Tanda-tanda Gangguan Mata pada Anak-anak

Sunday, March 10, 2013
Banyak hal yang tidak diingini yang mungkin saja menimpa anak-anak kita yang sedang tumbuh. Orang tua yang penuh perhatian mungkin akan melihat satu atau lebih tanda gangguan mata pada anak-anaknya. Seringkali kita tidak menyadari jika mata anak kita bermasalah, jika hal ini dibiarkan, selain akan menimbulkan kerusakan yang lebih parah pada matanya, juga akan mempengaruhi proses belajar si anak.

Tanda-tanda Gangguan Mata pada Anak-anak

Berikut Tanda Gangguan Mata pada Anak-anak

1. Matanya Meradang atau Berair
Mata yang meradang atau berair mungkin disebabkan karena seringnya si anak menggosok-gosok kelopak matanya. Ini merupakan tanda bahwa matanya lelah. Cari tahu penyebabnya, apakah karena ia terlalu sering menonton TV, komputer atau karena intensitas belajarnya yang tinggi.

2. Berkedip dan Mengerutkan Kelopak Mata
Sering berkedip atau mengerutkan kelopak mata mungkin menjadi indikasi bahwa si anak sedang mengidap suatu gangguan mata, hal ini harus segera ditangani. Lebih baik segera bawa si anak ke ahli kesehatan mata.

3. Menutup Satu Mata
Menutup satu mata bagi si anak mungkin dimaksudkan agar mata yang lainnya dapat melihat dengan jelas. Waspadai gangguan ini.

4. Memiringkan Kepala 
Memiringkan kepala mungkin akan dilakukan anak-anak yang sedang berusaha untuk memfokuskan matanya. Waspadai juga hal ini.

5. Sering Menangis dan Sakit Kepala
Ini juga merupakan salah satu ciri anak menderita suatu gangguan mata, segera periksakan mata si anak.

6. Tidak Sanggup Bermain di Alam Terbuka
Perhatikan bila anak Anda memiliki tanda seperti ini. Bermain di alam terbuka biasanya memerlukan penglihatan jauh, anak yang memiliki gangguan dalam melihat jauh biasanya "lemah" dalam aktivitas bermainnya di alam terbuka. Ini sudah menjadi gangguan awal mata. Anak seperti ini harus diperiksa secara teliti.

7. Sering Salah Menyalin Apa yang Dituliskan Guru
Bagi anak-anak yang sudah sekolah, sudah menjadi hal yang biasa ketika harus menyalin ulang tulisan yang gurunya tulis di papan tulis ke dalam buku, misalnya sebuah pekerjaan rumah (PR). Anak yang memiliki gangguan melihat jarak jauh biasanya akan kesulitan dalam menulis ulang apa yang gurunya tuliskan. Hasilnya, yang ditulisnya pada buku tidak jelas, kata-katanya salah. Waspadai hal ini, bisa saja anak Anda menderita rabun jauh. Segera periksakan ke ahli kesehatan mata.

Kredit foto : www.webmd.boots.com

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.