Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan Wasir (Ambeien)

Friday, April 04, 2014
http://www.medkes.com/2014/04/penyebab-pengobatan-dan-pencegahan-wasir.html
Wasir atau ambeien dikenal dalam dunia medis sebagai hemorrhoid. Meskipun penyakit yang satu ini sangat mengganggu dan menyakitkan, namun penyakit ini mudah diobati dan dicegah. Umumnya wasir akan semakin memburuk seiring berjalannya waktu, itulah sebabnya para profesional kesehatan sangat menyarankan pengobatan wasir secara dini.

Semakin tua usia Anda maka semakin besar kemungkinan Anda menderita wasir. Namun bukan berarti orang yang masih muda akan terbebas dari wasir, faktanya anak-anak pun bisa menderita wasir. Selain itu, wanita yang sedang hamil juga berisiko menderita wasir.

Apakah wasir itu?

Wasir terjadi ketika pembuluh darah di sekitar dubur atau anus meradang dan membengkak. Risiko untuk terkena wasir akan meningkat pada orang-orang dengan kondisi:
  • Kehamilan.
  • Penuaan.
  • Diare kronis.
  • Sembelit kronis.
  • Mengangkat beban terlalu berat.
  • Duduk atau berdiri dalam waktu lama.
  • Obesitas.
  • Hubungan anal.
  • Keturunan.
Wasir dapat terjadi di dalam maupun luar anus. Wasir juga dapat muncul secara eksternal, yaitu di bawah kulit anus.

Gejala-gejala wasir antara lain:
  • Perdarahan, biasanya tidak nyeri. Penderita mungkin mengeluarkan darah dari dubur.
  • Gatal dan atau iritasi pada daerah anus.
  • Rasa tidak nyaman atau nyeri di daerah anus.
  • Benjolan menonjol di daerah anus.
  • Bengkak di daerah anus.
  • Benjolan di dekat anus (biasanya bersifat sensitif).
  • Ketidakmampuan mengontrol BAB.
Wasir internal terletak di dalam rektum, umumnya tidak memiliki gejala. Biasanya penderita wasir internal tidak menyadarinya karena rasa nyaman mereka tidak terganggu. Namun, ketika penderita wasir internal mengangkat seuatu yang cukup berat, bisa terjadi perdarahan. Bahkan wasir internal bisa menonjol keluar dan bisa menyakitkan.

Sedangkan wasir eksternal adalah wasir yang muncul di bawah kulit sekitar anus. Wasir eksternal biasanya gatal dan mungkin berdarah. Adakalanya darah akan menumpuk dan membentuk trombus (bekuan) yang dapat menimbulkan peradangan atau pembengkakan yang menyakitkan.

Haruskah penderita wasir berobat?

Jika Anda mengalami salah satu gejala yang berkaitan dengan wasir maka sangat dianjurkan untuk menemui dokter. Ingatlah bahwa perdarahan melalui anus bisa juga disebabkan karena kondisi lain seperti kanker anal dan kolokteral. Banyak orang yang salah mengasumsikan bahwa perdarahan dari anus hanyalah karena wasir, alhasil mereka mengabaikannya.
Pengobatan wasir
Pada sebagian besar kasus wasir, hanya langkah-langkah sederhana yang akan diambil dokter untuk menyembuhkan wasir seseorang. Namun, obat-obatan atau bahkan proses operasi terkadang juga perlu diambil dokter.

Obat-obatan
Kebanyakan obat wasir adalah obat OTC (over the counter), artinya untuk mendapatkannya Anda tidak memerlukan resep dokter. Obat-obat wasir diantaranya berbentuk salep, pembalut dan suppositoria (dimasukkan melalui anus). Obat-obatan seperti hydrocortisone juga dapat mengurangi rasa gatal dan nyeri, namun tidak boleh digunakan lebih dari tujuh hari kecuali atas petunjuk dokter.

Sayatan kecil
Dokter mungkin akan melakukan sayatan kecil jika bekuan telah terbentuk di sekitar wasir eksternal. Sayatan ini biasanya efektif.

Operasi
Operasi atau pembedahan akan diambil dokter apabila wasir bertambah besar atau obat-obatan tidak menyembuhkannya. Dalam beberapa kasus, pasien yang menjalani operasi wasir dapat pulang setelahnya tanpa perlu dirawat di rumah sakit.

Mengatasi wasir dirumah

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meringankan gejala wasir. Namun perlu diingat bahwa hal ini tidak menyembuhkan wasir.
  • Krim atau salep. Anda dapat mengoleskan salep atau suppositoria yang berisi hydrocortisone.
  • Basuh daerah yang terkena wasir. Basuh dengan lembut daerah wasir dengan air hangat (jangan gunakan sabun).
  • Kompres es/dingin. Jika Anda menerapkan kompres dingin pada daerah yang terkena wasir, maka akan mengurangi pembengkakan.
  • Analgesik. Beberapa obat penghilang rasa sakit seperti aspirin, ibuprofen, dan paracetamol dapat mengurangi rasa sakit dan rasa tidak nyaman.
Mencegah wasir

Jika tinja Anda selalu lembut atau dengan kata lain Anda mudah mengeluarkannya, maka risiko Anda terkena wasir sangat rendah. Berikut beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan untuk mencegah wasir:
  • Nutrisi. Jika Anda banyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran, serta biji-bijian, maka tinja Anda akan selalu lunak.
  • Hindari mengejan. Ketika Anda BAB usahakanlah sedapat mungkin untuk tidak mengejan apalagi sampai menahan napas, karena ini dapat menciptakan tekanan pada pembuluh darah pada rektum.
  • Jangan tunda. Jika Anda memiliki keinginan untuk BAB, jangan ditunda. Semakin lama Anda menunda, maka semakin kering tinja Anda.
  • Gerak badan. Duduk atau berdiri dalam waktu yang lama akan menimbulkan tekanan pada pembuluh darah.
  • Jaga berat badan. Obesitas atau kelebihan berat badan akan meningkatkan risiko terkena wasir.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.