Loading...

Gendang Telinga Pecah : Gejala, Pengobatan dan Pencegahan

Saturday, July 29, 2017
Gendang telinga pecah adalah suatu kondisi dimana membran timpani atau gendang telinga berlubang atau sobek. Membran timpani adalah jaringan tipis yang terletak diantara telinga tengah dan liang/saluran telinga luar.

Gendang telinga pecah dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan membuat telinga tengah rentan akan infeksi atau luka. Gendang telinga pecah biasanya sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Namun pada sebagian kasus lainnya, diperlukan pengobatan, prosedur medis atau pembedahan untuk memperbaikinya.

Fungsi Gendang Telinga


Bagian-bagian telinga

Saat gelombang suara masuk ke telinga, membran timpani akan bergetar. Getaran ini kemudian diteruskan melalui tulang telinga tengah yang pada akhirnya getaran ini akan menciptakan sinyal saraf yang akan diteruskan ke otak untuk diterjemahkan sebagai suara. Karena inilah kita dapat mendengar. Ketika gendang telinga pecah, maka pendengaran dapat terganggu. Dan dalam sebagian kasus, gendang telinga pecah dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen.

Penyebab Gendang Telinga Pecah

Infeksi telinga tengah
Infeksi telinga tengah menjadi penyebab umum pecahnya gendang telinga, tertutama pada anak-anak. Ketika terjadi infeksi telinga, cairan akan menumpuk di sekitar gendang telinga. Penumpukan cairan ini akan menciptakan tekanan yang dapat menyebabkan membran timpani atau gendang telinga pecah.

Perubahan tekanan
Beberapa aktivitas fisik dapat menyebabkan perubahan tekanan di telinga dan menyebabkan gendang telinga pecah, dikenal dengan istilah barotrauma. Utamanya terjadi ketika tekanan di luar telinga berbeda jauh dari tekanan di dalam telinga. Beberapa aktivitas yang dapat menyebabkan barotrauma, adalah:
  • Menyelam scuba
  • Terbang
  • Mengemudi di ketinggian tinggi
  • Tekanan kuat langsung ke telinga.

Cedera atau trauma
Cedera juga dapat merusak gendang telinga. Setiap trauma pada telinga atau pada sisi kepala berpotensi menyebabkan gendang telinga pecah. Beberapa cedera yang dapat menyebabkan gendang telinga pecah antara lain; pukulan di telinga, jatuh pada sisi kepala atau telinga, kecelakaan kendaraan, benda asing yang masuk terlalu jauh ke telinga, seperti kapas, kuku jari, pulpen, manik-manik, cotton bud dll.

Trauma kepala parah seperti fraktur tengkorak, juga dapat menyebabkan gendang telinga pecah karena struktur telinga tengah dan telinga dalam yang mengalami dislokasi atau kerusakan. Trauma akustik atau kerusakan telinga akibat suara yang sangat keras juga dapat menyebabkan gendang telinga pecah.

Gejala Gendang Telinga Pecah

Gejala utama gendang telinga pecah adalah nyeri yang dapat disertai dengan keluarnya cairan bening, kuning atau darah dari telinga. Pada sebagian kasus, rasa nyerinya mungkin terasa hebat. Rasa nyeri ini dapat terjadi sepanjang hari atau hilang timbul dalam intensitas tertentu.

Pada keadaan ini, seseorang dapat mengalami gangguan pendengaran sementara atau penurunan daya dengar di telinga yang terkena. Juga mungkin terjadi tinnitus, dering konstan atau berdengung di telinga yang dapat disertai dengan rasa pusing.

Diagnosis Gendang Telinga Pecah

Dokter spesialis THT biasanya sudah dapat menemukan lubang atau sobekan pada gendang telinga melalui pemeriksaan visual dengan menggunakan alat yang bernama ostoscope (otoskop). Alat khusus pemeriksaan telinga yang dilengkapi dengan cahaya ini akan membantu dokter THT melihat ke dalam kondisi gendang telinga.

Gendang Telinga Normal dan Gendang Telinga Berlubang

Dokter THT mungkin akan melakukan pemeriksaan tambahan untuk menentukan tingkat kerusakan atau penyebab pecahnya gendang telinga, antara lain:
  • Pemeriksaan dengan garpu tala, instrumen logam yang menghasilkan suara saat dipukul. Selain dapat mendeteksi gangguan pendengaran, tes sederhana ini juga dapat mengungkapkan apakah gangguan pendengaran disebabkan oleh kerusakan pada bagian telinga tengah yang bergetar (termasuk gendang telinga), kerusakan pada sensor atau saraf telinga bagian dalam, atau kerusakan pada keduanya.
  • Tes audiometri. Perangkat audiometer akan digunakan untuk menguji kekuatan pendengaran dengan menguji kapasitas dan rentang pendengaran.
  • Timpanometri. Sebuah alat yang bernama timpanometer dimasukkan ke telinga untuk menguji respons gendang telinga terhadap perubahan tekanan. Pola respons tertentu dapat mengindikasikan adanya lubang pada gendang telinga.
  • Sampel cairan telinga. Cairan yang keluar dari telinga akan diperiksa untuk melihat keberadaan infeksi, infeksi yang mungkin menyebabkan gendang telinga pecah.

Komplikasi Gendang Telinga Pecah

Gendang telinga juga berfungsi sebagai penghalang, yakni melindungi telinga tengah dari kemasukan air, bakteri dan zat asing lainnya. Karena gendang telinga berlubang, bakteri akan dengan mudah masuk ke telinga tengah. Jika gendang telinga tidak sembuh atau tidak diperbaiki, maka akan rentan terhadap infeksi kronis yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen.

Kolesteatoma (cholesteatoma) adalah kista di telinga tengah yang terbentuk dari sel-sel kulit dan kotoran lainnya. Kotoran dari saluran hidung biasanya bergerak ke telinga luar dengan bantuan pelindung telinga. Jika gendang telinga pecah, puing-puing kulit bisa masuk ke telinga tengah dan membentuk kolesteatoma. Kolesteatoma merupakan tempat hidup yang bersahabat bagi bakteri dan mengandung protein yang dapat merusak tulang telinga tengah.

Pengobatan Gendang Telinga Pecah

Tambal
Jika gendang telinga tidak sembuh dengan sendirinya, dokter dapat melakukan penambalan pada gendang telinga. Semacam cairan khusus akan dioleskan pada pinggiran lubang gedang telinga guna merangsang pertumbuhan jaringannya. Prosedur ini mungkin akan dilakukan hingga beberapa kali sebelum akhirnya lubang tertutup sempurna.

Antibiotik
Antibotik dapat mengeliminisir infeksi yang mungkin telah menyebabkan gendang telinga pecah. Antibiotik juga akan melindungi telinga dari infeksi baru akibat perforasi. Antibiotik yang umum diresepkan oleh dokter adalah antibiotik oral dan tetes telinga.

Pembedahan
Pembedahan atau operasi mungkin juga diperlukan untuk menambal lubang pada gendang telinga, meskipun hal ini cukup jarang dilakukan. Pembedahan untuk memperbaiki gendang telinga disebut sebagai timpanoplasti. Dalam prosesnya, dokter bedah akan mengambil jaringan dari area lain tubuh lalu menutupkannya ke lubang di gendang telinga.

Pengobatan rumahan
Untuk menghilangkan rasa nyeri akibat gendang telinga yang pecah dapat dilakukan dengan cara mengompres hangat beberapa kali sehari. Obat-obat penghilang rasa sakit juga dapat membantu. Jangan membersihkan telinga selama masa pengobatan, kecuali atas izin dokter.

Jangan lakukan meniup hidung yang dalam keadaan tertutup karena hal ini dapat menciptakan tekanan kuat pada gendang telinga. Aktivitas meniup diluar kewajaran juga tidak boleh dilakukan karena juga dapat menyebabkan tekanan tinggi pada gendang telinga yang pada akhirnya dapat menyebabkan rasa sakit dan memperlambat penyembuhan gendang telinga yang pecah.

Jangan pernah menggunakan obat tetes telinga kecuali memang telah diresepkan oleh dokter. Jika gendang telinga pecah, cairan obat tetes telinga ini akan masuk ke telinga tengah. Ini dapat menyebabkan masalah yang lebih parah.

Gendang telinga yang pecah sering sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan invasif dalam waktu beberapa minggu. Untuk kasus perbaikan gendang telinga dengan pembedahan, biasanya akan membutuhkan waktu sekitar dalam delapan minggu sebelum pulih sepenuhnya.

Gendang Telinga Pecah pada Anak-anak

Gendang telinga pecah lebih umum terjadi pada anak-anak karena sifat jaringannya yang sensitif dan saluran telinga yang masih sempit. Menggunakan kapas cotton bud terlalu jauh dapat dengan mudah merusak gendang telinga anak. Benda asing, seperti pensil, manik-manik atau jepit rambut juga dapat merusak gendang telinga masuk terlalu jauh.

Infeksi telinga menjadi penyebab yang paling umum pecahnya gendang telinga pada anak-anak. Lima dari enam anak setidaknya mengalami satu infeksi telinga pada saat mereka berusia 3 tahun. Risiko infeksi telinga anak akan lebih tinggi jika mereka sering dititipkan di tempat penitipan anak-anak.

Segera bawa anak ke dokter jika Anda melihat gejala -gejala berikut:
  • Nyeri ringan sampai hebat
  • Cairan bening, nanah atau darah keluar dari telinga
  • Mual, muntah atau pusing yang konsisten
  • Berdenging di telinga.
Karena kerusakan gendang telinga dapat memberi dampak gangguan pendengaran jangka panjang, ajarkan anak untuk tidak memasukkan benda apapun ke dalam telinga mereka. Selain itu, usahakan untuk tidak membawa mereka terbang apabila dalam keadaan flu atau menderita infeksi sinus. Perubahan tekanan saat terbang dapat merusak gendang telinga anak.

Pencegahan

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah gendang telinga pecah, antara lain:
  • Jaga agar telinga tetap kering guna mencegah kehadiran infeksi
  • Hindari telinga dari kemasukan benda asing. Jangan pernah mencoba membersihkan kotoran telinga yang berlebih atau keras dengan benda-benda rumahan.
  • Jika khawatir telinga akan kemasukan air saat mandi, gunakan penutup telinga silikon atau kapas lembut untuk menutupinya.
  • Hindari aktivitas terbang hingga telinga sembuh sepenuhnya.
  • Hindari terbang saat flu, saat mengalami infeksi sinus, atau saat alergi aktif yang menyebabkan hidung tersumbat.
  • Jika terkena infeksi telinga, segera ke dokter.
  • Gunakan penutup telinga saat kondisi bising, seperti disekitar mesin suara keras, lokasi konser atau konstruksi.

Persiapan Sebelum ke Dokter

Jika memiliki gejala atau tanda gendang telinga pecah, sebaiknya segera temui dokter THT. Beberapa catatan di bawah ini sebaiknya dipersiapkan guna ketepatan diagnosis oleh dokter THT, yakni:
  • Gejala yang dialami, termasuk semua hal berkaitan dengan telinga.
  • Kejadian yang mungkin terkait dengan masalah telinga, seperti riwayat infeksi telinga, cedera atau baru-baru ini melakukan perjalanan udara.
  • Obat-obatan, termasuk vitamin yang dikonsumsi.
Dokter selalu terbuka untuk menanggapi pertanyaan-pertanyaan. Beberapa pertanyaan yang dapat ditanyakan, antara lain:
  • Apakah gendang telinga saya pecah?
  • Apa saja yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan gejala lainnya?
  • Jika dokter menyatakan bahwa gendang telinga Anda pecah, maka tanyakan kepadanya apa yang harus dilakukan dirumah untuk melindungi telinga dan mempercepat proses penyembuhan?
  • Kapan harus kontrol ulang?
Jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan lainnya.

Beberapa pertanyaan dokter yang mungkin akan diajukan dokter untuk mendiagnosis gendang telinga pecah, antara lain:
  • Kapan gejala pertama kali muncul?
  • Apakah terasa sakit atau pusing?
  • Apakah Anda memiliki infeksi telinga?
  • Apakah Anda pernah terkena suara keras?
  • Apakah baru-baru ini Anda berenang atau menyelam?
  • Apakah baru-baru ini Anda melakukan perjalanan udara?
  • Apakah Anda mengalami cedera kepala?
  • Apakah ada benda asing yang masuk ke telinga Anda?
Jika gendang telinga pecah, maka kondisinya harus tetap kering guna mencegah infeksi. Jangan berenang. Untuk menjaga agar telinga tidak kemasukan air saat mandi, gunakan penutup telinga silikon. Jangan menggunakan obat tetes telinga apapun kecuali memang telah diresepkan oleh dokter. 

Kesimpulan

Kesimpulan:
  • Gendang telinga pecah adalah kondisi dimana gendang telinga atau membran timpani berlubang atau sobek.
  • Penyebab umum gendang telinga pecah adalah infeksi telinga, cedera dan perubahan tekanan.
  • Gendang telinga pecah umumnya dapat sembuh sendiri tanpa perawatan invasif dan cukup jarang menyebabkan gangguan pendengaran permanen.

Article Resources :
  • http://american-hearing.org/disorders/barotrauma/
  • http://kidshealth.org/en/parents/ear-injuries.html
  • http://kidshealth.org/en/parents/eardrums.html
  • http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4332090/
  • http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ear-infections/home/ovc-20199482
  • http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ruptured-eardrum/basics/definition/con-20023778
  • http://www.entnet.org/content/perforated-eardrum
  • http://my.clevelandclinic.org/services/head-neck/diseases-conditions/hic-ruptured-eardrum-perforated-tympanic-membrane
  • http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22423134?dopt=Abstract
  • http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2974705/

Efek dan Bahaya Tato Bagi Kesehatan

Friday, April 21, 2017
Infeksi bakteri tato

Tato merupakan seni lukis tubuh yang paling populer dan lazim saat ini. Praktek tato sendiri telah dilakukan sejak berabad-abad lalu, bahkan tato menjadi penting bagi beberapa kebudayaan di dunia. Bukti praktek tato beradad-abad lalu ditemukan pada mumi-mumi mesir yang berusia lebih kurang 4000 tahun yang telah diawetkan.

Saat ini praktek tato telah menjadi mainstream. Tren tato mulai meningkat sejak awal 1990 an. Pada tahun 2003 diperkirakan bahwa 36% dewasa muda usia 25 sampai 29 tahun di Amerika Serikat setidaknya memiliki satu tato di tubuhnya. Hal ini menjadikan tato sebagai bisnis yang besar dan tentunya diiringi dengan masalah kesehatan yang besar pula.

Proses pembuatan tato

Untuk kepentingan seni lukis tubuh, senyawa dan bahan kimia berbahaya disuntikkan ke lapisan atas kulit guna menciptakan gambar permanen. Pembuat tato umumnya menggunakan mesin tangan yang berfungsi layaknya mesin jahit, dengan cara menusukkan jarum berulang kali pada kulit mengikuti pola yang diinginkan. Pada tiap tusukannya, tinta atau perwarna tato akan masuk ke dalam kulit. Tinta tato akan tertanam secara permanen dan mewarnai kulit sehingga menghasilkan gambar.

Kandungan tinta tato

Tidak semua tinta tato memiliki bahan yang sama terkandung di dalamnya, hal ini karena produsen enggan membocorkan pigmen tinta mereka karena dianggap sebagai rahasia dagang. Pigmen tinta tato profesional bisa terbuat dari tumbuh-tumbuhan, plastik, besi oksida, atau garam logam. Tinta tato buatan rumahan dapat dibuat dari jelaga, tumbuh-tumbuhan. tinta pena, darah atau bahan-bahan lainnya.

Beberapa bahan yang sudah dikenal dari tinta tato yakni:

Logam berat
  • Aluminium
  • Barium
  • Kadmium
  • Kromium
  • Kobalt
  • Tembaga
  • Besi
  • Timbal
  • Air raksa
  • Nikel
  • Titanium
  • Seng.
Oksida logam
  • Ferrocyanide
  • Ferricyanide.
Bahan kimia organik
  • Bahan kimia Azo
  • Bahan kimia turunan Naptha
  • Karbon
  • Senyawa polisiklik.
Senyawa lainnya
  • Antimony
  • Arsenik
  • Berilium
  • Kalsium
  • Lithium
  • Fosfor
  • Selenium
  • Silika
  • Sulfur
  • Titanium dioksida
  • Polymethylmethacrylate (PMMA).

Bahan yang umum terkandung dalam tinta warna tato:
  • Merah: merkuri, kadmium, besi, ferosianida, ferricyanide, bahan kimia turunan Naptha
  • Orange: kadmium, bahan kimia Azo
  • Kuning: timbal, kadmium, seng, ferosianida, ferricyanide, bahan kimia Azo
  • Hijau: timbal, kromium, aluminium, tembaga, ferosianida, ferricyanide, bahan kimia Azo
  • Biru: kobalt, tembaga, ferosianida, ferricyanide
  • Violet: aluminium, bahan kimia azo
  • Coklat: zat besi, bahan kimia azo
  • Hitam: nikel, besi, karbon seperti jelaga atau abu, henna hitam
  • Putih: timbal, seng, titanium, barium.

Efek dan risiko kesehatan tato

Tato dapat dibuat hanya dalam hitungan jam, tapi jangan pernah berpikir bahwa karena prosesnya cepat maka risikonya pun minim. Sebelum memutuskan untuk membuat tato, pastikan Anda sudah mengetahui risiko-risikonya.

Berikut efek dan risiko kesehatan tato:

Rasa nyeri
Rasa nyeri merupakan efek pertama yang dirasakan ketika ditato. Nyeri yang muncul dapat bervariasi tergantung dari bagian tubuh mana yang sedang ditato, mulai dari seperti goresan-goresan jarum atau seperti diukir dengan kuku. Sebagian merasakan nyeri yang kuat, namun sebagian lainnya merasakan nyeri ringan.

Reaksi alergi
Tinta tato dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit, seperti ruam merah gatal pada lokasi tato. Seseorang tidak tahu apakah mereka alergi terhadap tinta tato atau tidak, hingga tato selesai dibuat. Tinta tato yang dilaporkan paling banyak menyebabkan reaksi alergi adalah warna merah, kuning dan putih. Reaksi alergi atau ruam merah gatal ini bahkan bisa terjadi bertahun-tahun setelah tato selesai dibuat. Reaksi alergi ini juga mungkin terjadi pada tinta temporer.

Infeksi kulit
Karena tato bersinggungan langsung dengan kulit, yakni melukai kulit, maka infeksi kulit sangat mungkin terjadi, bahkan dengan penggunaan jarum steril. Gejala infeksi yang dapat terjadi antara lain ruam merah, bengkak dan nyeri.

Masalah kulit lainnya
Adakalanya muncul benjolan yang disebut granuloma (bintil) di sekitar tinta tato. Tato juga dapat menyebabkan keloid karena pertumbuhan jaringan parut berlebih sebagai dampak dari pembuatan tato. Hal ini terjadi karena sistem kekebalan alami tubuh beruasaha mengeluarkan zat asing (tinta) sehingga terbentuklah benjolan atau simpul-simpul kecil di sekitar tato.

Dalam beberapa kasus, tato juga dapat membuat seseorang kurang nyaman dengan sinar matahari. Hal ini karena penggunaan tinta yang mengandung bahan kadmium yang dapat membuat kulit terasa gatal, bengkak, hingga kemerahan karena terpapar sinar matahari langsung.

Penyakit yang ditularkan lewat darah
Jika peralatan yang digunakan untuk membuat tato telah terkontaminasi dengan darah yang sudah terinfeksi (biasanya darah orang sebelumnya yang ditato), maka penyakit dapat menulari Anda, seperti penyakit tetanus, hepatitis B, hepatitis C, dan infeksi HIV. Ini biasanya akibat penggunaan jarum yang berulang.

Komplikasi MRI
Meskipun jarang terjadi, tato dapat menyebabkan pembengkakan atau luka bakar di daerah yang terkena selama pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI). Hal ini karena beberapa tinta tato mengandung besi oksida yang dapat menjadi panas akibat proses pemindaian MRI. Dan pada beberapa kasus, pigmen tato dapat mengganggu kualitas gambar MRI.

Menyembunyikan gejala penyakit
Gejala penyakit kulit akan tersamarkan karena tertutupi tato, hal ini menyebabkan kesulitan dalam mendeteksi suatu penyakit kulit. Sebagai contoh, seseorang tidak akan bisa melihat gejala kanker melanoma akibat tersamarkan atau tertutupi oleh tato. Dan banyak juga dokter yang tidak bisa mendeteksi keberadaan dini kanker akibat tertutupi tato. Padahal semakin cepat gejala kanker ditemukan, maka semakin besar peluang untuk sembuh.

Biaya menghilangkan tato
Tato memang dapat dihilangkan dengan bantuan medis, namun jangan berekspektasi lebih karena pada dasarnya tato memang dibuat untuk menjadi permanen. Sehingga kulit tidak akan kembali seperti sediakala. Proses penghilangan tato secara konvensional seperti pengikisan kulit dan dermabrasi akan meinggalkan jaringan parut yang tidak sedap dipandang mata. Sedangkan penghilangan tato dengan teknik laser akan memakan biaya dan waktu yang tidak sedikit meskipun hasilnya memang lebih bagus.


Ref:
  • http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/tattoos-and-piercings/art-20045067
  • http://positivemed.com/2013/08/29/10-side-effects-tattoos/
  • https://health.detik.com/read/2012/05/02/105015/1906852/775/bikin-tato-itu-sebenarnya-sakit-atau-geli
  • https://www.fda.gov/ForConsumers/ConsumerUpdates/ucm048919.htm
  • https://tatring.com/getting-tattooed/Tattoos-Health-Risks-and-Toxic-Effects

Gambar :
  • News Direct on Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=AHlyK5W7rIw

Makanan yang Harus Dihindari Selama Kehamilan

Thursday, April 20, 2017
Fase pertumbuhan janin

Ada beberapa makanan yang diketahui harus dihindari selama masa kehamilan karena dapat menyebabkan keracunan, paparan bakteri, parasit dan bahan kimia berbahaya yang dapat mengganggu atau membahayakan perkembangan janin.

Dibawah ini adalah beberapa jenis makanan yang harus dihindari selama masa kehamilan.

Daging mentah

Daging mentah, termasuk juga daging setengah matang tidak boleh dikonsumsi selama masa kehamilan. Daging mentah dan setengah matang berkemungkinan terkontaminasi atau mengandung bakteri coliform, Salmonella dan parasit Toxoplasma.

Bakteri coliform adalah jenis bakteri pembusuk yang memproduksi bermacam-macam racun bagi tubuh. Bakteri Salmonella adalah bakteri penyebab penyakit pada organ pencernaan dan parasit Toxoplasma adalah parasit yang menyebabkan infeksi toksoplasmosis yang pada wanita hamil dapat menyebabkan keguguran, lahir mati dan gangguan indera penglihatan pada bayi.

Masaklah daging hingga matang sempurna dan bila Anda ke restoran pastikan Anda mengetahui betul cara mereka memasak daging.

Telur mentah

Telur mentah dan semua makanan yang mengandung telur mentah harus dihindari selama kehamilan karena berpotensi terkontaminasi atau mengandung bakteri Salmonella. Makanan seperti mayones dan es krim yang salah satu bahan bakunya adalah telur mentah, boleh Anda buat sendiri namun tetap harus dimasak hingga titik tertentu untuk mengurangi paparan bakteri salmonella. Sedangkan es komersial bermerk yang dijual saat ini menggunakan telur yang dipasteurisasi sehingga tidak meningkatkan risiko terpaparnya bakteri salmonella.

Restoran seharusnya juga menggunakan telur yang dipasteurisasi untuk resep-resep masakan mereka yang menggunakan bahan baku telur mentah.

Keju lunak

Keju lunak memiliki kadar air lebih dari 67% sehingga teksturnya lebih lunak. Keju lunak dikhawatirkan terkontaminasi atau mengandung bakteri listeria akibat proses pembuatannya yang tidak melalui proses pematangan atau pasteurisasi. Namun jika jelas dinyatakan bahwa keju lunak tersebut terbuat dari susu yang sudah dipasteurisasi, Anda boleh mengonsumsinya.

Bakteri listeria dapat menyebabkan infeksi Listeriosis yang menyebabkan keguguran pada wanita hamil.

Kafein

Penelitian umumnya menunjukkan bahwa asupan kafein dalam jumlah yang wajar diperbolehkan pada wanita hamil, namun sebagian penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi kafein dalam jumlah besar memiliki keterkaitan dengan keguguran, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan withdrawal symptoms (gejala putus obat) pada bayi. Jadi tidak ada salahnya bagi Anda untuk menghindari kafein selama trimester pertama kehamilan untuk mengurangi risiko keguguran.

Pada umumnya aturan penggunaan kafein selama kehamilan adalah dibatasi kurang dari 200 mg per hari. Kafein adalah diuretik, yang berarti akan membantu menghilangkan cairan di tubuh. Hal ini dapat mengakibatkan kita kehilangan kalsium dan air tubuh. Yang terbaik bagi Anda selama hamil adalah banyak minum air, jus dan susu, bukan minuman yang berkafein.

Alkohol

Tidak ada rekomendasi jumlah alkohol yang aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan, oleh karena itu alkohol harus dihindari selama kehamilan. Penggunaan alkohol akan mengganggu perkembangan janin dan dapat menyebabkan Fetal Alcohol Syndrome atau gangguan perkembangan lainnya. Juga pada saat menyusui Anda harus menghindari alkohol karena paparan alkohol dapat sampai ke bayi melalui air susu.

Sayuran yang tidak dicuci

Sayuran tentu adalah makanan sehat yang merupakan bagian penting dari diet seimbang. Namun sayuran yang tidak dicuci terlebih dahulu berpotensi terpapar parasit Toxoplasma yang hidup di tanah dimana sayuran ditanam.

Beberapa jenis ikan

Ikan yang mengandung asam lemak omega-3 akan membantu perkembangan otak bayi. Namun beberapa jenis ikan harus dihindari karena tingginya kadar metil-merkuri di tubuhnya, metil merkuri sendiri akan mempengaruhi sistem saraf bayi. Ikan-ikan ini antara lain ikan todak, ikan hiu dan ikan tile fish. Umumnya ikan yang bertubuh besar dan hidup dalam waktu yang lama mengandung merkuri lebih tinggi daripada ikan lainnya.

Hati

Vitamin A merupakan nutrisi penting untuk pertumbuhan embrio bayi, selain itu vitamin A juga membantu perbaikan jaringan pasca persalinan. Hati adalah makanan yang kaya akan vitamin A. Umumnya wanita hamil sudah mendapatkan cukup nutrisi vitamin A dari vitamin prenatal (kehamilan), serta dari buah-buahan dan sayuran, daging, usus dan telur. Terlalu banyak mengonsumsi vitamin A akan berakibat buruk bagi bayi, salah satunya cacat lahir.

Bisphenol A (BPA)

BPA adalah bahan kimia industri yang umum digunakan untuk membuat berbagai bahan plastik. BPA memang bukan makanan seperti diatas, namun paparannya sangat mungkin terjadi karena penggunaan bahan plastik yang mengandung BPA banyak ditemukan di rumah tangga. Paparan BPA dapat mengganggu sistem endokrin yang akhirnya akan mengganggu perkembangan normal janin.

FDA Amerika Serikat masih mempelajari BPA dan memang belum secara khusus merekomendasikan agar wanita hamil menghindari BPA. Namun pada 2010 lalu, FDA menyatakan bahwa dalam sebuah penelitian ditemukan dampak BPA terhadap otak, perilaku, dan kelenjar prostat janin, bayi dan anak-anak. Sebagian besar tes memang dilakukan terhadap hewan, jadi FDA menyebutkan bahwa masih ada ketidakpastian tentang efek BPA pada manusia.

Jadi jika Anda sedang hamil, tidak ada salahnya untuk menghindari penggunaan bahan-bahan plastik yang mengandung BPA. Gunakan bahan-bahan plastik yang bebas BPA.


Ref :
  • http://www.health.com/health/gallery/0,,20918220,00.html#liver
  • http://www.webmd.com/baby/features/foods-to-avoid-when-youre-pregnant
  • http://www.parents.com/pregnancy/my-body/nutrition/a-food-guide-for-pregnant-women/
  • http://americanpregnancy.org/pregnancy-health/foods-to-avoid-during-pregnancy/
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Bakteri_koliform

Gambar :
  • http://pregnancy.sogc.org/wp-content/uploads/2014/05/fetus-development.png

Mata Berair dan Belekan Pada Bayi

Thursday, February 23, 2017
Belekan - Saluran air mata tertutup

Bayi umum mengalami mata berair dan belekan. Kondisi ini biasanya terjadi akibat saluran air mata bayi yang belum berkembang atau terbuka sepenuhnya. Sekitar 1 dari 5 bayi yang lahir, saluran air matanya belum bekembang sepenuhnya. Kondisi ini dapat mempengaruhi satu atau kedua belah mata.

Air mata berfungsi menjaga agar mata tetap basah yakni dengan mengairi kedua bola mata sepanjang waktu. Yang memproduksi air mata adalah kelenjar lakrimal yang terletak di atas masing-masing mata. Air mata akan mengalir ke saluran yang mengarah ke hidung. Pada bayi yang baru lahir, saluran ini seringkali tidak terbuka sepenuhnya sehingga air matanya menumpuk di mata.

Kondisi mata berair dan belekan ini bukanlah kondisi serius yang mengancam kesehatan mata bayi, dan Anda hanya perlu membersihkannya. Kondisi ini akan hilang dengan sendirinya seiring berkembangnya saluran air matanya. Namun mata berair pada bayi dapat mudah muncul kembali ketika bayi mengalami demam atau flu, sebagaimana saluran air matanya yang baru terbuka mudah sekali tersumbat. Jarang mata berair pada bayi disebabkan oleh kondisi-kondisi mata lainnya.

Perawatan

Masalah mata berair pada bayi akan hilang dengan cepat ketika saluran air mata bayi telah berkembang sepenuhnya. Perkembangannya biasanya terjadi dalam beberapa minggu, tetapi pada sebagian bayi dapat memakan waktu hingga beberapa bulan.

Jika terdapat belekan, bersihkan dengan kapas/cotton bud yang dibasahi dengan air steril hangat saat matanya terpejam. Pemijatan dengan lembut pada saluran air mata setiap beberapa jam juga dapat membantu. Ini akan membantu saluran air mata untuk berkembang. Tekan dengan lembut dan hati-hati pada bagian luar sisi hidungnya (dari atas ke bawah). Jika Anda tidak yakin atau takut, sebaiknya tanyakan ke dokter.

Jika mata bayi tetap berair atau belekan lebih dari 3 bulan, sebaiknya bawa ke dokter. Dokter akan memutuskan apakah perlu melakukan pengobatan atau tidak. Ini juga untuk menghilangkan kekhawatiran Anda. Atau jika kurang dari 3 bulan namun kondisi mata bayi Anda memburuk sehingga menyebabkannya tertekan atau tidak nyaman, silahkan bawa bayi Anda ke dokter.

Jika menurut dokter mata berair dan belekan bayi Anda memang disebabkan oleh saluran air matanya yang belum berkembang, biasanya dokter tidak memberikan pengobatan. Anda hanya disarankan untuk menunggu dan melakukan perawatan sendiri di rumah.

Jika hingga usia 12 bulan saluran mata bayi tidak kunjung terbuka. Biasanya dokter akan merujuk bayi Anda ke dokter spesialis mata. Di dokter spesialis mata, ada prosedur tindakan untuk membuka saluran mata yang belum berkembang. Sebuah alat kecil yang sangat kecil dan halus dimasukkan ke saluran mata untuk membukanya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Kondisi mata berair adakalanya juga menyebabkan bola mata bayi menjadi sedikit kemerahan, ini merupakan bentuk peradangan ringan dan biasanya tidak perlu diobati dan akan sembuh dengan sendirinya.

Mata yang lengket dapat berkembang menjadi konjungtivitis (infeksi mata). Konjungtivitis adalah suatu peradangan pada mata yang membuat mata menjadi merah, sakit, dan gatal.  Mata akan meradang dan mungkin bayi menggosok matanya. Konjungtivitis bukanlah kondisi serius, tapi harus diobati oleh dokter. Dokter mungkin akan meresepkan obat tetes mata antibiotik untuk mengatasinya. Cuci tangan dengan bersih sebelum menggunakn obat tetes mata pada bayi.

Saran-saran

Bayi tidak dapat mengungkapkan apa yang mereka rasakan langsung secara verbal, tapi kita bisa melihat tanda-tandanya. Anda boleh merawat bayi Anda sendiri dirumah jika kondisi bola mata mereka putih dan bersih, belekannya tidak berlebihan dan berwarna putih atau kekuning-kuningan, dan mereka tidak terganggu karena kondisi tersebut.

Anda harus segera ke dokter apabila:
  • Mata bayi meradang atau merah.
  • Kelopak matanya bengkak.
  • Warna belekannya kuning atau kehijau-hijauan.
  • Bayi Anda terlihat menggosok mata mereka atau mereka tampak sakit atau tidak nyaman.
  • Bayi Anda tidak mau membuka mata atau mereka silau terhadap cahaya.
  • Bentuk mata atau kelopak mata Anda tampak tidak seperti biasanya.


Referensi:
-http://www.babycentre.co.uk/x554824/one-of-my-babys-eyes-is-watery-and-sticky-whats-causing-this
-http://www.choosewellmanchester.org.uk/self-care/self-care-information-about-children/infants-watery-or-sticky-eyes/
-http://www.livestrong.com/article/501421-watery-eyes-in-infants/

7 Masalah Kesehatan Yang Dapat Terdeteksi Oleh Dokter Gigi

Monday, February 20, 2017
Pemeriksaan gigi

Tidak ada yang suka mendengar kabar buruk dari dokter gigi. Tapi kesehatan gigi yang baik merupakan refleksi dari kesehatan tubuh secara umum - dan seberapa baik Anda merawat gigi juga mencerminkan seberapa baik Anda menjaga kesehatan seluruh tubuh Anda. Itulah mengapa dokter gigi bisa tahu banyak mengenai kesehatan Anda hanya dari memeriksa keadaan mulut Anda.

Masalah pada tulang, jantung, atau sistem pencernaan dapat terdeteksi dengan pemeriksaan gigi secara rutin. Hal ini karena tanda-tandanya ada di dalam mulut Anda.

Dengan memeriksakan gigi secara rutin tidak hanya dapat mengungkapkan masalah kesehatan Anda, tapi dokter gigi juga dapat mencegahnya. Sebuah penelitian yang disajikan pada pertemuan tahunan American Heart Association menyebutkan bahwa orang yang merawat giginya dengan baik memiliki risiko 24 persen lebih rendah untuk terkena serangan jantung dan risiko 13 persen lebih rendah untuk terkena stroke dibandingkan dengan orang yang tidak merawat giginya dengan baik.

Jadi, pada saat nanti Anda mengunjungi dokter gigi, mereka bisa tahu tujuh kondisi kesehatan tubuh ini.

# Penyakit demensia

Penyakit demensia merupakan kemunduran fungsi kognitif secara bertahap yang ditandai dengan kebingungan, linglung, kehilangan ingatan, disorganisasi dan mulut yang tidak sehat. Orang dengan demensia dini sudah menunjukkan tanda-tanda kebersihan mulut yang buruk.

Faktanya, kebersihan mulut yang buruk bahkan dapat menjadi faktor risiko demensia, menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Geriatric Society. Para ilmuwan di Universitas California telah meneliti lebih dari 5.000 orang lanjut usia selama lebih dari 18 tahun dan menemukan bahwa mereka yang menyikat giginya kurang dari sekali sehari 65 persen lebih berisiko terkena demensia dibandingkan mereka yang menyikat giginya setiap hari. Para peneliti berspekulasi bahwa hal ini diakibatkan bakteri penyakit gusi yang bisa masuk ke otak dan menyebabkan peradangan sehingga mengganggu fungsi kognitif.

# Masalah jantung

Tahukah Anda bahwa dengan menjalankan kebiasaan mulut dan gigi yang sehat akan juga menjaga jantung Anda tetap sehat? Penelitian telah menemukan sejumlah hubungan mengejutkan antara keadaan kesehatan gigi dan jantung Anda.

Gusi yang meradang dan gigi yang longgar (goyah) dapat menjadi peringatan adanya penyakit jantung. Hal ini karena jika Anda memiliki penyakit gusi seperti periodontitis, bakteri di gusi dapat melakukan perjalanan ke jantung dan berkontribusi untuk penyakit arteri koroner. Bakteri di mulut juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dengan kontribusinya terhadap pembentukan gumpalan atau plak pada arteri yang dapat mengganggu aliran darah ke jantung. Sebuah penelitian di Swedia menemukan bahwa orang dengan infeksi berat pada gusi 53 persen lebih berisiko mengalami serangan jantung dibandingkan dengan orang dengan infeksi gusi yang lebih ringan.

Rawat dan periksakan gigi secara teratur, maka senyum Anda akan tetap indah dan jantung Anda sehat.

# Diabetes

Kondisi kesehatan gigi paling umum yang terkait dengan diabetes adalah penyakit pada gusi.

Penyakit gusi, gusi berdarah dan gigi longgar merupakan tanda-tanda peringatan penyakit diabetes. Dan tentu saja penyembuhannya pada penderita diabetes juga akan lebih lambat.

Juga, infeksi pada gusi akan memperburuk kondisi diabetes dan dapat berkontribusi untuk risiko penyakit jantung dan stroke, sehingga penting bagi penderita diabetes untuk mengambil langkah-langkah perawatan kesehatan mulut yang tepat guna menurunkan risiko komplikasinya.

# Osteoporosis

Osteoporosis ditandai dengan melemahnya kekuatan tulang, dan osteoporosis umum terjadi pada wanita pasca menopause. Tapi dokter gigi bisa memberitahukan Anda bahwa tulang-tulang Anda melemah sebelum osteoporosis semakin parah.

Osteoporosis memang tidak menyebabkan perubahan pada gigi, tetapi menyebabkan perubahan pada tulang yang mendukung gigi. Akan tampak garis gusi yang surut atau gigi yang longgar.

Jika dokter gigi telah memberitahukan adanya tanda-tanda osteoporosis, sebaiknya Anda melakukan Tes Kepadatan Tulang.

# Gangguan makan

Biasanya, orang-orang dengan anoreksia atau bulimia biasanya berusaha untuk menyembunyikan kondisi mereka, tapi dokter gigi bisa menjadi orang pertama yang mengetahuinya.

Hal ini karena gangguan makan dapat menyebabkan gizi buruk, yang dapat menyebabkan berbagai kondisi mulut seperti gusi berdarah dan mulut kering. Selain itu erosi pada bagian dalam gigi depan mungkin dapat menjadi pertanda muntah paksa pada orang dengan bulimia - asam lambung akan mengikis enamel gigi dan membuat gigi lebih sensitif.

# Reflux malam hari

Erosi enamel dari bagian gigi terdalam, terutama gigi geraham belakang atas, merupakan pertanda untuk penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD). Reflux asam lambung ini dapat terjadi di malam hari, tapi bisa jadi Anda tidak menyadari hal ini sampai dokter gigi melihat dampaknya pada kesehatan gigi Anda.

Kondisi reflux dapat menyebabkan erosi pada kerongkongan dan bahkan dapat menyebabkan kanker kerongkongan, jadi biarkan dokter memeriksa Anda untuk melihat tanda-tanda adanya kemungkinan reflux. Perawatan untuk reflux antara lain dengan tidur dengan posisi kepala lebih tinggi, tidak makan menjelang tidur, dan mengonsumsi obat-obatan pemblokir asam lambung.

# Mulut kering

Apa masalah terbesar dari mulut yang kering? Air liur akan membantu mulut membersihkan bakteri dan kotoran yang menyebabkan gigi berlubang dan penyakit gusi.

Jika mulut tidak memproduksi air liur dalam jumlah yang cukup, dokter gigi akan tahu. Mulut yang kering dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan atau mungkin dapat menjadi pertanda penyakit seperti diabetes atau penyakit Parkinson. Solusinya? Tingkatkan asupan cairan Anda. Jika kondisi sudah parah, dokter gigi mungkin akan menyarankan Anda untuk menggunakan cairan buatan pengganti air liur.

Sumber: Dental Health Center - Everyday Health
Gambar : Daily Herald

Kehamilan dan Masalah Kesehatan Gigi

Monday, February 20, 2017
Gigimu Kesehatan Bayimu
Masalah gigi dapat muncul selama masa kehamilan, seperti peningkatan risiko kerusakan gigi dan penyakit pada gusi. Hormon seorang wanita akan meningkat selama masa kehamilan sehingga mempengaruhi respon tubuhnya terhadap plak gigi. Plak merupakan lapisan kotoran pada gigi yang mengandung kuman penyakit.

Kerusakan gigi tidak secara otomatis terjadi saat kehamilan. Mitos di jaman dahulu mengatakan bahwa setiap gigi wanita hamil yang rusak atau tanggal adalah untuk diberikan kepada sang bayi, tentu saja ini hanyalah mitos. Jika asupan kalsium tidak memadai selama kehamilan, maka sang bayi akan mengambil kalsium dari tulang (bukan dari gigi) sang ibu untuk mencukupi pertumbuhannya. Hilangnya kalsium ini dapat cepat teratasi setelah sang ibu berhenti menyusui.

Pada wanita, kehamilan dapat menyebabkan masalah gigi tertentu. Namun, dengan tetap menjaga kebersihan gigi dan bantuan dari dokter, gigi akan tetap sehat selama kehamilan.

Penyakit gigi dapat mempengaruhi bayi dalam kandungan

Penelitian menemukan adanya hubungan antara penyakit gusi pada ibu hamil dengan kelahiran prematur dengan berat badan lahir rendah. Bayi yang lahir prematur memiliki berbagai risiko kesehatan, seperti cerebral palsy (kondisi yang menyebabkan kemampuan motorik abnormal) dan masalah penglihatan dan pendengaran. Diperkirakan bahwa ada 18 dari 100 kelahiran prematur yang dipicu dari penyakit periodontal (penyakit jaringan pendukung gigi), yang merupakan infeksi kronis pada gusi. Perawatan gigi yang tepat selama kehamilan akan mengurangi risiko kelahiran prematur.

Kesehatan gigi pra-kehamilan

Jika gigi dan gusi Anda sudah sehat sebelum hamil, maka kecil kemungkinan gigi dan gusi Anda akan bermasalah selama kehamilan.

Beberapa saran utama untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi:
  • Sikat gigi minimal dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
  • Gunakan benang gigi.
  • Kunjungi dokter gigi minimal 6 bulan sekali.
Jika Anda sedang persiapan untuk hamil dan Anda juga berencana untuk melakukan beberapa prosedur perawatan gigi elektif, tentu harus menemui dokter gigi. Prosedur gigi elektif akan lebih mudah dan aman dilakukan pada saat sebelum kehamilan. Jika selama kehamilan, prosedur perawatan gigi yang sifatnya non-urgent dapat dilakukan setelah trimester pertama kehamilan.

Dokter harus tahu bahwa Anda sedang hamil

Kehamilan dapat mempengaruhi prosedur perawatan gigi Anda. Misalnya, dokter gigi mungkin akan menunda prosedur x-ray hingga Anda selesai melahirkan. Jikapun x-ray gigi memang suatu keharusan, maka dokter gigi akan dapat mengambil langkah pencegahan guna meminimalisir efek buruk x-ray terhadap bayi Anda. Jika ingin menggunakan suatu obat terkait masalah gigi Anda, sebaiknya mintalah saran kepada dokter gigi atau dokter kandungan.

Penyebab masalah gigi selama kehamilan

Masalah gigi selama kehamilan dapat disebabkan oleh beberapa hal, yakni:
  • Masalah pada gusi
  • Muntah
  • Ngidam makanan yang manis
  • Muntah saat menggosok gigi.

Masalah gusi

Hormon-horman yang terkait dengan kehamilan dapat membuat sebagian wanita rentan terhadap masalah gusi, seperti:
  • Gingivitis (radang gusi) - lebih mungkin terjadi selama trimester kedua kehamilan. Gejalanya, pembengkakan dan pendarahan pada gusi, terutama saat menyikat gigi atau menggunakan benang gigi.
  • Penyakit periodontal yang tidak terdiagnosis atau diobati - kehamilan dapat memperburuk infeksi gusi kronis ini, yang disebabkan oleh gingivitis yang diabaikan dan dapat menyebabkan hilangnya gigi.
  • Epulis kehamilan atau Granuloma Piogenik - pembesaran gusi secara lokal, yang dapat dengan mudah berdarah. Perawatan dan pembersihan perlu dilakukan oleh seorang profesional. Dalam hal ini jarang dilakukan eksisi.
Selama kehamilan, masalah gusi yang terjadi adalah bukan karena peningkatan plak, melainkan karena respon buruk tubuh terhadap plak sebagai akibat meningkatnya kadar hormon kehamilan.

Beritahu dokter mengenai masalah gigi apa saja yang Anda alami. Gunakan sikat gigi yang lembut dan sikatlah gigi secara teratur minimal dua kali sehari. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride guna membantu gigi untuk melawan kerusakan.

Jika gusi Anda bermasalah selama kehamilan, penting untuk memeriksakannya kembali setelah Anda melahirkan. Sebagian besar jenis masalah gusi yang disebabkan oleh hormon kehamilan memang selesai setelah melahirkan, namun sebagian kecil lainnya masalah gusi terus berlanjut hingga ke keadaan yang lebih parah yang memerlukan pengobatan.

Muntah dapat merusak gigi

Hormon kehamilan akan melemaskan cincin otot lambung yang menjaga makanan tetap di dalam perut. Reflux lambung (memuntahkan makanan atau minuman) atau muntah yang terkait morning sickness pada wanita hamil dapat melumuri gigi dengan asam lambung yang kuat. Reflux dan muntah yang berulang kali dapat merusak enamel gigi dan meningkatkan risiko kerusakan gigi.

Beberapa saran yang bermanfaat:
  • Jangan menyikat gigi sesaat setelah Anda muntah. Sikat gigi akan menggores enamel gigi karena gigi telah terlumuri oleh asam lambung yang kuat.
  • Kumur-kumur dengan menggunakan air putih.
  • Gunakan obat kumur berfluoride.
  • Jika tidak memiliki obat kumur berfluoride, ambil sedikit pasta gigi berfluoride pada jari dan oleskan pada gigi, lalu kumur-kumur dengan air.
  • Menyikat gigi baru boleh dilakukan setidaknya satu jam setelah muntah.

Muntah saat mengosok gigi

Sebagian wanita hamil mengeluhkan mereka sering muntah ketika menyikat gigi, terutama gigi geraham. Tidak menyikat gigi tentu saja malah menyebabkan kerusakan gigi.

Beberapa saran bermanfaat terkait hal ini:
  • Gunakan sikat gigi dengan kepala sikat kecil, seperti sikat gigi untuk balita.
  • Sikat gigi perlahan saja, habiskan lebih banyak waktu.
  • Sambil menutup mata dan konsentrasi pernapasan mungkin akan membantu ketika menyikat gigi.
  • Coba menyikat gigi sambil mendengarkan musik.
  • Jika dirasa pasta giginya memicu muntah atau reflux, ganti dengan pasta gigi merk atau rasa lain.
  • Sikat gigi dengan air saja dan selanjutnya kumur-kumur dengan obat kumur berfluoride, lalu sikat lagi gigi Anda dengan pasta gigi berfluoride dengan cepat namun tetap berhati-hati.

Ngidam saat hamil

Sebagian wanita hamil mengalami ngidam makanan saat hamil. Ngidam makanan yang manis-manis akan meningkatkan risiko kerusakan gigi, cobalah ganti dengan camilan rendah gula.

Jika hanya rasa manis yang dapat memuaskan keinginan Anda, sebaiknya pilih makanan sehat seperti buah-buahan segar. Bilas mulut dengan air atau susu murni, dan jangan  lupa sikatlah gigi Anda setelah makan makanan yang bergula.

Meningkatkan asupan kalsium selama kehamilan

Asupan harian kalsium perlu ditingkatkan selama masa kehamilan. Jumlah kalsium yang cukup akan melindungi massa tulang Anda dan akan memenuhi kebutuhan gizi janin yang sedang tumbuh.

Sumber kalsium yang baik diantaranya berasal dari:
  • Susu
  • Keju
  • Yogurt
  • Susu kedelai yang diperkaya kalsium.

Meningkatkan asupan vitamin D selama kehamilan

Penggunaan kalsium didalam tubuh dibantu oleh vitamin D. Sumber vitamin D yang baik, antara lain:
  • Keju
  • Margarin
  • Ikan berlemak, seperti salmon
  • Telur.

Tes Kepadatan Tulang (Densitometri) : Manfaat, Prosedur, dan Komplikasi

Thursday, February 09, 2017
Tes kepadatan tulang (densitometri) adalah suatu prosedur medis yang dilakukan untuk mengukur tingkat kepadatan atau kekuatan tulang. Tes kepadatan tulang mengukur seberapa banyak kalsium dan mineral lainnya di dalam tulang. Tes kepadatan tulang berguna untuk mengidentifikasi penyakit osteoporosis (kepadatan tulang kurang, tulang hilang kekuatan dan mudah patah akibat kehilangan kalsium) atau osteopenia (kondisi keropos tulang yang ringan). Di masa lalu osteoporosis hanya dapat dideteksi ketika seseorang telah mengalami patah tulang.

Ada beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mengukur kepadatan tulang. Umumnya tes-tes ini mudah dilakukan, cepat, dan tidak menyebabkan rasa sakit. Dual energy x-ray absorptiometry (DEXA), yang memanfaatkan mesin scan x-ray khusus untuk mengukur kepadatan tulang, merupakan teknik pengukuran yang paling populer saat ini karena prosesnya yang cepat dan sangat akurat. Tes kepadatan tulang sering juga disebut dengan tes kepadatan mineral tulang (BMD) atau pengukuran massa tulang.

Tes DEXA kepadatan tulang
Tes DEXA kepadatan tulang

Bilakah tes kepadatan tulang dilakukan?

Meskipun osteoporosis lebih sering mengenai wanita yang sudah tua, laki-laki juga dapat mengalaminya. Tanpa memandang jenis kelamin atau usia, dokter biasanya akan merekomendasikan tes kepadatan tulang untuk orang-orang yang:
  • Sebelumnya pernah mengalami fraktur (patah tulang).
  • Pasca menopause dan berisiko osteoporosis.
  • Mengalami deformitas vertebral (tulang belakang).
  • Mengalami penurunan tinggi badan. Orang-orang yang mengalami penurunan tinggi badan setidaknya 1,6 inc (4 cm) kemungkinan mengalami fraktur kompresi tulang punggung, yang mana osteoporosis menjadi salah satu penyebab utamanya.
  • Menggunakan obat-obatan tertentu. Penggunaan obat steroid dalam jangka panjang, seperti prednison, dapat mengganggu proses pembangunan kembali tulang, yang akhirnya dapat menyebabkan osteoporosis.
  • Menerima transplantasi. Orang yang menerima transplantasi organ atau sumsum tulang belakang berisiko tinggi osteoporosis, hal ini karena obat anti penolakan juga mengganggu proses pembangunan kembali tulang.
  • Mengalami penurunan kadar hormon. Selain karena penurunan alami hormon pasca menopause, estrogen wanita juga dapat turun ketika menjalani pengobatan kanker tertentu.
  • Menjalani pengobatan kanker prostat. Beberapa pengobatan untuk kanker prostat akan menurunkan kadar testosteron pada pria. Menurunnya kadar testosteron akan menyebabkan pelemahan tulang.
  • Osteopenia (menurunnya kepadatan tulang).
  • Sedang menjalani pengobatan osteoporosis.

Penyakit dan kondisi tertentu juga dapat menyebabkan hilangnya kepadatan tulang, seperti penyakit endokrin (hormonal), penyakit hati kronis, rheumatoid arthritis, dan gagal ginjal kronis.

Dokter akan menggunakan hasil tes kepadatan tulang untuk:
  • Mengidentifikasi penurunan kepadatan tulang sebelum tulang Anda patah
  • Menentukan risiko patah tulang
  • Mendiagnosis osteoporosis
  • Memantau keberhasilan pengobatan osteoporosis.

Sebelum menjalani tes kepadatan tulang, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
  • Riwayat kesehatan
  • Faktor risiko penyakit tulang
  • Kehamilan (wanita hamil tidak dianjurkan menjalani tes kepadatan tulang)
  • Instruksi-instruksi khusus sebelum tes.

Prosedur tes kepadatan tulang

Tes kepadatan tulang merupakan tes yang mudah, cepat dan tanpa rasa sakit. Hampir tidak diperlukan persiapan. Hanya saja biasanya, pasien akan diminta melepaskan pakaian dan memakai pakaian dari rumah sakit. Semua perhiasan harus ditanggalkan sebelum menjalani tes.

Ada beberapa prosedur yang digunakan untuk mengukur kepadatan tulang, antara lain:
  • Dual energy x-ray absorptiometry (DEXA) - Energi x-ray berbeda-beda yang digunakan untuk mendeteksi kepadatan tulang dan jaringan lunak. Teknik ini dapat digunakan untuk mengukur kepadatan tulang di tulang belakang, pinggul, lengan, dan total tubuh. DEXA menjadi metode yang paling umum digunakan untuk mengukur kepadatan tulang karena prosesnya cepat, tanpa anestesi atau suntik, dan keakuratannya mencapai 98-99%. 
  • Single energy x-ray absorptiometry - Energi x-ray tunggal yang digunakan untuk mengukur kepadatan tulang pada bagian-bagian tubuh perifer seperti lengan dan tumit. Dalam teknik ini, area yang akan diuji dibungkus dalam substansi seperti jaringan atau direndam dalam air untuk meningkatkan keakuratan.
  • Ultrasound - Pengukuran dengan ultrasound dapat menginformasikan data tentang struktural tulang.  Perangkat ultrasound canggih seperti quantitative ultrasound (QUS) dapat menganalisa kepadatan tulang tumit hanya dalam waktu beberapa menit, dengan print out hasil yang otomatis.

Tes kepadatan tulang umumnya akan memakan waktu sekitar belasan menit atau lebih dan tulang yang palig sering diuji adalah tulang belakang, pinggul dan lengan.

X-ray biasa sebenarnya juga dapat mendeteksi osteoporosis tetapi hanya jika sepertiga dari massa tulang telah hilang. Tapi untuk mendeteksi osteoporosis dalam tahap awal, x-ray biasa tidak dapat melakukannya.

Hasil tes kepadatan tulang

Hasil tes kepadatan tulang menggunakan satuan g/cm2 dalam dua nilai: T-sore dan Z-score. Kedua nilai menggambarkan kepadatan tulang seseorang dengan nilai normal orang lain dalam suatu pengelompokan yang sama, yang dikenal sebagai ‘reference population’.

T-score
T-score adalah kepadatan tulang Anda dibandingkan dengan nlai normal orang dewasa muda yang sehat dan berjenis kelamin sama. T-score Anda adalah jumlah unit - yang disebut standar deviasi - kepadatan tulang Anda berada diatas atau dibawah rata-rata.
T-scoreArti score
-1 atau lebih tinggiKepadatan tulang Anda normal
Antara -1 sampai -2.5Pertanda osteopenia. Kepadatan tulang Anda dibawah
normal, namun belum didiagnosis osteoporosis
-2.5 atau lebih rendahNilai ini menunjukkan Anda mengalami osteoporosis.
Semakin rendah skor, maka tingkat osteoporosis semakin parah.
Z-score
Z-score adalah jumlah deviasi standar diatas atau dibawah normal dari orang lain dengan usia, jenis kelamin, berat badan, etnis dan ras yang sama. Jika Z-score Anda -2 atau lebih rendah, mungkin menunjukkan bahwa selain penuaan ada sesuatu yang lain yang menyebabkan hilangnya kepadatan tulang. Jika dokter dapat mengidentifikasi masalahnya, kondisi ini seringkali dapat diobati dan kehilangan kepadatan tulang dapat diperlambat atau bahkan dihentikan.

Tes kepadatan tulang memang dapat mengkonfirmasi bahwa seseorang memiliki kepadatan tulang yang rendah, namun tidak mengkonfirmasi penyebabnya. Evaluasi medis yang lengkap oleh dokter yang akan menemukan penyebabnya.

Semakin tinggi kadar mineral tulang, maka semakin padat tulang Anda. Dan semakin padat tulang Anda, maka tulang semakin kuat dan kecil kemungkinan untuk patah.


Komplikasi tes kepadatan tulang

Tes kepadatan tulang merupakan prosedur yang aman dan tingkat radiasinya hanya sebanding dengan seperti yang Anda dapatkan dari lingkungan sehari-hari dalam waktu sekitar satu hari dan jauh lebih kecil dari radiasi rontgen dada.

Tes kepadatan tulang merupakan prosedur yang aman dan tanpa disertai rasa sakit. Pasien dapat melanjutkan aktivitas biasanya setelah menjalaninya.

Jika Anda mengalami osteoporosis atau ada riwayat genetik osteoporosis maka sebaiknya Anda memeriksakan kepadatan tulang secara rutin guna memastikan perawatan dapat berhasil menjaga integritas tulang Anda. Sebaiknya pengujian berulang hanya dilakukan di fasilitas atau menggunakan mesin yang sama, ini untuk menghindari perbedaan pengukuran antara mesin atau fasilitas. Pilihlah fasilitas kesehatan yanag terpercaya untuk mengukur kepadatan tulang Anda.


Referensi:
- https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/bone-density-testing
- http://www.mayoclinic.org/tests-procedures/bone-density-test/basics/definition/prc-20020254
- https://www.nof.org/patients/diagnosis-information/bone-density-examtesting/
- https://medlineplus.gov/ency/article/007197.htm
Disclaimer: Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dijadikan dasar untuk mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan untuk setiap kondisi indvidual. Medkes tidak bertanggung jawab atas penggunaan konten tersebut. Berkonsultasilah dengan dokter mengenai masalah kesehatan yang mungkin Anda atau orang lain miliki. Gambar-gambar yang dimuat di dalam Medkes adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.