15 Diet yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Penderita Asam Urat

Thursday, June 26, 2014
Asam urat

Naik atau turunnya kadar asam urat dalam darah sangat dipengaruhi dari diet yang Anda jalani. Untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah, ahli kesehatan biasanya akan menyarankan Anda agar membuat sedikit perubahan dalam diet, seperti menghindari mengonsumsi daging sapi gulung (beef rools) dan memperbanyak asupan sayuran berdaun hijau dan makanan yang tinggi serat.

Dr. Sharad Kasarle, ilmuwan kepala dari DSK Nutrition Research Center Pvt. Ltd India, membantu penderita asam urat dengan merumuskan daftar makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi. Daftar makanan ini dilansir di situs India Times.

Tips 1: Makanan tinggi serat

Menurut Maryland Medical Center, meningkatkan asupan makanan tinggi serat akan membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Serat pangan akan membantu penyerapan asam urat dari aliran darah Anda, yang kemudian akan dikeluarkan dari tubuh Anda melalui ginjal. Tingkatkan konsumsi makanan tinggi serat seperti isabgol, oat, bayam, brokoli dan lain-lain.

Tips 2: Minyak zaitun cold extraction

Minyak zaitun cold extraction adalah minyak zaitun yang tidak dipanaskan di suhu tertentu (biasanya 80°C) selama pemrosesan. Proses ini akan mempertahankan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Berbeda dengan minyak mentega atau minyak nabati yang telah dipanaskan (minyak tengik), minyak zaitun cold extraction tidak akan menghancurkan vitamin E dalam tubuh Anda, yang mana vitamin E diperlukan untuk mengontrol kadar asam urat darah. Minyak zaitun akan mencegah produksi asam urat yang berlebih, yang biasanya terkait dengan penggunaan minyak tengik,

Tips 3: Konsumsi vitamin C

Untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah Anda, rutinlah mengonsumsi vitamin C 500 mg sehari. Penurunan asam urat akan terjadi dalam satu atau dua bulan berikutnya.

Tips 4: Hindari produk bakery

Hindari mengonsumsi cake, kue kering, cookies dan makanan-makanan manis lainnya yang kaya akan lemak jenuh dan lemak trans.

Tips 5: Ekstrak biji seledri

Ekstrak biji seledri juga termasuk obat alami yang populer untuk asam urat. Tanaman seledri sudah sejak lama digunakan untuk mengatasi asam urat, rematik, dan radang sendi. Seledri mengandung zat penenang, antioksidan, sebagai diuretik ringan dan dianggap sebagai antiseptik saluran kemih. Pada kasus lain, seledri juga digunakan untuk mengatasi insomnia, kecemasan dan gangguan saraf. Selain bijinya, akar tanaman ini juga sering digunakan sebagai obat herbal.

Tips 6: Makanan yang kaya antioksidan

Buah-buahan dan sayuran seperti paprika merah, tomat, blueberry, brokoli, dan anggur merupakan sumber makanan yang kaya akan 'vitamin' antioksidan. Antioksidan adalah 'vitamin' yang mencegah molekul radikal bebas menyerang sel jaringan otot dan organ Anda, dan dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Tips 7: Ceri

Buah ceri mengandung senyawa kimia yang akan membantu menetralkan asam urat. Dengan mengonsumsi buah ceri, tubuh Anda akan menghilangkan asam urat berlebih sebagai limbah. Sebagian peneliti kesehatan merekomendasikan mengonsumi 30 sampai 40 buah ceri setiap empat jam selama terjadi serangan asam urat.

Tips 8: Sari cuka apel

Sari cuka apel dapat membantu menurunkan kadar asam urat yang tinggi dengan mengubah nilai pH darah Anda. Tapi ini harus sari cuka apel yang belum disuling alias mentah, dan belum dipasteurisasi.

Tips 9: Lemak jenuh dan lemak trans

Semua zat kimia ini akan mempengaruhi trigliserida, jenis lemak yang dapat menyumbat arteri dan meningkatkan risiko terkena serangan jantung dan stroke.

Tips 10: Pemanis tinggi fruktosa dari jagung

Ini adalah jenis pemanis yang umum digunakan pada minuman ringan dan makanan olahan lainnya yang dapat meningkatkan kadar trigliserida dan asam urat Anda.

Tips 11: Minum banyak cairan

Minum cairan minimal 4 liter setiap hari (terdiri dari cairan dan dari makanan) akan membantu menawarkan asam urat dalam darah. Air adalah media yang akan membuat ginjal mengeluarkan sampah dan racun dari tubuh Anda.

Tips 12: Hindari diet tinggi protein

Juga hindari diet tinggi protein penurun berat badan yang dapat menyebabkan tubuh Anda memproduksi terlalu banyak asam urat (hiperurikemia)

Tips 13: Batasi asupan daging, unggas dan ikan

Batasi asupan daging, unggas dan ikan. Protein hewani ini tinggi purin dan akan mengakibatkan naiknya kadar asam urat dalam tubuh.

Tips 14: Hindari penggunaan alkohol

Alkohol akan mengganggu pengeluaran asam urat dari tubuh Anda. Minum bir diyakini memiliki hubungan dengan munculnya serangan asam urat. Jika Anda rentan terhadap serangan asam urat, sebaiknya hentikan mengonsumsi alkohol.

Tips 15: Pilih karbohidrat kompleks

Makanlah lebih banyak biji-bijan, buah-buahan dan sayur-sayuran, dan kurangi konsumsi karbohidrat olahan seperti roti putih, kue dan permen. Makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks akan menimbulkan perasaan kenyang yang lama, yang akhirnya akan mencegah Anda makan terlalu banyak dan tentunya juga berguna untuk menjaga berat badan yang ideal.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer