Fungsi dan Manfaat Yodium

Monday, February 25, 2013

Di dalam tubuh kita hanya terdapat sedikit sekali yodium (iodine), namun walaupun sedikit zat ini sangat penting bagi kesehatan. Banyak hal yang dapat terjadi bila yodium di dalam tubuh hilang keseimbangannya. Layaknya mineral yang lain, yodium juga terdapat dalam makanan yang kita konsumsi. Dari saluran pencernaan, yodium diserap dan masuk ke aliran darah dan segera diterima oleh kelenjar gondok. Kelenjar gondok adalah suatu kelenjar yang cukup besar yang terdapat pada leher muka bagian bawah, persis di bawah lekum atau Pomum Adami.

Di situlah yodium diubah menjadi thyroxin (tiroksin), suatu hormon yang kuat dengan banyak fungsi penting untuk tubuh. Tiroksin mengatur semua aktivitas berbagai organ tubuh, antara lain mengontrol cepatnya pertumbuhan seseorang, dan juga bisa mempengaruhi lamanya manusia hidup. Orang yang kekurangan hormon tiroksin akan mudah merasa dingin. Sebaliknya, mereka yang kelebihan hormon tiroksin mungkin akan selalu merasa panas.

Yodium

Kelenjar gondok juga mengontrol keadaan kulit. Bila seseorang kekurangan hormon yang diproduksi oleh kelenjar gondok ini, kelopak matanya menjadi kembung, dan mukanya tampak suram dan lesu. Rambutnya kasar, kering dan kaku, lidah bengkak, suara parau dan tidak jelas. Anak kecil yang kelenjar gondoknya tidak megalami masalah mungkin akan menjadi cebol dengan air muka yang kasar, bibir tebal, hidung penyek, dan lidah yang menonjol - suatu keadaan yang sungguh menyedihkan, yang dikenal dengan istilah cretinism (kretinisme). Penyakit seperti ini disebabkan karena kekurangan yodium di dalam makanan ibu selama si anak masih dalam kandungan. Anak seperti itu masih dapat ditolong asalkan segera diberikan perawatan.

Keadaan yang sama hypothyreoidisme (hipo-tiroid) mungkin juga akan dialami pada orang usia lanjut, juga sesudah kelenjar gondok dikeluarkan seluruhnya. Penderita seperti itu harus mengonsumsi yodium setiap hari semasa hidupnya.

Tumor kelenjar gondok juga kerap kali terjadi di bagian dunia tertentu dan bisa menjangkiti siapa saja. Penyakit ini disebut Struma (penyakit gondok), meskipun saat ini sudah jarang kita temui. Tetapi seseorang yang lehernya sedikit bengkak tidak perlu dibedah. Dengan menelan beberapa tablet tiroid, kelenjar itu dapat kembali beraktifitas normal,  itu pun jika keadaan masih bisa diobati.

Pencegahan penyakit gondok memang terbilang mudah saat ini, bahkan kita tidak berusaha mencegahnya pun, kita biasanya akan tercegah sendiri. Mengapa? karena yodium saat ini sudah ditambahkan pada garam yang kita konsumsi. Sumber lain untuk mendapatkan yodium antara lain makanan laut, dan semua sayuran yang tumbuh di dekat pantai. Yodium tambahan sering kali dibutuhkan untuk pertumbuhan pada masa kanak-kanak, masa remaja dan saat kehamilan. Makanan yang beragam biasanya mengandung yodium, jika pun tidak, garam yang mengandung yodium juga dapat menutupi kekurangan ini.

Kredit Foto : images-of-elements.com
Share this article :

Artikel Menarik Lainnya

Post a Comment

 
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.