Berniat Terapi dengan Akupunktur? Sebaiknya Pahami Dulu Hal Berikut

Tuesday, April 15, 2014
Akupunkturis China Dr Zhongwei Liu

Akupunktur adalah pengobatan tradisional China (TCM) yang sudah berumur ribuan tahun. Akupunktur dilakukan dengan cara menusukkan jarum-jarum halus ke titik-titik tertentu pada kulit atau dengan menggunakan teknik lain yang juga diterapkan pada titik-titik akupunktur yang akan membawa pada kesembuhan.

Dasar dari akupunktur China adalah keyakinan akan keberadaan kekuatan energi yang disebut sebagai Qi (dibaca Chi). Energi Qi mengalir di seluruh tubuh melalui saluran yang tak kasat mata yang disebut meridian. Jika aliran Qi di dalam meridian terganggu, maka akan timbul penyakit. Dengan menusukkan jarum halus ke titik-titik akupunktur tertentu pada kulit, aliran Qi dapat pulih dan gangguan bisa diatasi.

Anda boleh saja percaya atau tidak dengan filosofi Qi, karena tidak akan berdampak pada efek akupunktur. Berbagai percobaan dan penelitian ilmiah di seluruh dunia menunjukkan bahwa ketika akupunktur dilakukan oleh seorang ahli, maka pengobatan ini aman dan bermanfaat dalam mengatasi berbagai gangguan kesehatan.

Filosofi akupunktur

Teori China kuno mengharuskan adanya keseimbangan dari dua kekuatan yang berlawanan namun satu sama lain saling melengkapi, yang disebut sebagai Yin dan Yang. Sebagian organ dan meridian tubuh didefinisikan sebagai Yin dan sebagian lainnya disebut sebagai Yang. Ketika Yin dan Yang di dalam tubuh tidak seimbang, maka timbul penyakit. 

Efektivitas akupunktur

Berbagai penelitian dan percobaan menunjukkan bahwa akupunktur dapat efektif dalam mengobati beberapa gangguan pada:
  • Pencernaan - kolitis, sembelit, diare, gastritis (maag), ulkus
  • Emosional - kecemasan, depresi
  • Ginekologi - menstruasi yang sakit dan perdarahan yang berlebihan, gejala menopause, sindrom pra-menstruasi
  • Muskuloskeletal - nyeri punggung, osteoarthritis, rheumatoid arthritis, nyeri siku, dan hiperfleksi dan hiperekstensi (cedera yang umum terjadi akibat kecelakaan kendaraan)
  • Neurologis - Bell palsy, carpal tunnel syndrome, sakit kepala, penyakit Meniere, migrain, nyeri, kelumpuhan, herpes zoster
  • Pernapasan- asma, bronkitis, pilek, demam
  • Vaskular- wasir, tekanan darah tinggi, varises
  • Umum - sindrom kelelahan/kelemahan kronis, berhenti merokok, cedera otot, obesitas, manajemen stres, kelelahan dan mabuk perjalanan.

Bukti klinis efektivitas akupunktur

National Health Service Inggris, melakukan peninjauan sistematis terhadap bukti akupunktur dalam mengobati atau mengatasi berbagai gangguan.  National Health Service Inggris menemukan adanya bukti bahwa akupunktur efektif untuk mengobati sakit gigi, nyeri rahang dan mengatasi mual pasca operasi dan terapi kemoterapi.

Untuk bukti-bukti penyembuhan akupunktur untuk kondisi lain, belum ditinjau secara sistematis, atau bisa dikatakan bahwa bukti ilmiah keefektivan akupunktur di luar kondisi-kondisi yang disebutkan diatas belum mapan. Namun, pedoman klinis di tiap negara berbeda-beda. Beberapa negara menyebutkan bahwa akupunktur cukup membantu mengatasi berbagai kondisi kesehatan, terutama yang terkait dengan rasa sakit.

Proses akupunktur 

Akupunktur menggunakan jarum steril sekali pakai. Tergantung dimana lokasi pengobatan, Anda bisa diterapi dalam keadaan duduk atau berbaring. Bila dilakukan oleh ahlinya, proses akupunktur tidak menimbulkan rasa sakit karena jarum yang digunakan sangat halus (diameter sekitar 0,2 mm). Ketika jarum ditusukkan, Anda mungkin akan merasa kesemutan ringan, hangat, berat atau mungkin tidak ada rasa sama sekali di sekitar lokasi penusukan.

Selain menggunakan jarum, ahli akupunktur juga mungkin akan menerapkan beberapa teknik di luar jarum, antara lain:
  • Bekam - penghisapan untuk membawa Qi dan darah ke titik akupunktur
  • Ramuan - diramu langsung oleh ahli akupunktur atau tablet atau ramuan bentuk butiran yang sudah disiapkan
  • Laser - digunakan sebagai pengganti jarum untuk mengaktifkan titik-titik akupunktur
  • Pijat - pemijatan diterapkan pada titik-titik akupunktur atau meridian tertentu
  • Moxibustion - membakar bahan herbal dan diterapkan pada titik-titik akupunktur

Apa yang terjadi setelah akupunktur

Setelah akupunktur dilakukan, biasanya Anda akan merasa rileks dan segar, tapi rasa ini mungkin berbeda pada tiap-tiap orang. Misalnya, sebagian orang merasa lebih bertenaga, sementara yang lainnya merasa mengantuk. Terkadang juga, gejala penyakit yang dialami sedikit memburuk sebelum akhirnya membaik.

Jumlah terapi akupunktur yang Anda butuhkan tergantung dari kondisi penyakit Anda. Dalam banyak kasus, orang-orang baru merasakan penurunan gejala setelah beberapa sesi akupunktur. Tujuan akupunktur adalah untuk mengembalikan keseimbangan alami dari energi di dalam tubuh. Ketika keseimbangan ini sudah dicapai, maka tubuh akan menyembuhkan dirinya sendiri dan tidak memerlukan perawatan lebih lanjut.

Memilih akupunkturis

Banyak praktisi kesehatan yang menawarkan terapi akupunktur padahal baru saja menyelesaikan kursus singkat akupunktur. Sebenarnya tidak semudah itu, filosofi akupunktur itu kompleks, sehingga Anda sebaiknya memilih akupunkturis yang berkualitas. Untuk berobat ke akupunkturis atau klinik akupunktur tidak diperlukan rujukan dokter.

Risiko akupunktur

Di tangan seorang akupunkturis yang kurang terampil, akupunktur dapat menyebabkan sejumlah masalah, antara lain:
  • Reaksi alergi - bahan herbal terkadang dibakar di atas kulit untuk menciptakan panas yang mengenai bagian spesifik di dekat titik-titik akupunktur. Obat herbal juga sekuat obat farmasi, jadi harus diterapkan dengan benar dan hati-hati.
  • Infeksi - jika jarum yang digunakan tidak steril, bakteri pada jarum akan masuk dan menyebabkan infeksi lokal. Ada juga risiko tertular hepatitis, HIV atau penyakit darah lainnya jika jarum yang digunakan berulang-ulang.
  • Cedera pada kulit - masuknya jarum ke dalam pembuluh darah bisa menyebabkan perdarahan, memar dan nyeri.
  • Efek samping tak terduga - seperti peningkatan rasa sakit, depresi, kejang dan insomnia. Akupunktur bisa membuat perubahan yang signifikan pada sistem saraf, maka dari itu akupunktur harus diterapkan pada titik yang benar dan cara yang benar.
Gambar: Dr Zhongwei Liu, seorang ahli akupunktur Cina, menusukkan jarum akupunktur ke kulit perut pasien saat pengobatan akupunktur di Liu Acupuncture Center di Naples, Amerika Serikat, Selasa, 20 Juli 2010. Foto oleh Tristan Spinski.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.