Loading...

7 Masalah Kesehatan Yang Dapat Terdeteksi Oleh Dokter Gigi

Monday, February 20, 2017
Pemeriksaan gigi

Tidak ada yang suka mendengar kabar buruk dari dokter gigi. Tapi kesehatan gigi yang baik merupakan refleksi dari kesehatan tubuh secara umum - dan seberapa baik Anda merawat gigi juga mencerminkan seberapa baik Anda menjaga kesehatan seluruh tubuh Anda. Itulah mengapa dokter gigi bisa tahu banyak mengenai kesehatan Anda hanya dari memeriksa keadaan mulut Anda.

Masalah pada tulang, jantung, atau sistem pencernaan dapat terdeteksi dengan pemeriksaan gigi secara rutin. Hal ini karena tanda-tandanya ada di dalam mulut Anda.

Dengan memeriksakan gigi secara rutin tidak hanya dapat mengungkapkan masalah kesehatan Anda, tapi dokter gigi juga dapat mencegahnya. Sebuah penelitian yang disajikan pada pertemuan tahunan American Heart Association menyebutkan bahwa orang yang merawat giginya dengan baik memiliki risiko 24 persen lebih rendah untuk terkena serangan jantung dan risiko 13 persen lebih rendah untuk terkena stroke dibandingkan dengan orang yang tidak merawat giginya dengan baik.

Jadi, pada saat nanti Anda mengunjungi dokter gigi, mereka bisa tahu tujuh kondisi kesehatan tubuh ini.

# Penyakit demensia

Penyakit demensia merupakan kemunduran fungsi kognitif secara bertahap yang ditandai dengan kebingungan, linglung, kehilangan ingatan, disorganisasi dan mulut yang tidak sehat. Orang dengan demensia dini sudah menunjukkan tanda-tanda kebersihan mulut yang buruk.

Faktanya, kebersihan mulut yang buruk bahkan dapat menjadi faktor risiko demensia, menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Geriatric Society. Para ilmuwan di Universitas California telah meneliti lebih dari 5.000 orang lanjut usia selama lebih dari 18 tahun dan menemukan bahwa mereka yang menyikat giginya kurang dari sekali sehari 65 persen lebih berisiko terkena demensia dibandingkan mereka yang menyikat giginya setiap hari. Para peneliti berspekulasi bahwa hal ini diakibatkan bakteri penyakit gusi yang bisa masuk ke otak dan menyebabkan peradangan sehingga mengganggu fungsi kognitif.

# Masalah jantung

Tahukah Anda bahwa dengan menjalankan kebiasaan mulut dan gigi yang sehat akan juga menjaga jantung Anda tetap sehat? Penelitian telah menemukan sejumlah hubungan mengejutkan antara keadaan kesehatan gigi dan jantung Anda.

Gusi yang meradang dan gigi yang longgar (goyah) dapat menjadi peringatan adanya penyakit jantung. Hal ini karena jika Anda memiliki penyakit gusi seperti periodontitis, bakteri di gusi dapat melakukan perjalanan ke jantung dan berkontribusi untuk penyakit arteri koroner. Bakteri di mulut juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dengan kontribusinya terhadap pembentukan gumpalan atau plak pada arteri yang dapat mengganggu aliran darah ke jantung. Sebuah penelitian di Swedia menemukan bahwa orang dengan infeksi berat pada gusi 53 persen lebih berisiko mengalami serangan jantung dibandingkan dengan orang dengan infeksi gusi yang lebih ringan.

Rawat dan periksakan gigi secara teratur, maka senyum Anda akan tetap indah dan jantung Anda sehat.

# Diabetes

Kondisi kesehatan gigi paling umum yang terkait dengan diabetes adalah penyakit pada gusi.

Penyakit gusi, gusi berdarah dan gigi longgar merupakan tanda-tanda peringatan penyakit diabetes. Dan tentu saja penyembuhannya pada penderita diabetes juga akan lebih lambat.

Juga, infeksi pada gusi akan memperburuk kondisi diabetes dan dapat berkontribusi untuk risiko penyakit jantung dan stroke, sehingga penting bagi penderita diabetes untuk mengambil langkah-langkah perawatan kesehatan mulut yang tepat guna menurunkan risiko komplikasinya.

# Osteoporosis

Osteoporosis ditandai dengan melemahnya kekuatan tulang, dan osteoporosis umum terjadi pada wanita pasca menopause. Tapi dokter gigi bisa memberitahukan Anda bahwa tulang-tulang Anda melemah sebelum osteoporosis semakin parah.

Osteoporosis memang tidak menyebabkan perubahan pada gigi, tetapi menyebabkan perubahan pada tulang yang mendukung gigi. Akan tampak garis gusi yang surut atau gigi yang longgar.

Jika dokter gigi telah memberitahukan adanya tanda-tanda osteoporosis, sebaiknya Anda melakukan Tes Kepadatan Tulang.

# Gangguan makan

Biasanya, orang-orang dengan anoreksia atau bulimia biasanya berusaha untuk menyembunyikan kondisi mereka, tapi dokter gigi bisa menjadi orang pertama yang mengetahuinya.

Hal ini karena gangguan makan dapat menyebabkan gizi buruk, yang dapat menyebabkan berbagai kondisi mulut seperti gusi berdarah dan mulut kering. Selain itu erosi pada bagian dalam gigi depan mungkin dapat menjadi pertanda muntah paksa pada orang dengan bulimia - asam lambung akan mengikis enamel gigi dan membuat gigi lebih sensitif.

# Reflux malam hari

Erosi enamel dari bagian gigi terdalam, terutama gigi geraham belakang atas, merupakan pertanda untuk penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD). Reflux asam lambung ini dapat terjadi di malam hari, tapi bisa jadi Anda tidak menyadari hal ini sampai dokter gigi melihat dampaknya pada kesehatan gigi Anda.

Kondisi reflux dapat menyebabkan erosi pada kerongkongan dan bahkan dapat menyebabkan kanker kerongkongan, jadi biarkan dokter memeriksa Anda untuk melihat tanda-tanda adanya kemungkinan reflux. Perawatan untuk reflux antara lain dengan tidur dengan posisi kepala lebih tinggi, tidak makan menjelang tidur, dan mengonsumsi obat-obatan pemblokir asam lambung.

# Mulut kering

Apa masalah terbesar dari mulut yang kering? Air liur akan membantu mulut membersihkan bakteri dan kotoran yang menyebabkan gigi berlubang dan penyakit gusi.

Jika mulut tidak memproduksi air liur dalam jumlah yang cukup, dokter gigi akan tahu. Mulut yang kering dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan atau mungkin dapat menjadi pertanda penyakit seperti diabetes atau penyakit Parkinson. Solusinya? Tingkatkan asupan cairan Anda. Jika kondisi sudah parah, dokter gigi mungkin akan menyarankan Anda untuk menggunakan cairan buatan pengganti air liur.

Sumber: Dental Health Center - Everyday Health
Gambar : Daily Herald

Kehamilan dan Masalah Kesehatan Gigi

Monday, February 20, 2017
Gigimu Kesehatan Bayimu
Masalah gigi dapat muncul selama masa kehamilan, seperti peningkatan risiko kerusakan gigi dan penyakit pada gusi. Hormon seorang wanita akan meningkat selama masa kehamilan sehingga mempengaruhi respon tubuhnya terhadap plak gigi. Plak merupakan lapisan kotoran pada gigi yang mengandung kuman penyakit.

Kerusakan gigi tidak secara otomatis terjadi saat kehamilan. Mitos di jaman dahulu mengatakan bahwa setiap gigi wanita hamil yang rusak atau tanggal adalah untuk diberikan kepada sang bayi, tentu saja ini hanyalah mitos. Jika asupan kalsium tidak memadai selama kehamilan, maka sang bayi akan mengambil kalsium dari tulang (bukan dari gigi) sang ibu untuk mencukupi pertumbuhannya. Hilangnya kalsium ini dapat cepat teratasi setelah sang ibu berhenti menyusui.

Pada wanita, kehamilan dapat menyebabkan masalah gigi tertentu. Namun, dengan tetap menjaga kebersihan gigi dan bantuan dari dokter, gigi akan tetap sehat selama kehamilan.

Penyakit gigi dapat mempengaruhi bayi dalam kandungan

Penelitian menemukan adanya hubungan antara penyakit gusi pada ibu hamil dengan kelahiran prematur dengan berat badan lahir rendah. Bayi yang lahir prematur memiliki berbagai risiko kesehatan, seperti cerebral palsy (kondisi yang menyebabkan kemampuan motorik abnormal) dan masalah penglihatan dan pendengaran. Diperkirakan bahwa ada 18 dari 100 kelahiran prematur yang dipicu dari penyakit periodontal (penyakit jaringan pendukung gigi), yang merupakan infeksi kronis pada gusi. Perawatan gigi yang tepat selama kehamilan akan mengurangi risiko kelahiran prematur.

Kesehatan gigi pra-kehamilan

Jika gigi dan gusi Anda sudah sehat sebelum hamil, maka kecil kemungkinan gigi dan gusi Anda akan bermasalah selama kehamilan.

Beberapa saran utama untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi:
  • Sikat gigi minimal dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
  • Gunakan benang gigi.
  • Kunjungi dokter gigi minimal 6 bulan sekali.
Jika Anda sedang persiapan untuk hamil dan Anda juga berencana untuk melakukan beberapa prosedur perawatan gigi elektif, tentu harus menemui dokter gigi. Prosedur gigi elektif akan lebih mudah dan aman dilakukan pada saat sebelum kehamilan. Jika selama kehamilan, prosedur perawatan gigi yang sifatnya non-urgent dapat dilakukan setelah trimester pertama kehamilan.

Dokter harus tahu bahwa Anda sedang hamil

Kehamilan dapat mempengaruhi prosedur perawatan gigi Anda. Misalnya, dokter gigi mungkin akan menunda prosedur x-ray hingga Anda selesai melahirkan. Jikapun x-ray gigi memang suatu keharusan, maka dokter gigi akan dapat mengambil langkah pencegahan guna meminimalisir efek buruk x-ray terhadap bayi Anda. Jika ingin menggunakan suatu obat terkait masalah gigi Anda, sebaiknya mintalah saran kepada dokter gigi atau dokter kandungan.

Penyebab masalah gigi selama kehamilan

Masalah gigi selama kehamilan dapat disebabkan oleh beberapa hal, yakni:
  • Masalah pada gusi
  • Muntah
  • Ngidam makanan yang manis
  • Muntah saat menggosok gigi.

Masalah gusi

Hormon-horman yang terkait dengan kehamilan dapat membuat sebagian wanita rentan terhadap masalah gusi, seperti:
  • Gingivitis (radang gusi) - lebih mungkin terjadi selama trimester kedua kehamilan. Gejalanya, pembengkakan dan pendarahan pada gusi, terutama saat menyikat gigi atau menggunakan benang gigi.
  • Penyakit periodontal yang tidak terdiagnosis atau diobati - kehamilan dapat memperburuk infeksi gusi kronis ini, yang disebabkan oleh gingivitis yang diabaikan dan dapat menyebabkan hilangnya gigi.
  • Epulis kehamilan atau Granuloma Piogenik - pembesaran gusi secara lokal, yang dapat dengan mudah berdarah. Perawatan dan pembersihan perlu dilakukan oleh seorang profesional. Dalam hal ini jarang dilakukan eksisi.
Selama kehamilan, masalah gusi yang terjadi adalah bukan karena peningkatan plak, melainkan karena respon buruk tubuh terhadap plak sebagai akibat meningkatnya kadar hormon kehamilan.

Beritahu dokter mengenai masalah gigi apa saja yang Anda alami. Gunakan sikat gigi yang lembut dan sikatlah gigi secara teratur minimal dua kali sehari. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride guna membantu gigi untuk melawan kerusakan.

Jika gusi Anda bermasalah selama kehamilan, penting untuk memeriksakannya kembali setelah Anda melahirkan. Sebagian besar jenis masalah gusi yang disebabkan oleh hormon kehamilan memang selesai setelah melahirkan, namun sebagian kecil lainnya masalah gusi terus berlanjut hingga ke keadaan yang lebih parah yang memerlukan pengobatan.

Muntah dapat merusak gigi

Hormon kehamilan akan melemaskan cincin otot lambung yang menjaga makanan tetap di dalam perut. Reflux lambung (memuntahkan makanan atau minuman) atau muntah yang terkait morning sickness pada wanita hamil dapat melumuri gigi dengan asam lambung yang kuat. Reflux dan muntah yang berulang kali dapat merusak enamel gigi dan meningkatkan risiko kerusakan gigi.

Beberapa saran yang bermanfaat:
  • Jangan menyikat gigi sesaat setelah Anda muntah. Sikat gigi akan menggores enamel gigi karena gigi telah terlumuri oleh asam lambung yang kuat.
  • Kumur-kumur dengan menggunakan air putih.
  • Gunakan obat kumur berfluoride.
  • Jika tidak memiliki obat kumur berfluoride, ambil sedikit pasta gigi berfluoride pada jari dan oleskan pada gigi, lalu kumur-kumur dengan air.
  • Menyikat gigi baru boleh dilakukan setidaknya satu jam setelah muntah.

Muntah saat mengosok gigi

Sebagian wanita hamil mengeluhkan mereka sering muntah ketika menyikat gigi, terutama gigi geraham. Tidak menyikat gigi tentu saja malah menyebabkan kerusakan gigi.

Beberapa saran bermanfaat terkait hal ini:
  • Gunakan sikat gigi dengan kepala sikat kecil, seperti sikat gigi untuk balita.
  • Sikat gigi perlahan saja, habiskan lebih banyak waktu.
  • Sambil menutup mata dan konsentrasi pernapasan mungkin akan membantu ketika menyikat gigi.
  • Coba menyikat gigi sambil mendengarkan musik.
  • Jika dirasa pasta giginya memicu muntah atau reflux, ganti dengan pasta gigi merk atau rasa lain.
  • Sikat gigi dengan air saja dan selanjutnya kumur-kumur dengan obat kumur berfluoride, lalu sikat lagi gigi Anda dengan pasta gigi berfluoride dengan cepat namun tetap berhati-hati.

Ngidam saat hamil

Sebagian wanita hamil mengalami ngidam makanan saat hamil. Ngidam makanan yang manis-manis akan meningkatkan risiko kerusakan gigi, cobalah ganti dengan camilan rendah gula.

Jika hanya rasa manis yang dapat memuaskan keinginan Anda, sebaiknya pilih makanan sehat seperti buah-buahan segar. Bilas mulut dengan air atau susu murni, dan jangan  lupa sikatlah gigi Anda setelah makan makanan yang bergula.

Meningkatkan asupan kalsium selama kehamilan

Asupan harian kalsium perlu ditingkatkan selama masa kehamilan. Jumlah kalsium yang cukup akan melindungi massa tulang Anda dan akan memenuhi kebutuhan gizi janin yang sedang tumbuh.

Sumber kalsium yang baik diantaranya berasal dari:
  • Susu
  • Keju
  • Yogurt
  • Susu kedelai yang diperkaya kalsium.

Meningkatkan asupan vitamin D selama kehamilan

Penggunaan kalsium didalam tubuh dibantu oleh vitamin D. Sumber vitamin D yang baik, antara lain:
  • Keju
  • Margarin
  • Ikan berlemak, seperti salmon
  • Telur.

Tes Kepadatan Tulang (Densitometri) : Manfaat, Prosedur, dan Komplikasi

Thursday, February 09, 2017
Tes kepadatan tulang (densitometri) adalah suatu prosedur medis yang dilakukan untuk mengukur tingkat kepadatan atau kekuatan tulang. Tes kepadatan tulang mengukur seberapa banyak kalsium dan mineral lainnya di dalam tulang. Tes kepadatan tulang berguna untuk mengidentifikasi penyakit osteoporosis (kepadatan tulang kurang, tulang hilang kekuatan dan mudah patah akibat kehilangan kalsium) atau osteopenia (kondisi keropos tulang yang ringan). Di masa lalu osteoporosis hanya dapat dideteksi ketika seseorang telah mengalami patah tulang.

Ada beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mengukur kepadatan tulang. Umumnya tes-tes ini mudah dilakukan, cepat, dan tidak menyebabkan rasa sakit. Dual energy x-ray absorptiometry (DEXA), yang memanfaatkan mesin scan x-ray khusus untuk mengukur kepadatan tulang, merupakan teknik pengukuran yang paling populer saat ini karena prosesnya yang cepat dan sangat akurat. Tes kepadatan tulang sering juga disebut dengan tes kepadatan mineral tulang (BMD) atau pengukuran massa tulang.

Tes DEXA kepadatan tulang
Tes DEXA kepadatan tulang

Bilakah tes kepadatan tulang dilakukan?

Meskipun osteoporosis lebih sering mengenai wanita yang sudah tua, laki-laki juga dapat mengalaminya. Tanpa memandang jenis kelamin atau usia, dokter biasanya akan merekomendasikan tes kepadatan tulang untuk orang-orang yang:
  • Sebelumnya pernah mengalami fraktur (patah tulang).
  • Pasca menopause dan berisiko osteoporosis.
  • Mengalami deformitas vertebral (tulang belakang).
  • Mengalami penurunan tinggi badan. Orang-orang yang mengalami penurunan tinggi badan setidaknya 1,6 inc (4 cm) kemungkinan mengalami fraktur kompresi tulang punggung, yang mana osteoporosis menjadi salah satu penyebab utamanya.
  • Menggunakan obat-obatan tertentu. Penggunaan obat steroid dalam jangka panjang, seperti prednison, dapat mengganggu proses pembangunan kembali tulang, yang akhirnya dapat menyebabkan osteoporosis.
  • Menerima transplantasi. Orang yang menerima transplantasi organ atau sumsum tulang belakang berisiko tinggi osteoporosis, hal ini karena obat anti penolakan juga mengganggu proses pembangunan kembali tulang.
  • Mengalami penurunan kadar hormon. Selain karena penurunan alami hormon pasca menopause, estrogen wanita juga dapat turun ketika menjalani pengobatan kanker tertentu.
  • Menjalani pengobatan kanker prostat. Beberapa pengobatan untuk kanker prostat akan menurunkan kadar testosteron pada pria. Menurunnya kadar testosteron akan menyebabkan pelemahan tulang.
  • Osteopenia (menurunnya kepadatan tulang).
  • Sedang menjalani pengobatan osteoporosis.

Penyakit dan kondisi tertentu juga dapat menyebabkan hilangnya kepadatan tulang, seperti penyakit endokrin (hormonal), penyakit hati kronis, rheumatoid arthritis, dan gagal ginjal kronis.

Dokter akan menggunakan hasil tes kepadatan tulang untuk:
  • Mengidentifikasi penurunan kepadatan tulang sebelum tulang Anda patah
  • Menentukan risiko patah tulang
  • Mendiagnosis osteoporosis
  • Memantau keberhasilan pengobatan osteoporosis.

Sebelum menjalani tes kepadatan tulang, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
  • Riwayat kesehatan
  • Faktor risiko penyakit tulang
  • Kehamilan (wanita hamil tidak dianjurkan menjalani tes kepadatan tulang)
  • Instruksi-instruksi khusus sebelum tes.

Prosedur tes kepadatan tulang

Tes kepadatan tulang merupakan tes yang mudah, cepat dan tanpa rasa sakit. Hampir tidak diperlukan persiapan. Hanya saja biasanya, pasien akan diminta melepaskan pakaian dan memakai pakaian dari rumah sakit. Semua perhiasan harus ditanggalkan sebelum menjalani tes.

Ada beberapa prosedur yang digunakan untuk mengukur kepadatan tulang, antara lain:
  • Dual energy x-ray absorptiometry (DEXA) - Energi x-ray berbeda-beda yang digunakan untuk mendeteksi kepadatan tulang dan jaringan lunak. Teknik ini dapat digunakan untuk mengukur kepadatan tulang di tulang belakang, pinggul, lengan, dan total tubuh. DEXA menjadi metode yang paling umum digunakan untuk mengukur kepadatan tulang karena prosesnya cepat, tanpa anestesi atau suntik, dan keakuratannya mencapai 98-99%. 
  • Single energy x-ray absorptiometry - Energi x-ray tunggal yang digunakan untuk mengukur kepadatan tulang pada bagian-bagian tubuh perifer seperti lengan dan tumit. Dalam teknik ini, area yang akan diuji dibungkus dalam substansi seperti jaringan atau direndam dalam air untuk meningkatkan keakuratan.
  • Ultrasound - Pengukuran dengan ultrasound dapat menginformasikan data tentang struktural tulang.  Perangkat ultrasound canggih seperti quantitative ultrasound (QUS) dapat menganalisa kepadatan tulang tumit hanya dalam waktu beberapa menit, dengan print out hasil yang otomatis.

Tes kepadatan tulang umumnya akan memakan waktu sekitar belasan menit atau lebih dan tulang yang palig sering diuji adalah tulang belakang, pinggul dan lengan.

X-ray biasa sebenarnya juga dapat mendeteksi osteoporosis tetapi hanya jika sepertiga dari massa tulang telah hilang. Tapi untuk mendeteksi osteoporosis dalam tahap awal, x-ray biasa tidak dapat melakukannya.

Hasil tes kepadatan tulang

Hasil tes kepadatan tulang menggunakan satuan g/cm2 dalam dua nilai: T-sore dan Z-score. Kedua nilai menggambarkan kepadatan tulang seseorang dengan nilai normal orang lain dalam suatu pengelompokan yang sama, yang dikenal sebagai ‘reference population’.

T-score
T-score adalah kepadatan tulang Anda dibandingkan dengan nlai normal orang dewasa muda yang sehat dan berjenis kelamin sama. T-score Anda adalah jumlah unit - yang disebut standar deviasi - kepadatan tulang Anda berada diatas atau dibawah rata-rata.
T-scoreArti score
-1 atau lebih tinggiKepadatan tulang Anda normal
Antara -1 sampai -2.5Pertanda osteopenia. Kepadatan tulang Anda dibawah
normal, namun belum didiagnosis osteoporosis
-2.5 atau lebih rendahNilai ini menunjukkan Anda mengalami osteoporosis.
Semakin rendah skor, maka tingkat osteoporosis semakin parah.
Z-score
Z-score adalah jumlah deviasi standar diatas atau dibawah normal dari orang lain dengan usia, jenis kelamin, berat badan, etnis dan ras yang sama. Jika Z-score Anda -2 atau lebih rendah, mungkin menunjukkan bahwa selain penuaan ada sesuatu yang lain yang menyebabkan hilangnya kepadatan tulang. Jika dokter dapat mengidentifikasi masalahnya, kondisi ini seringkali dapat diobati dan kehilangan kepadatan tulang dapat diperlambat atau bahkan dihentikan.

Tes kepadatan tulang memang dapat mengkonfirmasi bahwa seseorang memiliki kepadatan tulang yang rendah, namun tidak mengkonfirmasi penyebabnya. Evaluasi medis yang lengkap oleh dokter yang akan menemukan penyebabnya.

Semakin tinggi kadar mineral tulang, maka semakin padat tulang Anda. Dan semakin padat tulang Anda, maka tulang semakin kuat dan kecil kemungkinan untuk patah.


Komplikasi tes kepadatan tulang

Tes kepadatan tulang merupakan prosedur yang aman dan tingkat radiasinya hanya sebanding dengan seperti yang Anda dapatkan dari lingkungan sehari-hari dalam waktu sekitar satu hari dan jauh lebih kecil dari radiasi rontgen dada.

Tes kepadatan tulang merupakan prosedur yang aman dan tanpa disertai rasa sakit. Pasien dapat melanjutkan aktivitas biasanya setelah menjalaninya.

Jika Anda mengalami osteoporosis atau ada riwayat genetik osteoporosis maka sebaiknya Anda memeriksakan kepadatan tulang secara rutin guna memastikan perawatan dapat berhasil menjaga integritas tulang Anda. Sebaiknya pengujian berulang hanya dilakukan di fasilitas atau menggunakan mesin yang sama, ini untuk menghindari perbedaan pengukuran antara mesin atau fasilitas. Pilihlah fasilitas kesehatan yanag terpercaya untuk mengukur kepadatan tulang Anda.


Referensi:
- https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/bone-density-testing
- http://www.mayoclinic.org/tests-procedures/bone-density-test/basics/definition/prc-20020254
- https://www.nof.org/patients/diagnosis-information/bone-density-examtesting/
- https://medlineplus.gov/ency/article/007197.htm

Sindrom Couvade atau Kehamilan Simpatik

Sunday, February 05, 2017
Sindrom Couvade

Sindrom Couvade atau kehamilan simpatik adalah suatu kondisi dimana seorang suami mengalami gejala-gejala terkait kehamilan seperti yang dialami istrinya yang sedang hamil. Istilah "Couvade" berasal dari bahasa Prancis "couver" yang berarti "mengeram" atau "untuk menetaskan." Istilah ini pertama kali dipublikasikan pada tahun 1865 oleh Edward Burnett Tylor, seorang antropolog berkebangsaan Inggris untuk menggambarkan kebiasaan laki-laki dalam menyambut masa kehamilan pada suatu kelompok masyarakat primitif. Dimana para pria menirukan perilaku wanita hamil, seperti menarik diri dari pekerjaan sukunya, berhenti melakukan aktivitas fisik sehari-hari, menghindari aktivitas seksual, bahkan meniru perilaku wanita yang melahirkan seperti berbaring di tempat tidur dan menjerit keras.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa Sindrom Couvade merupakan kondisi yang umum terjadi, bukan suatu penyakit ataupun gangguan mental. Sebagian ahli meyakini bahwa Sindrom Couvade terjadi akibat suami yang terlalu simpati dengan apa yang dialami sang istri selama masa kehamilannya. Namun penelitian masih perlu dilanjutkan untuk mencari kepastian apakah Sindrom Couvade memang disebabkan oleh faktor psikologis sang suami.

Gejala Sindrom Couvade

Gejala-gejala terkait Sindrom Couvade cukup bervariasi dan umumnya terjadi selama trimester pertama dan trimester ketiga kehamilan sang istri.

Gejala fisik Sindrom Couvade

Gejala-gejala yang muncul biasanya:
  • Mual / muntah
  • Mulas 
  • Sakit perut 
  • Diare atau sembelit
  • Kembung
  • Peningkatan atau penurunan nafsu makan
  • Gangguan pernapasan
  • Sakit gigi atau sakit kepala
  • Kram pada kaki
  • Nyeri belakang (punggug)
  • Gangguan perkemihan atau iritasi pada bagian genital.

Gejala psikologis Sindrom couvade

Gejala-gejala psikologis yang mungkin muncul pada Sindrom Couvade antara lain:
  • Perubahan pola tidur (susah tidur),
  • Perubahan mood
  • Perasaan cemas
  • Depresi
  • Penurunan libido dan gelisah.

Penyebab Sindrom Couvade

Belum ada bukti yang jelas mengenai penyebab sindrom ini. Tapi sebagian ahli menilai munculnya sindrom ini diawali dari stres dan rasa empati. Mulai dari tekanan finansial untuk persiapan persalinan, hingga tanggung jawab untuk menjaga kesehatan dan kebutuhan istri dan bayi. Sebagian ahli juga menyebutkan bahwa pasangan yang sebelumnya infertil (lama tidak memiliki anak), maka suaminya cenderung lebih berisiko mengalami Sindrom Couvade.

Bagi sebagian orang, menjalani kehamilan memang dapat menyebabkan stres di kedua belah pihak. Dan stres inilah yang membuat tubuh pria melepaskan zat kimia yang menyebabkan simpati berlebihan pada kehamilan yang dialami si istri. Lalu, ditambah rasa empati, maka sudah cukup sarat bagi seorang suami untuk mengalami sindrom Couvade.

Saran untuk sindrom Couvade

Sindrom Couvade ini aman dan tidak berbahaya dan biasanya akan hilang setelah proses persalinan. Tidak ada obat yang ampuh untuk mengatasi sindrom ini, kecuali persalinan sang istri.

Apakah Sindrom Couvade itu nyata atau hanya sekedar mitos? Yang jelas ketika seseorang akan menjadi ayah maka psikologisnya akan sangat berhubungan erat dengan faktor emosional dan stres. Jika pasangan Anda hamil, terapkan langkah-langkah untuk mencegah atau mengelola stres, dan persiapkan diri Anda untuk menjadi seorang ayah. Mintalah saran dan dorongan dari teman dan keluarga dan bicarakan dengan istri Anda. Pemahaman dan perencanaan yang baik untuk tantangan di masa depan akan sangat membantu memudahkan masa transisi Anda  untuk menjadi seorang ayah.


Ref:
  1. http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/couvade-syndrome/faq-20058047
  2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3628883/
  3. https://www.babble.com/pregnancy/couvade-syndrome-2/
  4. http://www.kidspot.com.au/birth/pregnancy/signs-and-symptoms/couvade-syndrome-your-partners-sympathetic-pregnancy
  5. http://www.intisari-online.com/read/sindrom-couvade-suami-ikut-ngidam-saat-istri-hamil

Biopsi : Jenis, Manfaat dan Risiko

Friday, February 03, 2017
Jarum biopsi


Apa itu biopsi?

Biopsi adalah pengambilan bagian kulit, jaringan atau organ tubuh untuk kemudian diteliti/diperiksa di laboratorium. Tujuan dilakukan biopsi adalah untuk mengetahui apakah suatu jaringan mengandung sel-sel kanker atau sel-sel abnormal lainnya. Hasil biopsi akan membantu dokter dalam mendiagnosis dan menentukan langkah terbaik untuk pengobatan seorang pasien.

Biopsi mungkin terdengar menakutkan, tapi perlu Anda ketahui bahwa sebagian besar prosedur biopsi bebas dari rasa sakit dan berisiko rendah.

Mengapa perlu dilakukan biopsi?

Jika Anda dicurigai memiliki gejala yang terkait kanker, dan dokter telah mengetahui lokasinya, maka dokter akan memerintahkan untuk melakukan prosedur biopsi guna membantu menentukan apakah area tersebut kanker atau bukan. Umumnya biopsi akan dilakukan pada benjolan, tumor, kista atau pembengkakan yang tidak diketahui penyebabnya.

Biopsi menjadi satu-satunya cara pasti untuk mendiagnosis kanker. Tes pencitraan seperti CT Scan dan X-ray memang membantu menentukan area mana yang terkena, namun tidak dapat menentukan apakah itu sel kanker atau bukan. Misal, seorang wanita memiliki benjolan di payudaranya. Tes pencitraan sudah mengkonfirmasi bahwa itu memang benjolan, tetapi biopsilah yang akan menentukan apakah itu kanker payudara atau kondisi lain non kanker, seperti fibrosis atau polikistik.

Biopsi memang berhubungan erat dengan kanker, tapi hanya karena dokter memerintahkan untuk biopsi, bukan berarti Anda terkena kanker. Dokter memanfaatkan biopsi untuk menguji apakah kelainan di tubuh Anda tersebut disebabkan oleh kanker atau kondisi lain non kanker. Secara umum, biopsi dilakukan untuk mendiagnosis suatu kondisi atau untuk membantu menentukan pilihan terapi yang terbaik.

Jenis biopsi

Biopsi ada berbagai jenis, yang hampir semanya menggunakan alat tajam untuk mengambil sejumlah kecil jaringan. Dokterlah yang akan menentukan di bagian tubuh mana yang akan dilakukan biopsi dan menentukan jenis biopsinya sesuai dengan area yang dicurigai.

Untuk mematikan rasa sakit, mungkin Anda akan diberikan anestesi lokal atau anestesi umum sebelum prosedur biopsi, tergantung dari kondisi Anda dan jenis biopsi yang akan dilakukan.

Biospi sumsum tulang (Bone marrow biopsy)

Di beberapa tulang besar, seperti tulang pinggul atau tulang paha, sel-sel darah akan diproduksi di dalam bahan spons yang disebut dengan sumsum.

Jika dokter mencurigai adanya masalah pada darah, maka dokter akan memerintahkan untuk biopsi sumsum tulang. Biopsi ini mengklarifikasi apakah itu kondisi kanker atau non kanker, seperti apakah itu leukemia, anemia, infeksi, atau limfoma. Biopsi ini juga digunakan untuk mengetahui apakah sel-sel kanker di bagian tubuh lain telah menyebar ke tulang Anda.

Sumsum tulang paling mudah diakses menggunakan jarum panjang yang dimasukkan ke tulang pinggul. Biopsi ini bisa dilakukan di rumah sakit atau di tempat praktek dokter. Bagian dalam tulang tidaklah mati rasa, jadi pasien mungkin akan tetap merasakan nyeri tumpul selama prosedur ini. 

Biopsi endoskopik (Endoscopic biopsy)

Biopsi endoskopik dilakukan untuk mengambil sampel dari bagian tubuh yang sulit/dalam seperti kandung kemih, usus, atau paru-paru.

Biopsi endoskopik memanfaatkan selang tipis fleksibel yang disebut endoscope. Pada ujung endoscope terdapat kamera kecil dan ringan. Endoscope juga dilengkapi dengan alat bedah kecil. Dokter akan melihat melalui monitor yang terkoneksi dengan endoscope. Dengan menggunakan monitor dokter akan melihat dan memandu jalannya endoscope ke area yang dituju.

Endoscope masuk ke dalam tubuh melalui sayatan kecil pada tubuh, atau melalui lubang yang sudah ada, seperti mulut, hidung, rektum, atau uretra. Prosedur ini biasanya memakan waktu antara 5 sampai 20 menit.

Pasien mungkin akan merasakan rasa tidak nyaman, kembung, atau sakit tenggorokan, tergantung dari mana jalan masuk dan tujuan endoscope tersebut.

Biopsi jarum (Needle biopsy)

Yang paling umum digunakan adalah biopsi jarum. Biopsi jarum digunakan untuk mengambil sampel jaringan yang mencurigakan. Bisa dilakukan pada kulit atau organ-organ tubuh dalam seperti hati atau ginjal.

Biopsi kolposkopi (Colposcopy biopsy)

Sebuah alat berkamera yang dinamakan colposcope digunakan untuk memeriksa leher rahim sementara sampel jaringan diambil. Biopsi ini biasanya dilakukan untuk menyelidiki hasil Pap yang abnormal.

Biopsi eksisi (Excision biopsy)

Seluruh benjolan akan diangkat/diambil. Anestesi umum mungkin diperlukan tergantung dari lokasi benjolan. Jenis biopsi ini dapat dilakukan untuk benjolan pada payudara.

Biopsi insisi (Incision biopsy)

Hanya sebagian kecil benjolan yang diambil. Anestesi umum atau lokal mungkin diperlukan tergantung dari lokasi benjolan. Biopsi jenis ini dapat digunakan untuk benjolan yang terletak di jaringan ikat seperti otot.

Biopsi punch (Punch biopsy)

Sebuah alat khusus digunakan untuk membuat lubang melalui lapisan kulit paling atas. Anestesi yang digunakan biasanya lokal atau topikal. Biopsi ini umumnya dilakukan untuk mendiagnosa kondisi kulit.

Biopsi Stereotactic (Stereotactic biopsy)

Dengan bantuan sinar-X jarum bedah akan dipandu menuju benjolan. Jenis biopsi yang satu ini biasanya dilakukan untuk benjolan yang sulit dilihat atau diraba.

Siapa yang melakukan biopsi dan siapa yang menganalisis sampelnya?

Karena biopsi ada berbagai jenis, maka petugas medis yang terlibat juga bisa dari berbagai bidang. Bisa hanya satu orang saja atau bahkan beberapa orang.

Tergantung dari jenis biopsi, bagian tubuh akan diperiksa dan kondisi kesehatan Anda, ahli-ahli yang mungkin terlibat antara lain:

  • Ahli bedah
  • Ahli radiologi
  • Onkologi, dokter spesialis kanker
  • Ahli penyakit dalam
  • Ahli patologi, dokter spesialis dalam tes laboratorium dan mengevaluasi sel, jaringan, dan organ untuk mendiagnosa penyakit. Ahli patologi inilah yang menganalisis sampel biopsi.
  • Cytologist, ahli yang melakukan aspirasi jarum halus. Spesialis studi sel.
  • Ahli kulit
  • Ahli kandungan
  • Spesialis lainnya.

Biopsi bukanlah hal yang menakutkan. Beberapa jenis biopsi bisa dilakukan di klinik-klinik dokter.

Persiapan biopsi bagi pasien

Prosedur biopsi tidak memerlukan persiapan khusus dari pasien. Seperti prosedur medis lainnya, dokter mungkin akan bertanya mengenai obat atau suplemen apa yang sedang Anda konsumsi dan mungkin dokter akan memerintahkan untuk stop minum obat-obat tertentu sebelum biopsi, seperti aspirin atau obat anti inflamasi non steroid. Namun pada beberapa kondisi, dokter mungkin akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan darah atau tes pencitraan.

Risiko biopsi

Setiap prosedur medis yang melukai kulit akan membawa risiko perdarahan atau infeksi. Namun, luka tusuk atau sayatan kecil berisiko rendah.

Pasca biopsi

Sebelum biopsi, dokter sudah menjelaskan prosedur, kemungkinan gejala, dan efek samping dari biopsi. Setelah jaringan itu diambil, jaringan tersebut dikirim ke ahli patologi. Ahli patologi akan mempelajari sampel tersebut untuk kemudian mengirimkan hasilnya dalam beberapa hari kepada dokter yang menangani pasien.

Jika hasilnya menunjukkan adanya tanda-tanda kanker, dokter akan memberitahu jenis dan tingkat agresi kanker berdasarkan hasil biopsi Anda. Hasil ini juga digunakan untuk menentukan pengobatan apa yang tepat untuk Anda.

Jika hasilnya negatif, maka itu bukan kanker. Dokter mungkin akan tetap menindaklanjuti kondisi non kanker ini. Biopsi mungkin telah mengkonfirmasi adanya masalah lain yang memerlukan perawatan berbeda. Jika diperlukan, dokter juga mungkin akan melakukan tes lain untuk mengidentifikasi penyebab masalah non kanker tersebut untuk menentukan perawatan yang tepat.


Ref:
- http://www.healthline.com/health/biopsy
- http://www.webmd.com/cancer/what-is-a-biopsy
- https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/biopsy
- http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cancer/in-depth/biopsy/art-20043922
- http://www.cancer.net/navigating-cancer-care/diagnosing-cancer/tests-and-procedures/biopsy

Penyakit Kaki Gajah : Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

Monday, January 23, 2017
Penyakit kaki gajah atau elephantiasis adalah suatu infeksi parasit yang menyebabkan pembengkakan ekstrem pada lengan atau kaki.

Penyakit kaki gajah yang bersifat menahun ini disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan dari manusia ke manusia melalui perantaraan nyamuk betina ketika menghisap darah manusia. Cacing filaria selanjutnya akan tumbuh menjadi cacing dewasa dan hidup di dalam sistem limfatik manusia.

Penyakit kaki gajah
Penyakit kaki gajah
Ciri utama penyakit kaki gajah adalah terjadinya penebalan pada kulit dan jaringan subkutan yang membuat tungkai menjadi besar dan bengkak sesuai dengan nama penyakitnya.

Fakta Penyakit Kaki Gajah

Berikut adalah beberapa fakta penyakit kaki gajah:

  • Penyakit kaki gajah tidak bersifat genetis, artinya penyakit ini tidak diturunkan, namun dapat mengenai semua golongan usia dan jenis kelamin.
  • Penyakit kaki gajah dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran pada kaki, lengan, kantong buah zakar, payudara dan alat kelamin.
  • Penyakit kaki gajah menghambat penderitanya untuk bekerja seperti biasa. Bahkan jika penderita sudah mengalami cacat, maka tentu tidak bisa bekerja sama sekali.
  • Keluarga penderita penyakit kaki gajah harus mengeluarkan biaya berobat yang tidak sedikit. Jika terjadi pada kepala keluarga, ekonomi rumah tangga dapat hancur.
  • Penderita penyakit kaki gajah akan merasa rendah diri/malu terhadap lingkungannya.


Epidemiologi dan Prevalensi Penyakit Kaki Gajah

Saat ini diperkirakan lebih dari 120 juta orang di dunia terinfeksi cacing filaria, dengan 40 juta diantaranya mengalami gejala penyakit kaki gajah parah. Negara yang populasinya paling umum menderita kaki gajah adalah India, merupakan sepertiga dari seluruh kasus kaki gajah di dunia. Sepertiga kasus lainnya terjadi di Afrika dan sepertiga lainnya terjadi di Asia Selatan, Amerika dan Pasifik. Penyakit kaki gajah paling umum terjadi daerah tropis dan subtropis.

Di Indonesia, penyakit kaki gajah masih menjadi masalah serius bagi Kementerian Kesehatan RI. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI tahun 2016 telah ditemukan lebih dari 13.032 penderita filariasis kronis atau penyakit kaki gajah. Jumlah ini tersebar di 429 kabupaten atau kota di seluruh Indonesia. 239 kabupaten atau kota diantaranya merupakan daerah endemis filariasis dengan risiko penularan diantara penduduknya yang cukup tinggi.

Penyebab dan Proses Penularan

Parasit nematoda yang menyebabkan penyakit kaki gajah adalah Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, and Brugia timori. Bentuk parasit ini sangat kecil menyerupai benang. Larva (mikrofilaria) dari parasit tersedot oleh nyamuk ketika menghisap darah seseorang.  Ketika nyamuk yang terinfeksi menghisap darah orang yang sehat, larva di dalam tubuh nyamuk menempel pada kulit manusia dan masuk ke dalam tubuh manusia. Larva tersebut kemudian bermigrasi ke saluran getah bening dan tumbuh menjadi cacing filaria dewasa. Cacing ini dapat bertahan hidup selama 4-6 tahun pada saluran getah bening.

Penualaran penyakit kaki gajah
Penularan penyakit kaki gajah
Semua jenis nyamuk dapat menularkan penyakit kaki gajah, seperti nyamuk rumah, nyamuk got, nyamuk hutan, nyamuk rawa-rawa dan nyamuk sawah.

Gejala Awal Terinfeksi Penyakit Kaki Gajah

Penyakit kaki gajah tidak menunjukkan gejala/tanda awal yang khas. Saat seseorang terinfeksi cacing filaria untuk pertama kalinya, bisa timbul demam berulang-ulang selama 3-5 hari. Demam ini dapat hilang bila si penderita istirahat dan muncul kembali setelah si penderita bekerja berat. Demam ini dapat sembuh sendiri tanpa diobati.

Sebagai reaksi masuknya cacing filaria, tubuh akan merespon dengan pembengkakan saluran getah bening di daerah lipatan paha atau ketiak yang tampak kemerahan, panas dan sakit. Jika reaksi tubuh berlangsung lebih lanjut, bisa timbul bisul yang kemudian pecah mengeluarkan nanah dan darah.

Pada penyakit kaki gajah juga umum terjadi pembesaran pada tungkai, lengan, payudara atau buah zakar yang terlihat agak kemerahan dan terasa panas. Namun banyak pula penderita penyakit kaki gajah yang tak menunjukkan gejala sama sekali, tapi di dalam tubuhnya terdapat cacing filaria.

Berikut adalah gejala penyakit kaki gajah tahap menahun (kronis):

  • Pembesaran menetap pada tungkai, lengan, payudara, kantong buah zakar dan alat kelamin wanita yang menimbulkan rasa nyeri/rasa tidak nyaman berkepanjangan
  • Air kencing berwarna seperti susu karena banyak mengandung lemak dan kadang-kadang disertai darah
  • Sukar kencing
  • Kelelahan tubuh
  • Kehilangan berat badan.

Pembesaran kantong buah zakar sampai ukuran tertentu bisa diperbaiki dengan operasi, sedangkan pembesaran menetap pada tungkai bisa diringankan dengan membersihkannya secara rutin dan berolahraga ringan.

Diagnosis

Tes standar untuk mendeteksi infeksi kaki gajah adalah pemeriksaan mikroskopik apusan darah untuk melihat keberadaan mikrofilaria tersebut. Sampel darah harus diambil pada malam hari karena pada saat itulah mikrofilaria beredar di aliran darah.

Pencegahan Penyakit Kaki Gajah

Pencegahan dari penyakit kaki gajah adalah dengan cara menghindari gigitan nyamuk. Caranya antara lain dengan:

  • Menggunakan kelambu saat tidur
  • Menggunakan obat nyamuk semprot/bakar
  • Menggunakan obat oles /lotion anti nyamuk
  • Menutup ventilasi rumah dengan kawat kassa
  • Menanam tanaman anti nyamuk di sekitar rumah.

Untuk memberantas nyamuk, dilakukan dengan cara:

  • Selalu menjaga kebersihan lingkungan
  • Menghilangkan / membersihkan tempat perindukan nyamuk
  • Menimbun, mengeringkan atau mengalirkan air yang tergenang.

Untuk daerah endemis kaki gajah, sangat disarankan untuk meminum obat pencegah kaki gajah minimal satu kali setahun selama minimal lima tahun. Semakin banyak orang minum obat pencegah kaki gajah, maka dapat memutuskan rantai penularannya.

Pemberian Obat Pencegah Penyakit Kaki Gajah

Obat pencegah penyakit kaki gajah terdiri dari kombinasi DEC dan Albendazole. Anak berusia 2-5 tahun mendapat 1 tablet DEC 100 mg dan 1 tablet Albendazole 400 mg, anak usia 6-14 tahun mendapat dua tablet DEC 100 mg dan 1 tablet Albendazole 400 mg, dan diatas usia 14 tahun mendapat 3 tablet DEC 100 mg dan 1 tablet Albendazole 400 mg.

Pemberian Albendazole akan memberikan manfaat ganda yaitu dapat mematikan atau meniadakan cacing filaria dewasa serta dapat mematikan cacing perut seperti cacing gelang, cacing tambang, cacing cambuk dan cacing kremi. Dengan demikian, orang yang minum Albendazole memperoleh dua manfaat sekaligus, yakni melindungi diri dari terkena penyakit kaki gajah dan dari kecacingan.

Obat pencegah kaki gajah tidak dianjurkan untuk orang-orang dengan kondisi:

  • Anak berusia kurang dari 2 tahun atau orang tua yang berusia lebih dari 70 tahun
  • Wanita hamil
  • Penderita gagal ginjal / cuci darah
  • Penderita epilepsi atau anak berusia lebih dari 6 tahun dengan riwayat sering mengalami kejang
  • Penderita sakit berat yang harus berbaring di tempat tidur.
  • Demam tinggi
  • Kanker
  • Anak dengan gizi buruk (marasmus atau kwasiorkor)
  • Penderita penyakit kaki gajah klinis kronis yang sedang mengalami serangan akut (demam tinggi).

Anak-anak boleh meminum obat pencegah kaki gajah setelah berusia lebih dari 2 tahun. Begitu pula wanita hamil, baru diperbolehkan minum obat pencegah kaki gajah setelah melahirkan. Sedangkan orang yang sedang sakit berat harus minum obat pencegah penyakit kaki gajah di bawah pengawasan ketat dokter, seperti penderita penyakit darah tinggi, penyakit jantung dan penderita penyakit hati.

DEC dan Albendazole adalah obat yang aman dikonsumsi, tapi terkadang dapat terjadi kejadian ikutan, terutama pada infeksi Brugia malayi dan Brugia timori. Semakin banyak anak cacing yang mati, maka semakin besar pula reaksi pengobatan yang dapat timbul. Reaksi umum yang terjadi dapat terdiri dari sakit kepala, mengantuk pusing, demam, mual, nafsu makan menurun, muntah, diare, sakit otot, sakit sendi, lesu, gatal-gatal, keluar cacing usus, asma bronkial dan muncul wheezing (suara mengi pernapasan). Reaksi ini biasanya hanya terjadi selama kurang dari tiga hari setelah pemberian obat dan dapat sembuh sendiri tanpa diobati.



Sumber:
- Data Kemenkes RI
- http://www.ijrpbsonline.com/files/R006.pdf
- http://pubs.acs.org/subscribe/archive/mdd/v06/i04/pdf/403diseases.pdf
- www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2356922/pdf/brmedj08004-0013a.pdf
- http://lifestyle.sindonews.com/read/1142549/155/penderita-kaki-gajah-di-indonesia-mencapai-13-032-1474944822

Gambar:
- Data Kemenkes RI
- Lusaka Times

Kanker Anak: Fakta, Jenis, dan Gejala

Friday, January 20, 2017
Kanker merupakan salah satu penyakit degeneratif yang bisa disebabkan oleh faktor genetik dan faktor lingkungan yang angka kejadiannya setiap tahun terus meningkat. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), setiap tahun penderita kanker di dunia meningkat sebanyak 6,25 juta orang dan sekitar 250 ribu atau 4 persen diantaranya adalah anak-anak.

Jenis kanker yang paling banyak diderita anak-anak adalah kanker darah (leukemia) dimana kanker dengan tingkat keganasan 40 persen ini ditemukan pada anak-anak dengan rentang usia 2-5 tahun dengan status stadium lanjut. Kanker lainnya yang banyak diderita anak adalah kanker mata (retinoblastoma), kanker otak, kanker kelenjar getah bening (limfoma) dan kanker tulang (osteosarkoma).

Sel adalah unit kecil yang membentuk semua makhluk hidup. Tubuh manusia sendiri terdiri dari lebih dari 100 triliun sel.

Sel normal vs sel kanker

Kanker terjadi ketika sel yang tidak normal tumbuh terlalu cepat dan menyebar tak terkendali. Suatu kelompok atau massa sel yang tumbuh disebut dengan tumor. Tumor yang tumbuh di bagian tubuh manapun diistilahkan sebagai benign (jinak), ini bukanlah kanker. Tapi jika malignant (ganas) maka inilah yang disebut sebagai kanker.

Fakta Tentang Kanker Anak

Kanker pada anak dapat disembuhkan apabila dideteksi secara dini dan bila pengobatan serta perawatan dilaksanakan sebaik-baiknya. Badan Internasional untuk Penelitian Kanker atau International Agency for Research on Cancer (IARC) menyatakan bahwa 1 dari 600.000 anak akan menderita kanker sebelum berumur 16 tahun.

Kanker pada anak merupakan masalah yang cukup kompleks mengingat perawatan dan atau pengobatannya melibatkan selain orang tua, tenaga profesional, dan tak kalah pentingnya adalah keluarga, sekolah, serta lingkungan juga sangat berperan.

Beberapa faktor lingkungan yang dapat menjadi pencetus terjadinya kanker  antara lain radiasi, obat-obatan, dan hormon-hormon tertentu.

Meskipun banyak jenis kanker yang bisa terjadi pada anak, tapi kejadiannya tidaklah sebanyak orang dewasa. Banyak dari anak-anak yang sembuh dari kanker. Sembuh dengan pengobatan kanker yang umum seperti kemoterapi, yang pengobatannya dengan menggunakan obat kanker secara intravena, dan juga radiasi, yang berarti pengobatan dengan menggunakan gelombang energi yang kuat (seperti sinar-X) untuk membunuh sel-sel kanker. Tumor juga dapat diangkat dengan pembedahan. Dan dalam sebagian kasus kanker anak, seperti leukemia, transplantasi sumsum tulang atau sel induk juga dapat dilakukan untuk membantu kesembuhan si anak.

Tujuan pengobatan kanker adalah membunuh atau menghilangkan seluruh sel-sel kanker sehingga sel-sel normal dapat mengambil alih kembali.

Pentingnya Deteksi Dini Kanker Pada Anak

Kanker pada anak sebenarnya bisa dicegah dengan cara deteksi lebih dini yaitu suatu upaya pendeteksian kanker pada stadium awal. Karena pendeteksian kanker pada stadium awal memberikan kemungkinan untuk sembuh lebih besar. Bahkan kanker sudah dapat dipantau sejak janin masih ada di dalam kandungan.

Untuk itu khususnya bagi orangtua sangat penting untuk mengetahui dan juga waspada pada gejala kanker pada anak. Kanker dapat mengenai semua organ tubuh, tanda-tanda kanker di masing-masing organ sebagai berikut:

Bola mata

Kanker ini bisa dideteksi lebih awal dengan alat bernama ophthalmoscope yang saat ini sudah cukup umum tersedia di fasilitas-fasilitas kesehatan masyarakat. Jika hasil pemeriksaan mata memantulkan warna merah maka ia normal namun sebaliknya jika memantulkan bintik putih pada mata atau "mata kucing" dimana mata tampak lebih besar, mata menonjol, pendarahan pada mata secara spontan, mata mendadak juling, maka anak harus diperiksa lebih lanjut. Kanker ini umumnya terjadi pada anak-anak dibawah 4 tahun.

Benjolan

Benjolan atau massa, terutama pada perut, leher, dada, buah zakar, panggul, ketiak dan tulang.

Rasa nyeri

Rasa nyeri persisten pada tulang, sendi, punggung atau kaki.

Tanda-tanda neurologis

Sakit kepala yang berkepanjangan dan disertai mual atau muntah yang menyemprot pada saat bangun tidur (umumnya pagi hari), gangguan keseimbangan, penurunan kesadaran, kejang, perubahan perilaku, kelumpuhan anggota gerak dan saraf otak

Tanda-tanda umum

Pucat, demam tanpa diketahui penyebabnya, pendarahan yang abnormal (lebam atau biru-biru di kulit, mimisan, kencing berdarah), mual yang menetap atau muntah tanpa mual, penurunan berat badan dan tidak nafsu makan, kelemahan yang konstan dan terlihat pucat.

Gejala-gejala diatas tidaklah pasti gejala kanker. Seorang anak dengan kanker dapat tidak menunjukkan gejala-gejala. Gejala-gejala diatas juga bisa disebabkan oleh kondisi medis lain yang bukan kanker.

Jenis-jenis kanker pada anak


Leukemia

Leukemia adalah kanker pada anak yang paling banyak dijumpai pada anak-anak. Leukemia terkait dengan darah dan organ pembentuk darah, seperti sumsum tulang. Sumsum tulang adalah tempat dimana sel-sel darah dibuat pertama kalinya. Tubuh anak dengan leukemia memproduksi banyak sel darah putih abnormal di dalam sumsum tulang.

Sel darah putih sebenarnya bertugas untuk melawan infeksi, tetapi sel-sel darah putih pada leukemia ini abnormal dan tidak bekerja sebagaimana mestinya. Bukannya melindungi tubuh seseorang, tapi sel-sel darah putih ini diproduksi secara berlebihan dan menumpuk di sumsum tulang menyebabkan sel-sel darah yang normal berkurang dan tidak mampu menjalankan tugasnya.

Sel-sel kanker pada leukemia dapat berpindah ke bagian tubuh lain, seperti ke hati, limpa dan kelenjar getah bening. Di organ-organ tersebut sel-sel kanker ini juga dapat terus berkembang biak.

 Leukemia mempunyai harapan sembuh dengan pengobatan yang tepat dan benar. Gejala yang perlu diwaspadai dan sering ditemukan pada leukemia antara lain pucat, demam atau pendarahan yang tidak jelas penyebabnya, nyeri tulang dan pembengkakan perut.

Kanker otak

Kanker otak terjadi karena sekelompok sel yang tumbuh dengan cepat yang ditemukan di otak. Fakta menunjukkan bahwa lebih dari 73 juta anak-anak dan remaja di Amerika Serikat, sekitar 3.100 diantaranya didiagnosis dengan tumor otak setiap tahunnya.

Awal kejadian kanker otak dapat dimulai pada otak itu sendiri atau dari kanker bagian tubuh lain yang sel-selnya melakukan perjalanan ke otak dan akhirnya berkembang disana.

Tumor otak dapat mengganggu fungsi dan merusak struktur susunan saraf pusat karena terletak di dalam rongga tengkorak. Gejala yang harus diwaspadai pada jenis tumor ini adalah sakit yang disertai mual sampai muntah-muntah yang biasanya dibarengi daya penglihatan menurun, penurunan kesadaran atau perubahan perliaku. Pada bayi biasanya ubun-ubun besar menonjol. Hal lain yang perlu dicurigai adalah bila terdapat gangguan bicara dan keseimbangan tubuh, anggota geak melemah atau kejang.

Retinoblastoma

Retinoblastoma adalah kanker mata yang sering dijumpai pada anak-anak. Gejala yang perlu diwaspadai ialah adanya bercak putih di bagian tengah mata dan juga keluhan mulai terganggunya penglihatan, mata menjadi juling dan bila sudah memasuki stadium lanjut bola mata menonjol keluar.

Limfoma

Istilah limfoma ditujukan untuk kanker kelenjar getah bening. Limfoma merupakan istilah untuk kelompok kanker yang dimulai dari sistem limfatik tubuh. Sistem limfatik tubuh terdiri dari ratusan kelenjar getah bening yang bertugas untuk melawan kuman atau agen asing yang masuk ke dalam tubuh. Kelenjar getah bening dapat ditemukan di seluruh tubuh.

Ketika kita terserang pilik atau flu, biasanya ada pembesaran kelenjar getah bening di sepanjang depan leher atau di bawah rahang. Pembesaran kelenjar getah bening tersebut merupakan efek dari kerjanya untuk melawan kuman tubuh. Limpa, organ dalam perut untuk sistem kekebalan tubuh, dan timus, kelenjar di dada bagian atas, juga merupakan bagian dari sistem limfatik.

Limfoma terjadi ketika limfosit, sejenis sel darah putih, berkembang biak tak terkendali dan mendesak sel-sel yang sehat.

Limfoma biasanya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening yang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Pembesaran kelenjar getah bening di daerah leher, ketiak dan atau selangkangan serta usus tanpa disertai rasa nyeri.

Bila timbulnya di kelenjar getah bening dalam usus maka dapat menyebabkan sumbatan pada usus dengan gejala sakit perut, muntah, tidak bisa buang air besar dan demam. Bila tumbuh didaerah dada maka dapat mendorong atau menekan saluran nafas. Menyebabkan sesak nafas dan muka membiru.

Neuroblastoma

Neuroblastoma adalah suatu gejala jenis kanker saraf yang dapat menunjukkan banyak gejala, tergantung pada lokasinya. Neurobalastoma dapat terjadi di daerah leher atau rongga dada dan mata. Bila terdapat di daerah mata dapat menyebabkan bola mata menonjol, kelopak mata turun dan pupil melebar. Bila terdapat ditulang belakang dapat menekan saraf tulang belakang dan mengakibatkan kelumpuhan yang cepat. Tumor di daerah perut akan teraba bila sudah besar. Penyebaran pada tulang dapat menyebabkan patah tulang tanpa sebab, tanpa nyeri sehingga penderitanya pincang mendadak.

Tumor wilms

Tumor Wilms adalah kanker ginjal yang paling sering dijumpai pada anak-anak. Kanker ini dapat ditandai dengan kencing berdarah, rasa tidak enak di dalam perut dan bila sudah cukup besar teraba keras, biasanya diketahui ketika anak dimandikan.

Rabdomiosarkoma

Kanker ini dijumpai pada otot di mana saja, biasanya pada anak di daerah kepala, leher, kandung kemih, prostat, (kelenjar kelamin pria) dan vagina. Gejala yang ditimbulkan tergantung dari letak kanker. Pada bola mata menyebabkan bola mata menonjol keluar. Di telinga menyebabkan nyeri atau keluarnya darah dari lubang telinga. Di tenggorokan menyebabkan sumbatan jalan nafas, radang sinus (rongga sekitar hidung), keluar darah dari hidung (mimisan) atau sulit menelan. Di saluran kandung kemih menyebakan gangguan buang air kecil atau seni berdarah. Bila mengenai saluran pencernaan dapat mengalami gangguan buang air besar. Bila mengenai otot anggota gerak akan membengkak.

Osteosarkoma

Osteosarkoma adalah kanker pada tulang. Pembengkakan yang cepat apabila disertai rasa nyeri perlu diwaspadai sebagai kemungkinan adanya kanker tulang. Kanker tulang dapat mernyerang setiap bagian tulang, tetapi yang terbanyak ditemukan pada tungkai lengan dan pinggul. Kadang-kadang didahului oleh benturan keras seperti jatuh atau sebagainya.



Sumber:
- Mediakom- Kemenkes RI - Edisi 45 | September | 2013
- Kids Health, diakses tanggal 19 Januari 2017
- Cancer.net, diakses tanggal 19 Januari 2017
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.