Penyebab dan Cara Menghilangkan Bau Mulut

Thursday, April 04, 2013

Napas yang berbau tidak sedap sebenarnya adalah hal yang sangat menjijikkan. Tapi pada kenyataannya, banyak orang yang mengalaminya tidak menyadari bahwa hal ini sangat mengganggu orang lain. Mereka tidak akan merasa napas mereka bau, karena mereka mencobanya dengan mendekatkan telapak tangan ke mulut lalu mengeluarkan napas dan dihisap kembali. Tentu saja tidak ada manusia yang bernapas bau bila mencobanya dengan cara seperti ini. Karena mereka sudah terbiasa dengan bau mulutnya sendiri. Jadi, aroma tidak sedapnya tidak akan terasa!

Bila ingin mengetahui apakah napas Anda berbau atau tidak, perhatikan dengan seksama tingkah laku beberapa lawan bicara Anda (jarak dekat) saat Anda berbicara dengan mereka. Bila mereka memperlihatkan gelagat yang "mencurigakan" atau selalu ingin berpaling atau menjaga jarak ketika Anda berbicara, maka waspadalah dengan napas Anda. Bila menginginkan kepastian, tidak ada salahnya Anda menanyakan langsung kepada teman dekat, keluarga, istri atau suami tentang bau napas Anda. Mereka tidak akan mencemooh, justru yang mereka cemooh adalah bila Anda bernapas bau namun tidak menyadarinya dan suka berbicara pula.

Dalam istilah medis, napas yang berbau disebut dengan halitosis dan ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Namun kebanyakan adalah karena tidak sehatnya keadaan gigi dan mulut seseorang. Pembusukan pada akar-akar gigi seringkali tidak disadari seseorang, ini akan mengakibatkan pernapasan menjadi tidak sedap. Caries dan lubang-lubang kecil pada gigi akan menjadi tempat berkembang biaknya kuman dan menjadikan napas tidak sedap. Ah saya tidak memiliki lubang pada gigi... Silahkan pastikan dulu ke dokter gigi.

Beberapa hal lain yang menyebabkan napas bau adalah gigi-gigi yang susunannya tidak teratur dan tidak dibersihkan dengan baik juga akan menyebabkan gangguan ini, terutama pada orang-orang yang tua. Infeksi tonsil (tonsilitis) pada hulu kerongkongan dan sinusitis juga memegang peranan penting dalam hal ini. Bau yang tidak enak juga dapat disebabkan oleh radang lambung dan mungkin juga disebabkan dari makanan tidak dicerna dengan sempurna. Jadi, napas yang berbau juga sangat berhubungan erat dengan kesehatan pencernaan. Dan begitu pula sebaliknya, pencernaan yang sehat juga tergantung dari kebersihan mulut dan gigi. Selain itu, napas bau dapat disebabkan oleh kondisi genetik, lever kronis, diabetes, gangguan paru-paru, bronkhitis kronis, maag dan gangguan THT.

Gangguan fungsi ginjal ternyata juga dapat menyebabkan bau mulut kronis. Kadar ureum-nya yang tinggi, yang kemudian beredar di dalam darah. Melalui proses kimia, dihasilkanlah zat amoniak yang berbau menyengat. Komponen ini kemudian masuk ke dalam sistem pernapasan dan menyebabkan napas berubah menjadi tidak sedap.

Untuk mengatasi bau mulut yang tidak sedap, maka penyebabnya harus diketahui terlebih dahulu. Jika penyebabnya adalah karena gigi yang berlubang, maka pergilah ke dokter gigi. Serahkan saja kepada dokter gigi, apakah gigi itu mau dicabut atau ditambal saja. Saya tidak tahu penyebabnya? Tidak usah terlalu dipikirkan, pergi saja ke dokter, mereka akan memeriksa keadaan gusi, tonsil, adenoids, sinus dan bagian-bagian tubuh lain yang dapat meyebabkan bau mulut menjadi tidak sedap. Sedikit-sedikit dokter... Ya begitulah, kecuali jika Anda memiliki alat pemeriksa dan pengetahuan yang mumpuni soal ini, maka tidak perlu dokter.
Perokok juga biasanya tidak menyadari mulutnya semerbak berbau rokok. Namun akan sangat mengganggu orang lain
Untuk mengatasi bau mulut yang tidak sedap karena kuman yang berkembang biak di dalam mulut, sebaiknya Anda melakukan ini ; Gosok gigi dengan baik dan benar minimal 2 kali sehari, jangan lupa gosok juga bagian atas dan bawah lidah, berkumurlah setelah Anda selesai makan apapun, perbanyak konsumsi buah-buahan, hindari makan-makanan tertentu yang menyebabkan bau mulut, gunakan obat kumur minimal 1 kali sehari diantara 2 waktu menggosok gigi. Diluar hal ini, makanan sehat dan seimbang akan sangat membantu mengatasi gangguan ini, terutama buah-buahan.

Ada beberapa yang menyarankan untuk sering mengunyah permen karet guna menghilangkan bau mulut, namun disini kami tidak begitu menyarankannya. Mengunyah permen karet apalagi yang beraroma mint memang cukup efektif untuk menghilangkan bau mulut. Namun apakah Anda yakin jika permen karet tersebut bebas dari gula atau hal-hal yang merusak gigi? Jika memang terbukti tidak merusak gigi, silahkan. Namun bila tidak, maka Anda akan mendapatkan napas yang segar plus gigi yang rusak di kemudian hari yang ujung-ujungnya membuat napas Anda lebih berbau.

Mengenai rokok, ini sudah jelas, rokok menyebabkan aroma napas menjadi tidak sedap. Perokok juga biasanya tidak menyadari mulutnya semerbak berbau rokok. Namun akan sangat mengganggu orang lain. Untuk mengatasinya, makan buah-buahan setelah merokok atau menggosok gigi atau berkumur dengan obat kumur yang beraroma kuat setiap selesai merokok. Namun, untuk hasil yang terbaik, yang harus dilakukan adalah berhenti merokok!

Kredit foto : www.parentsafrica.com

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.