Pengobatan Alternatif Untuk Asam Urat

Monday, June 23, 2014
Pengkristalan asam urat

Asam urat adalah jenis radang sendi yang gejalanya ditandai dengan rasa sakit, kemerahan, panas, bengkak, dan nyeri di sendi yang terjadi secara tiba-tiba. Asam urat biasanya menyerang sendi besar dari jempol kaki, namun gejalanya bisa terjadi pergelangan kaki, lutut, tangan, dan pergelangan tangan Anda. Serangan asam urat biasanya berlangsung selama 5 sampai 10 hari. Informasi lebih lanjut mengenai asam urat bisa Anda lihat disini.

Jika Anda merasa pengobatan asam urat secara medis kurang memenuhi harapan, Anda mungkin berusaha mencari pengobatan alternatifnya. Sebagian besar pengobatan alternatif/tradisional untuk asam urat belum diteliti secara ilmiah, jadi sebaiknya sebelum memulainya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter Anda. Hal ini mengingat risiko yang bisa ditimbulkan pengobatan alternatif tersebut, termasuk risiko yang bisa memperparah atau mengganggu pengobatan penyakit asam urat Anda.

Pengobatan alternatif untuk asam urat sejatinya hanya sebagai pelengkap dan bukan untuk menggantikan pengobatan medis. Dibawah ini adalah beberapa makanan yang sudah diteliti dan diyakini bisa menurunkan kadar asam urat dalam darah:

Kopi

Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara minum kopi (baik kopi biasa atau kopi non-kafein) dan penurunan kadar asam urat. Meskipun begitu, belum ada penelitian lebih lanjut yang menjelaskan bagaimana atau mengapa kopi bisa memiliki efek seperti ini, yaitu menurunkan kadar asam urat. Jika Anda ingin mengonsumsi kopi dalam tujuan untuk mengobati asam urat Anda, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter, karena bukan hanya soal keterkaitan kopi dengan asam urat, tetapi juga soal kerterkaitan konsumsi kopi dengan kondisi kesehatan Anda saat ini.

Vitamin C

Penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Dalam sebuah penelitian, 184 orang dengan asam urat sebagian diberikan suplemen vitamin C (500 miligram per hari) dan sebagian lainnya diberikan plasebo. Setelah dua bulan, kadar asam urat pada orang yang mengonsumsi vitamin C turun secara signifikan, dan hal ini tidak terjadi pada orang yang mengonsumsi plasebo.

Meskipun diketahui vitamin C bisa menurunkan kadar asam urat dalam darah, namun cara kerja vitamin C untuk menurunkan kadar asam urat masih tidak jelas. Jangan pernah berasumsi bahwa mengonsumsi vitamin C dalam jumlah besar akan memberikan manfaat untuk asam urat Anda. Vitamin C dengan dosis lebih dari 2.000 miligram per hari dapat menyebabkan diare, sering buang angin, gangguan pencernaan, mengganggu penyerapan vitamin B12 dan bahkan dapat meningkatkan kadar asam urat Anda.

Konsultasikan dulu dengan dokter tentang seberapa besar dosis vitamin C yang Anda butuhkan untuk mengatasi asam urat. Dan yang terpenting, sumber vitamin C yang terbaik berasal dari makanan, yaitu sayur-sayuran terutama jeruk.

Buah Ceri

Dari penelitian, diketahui bahwa buah ceri dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah. Buah ceri mengandung anthocyanin yang memiliki sifat anti inflamasi, cocok untuk mengatasi serangan asam urat. Tiga jam setelah makan buah ceri, akan terjadi penurunan kadar asam urat dalam darah dan penurunan (tidak signifikan) gejala akibat asam urat.

Menurut beberapa sumber, banyaknya buah ceri yang dikonsumsi dalam satu hari untuk membantu mencegah serangan asam urat adalah antara 10 sampai 40 buah. Dan, pada saat terjadi serangan asam urat, salah satu sumber menyarankan untuk mengonsumsinya sebanyak 30 sampai 40 buah setiap 4 jam.
 
Ceri termasuk buah yang aman dikonsumsi untuk mengobati asam urat Anda. Selain ceri, buah lain yang bisa membantu pengobatan asam urat, antara lain: buah blackberry, blueberry, anggur ungu dan raspberry.

Selain pengobatan alternatif seperti diatas, terapi komplementer (pelengkap) lainnya juga akan membantu mengatasi rasa nyeri atau gejala asam urat Anda, misalnya dengan teknik relaksasi, seperti latihan pernapasan dan meditasi, yang mana hal ini akan membantu mengalihkan pikiran Anda dari rasa sakit.

Selain pengobatan medis dan pengobatan alternatif, untuk memperoleh hasil yang terbaik penderita asam urat sebaiknya juga melakukan perawatan dirumah, diantaranya: (saran dari American Dietetic Association)
  • Minum 8 sampai 16 gelas (sekitar 2-4 liter) cairan setiap hari, dengan setidaknya 50% dari cairan yang dikonsumi itu dalam bentuk cair dan selebihnya yang tergabung dengan makanan.
  • Menghindari penggunaan alkohol.
  • Makan protein dalam jumlah yang sedang, sebaiknya hanya dari sumber protein yang sehat, seperti susu bebas atau rendah lemak, tahu, telur dan kacang-kacangan.
  • Membatasi asupan harian daging, yaitu daging, ikan dan unggas maksimal 4-6 ons (113-170 gram).

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.