radioterapi untuk menghancurkan sel-sel kanker, atau operasi untuk mengangkat tumor, pleura dan kadang-kadang diafragma dan bagian dari selaput jantung.

Untuk mengatasi sesak napas dan rasa nyeri, prosedur bedah yang disebut VATS pleurodesis dilakukan untuk mengalirkan cairan dari paru-paru, atau dari perut. Sebagian orang dipasangkan selang (tabung) kecil yang dimasukkan sehingga cairan tersebut dapat dihilangkan secara kontinu.

Hidup dengan mesothelioma

Tidak ada obat untuk mesothelioma. Penderita mungkin akan mengalami masa-masa tubuhnya cukup sehat; tapi waktu yang lain, memerlukan perawatan untuk mengendalikan gejalanya.

Article Resources
  • Asbestos Diseases Research Institute (Mesothelioma)
  • Asbestos.com (Mesothelioma in Australia)
  • Cancer Council Australia (Mesothelioma)
  • Bernie Banton Foundation (Malignant Mesothelioma – An Overview), Cancer Council NSW (Pleural mesothelioma)

Penyakit Bowen: Tipe, Gejala, dan Pengobatan

Penyakit Bowen adalah bentuk awal dari kanker kulit yang belum menyebar di luar lapisan atas kulit. Ini juga disebut karsinoma sel skuamosa in situ.

Penyakit Bowen umumnya tidak serius dan ada perawatannya, tetapi jangan mengabaikannya karena penyakit Bowen tetap mungkin untuk menyebar dan menjadi bentuk kanker kulit yang lebih serius.

Tipe penyakit Bowen

Penyakit Bowen berkembang di epidermis, lapisan kulit terluar. Penyakit Bowen bisa berkembang di bagian tubuh mana saja, tetapi paling umum di badan, lengan, atau kaki. Bisa juga muncul di bibir, di dalam mulut, atau di sekitar alat kelamin atau dubur.

Penyakit Bowen lebih sering terjadi pada orang yang banyak terpapar sinar matahari, orang yang terinfeksi Human Papilloma Virus (HPV), orang yang memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuh, atau orang-orang yang telah terpapar dengan arsenik atau radiasi.

Orang dengan penyakit Bowen sering juga memiliki bentuk lain kanker kulit seperti karsinoma sel basal.

Penyakit Bowen

Gejala penyakit Bowen

Penyakit Bowen biasanya tampak seperti bercak merah, kulit bersisik yang tumbuh perlahan seiring waktu. Kadang-kadang bercak itu bisa menonjol dan terlihat mengoreng, atau bisa terlihat seperti kutil atau bercak coklat gelap di daerah genital. Bercak ini sering terasa gatal.

Biasanya tidak ada gejala lain yang menyertainya. Penyakit Bowen sering disalahartikan sebagai psoriasis, eksim, atau infeksi jamur.

Diagnosis penyakit Bowen

Jika Anda melihat tahi lalat atau bintik yang baru atau yang berubah, sebaiknya periksakan ke dokter dermatologis (spesialis kulit).

Penyakit Bowen dapat didiagnosis dengan melakukan pemeriksaan kulit langsung dan bagaimana perilakunya, tetapi biopsi akan diperlukan untuk memastikannya. Biopsi adalah prosedur dimana sampel kecil dari jaringan diambil untuk diperiksa di laboratorium.

Pengobatan penyakit Bowen

Ada banyak cara untuk mengobati penyakit Bowen. Karena itu adalah kanker awal, jadi sangat mungkin untuk disembuhkan.

Jenis perawatan terbaik akan tergantung pada ukuran dan ketebalan penyakit Bowen, di mana lokasi tumbuhnya di tubuh, usia dan kesehatan Anda, dan preferensi Anda. Perawatan untuk penyakit Bowen termasuk:
  • Pembekuan: Nitrogen cair disemprotkan ke bercak kulit untuk membekukannya. Ini akan membuatnya berkeropeng dan rontok setelah beberapa hari. Prosedur ini bisa sedikit tidak nyaman.
  • Krim kemoterapi: Obat seperti 5-fluorouracil atau imiquimod ditaruh di bercak secara rutin selama beberapa minggu. Kulit biasanya akan menjadi merah dan meradang sebelum membaik.
  • Kuret dan kauter: Anda diberi bius lokal sebelum becak kulit dikerok dan kemudian panas atau listrik digunakan untuk menghentikan pendarahannya.
  • Terapi fotodinamik / photodynamic (PDT): Sebuah krim yang bereaksi terhadap cahaya disebarkan pada bercak kulit dan kemudian laser menyinari di area tersebut untuk membunuh sel-sel kanker beberapa jam kemudian. Prosedur ini mungkin perlu diulang.
  • Pembedahan: Becak dipotong setelah sebelumnya diberi anestesi lokal. Kulit mungkin perlu dijahit setelahnya.

Kadang-kadang, penyakit Bowen kambuh kembali setelah perawatan, jadi penting untuk mengikuti saran dokter untuk kontrol ulang.

Hidup dengan penyakit Bowen

Jika Anda memiliki jenis kanker kulit, sangat penting untuk melindungi diri dari paparan sinar matahari. Anda juga harus memeriksakan kulit ke dokter setidaknya setahun sekali.

Article Resources
  • Cancer Research UK (Bowen's disease), NHS Choices UK (Bowen’s disease)

Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) : Penyebab dan Gejala

Tekanan darah tinggi

Ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh, terjadi perubahan tekanan di dalam dinding pembuluh darah.

Ketika jantung memompa darah ke arteri, tekanannya tinggi. Ketika jantung rileks, tekanannya lebih rendah.

Tekanan darah adalah pengukuran tekanan yang diambil dari pembacaan tertinggi dan pembacaan terendah. Dituliskan dalam dua angka - tertinggi (sistolik) di atas yang terendah (diastolik). Satuan tekanan darah diukur dalam 'mmHg', yang mengacu pada milimeter merkuri.
  • Sistolik - tekanan di arteri saat jantung berkontraksi. Sistolik diwakili oleh angka yang diatas, angka yang lebih tinggi.
  • Diastolik - tekanan di arteri saat jantung rileks dan kembali dipenuhi darah. Diastolik diwakili oleh angka yang dibawah, angka yang lebih rendah.

Apa itu tekanan darah tinggi?

Tekanan darah akan disebut tinggi jika pembacaannya lebih tinggi dari 140/90 mmHg. Angka 140 disitu adalah sistolik dan angka 90 adalah diastolik. Pada keadaan itu Anda dianggap berisiko tinggi mengalami serangan jantung atau stroke (penyakit kardiovaskular). Tekanan darah di bawah angka tersebut akan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Artinya, Anda memiliki tekanan darah tinggi jika angka sistolik lebih tinggi dari 140, atau angka diastolik lebih tinggi dari 90, atau keduanya. Tekanan darah tinggi juga dikenal sebagai hipertensi.

Orang dengan penyakit kardiovaskular, diabetes, penyakit ginjal dan kondisi klinis terkait lainnya tekanan darahnya perlu ditargetkan pada 130/80 mmHg atau lebih rendah.

Mengapa tekanan darah penting?

Tekanan darah menjadi penting karena jika terlalu tinggi akan mempengaruhi aliran darah ke organ. Jika hipertensi terjadi untuk waktu lama, ini meningkatkan risiko Anda untuk mengembangkan penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, diabetes, penyakit mata, disfungsi ereksi dan kondisi merugikan lainnya.

Jika Anda berusia di atas 18 tahun dan dalam kondisi sehat, disarankan untuk mengukur tekanan darah paling lama setiap 2 tahun sekali.

Apa yang menyebabkan tekanan darah tinggi?

Pada kebanyakan orang, penyebab tekanan darah tinggi tidak diketahui. Ini dikenal sebagai hipertensi 'esensial' atau 'primer'.

Tapi sementara penyebabnya tidak diketahui, jelas bahwa berbagai kondisi dan perilaku telah berkontribusi untuk meningkatkan tekanan darah. Ini dikenal sebagai faktor risiko, dan itu termasuk:

Pada sebagian orang, ada penyebab yang dapat diidentifikasi seperti penyempitan arteri ginjal (stenosis ginjal) atau beberapa kondisi hormonal.

Apa sajakah gejala tekanan darah tinggi?

Kebanyakan orang dengan tekanan darah tinggi tidak memiliki gejala, dan mungkin merasa biasa-biasa aja. Itulah sebabnya mengapa penting sekali untuk memeriksakan diri ke dokter dan memeriksakan tekanan darah Anda secara teratur, terutama jika Anda memiliki satu atau lebih faktor risiko yang tercantum di atas.

Sebagian orang dengan tekanan darah yang sangat tinggi mungkin mengalami sakit kepala, pusing atau efek tiba-tiba dari penyakit arteri seperti nyeri dada atau stroke.

Mendiagnosis tekanan darah tinggi

Tekanan darah Anda bervariasi dari hari ke hari, bahkan dari waktu ke waktu. Umumnya, jika seseorang memiliki tekanan darah yang lebih tinggi dari 140/90 yang diukur pada tiga waktu yang berbeda, mereka memiliki tekanan darah tinggi. Mereka yang seperti ini biasanya akan disarankan dokter untuk selalu memeriksa darahnya sendiri dirumah.

Apa pengobatan untuk tekanan darah tinggi?

Tekanan darah tinggi yang ringan sering dapat diobati hanya dengan perubahan gaya hidup, termasuk:
  • melakukan aktivitas fisik yang cukup dan teratur
  • berhenti merokok
  • memperbaiki pola makan dengan mengurangi garam, mengurangi lemak, dan makan banyak buah dan sayuran
  • menurunkan berat badan
  • menghindari alkohol.

Tapi pada sebagian lainnya, perubahan gaya hidup tidaklah cukup. Mereka juga membutuhkan obat untuk membantu menurunkan tekanan darah ke normal. Obat-obatan biasanya memang efektif menurunkan tekanan darah, tapi obat-obatan juga memiliki efek samping.

Biasanya dokter akan memulai pengobatan hipertensi dengan memberikan obat anti hipertensi dosis rendah dan melihat reaksinya. Jika tidak berfungsi dengan baik, atau jika ada efek samping yang menyusahkan, dokter akan menggantinya dengan obat lain, terkadang obat dalam bentuk kombinasi, sampai tekanan darah dapat normal. Ini membutuhkan waktu.

Sebagian orang akan meminum obat seumur hidup, tapi sebagian lainnya dapat mengontrol tekanan darah mereka dengan cara menurunkan berat badan, diet sehat, dan mengubah gaya hidup.

Seseorang yang tekanan darahnya sangat tinggi atau sampai menyebabkan gejala seperti sakit kepala, atau jika mereka memiliki kondisi seperti penyakit jantung atau diabetes, memerlukan perawatan segera dengan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah ke tingkat normal.

Mencegah tekanan darah tinggi

Jika diet Anda adalah diet sehat, berat badan normal dan tidak merokok dan alkohol, Anda sudah menurunkan risiko atau kemungkinan untuk memiliki tekanan darah tinggi.

Article Resources
  • High blood pressure (hypertension) -  Health Direct Australia

Tekanan Darah Rendah (Hipotensi) : Penyebab dan Gejala

Tekanan darah rendah

Ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh, terjadi perubahan tekanan di dalam dinding pembuluh darah.

Ketika jantung memompa darah ke arteri, tekanannya tinggi. Ketika jantung beristirahat, tekanannya lebih rendah.

Tekanan darah adalah pengukuran tekanan yang diambil dari pembacaan tertinggi dan pembacaan terendah. Dituliskan dalam dua angka - tertinggi di atas yang terendah. Satuan tekanan darah diukur dalam 'mmHg', yang mengacu pada milimeter merkuri.

Apa itu tekanan darah rendah?

Tekanan darah rendah juga dikenal sebagai hipotensi.

Umumnya dokter akan mengatakan Anda memiliki tekanan darah rendah jika tekanan darah Anda di bawah 90/60 mm / Hg. Dokter biasanya menyebut angka ini dengan "90 per 60'.

Apakah tekanan darah rendah merupakan masalah?

Pada sebagian orang, tekanan darah rendah merupakan tanda kesehatan yang baik. Ini umumnya berlaku pada orang yang sangat bugar dan yang memiliki denyut nadi lambat. Namun, bagi orang lain tekanan darah rendah merupakan masalah.

Bahkan seringkali, orang dengan tekanan darah rendah umum diprediksi akan berumur panjang.

Namun, mereka yang terus menerus mengalami gejala tekanan darah rendah sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Secara tiba-tiba, tekanan darah rendah yang parah (syok) dapat dikaitkan dengan kondisi medis yang serius.

Apa tanda dan gejala tekanan darah rendah?

Gejala-gejala tekanan darah rendah mungkin termasuk:
  • pusing / puyeng
  • lemah / kelelahan
  • pandangan kabur
  • kulit pucat dan berkeringat
  • pingsan.

Gejala-gejala ini dapat terjadi bahkan ketika sedang tidak melakukan apa-apa. Tapi lebih sering terjadi ketika seseorang mengubah posisi tubuhnya, seperti dari duduk berdiri atau bahkan ketika mengejan di toilet.

Namun, seringkali tekanan darah rendah tidak menunjukkan gejala sehingga baru teridentifikasi ketika menjalani medical check-up reguler atau selama penyelidikan untuk beberapa kondisi/penyakit lain.

Tekanan darah rendah mungkin lebih serius pada orang tua yang mungkin memiliki penyakit yang mendasarinya atau yang mungkin berisiko terjatuh.

Apa penyebab tekanan darah rendah?

Selain karena tubuh benar-benar dalam kondisi fit, orang bisa mengalami tekanan darah rendah jika mereka:
  • terlalu panas, baik karena cuaca, dari mandi air panas, atau dari memakai pakaian terlalu banyak.
  • memiliki sirkulasi darah yang terlalu sedikit, baik akibat dari mendonorkan darah, atau dari pendarahan berat, atau karena dehidrasi
  • hamil
  • mengonsumsi salah satu dari banyak jenis obat-obatan
  • mengonsumsi narkoba atau alkohol
  • mengalami reaksi alergi
  • sakit parah dengan infeksi
  • memiliki kondisi jantung tertentu
  • memiliki gangguan sistem saraf atau sistem kelenjar (endokrin)
  • sedang sakit parah
  • kurang nutrisi.

Ada juga jenis tekanan darah rendah tertentu yang disebut 'hipotensi postural' atau 'hipotensi ortostatik'. Dalam kondisi ini, tekanan darah seseorang normal ketika mereka duduk atau berbaring, tetapi tiba-tiba turun ketika berdiri, membuat mereka merasa pusing atau puyeng. Ini juga dapat terjadi ketika berdiri terlalu lama tanpa bergerak.

Hipotensi postural cukup umum, lebih banyak terjadi pada orang tua. Ini dapat disebabkan oleh salah satu kondisi atau situasi yang tercantum di atas. Jika kondisi ini sering terjadi, sebaiknya temui dokter.

Bilaka harus ke dokter?

Jika Anda merasa bahwa Anda mungkin memiliki gejala tekanan darah rendah seperti yang tercantum di atas, sebaiknya temui dokter.

Mengobati tekanan darah rendah

Jika ada penyebab yang mendasari tekanan darah rendah Anda, dan terbukti itulah yang menyebabkannya, Anda butuh perawatan untuk penyebab yang mendasarinya. Tetapi jika itu tidak menyebabkan masalah bagi Anda, perawatan boleh diabaikan.

Dokter mungkin menyarankan Anda untuk mengambil tindakan-tindakan pencegahan untuk mencegah tekanan darah rendah, seperti menghindari dehidrasi, mandi air panas, atau tidak berdiri terlalu cepat.

Article Resources
  • American Heart Association (Low Blood Pressure), Mayo Clinic (Low blood pressure (hypotension), myDr (Low blood pressure), NHS Choices (UK) (Low blood pressure (hypotension)

Cedera Tendon Achilles: Gejala, Perawatan, dan Pencegahan

Tendon Achilles

Tendon Achilles (sering kali hanya disebut 'Achilles' saja) adalah tendon tebal yang menghubungkan otot betis dan bagian belakang tumit Anda. Achilles dapat dengan mudah dirasakan letaknya di belakang pergelangan kaki Anda.

Achilles dapat mengalami ketegangan, atau bisa menjadi lemah akibat penuaan, atau bisa robek atau bahkan putus.

Jika Anda mengalami masalah dengan tendon Achilles, sebaiknya segera ke dokter atau fisioterapis.

Gejala cedera Achilles

Jika tendon Achilles telah cedera, mungkin Anda akan merasakan nyeri selama atau setelah berolahraga atau beraktifitas fisik.

Anda mungkin juga merasakan kelemahan atau kekakuan di bagian belakang tumit atau mengalami pembengkakan pada tendon. Jika Achilles pecah atau putus, akan terasa seperti pukulan di bagian belakang pergelangan kaki. Anda mungkin mengalami kesulitan berjalan. Tapi jika Anda merasa sakit di bawah tumit, biasanya itu bukan masalah Achilles.

Diagnosis cedera Achilles

Untuk mendiagnosis cedera tendon Achilles, dokter atau fisioterapis Anda akan melakukan pemeriksaan fisik dan mengajukan pertanyaan. Pemeriksaan dengan pencitraan seperti ultrasound atau x-ray dapat dilakukan untuk membantu mengidentifikasi masalah, tetapi ini biasanya tidak diperlukan.

Perawatan cedera Achilles

Jika Anda merasa Achilles Anda bermasalah, segera temui dokter atau fisioterapis langsung.

Merupakan ide yang baik untuk menghentikan aktivitas apa pun dan menjalankan RICER - rest (istirahat), ice (es) compression (kompresi), elevation (elevasi) dan referral for treatment (rujukan untuk pengobatan) - selama dua hingga tiga hari.

Obat penghilang rasa sakit seperti asam mefenamat dapat membantu menghilangkan rasa sakit, jika perlu.

Tergantung pada sifat cedera Achilles Anda, dokter atau fisioterapis mungkin menyarankan Anda untuk:
  • menjaga pergelangan kaki agar tidak terbebani (seperti dengan menggunakan kruk)
  • melakukan latihan peregangan dan penguatan
  • membalut kaki dan tumit
  • menggunakan ortotik (sisipan penguat yang ditempatkan ke sepatu).

Jika Achilles Anda benar-benar robek, operasi mungkin diperlukan untuk memperbaikinya. Ini akan mengurangi risiko Achilles akan pecah lagi.

Sebagian orang memerlukan program rehabilitasi akibat cedera Achilles yang dapat berlangsung berbulan-bulan.

Pencegahan cedera Achilles

Anda dapat membantu melindungi tendon Achilles Anda dengan:
  • memakai sepatu yang mensupport kaki Anda
  • pemanasan dan peregangan sebelum dan sesudah latihan
  • meningkatkan aktivitas fisik secara bertahap
  • beristirahat di antara latihan
  • melakukan latihan yang memperkuat otot betis Anda.

Article Resources
  • Healthdirect Australia (Achilles tendon)

Reaksi Alergi Terhadap Antibiotik

Reaksi Alergi Terhadap Antibiotik

Jika Anda alergi terhadap antibiotik, Anda akan mengalami gejala dan tanda seperti ruam, bengkak di wajah hingga kesulitan bernapas.

Reaksi alergi yang parah disebut sebagai anafilaksis, dan biasanya terjadi dalam waktu satu jam setelah menggunakan antibiotik. Anafilaksis merupakan keadaan darurat medis yang membutuhkan penanganan medis segera. Segera ke gawat darurat rumah sakit jika mengalaminya.

Gejala-gejala anafilaksis diantaranya:
  • sukar bernapas / napas berisik
  • pembengkakan lidah
  • bengkak / sesak tenggorokan
  • kesulitan berbicara / suara serak
  • mengi atau batuk
  • pusing atau pingsan
  • pucat dan terkulai (terutama pada remaja dan anak-anak)

Terkadang juga ada gejala-gejala yang kurang berbahaya sebelum anafilaksis terjadi, seperti:
  • pembengkakan wajah, bibir dan / atau mata
  • gatal atau bilur
  • sakit perut atau muntah.

Sebagian besar ahli imunologi dan alergi klinis merekomendasikan adrenalin sebagai pengobatan awal untuk reaksi alergi berat. Jika Anda alergi terhadap antibiotik, Anda mungkin akan diajari dokter tentang cara menghindari pemicunya dan cara menggunakan suntikan adrenalin yang dapat digunakan sendiri seperti EpiPen®.

Sebagian besar alergi disebabkan oleh antibiotik golongan penicillin atau antibiotik yang berhubungan erat dengan penicillin, atau oleh jenis antibiotik lain yang disebut sulfonamid.

Merasa mual dan muntah setelah minum antibiotik biasanya merupakan efek samping dari obat, bukan reaksi alergi.

Dokter biasanya dapat mendiagnosis reaksi alergi terhadap antibiotik dengan memeriksa dan mengajukan beberapa pertanyaan terhadap Anda. Dia mungkin merujuk Anda ke dokter spesialis alergi/imunologi, yang mungkin nantinya akan dilakukan tes alergi kulit dan darah.

Fungsi, Macam, dan Efek Samping Antihistamin

Antihistamin

Alergi dan reaksi alergi umum terjadi. Sekitar sepertiga dari seluruh orang di dunia memiliki alergi tertentu baik yang disadari atau tidak. Namun, gejala-gejala reaksi alergi umumnya dapat dengan mudah dan efektif diobati dengan menggunakan kelompok obat yang disebut antihistamin.

Alergi dan histamin

Tubuh bisa menjadi sensitif terhadap hal-hal di sekitar, seperti makanan, tanaman, hewan, dan obat-obatan. Sesuatu yang menyebabkan reaksi alergi disebut sebagai alergen.

Ketika terkena/terpapar alergen. tubuh akan melepaskan bahan kimia tubuh yang disebut histamin. Histamin menyebabkan reaksi bersin, hidung meler, dan mungkin membuat mata dan kulit gatal dan membengkak.

Mengobati alergi dan reaksi alergi dengan antihistamin

Antihistamin adalah obat-obatan yang bekerja dengan cara menghalangi respons tubuh terhadap histamin. Antihistamin menurunkan tingkat keparahan reaksi dan meringankan gejala alergi.

Antihistamin biasanya digunakan untuk perawatan sejumlah kondisi yang berkaitan dengan alergi dan hipersensitivitas seperti:
  • rinitis alergi (hay fever)
  • kaligata(urtikaria)
  • konjungtivitis alergi
  • eksim (dermatitis kontak)
  • asma
  • reaksi terhadap gigitan dan sengatan binatang.

Beberapa jenis antihistamin juga dapat digunakan untuk mengobati kondisi yang tidak berhubungan dengan alergi, seperti mabuk, insomnia dan mulas atau gangguan pencernaan.

Antihistamin oral dapat digunakan untuk mengobati semua gejala reaksi alergi. Sedangkan antihistamin dalam sediaan lainnya digunakan sebagai obat tetes mata atau hidung, untuk mengobati gejala tertentu saja. Sebagian antihistamin oral mungkin memiliki efek mengantuk, tetapi sebagian lainnya tidak.

Antihistamin tidak digunakan untuk mengobati reaksi alergi yang sangat parah seperti anafilaksis, karena cara kerjanya yang lambat.

Macam antihistamin

Macam antihistamin antara lain: brompheniramine, carbinoxamine, cetirizine, dexbrompheniramine, diphenhydramine, fexofenadine, hydroxyzine, loratadine, triprolidine, trimeprazine , chlorpheniramine, cyproheptadine, clemastine, promethazine, dexchlorpheniramine, levocetirizine, desloratadine.

Efek samping antihistamin

Sebagian orang mengalami efek samping dari antihistamin oral seperti:
  • kelelahan
  • kantuk
  • sakit kepala
  • mulut kering
  • sakit perut.
Efek samping ini biasanya tidak berlangsung lama.


Ketika menggunakan antihistamin harus berhati-hati saat mengoperasikan mesin, seperti mengendarai mobil. Bahkan antihistamin non-penenang dapat membuat sebagian orang mengantuk.

Hati-hati menggunakan antihistamin pada orang yang:
  • memiliki penyakit ginjal atau hati
  • adalah wanita yang sedang hamil atau menyusui
  • adalah seorang pria dengan pembesaran prostat.

Article Resources
  • https://www.healthdirect.gov.au/antihistamines