Pemeriksaan USG (Ultrasonografi) untuk Kehamilan

Advertisement
Gambar USG 2D
USG atau ultrasonografi adalah pemeriksaan yang memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi yang tidak terdengar oleh telinga manusia. Gelombang suara frekuensi tinggi ini dihantarkan ke perut ibu hamil hingga ke dalam rahim melalui alat yang disebut transduser. Oleh organ di dalam perut atau rahim, gelombang ini kemudian dipantulkan kembali dan ditangkap dan direkam oleh alat penerima untuk diterjemahkan sebagai gambar atau video oleh komputer.

Bilakah harus USG?

Praktisi medis umumnya menyarankan agar pemeriksaan USG dilakukan minimal dua kali selama kehamilan, yakni pada usia kehamilan 8 sampai 14 minggu, dan 18 dan 21 minggu.

Pemindaian pertama (dating scan) - 8 sampai 14 minggu
Pada pemindaian pertama, dokter kandungan atau sonografer (petugas USG) akan memprediksi HPL (Hari Perkiraan Lahir) berdasarkan pengukuran janin. Pada pemindaian pertama ini, juga dapat mencakup pemindaian nuchal translucency (NT), yang merupakan bagian dari pemeriksaan untuk Down syndrome atau sindrom Down.

Pemindaian kedua (anomaly scan) - 18 sampai 21 minggu
Pemindaian kedua disebut juga pemindaian pertengahan kehamilan. Pada pemindaian ini akan memeriksa kelainan struktur (anomali) pada janin.

Untuk beberapa kondisi kehamilan, dokter mungkin akan menyarankan untuk melakukan USG lebih dari dua kali, yakni bila wanita hamil memiliki:
  • Komplikasi pada kehamilan sebelumnya
  • Diabetes
  • Hipertensi
  • IMT atau BMI di atas 35
  • Kondisi lainnya menurut pertimbangan dokter.

Persiapan USG

Pada usia kehamilan muda, disarankan agar kandung kemih berisi penuh saat melakukan USG. Artinya ibu hamil sebaiknya tidak buang air kecil, dan minum dua sampai tiga gelas air putih satu jam sebelum USG. Hal ini berguna untuk mendapatkan gambaran janin dan organ reproduksi yang jelas, karena gelombang USG merambat sangat baik pada media air. Selain hal ini, tidak ada lagi persiapan khusus sebelum melakukan USG

Proses USG

USG bukanlah prosedur medis yang menyakitkan dan dapat dilakukan di usia kehamilan berapapun. Ada beberapa jenis USG, dan ketika yang diperiksa adalah kehamilan maka disebut USG transabdominal. Lama pemindaian USG kehamilan bervariasi, namun biasanya tidak lebih dari 20 menit.

Ibu akan berbaring terlentang, dan dokter kandungan atau sonografer akan mengoleskan gel tipis ke perut. Gel ini berfungsi sebagai media penghantar gelombang USG dari transduser yang ditempelkan ke perut ibu. Selanjutnya dokter kandungan atau sonografer akan menjalankan atau menggerakkan transduser dengan hati-hati sambil tetap menempel di perut ibu hingga pemeriksaan selesai.

Adakalanya dokter kandungan atau sonografer akan menerapkan sedikit tekanan ke perut ibu untuk mendapatkan gambaran yang lebih rinci mengenai kehamilan, hal ini juga bukan hal yang menyakitkan. Gambar hasil USG kehamilan biasanya akan dicetak dan dapat dibawa pulang.

Hasil USG

Dibawah ini adalah beberapa data dan gambaran yang dapat diperoleh dari pemeriksaan USG kehamilan, yaitu:
  • Kepastian kehamilan
  • Ukuran, berat dan posisi janin
  • Gerakan dan detak jantung janin
  • Tanggal HPL
  • Kondisi amnion (ketuban)
  • Kondisi plasenta (tembuni) dan lokasinya
  • Kondisi rahim
  • Kecukupan oksigen janin
  • Kehamilan tunggal atau lebih
  • Beberapa bentuk kelainan atau cacat lahir.
Untuk mengetahui jenis kelamin janin, biasanya baru dapat dilakukan pada usia kehamilan 20 minggu. Tapi perlu diingat bahwa hal ini tidak dapat 100% akurat, terutama jika posisi janinnya canggung. Ibu boleh bertanya kepada dokter jika ingin mengetahui jenis kelaminnya.

Sebagian dokter swasta atau aturan rumah sakit tidak mengizinkan Anda untuk merekam atau memfoto layar USG selama pemeriksaan. Jadi sebaiknya tetap jaga kesopanan dan mintalah izin sebelum melakukan sesuatu.

USG 3-D dan 4-D

Saat ini kita mengenal 3 jenis peralatan USG, yakni USG 2-D, 3-D dan 4-D. Huruf D dibelakang adalah akronim dari dimensi. Secara umum, tujuan ketiganya sama namun semakin tinggi nilai dimensinya maka hasil gambar akan semakin baik.
USG 2-D, 3-D, 4-D
USG 2-D 
USG 2-D adalah standar USG yang sudah digunakan sejak lama. USG 2-D memberikan gambaran janin masih secara datar, dua dimensi, dan gambar hitam putih. USG 2-D hanya mudah dipahami oleh dokter atau mereka yang sudah terlatih. Orang awam akan kesulitan memaknai gambar-gambar yang muncul pada monitor, karena gambar tersebut hanya samar-samar meskipun gerakan janin terpantau dengan baik. USG 2-D ini tetap bisa digunakan untuk melihat organ-organ internal janin.

USG 3-D
Gambar yang dihasilkan dari USG 3-D sudah lebih rinci. Wajah, bibir, dan bagian tubuh kecil janin sudah terlihat lebih jelas. Orang awam sudah mulai bisa memaknai gambar-gambar dari hasil USG 3-D ini.

USG 4-D
Hasil dari USG 4-D adalah gambar 3 dimensi yang bergerak atau video. Artinya gambar sudah lebih rinci lagi dan lebih mudah lagi dipahami orang awam. Gerakan janin seperti menguap, tersenyum, menggerakkan jari, atau menghisap jempol sudah terlihat jelas.

Sebagian dokter lebih memilih menggunakan USG 2-D ini untuk kehamilan awal atau trimester pertama karena intensitas output daya USG 2-D rendah dan karena janin yang masih kecil. USG 3-D memiliki output daya yang sama dengan USG 2-D namun dengan hasil gambar yang lebih baik. Sedangkan USG 4-D menggunakan output daya yang lebih tinggi, sehingga sebagian dokter tidak menyarankannya pada kehamilan awal, kecuali untuk kondisi-kondisi tertentu.

Risiko

Semua prosedur atau tindakan medis memiliki risiko. Tapi, setelah berpuluh-puluh tahun USG digunakan, belum ditemukan risiko bahaya bagi bayi atau ibu. Berbeda dengan prosedur lainnya seperti Rontgen, USG tidak mengandung radiasi. Peneliti belum menemukan adanya kaitan antara penggunaan USG dan berat lahir, kanker masa kanak-kanak, disleksia, atau masalah penglihatan atau pendengaran.


Article Resources
  • Ultrasound scans in pregnancy. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/pages/ultrasound-anomaly-baby-scans-pregnant.aspx
  • Prenatal Ultrasound. https://www.webmd.com/baby/ultrasound
  • Are ultrasound scans safe?. https://www.babycentre.co.uk/a1014487/are-ultrasound-scans-safe
  • Ultrasound during pregnancy. https://www.marchofdimes.org/pregnancy/ultrasound-during-pregnancy.aspx
  • Pregnancy Ultrasound. https://www.healthline.com/health/pregnancy/ultrasound
  • Image: https://bissingfamily.com
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer