30 يناير 2014

Mencegah Kanker: 5 Cara Alami Meningkatkan Sel NK (Natural Killer)

Natural killer cell atau sel pembunuh alami adalah sel darah putih (limfosit) yang mencari dan membunuh sel kanker atau sel yang bermutasi yang dapat membahayakan tubuh. Natural killer cell seringkali disebut dengan sel NK, sel-sel pembunuh ini merupakan bagian alami dari sistem kekebalan tubuh manusia.

Sepertiga dari populasi dunia berisiko mendapatkan kanker selama hidupnya. Fakta ini memacu kita agar meningkatkan sistem kekebalan alami tubuh untuk membunuh sel-sel kanker dan atau sel yang terinfeksi virus. Di bawah ini kami uraikan beberapa cara mudah untuk meningkatkan sel-sel NK.
Sel NK menyerang sel target
Sel NK menyerang sel target. (Gambar: Geoffrey Williams & Daniel M Davis via imperial.zc.uk)
Sel NK bersifat sitotoksik, artinya sel ini akan memberikan dampak buruk bagi sel kanker, namun baik bagi tubuh. Granula (butiran) kecil di sitoplasma sel NK mengandung protein yang disebut perforn dan protease (granzyme) yang membantu membunuh sel-sel yang tidak diinginkan tubuh.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa makanan atau bahan alami tertentu dapat mengaktifkan sel-sel NK, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan alami tubuh untuk menyerang sel-sel kanker. Contohnya dengan mengkonsumsi teripang, teripang akan mengaktifkan sel-sel NK dan membunuh 95% sel-sel kanker dari berbagai jenis. Penelitian lain menyebutkan bahwa jamur ekor Turki (Trametes versicolor) akan meningkatkan jumlah dan aktivitas sel NK setelah dikonsumsi.

5 Cara Meningkatkan Sel NK

(Mengonsumsi teripang dan jamur ekor Turki untuk meningkatkan sel NK merupakan cara pertama dan kedua)

Berikut beberapa cara mudah untuk meningkatkan sel-sel NK sehingga kita bisa melawan kanker, salah satu penyakit terbesar sepanjang masa.

3. Konsumsi vitamin C

Vitamin C tidak hanya ampuh melawan pilek dan flu, tetapi juga mengaktifkan sel NK sehingga sistem kekebalan tubuh Anda seolah memiliki baju ekstra untuk melindungi Anda dari berbagai penyakit, termasuk kanker. The Journal of Immunology menegaskan bahwa vitamin C tidak perlu dikonsumsi secara berlebihan, cukup 1.000 mg setiap hari maka sudah cukup untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

4. Konsumsi vitamin E

Selain meningkatkan produksi sel-sel NK, vitamin E juga membantu produksi sel B yang juga digunakan oleh sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi dan untuk membunuh bakteri. Dosis vitamin E yang direkomendasikan adalah 60 mg per hari yang didapatkan dari kacang-kacangan, biji-bijian dan minyak nabati. Pada lain kasus, asupan vitamin E yang memadai akan menurunkan risiko penyakit jantung.

5. Konsumsi Beta karoten

Beta karoten ditemukan di dalam wortel, mengonsumsi Beta karoten akan meningkatkan sel-sel NK sehingga sistem kekebalan tubuh siap melawan berbagai penyakit. Makanan yang memiliki kadar Beta karoten tinggi, antara lain ubi jalar, lobak, bayam dan sawi.

Mudah bukan? Tanpa kita sadari, dengan mengkonsumsi makanan-makanan alami seperti itu kita sudah mencegah kanker. Jadi, tunggu apa lagi?

28 يناير 2014

15 Fakta Tentang Penyakit Lupus

Lupus

Lupus merupakan penyakit yang rumit. Orang-orang yang mengidap lupus sering diabaikan karena mereka terlihat tidak sakit parah. Banyak penderita lupus yang menderita dalam kesendiriannya akibat luput dari keakuratan pemeriksaan (acapkali dinyatakan tidak memiliki penyakit yang berbahaya).

Di bawah ini adalah 15 fakta mengenai penyakit lupus yang harus Anda ketahui. Namun agar lebih memahami seluk beluk mengenai lupus, ada baiknya Anda baca dulu artikel lupus sebelumnya.

1. Lupus adalah penyakit autoimun. Artinya sistem kekebalan tubuh akan menyerang jaringan-jaringan dan sel-sel normal seperti sendi, kulit, ginjal, paru-paru, jantung, sistem saraf dan organ tubuh lainnya.

2. Lupus tidak menular, bahkan melalui hubungan badan sekalipun. Anda tidak bisa tertular lupus dari orang lain dan Anda tidak bisa menularkan lupus kepada orang lain.

3. Lupus dianggap sebagai penyakit yang sulit dideteksi, karena gejalanya berbeda pada tiap orang. Gejala lupus akan meniru gejala-gejala penyakit lain, itulah lupus dijuluki sebagai "the great imitator".

4. Lupus tidak mirip dan tidak ada hubungan dengan kanker. Kanker merupakan kondisi keganasan, suatu jaringan abnormal yang tumbuh dengan cepat dan menyebar ke jaringan sekitarnya. Sedangkan lupus adalah penyakit autoimun.

5. Lupus tidak mirip dan tidak ada hubungan dengan HIV (Human Immune Deficiency Virus) atau AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Pada HIV atau AIDS, sistem kekebalan tubuh kurang aktif, sedangkan pada lupus, sistem kekebalan tubuh malah terlalu aktif.

6. Gejala lupus berbeda-beda pada tiap orang, dapat timbul dan hilang. Beberapa diantaranya adalah nyeri sendi atau arthritis, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri dada saat mengambil napas dalam, rasa lelah yang hebat, demam tanpa sebab, gelisah, rambut rontok, sariawan, sensitif terhadap sinar matahari, ruam seperti kupu-kupu di atas pipi.

7. Lupus dapat menyebabkan peningkatan risiko masalah pada darah seperti anemia, volume darah rendah, trombosis, masalah pembekuan dan radang dinding pembuluh darah. Karena masalah ini, jaringan, sel, organ dan bahkan kematian tulang bisa terjadi.

8. Orang-orang dari semua ras dan etnis bisa terkena lupus.

9. Lupus umumnya menyerang wanita usia subur (15-44 tahun). Namun pria, anak-anak, dan remaja juga bisa terkena lupus.

10. Wanita dari kulit berwarna memiliki risiko dua hingga tiga kali lebih besar untuk mengidap lupus dibandingkan ras Kaukasia.

11. Tingkat keparahan lupus bisa ringan sampai berat yang bisa mengancam jiwa. Penderita lupus harus selalu mendapatkan perawatan medis. Dengan pengobatan yang baik, banyak penderita lupus yang bisa menjalani hidup secara normal.

12. Penyakit lupus tergolong dalam jenis penyakit flare (gejala memburuk dan Anda akan sakit) dan remisi (gejala berkurang dan Anda membaik).

13. Tidak ada uji laboratorium khusus yang dapat menentukan apakah seseorang itu mengidap lupus atau tidak.

14. Dari sebuah penelitian, didapati bahwa sudah 5 juta orang di seluruh dunia yang mengidap lupus.

15. Pengobatan lupus akan berbeda-beda pada tiap orang. Pengobatan konservatif untuk lupus dengan NSAID (misalnya obat anti-inflamasi seperti ibuprofen) dan Plaquenil mungkin cocok untuk penderita lupus dengan gejala seperti nyeri sendi, nyeri otot, kelelahan, dan ruam kulit. Pengobatan yang lebih keras mungkin akan menggunakan kortikosteroid dosis tinggi dan obat imunosupresif yang digunakan bila ada komplikasi pada organ.

27 يناير 2014

Manfaat Ajaib dari Mengkonsumsi Vitamin C

Buah Jeruk

Tubuh Anda membutuhkan vitamin C, yaitu vitamin yang larut dalam air, untuk memproduksi kolagen. Kolagen merupakan komponen struktural tulang rawan, ligamen, tendon, pembuluh darah dan kulit.

Manfaat Vitamin C

Reaksi oksidasi di dalam tubuh akan menghasilkan radikal bebas yang akan merusak sel. Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang berguna untuk menetralkan efek radikal bebas seperti yang ditimbulkan karena polusi, zat kimia beracun yang biasa ditemukan dalam makanan dan minuman.

Vitamin C memainkan peran dalam membersihkan nitrosamin berbahaya yang berhubungan dengan kanker lambung dan kerongkongan.

Minimnya kadar vitamin C pada wanita akan meningkatkan risiko penyakit serviks dan kanker.

Karena perannya dalam produksi jaringan ikat, vitamin C sangat penting dalam proses penyembuhan luka atau luka bakar. Vitamin C juga penting dikonsumsi setelah trauma besar atau pasca operasi.

Vitamin C juga berguna untuk kesehatan sendi karena membantu menjaga cairan sinovial sehingga gerakan sendi menjadi lebih mudah. Dan vitamin C juga membantu pada pasien rematik.

Vitamin C meningkatkan integritas tulang belakang, dan juga bermanfaat untuk pasien yang nyeri punggung.

Vitamin C membantu memperbaiki tulang dan gigi.

Vitamin C penting untuk mengatasi stres. Konsentrasi signifikan dari Vitamin C ditemukan dalam kelenjar adrenal, yang melepaskan epineprin dan norepineprin dalam situasi stres. Vitamin C juga penting dalam produksi zat kimia saraf tubuh.

Merokok dan mengonsumsi alkohol akan mengurangi kadar vitamin C dalam darah. Vitamin C merupakan nutrisi penting dalam pemulihan fungsi hati terutama dalam kasus sirosis alkoholik.

Vitamin C juga terbukti membantu detoksifikasi tubuh dalam kasus ketergantungan kokain, methamphetamine, dan kecanduan heroin. Orang-orang yang sering mengonsumsi obat analgesik, antidepresan, antikoagulan, kontrasepsi oral, dan steroid, kadar vitamin C -nya akan habis.

Dikonsumsi bersama vitamin E dan zinc (seng), vitamin C berguna untuk mengurangi katarak dan meningkatkan daya penglihatan.

Vitamin C yang dikonsumsi bersama obat herbal dan vitamin lain akan membantu memperbaiki pendengaran. Tingginya kadar vitamin C juga terbukti mengurangi tingkat keparahan wabah herpes, terutama herpes zoster.

Vitamin C berguna memperpendek masa demam Anda karena flu. Setidaknya untuk satu hari.

500 miligram vitamin C jika diminum bersama dengan antioksidan lain seperti 400 IU vitamin E, 15 miligram beta karoten dan 80 miligram seng akan membantu melindungi mata Anda dari degenerasi makula terkait usia.

Wanita yang beresiko tinggi pre-eklampsia akan memperoleh manfaat vitamin C yang dikonsumsi bersama dengan vitamin E. Pre-eklampsia merupakan penyebab utama dari kelahiran prematur.

Mengkonsumsi vitamin C dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan gusi dan meringankan mulut kering.

Mengkonsumsi vitamin C juga dapat membantu mengobati kondisi yang berhubungan dengan alergi seperti demam, asma dan eksim.

Vitamin C dapat mengurangi efek dari paparan sinar matahari seperti kemerahan atau terbakar karena sinar matahari.

Ketika dikonsumsi dengan vitamin E, Vitamin C efektif mengurangi karsinogen (zat pemicu kanker) yang berhubungan dengan kanker usus besar.

Sumber-sumber utama vitamin C antara lain buah jeruk, sitrus, stroberi, kangkung, paprika, brokoli, tomat, asparagus, alpukat, melon, mangga, kacang hijau, nanas, lobak, bayam, dan kubis brussel.

Paprika sangat baik dalam mempertahankan konsentrasi vitamin C dibandingkan sayuran lainnya.

26 يناير 2014

Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Penyakit Lupus

 http://www.medkes.com/2014/01/gejala-penyebab-dan-pengobatan-penyakit-lupus.html

Lupus adalah penyakit autoimun kronis yang dapat merusak bagian tubuh seperti kulit, sendi dan organ-organ dalam tubuh. Kronis berarti bahwa tanda dan gejala penyakit lupus cenderung berlangsung lebih dari enam minggu dan bahkan bertahun-tahun.

Pada penyakit lupus, ada yang salah dengan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh adalah bagian dari tubuh yang bertugas melawan terhadap virus, bakteri, dan kuman yang masuk ke dalam tubuh. Sistem kekebalan tubuh kita memproduksi protein yang disebut dengan antibodi yang melindungi tubuh dari penyerang. Sedangkan autoimun berarti sistem kekebalan tubuh tidak dapat membedakan yang mana penyerang asing dan yang mana jaringan tubuh Anda, akibatnya sistem kekebalan tubuh menciptakan autoantibodi yang akan menyerang dan menghancurkan jaringan normal pada tubuh. Autoantibodi ini akan menyebabkan peradangan, nyeri, dan kerusakan di berbagai bagian tubuh.

Penyakit lupus juga tergolong dalam jenis penyakit flare (gejala akan memburuk dan Anda akan sakit) dan remisi (gejala berkurang dan Anda membaik).

Gejala Lupus

Karena penyakit lupus dapat mempengaruhi banyak organ berbeda, maka berbagai gejala dapat muncul. Gejala ini bisa muncul dan hilang, dan selama perjalanan penyakit, gejala-gejala yang berbeda dapat muncul pada waktu yang berbeda.

Gejala yang paling umum dari lupus adalah:
  • Rasa lelah yang ekstrim
  • Sakit kepala
  • Nyeri atau pembengkakan pada sendi
  • Demam
  • Anemia (jumlah sel darah merah atau hemoglobin rendah, atau total volume darah rendah)
  • Pembengkakan (edema) di kaki, tangan, dan atau di sekitar mata
  • Nyeri dada saat bernapas dalam (pleurisy)
  • Ruam berbentuk kupu-kupu (butterfly-shaped) di pipi dan hidung
  • Sensitif terhadap matahari atau cahaya (photosensitivity)
  • Rambut rontok
  • Pembekuan darah tidak normal
  • Jari-jari berubah putih atau biru saat demam (fenomena Raynaud)
  • Borok pada mulut atau hidung. 

Banyak dari gejala-gejala penyakit lupus sama dengan gejala penyakit lain. Bahkan penyakit lupus juga dijuluki sebagai "the great imitator" karena gejala yang ditimbulkannya sering seperti gejala rheumatoid arthritis, kelainan darah, fibromyalgia, diabetes, masalah tiroid, penyakit Lyme, dan seperti penyakit jantung, paru-paru, otot dan tulang.

Penyebab Lupus

Penyebab penyakit lupus banyak sekali, dan ilmuwan meyakini bahwa lupus terjadi sebagai respon terhadap kombinasi baik dari dalam maupun luar tubuh, termasuk hormon, genetik dan lingkungan.

Hormon

Hormon mengatur banyak fungsi tubuh. Karena sembilan dari sepuluh penderita lupus adalah wanita, para peneliti akhirnya meneliti hubungan antara estrogen dan lupus. Memang pria juga menghasilkan hormon estrogen, namun wanita memproduksi estrogen lebih banyak ketimbang pria. Banyak wanita yang memiliki gejala lupus sebelum periode menstruasi, dan atau selama kehamilan ketika produksi estrogen tinggi. Ini mungkin menunjukkan bahwa estrogen atau hormon lainnya bisa mempengaruhi lupus.

Genetik

Belum terbukti adanya gen atau kelompok gen yang menyebabkan lupus. Penyakit lupus muncul dalam keluarga tertentu dengan gen tertentu yang teridentifikasi telah memberikan kontribusi untuk perkembangan lupus, namun ini juga masih belum jelas. Hal ini dibuktikan dengan kembar yang dibesarkan dalam lingkungan yang sama dan memiliki gen yang sama namun ternyata hanya satu yang mengidap lupus. Tapi walaupun begitu, ketika salah satu dari kembar identik tersebut mengidap lupus, maka ada juga peluang kembar identik lainnya untuk mengidap lupus (25 persen untuk kembar identik dan 2-3 persen untuk kembar fraternal).

Kelompok etnis tertentu (Afrika, Asia, Hispanik./Latin, penduduk asli Amerika, dan Pasifik) memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengidap lupus. Ini mungkin menunjukkan hubungan kesamaan dalam gen-gen mereka.

Lingkungan

Kebanyakan ilmuwan sekarang berpikir bahwa agen lingkungan, seperti virus atau mungkin bahan kimia, bisa menjadi pemicu penyakit lupus. Meskipun begitu, para ilmuwan belum menemukan agen lingkungan yang spesifik yang bisa menyebabkan lupus. Sedangkan unsur-unsur lingkungan yang dapat memicu lupus dan menyebabkan flare belum sepenuhnya diketahui, yang paling sering dituduh adalah sinar ultraviolet, infeksi (termasuk efek dari virus Epstein-Barr), dan paparan debu silika dalam pertanian atau kegiatan industri.

Contoh lain pemicu lupus dari lingkungan, yaitu:
  • Sinar ultraviolet dari matahari
  • Sinar ultraviolet dari lampu neon
  • Obat sulfa, yang membuat orang lebih sensitif terhadap matahari, seperti kotrimoksazole, sulfisoxazole, tolbutamide, sulfasalazine dan diuretik
  • Penicillin atau obat antibiotik lain seperti amoksisilin, ampisilin, kloksasilin
  • Infeksi
  • Penyakit virus
  • Demam dan kelelahan
  • Cedera
  • Stres emosional, seperti perceraian, penyakit, kematian dalam keluarga atau masalah kehidupan lainnya
  • Hal lain yang bisa menyebabkan stres tubuh seperti pembedahan, kerusakan fisik, kehamilan atau melahirkan. 

Faktor-faktor yang tampaknya tidak berhubungan juga dapat memicu timbulnya lupus pada orang yang rentan. Para ilmuwan telah mengelompokkannya yang beberapa diantaranya adalah:
  • Paparan sinar matahari
  • Infeksi
  • Kehamilan
  • Persalinan
  • Obat yang diminum untuk mengobati suatu penyakit. 

Diagnosis Lupus

Seorang dokter yang tengah mempertimbangkan kemungkinan lupus akan berusaha mencari tanda-tanda peradangan yang meliputi, nyeri, panas, kemerahan, bengkak, dan hilangnya fungsi di tempat tertentu di dalam tubuh. Peradangan juga dapat terjadi di dalam tubuh (ginjal, hati, misalnya), dan di luar tubuh.

Ada banyak tantangan untuk menyatakan seseorang itu mengidap lupus. Lupus dikenal sebagai "the great imitator" karena gejalanya mirip dengan gejala penyakit lainnya. Gejala lupus juga sering tidak jelas, bisa muncul dan hilang, dan berubah-ubah.

Dengan hati-hati, seorang dokter akan meninjau hal-hal berikut saat mengevaluasi diagnosis lupus:
  • Gejala Anda saat ini
  • Hasil uji laboratorium
  • Riwayat kesehatan
  • Riwayat kesehatan anggota keluarga dekat Anda (kakek-nenek, orang tua, saudara, bibi, paman dan sepupu). 
Semua informasi tersebut akan diperlukan oleh seorang dokter guna menegakkan diagnosis lupus.

Berbagai macam tes laboratorium akan dilakukan untuk mendeteksi perubahan fisik atau kondisi tubuh Anda yang dapat terjadi karena lupus. Setiap hasil tes akan memberikan gambaran lebih lanjut bagi dokter mengenai apa yang menyebabkan gejala penyakit Anda.

Namun, untuk beberapa alasan yang tercantum di bawah ini, tes laboratorium tidak bisa memberikan kepastian bahwa seseorang itu mengidap lupus atau tidak:
  • Tidak ada tes laboratorium khusus yang dapat menentukan apakah seseorang itu mengidap lupus atau tidak
  • Hasil tes yang menunjukkan lupus dapat disebabkan oleh penyakit lain atau bahkan bisa muncul pada orang yang sehat
  • Hasil tes bisa positif di suatu waktu dan bisa negatif di lain waktu
  • Pengujian di laboratorium yang berbeda bisa memberikan hasil tes yang berbeda pula. 

Jika gejala-gejala seperti diatas muncul secara bersamaan, maka seorang dokter akan mampu menegakkan diagnosis lupus. Namun, seperti yang sering terjadi, gejala lupus berkembang secara bertahap dari waktu ke waktu, diagnosis juga menjadi tidak jelas.

Pengobatan Lupus

Gejala lupus berbeda pada tiap orang. Pada banyak kasus penyakit lupus, pendekatan pengobatan terbaik adalah dengan tim medis yang akan menyesuaikan pengobatan untuk kondisi spesifik Anda.

Dewasa ini, dokter mengobati lupus dengan menggunakan berbagai macam obat-obatan, mulai dari obat ringan hingga obat yang sangat kuat. Selama hidup penderita lupus, obat yang diberikan biasanya akan berubah-ubah. Sayangnya untuk menemukan kombinasi obat yang tepat terkadang tim medis perlu waktu hingga berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk mengontrol penyakit lupus Anda.

Ada banyak kategori obat yang dokter gunakan untuk pengobatan lupus. Para ilmuwan kesehatan menyetujui penggunaan beberapa obat untuk lupus, antara lain:
  • Kortikostreoid, termasuk prednison, prednisolon, metilprednisolon, dan hidrokortison
  • Anti malaria, seperti hydroxychloroquine, chloroquine
  • Monoclonal antibody belimumab
  • Aspirin.

Rheumatologist, yaitu seorang dokter spesialis penyakit sendi dan otot, umumnya merawat penderita lupus. Jika lupus telah menyebabkan kerusakan pada organ tertentu, maka penderita lupus akan dikonsultasikan kepada spesialis lain. Misalnya, dermatologist untuk cutaneous lupus (penyakit kulit), cardiologist untuk penyakit jantung, nephrologist untuk penyakit ginjal, neurologis untuk penyakit otak dan sistem saraf, atau gastroenterologist untuk penyakit saluran pencernaan. Seorang wanita dengan lupus yang ingin hamil juga membutuhkan obstetrician yang merupakan spesialis dalam menangani kehamilan berisiko tinggi.

Setelah Anda didiagnosis mengidap lupus, dokter akan mengembangkan rencana perawatan berdasarkan usia, gejala, kesehatan umum, dan gaya hidup Anda. Tujuan dari pengobatan lupus adalah untuk:
  • Mengurangi peradangan yang disebabkan lupus
  • Menekan sistem kekebalan tubuh Anda yang terlalu aktif
  • Mencegah flare, dan mengatasinya ketika terjadi
  • Mengendalikan gejala-gejala, seperti nyeri sendi dan rasa lelah
  • Meminimalkan kerusakan pada organ-organ. 

Orang dengan penyakit lupus seringkali membutuhkan obat lain guna mengobati kondisinya, antara lain:
  • Diuretik untuk retensi cairan
  • Obat antihipertensi untuk tekanan darah tinggi
  • Anti konvulsan untuk gangguan kejang
  • Antibiotik untuk infeksi
  • Obat penguat tulang untuk osteoporosis. 

Demikian uraian lengkap mengenai gejala, penyebab, dan pengobatan penyakit lupus. Ke depan akan kami publikasikan fakta-fakta mengenai penyakit lupus.

24 يناير 2014

Penyebab dan 5 Langkah Mengurangi Selulit

Selulit

Selulit adalah timbunan/gumpalan lemak yang berbentuk tidak rata dan bergumpal yang terdapat di bawah kulit. Gumpalan lemak ini akan menarik tisu-situ di bawah kulit sehingga menyebabkan kulit mengerut, bergelombang mirip dengan kulit jeruk.

Selulit umumnya mengenai daerah perut, paha dan bokong. Bisa mengenai siapa pun tidak memandang jenis kelamin, dan gemuk atau pun kurus. Selulit biasanya muncul saat usia 25 sampai 35 tahun, dan kemunculan selulit akan meningkat seiring bertambahnya usia seseorang. Faktanya, hampir 80 persen wanita di dunia memiliki selulit di bagian tubuhnya.

Penyebab munculnya selulit

Selulit muncul akibat terhambatnya lemak yang mengalir melalui darah. Banyak faktor yang menyebabkannya namun yang diyakini faktor terkuat adalah genetik (keturunan). Sedangkan beberapa faktor lainnya adalah obesitas, kurang berolahraga, obat-obatan, dan struktur lemak seseorang itu sendiri.

Selain itu, faktor hormon seperti estrogen juga mempengaruhi kemunculan selulit. Karena pada umumnya selulit muncul pada wanita saat mengalami perubahan hormon estrogen seperti pada waktu pubertas, hamil, menopause dan mengonsumsi pil KB.

5 Langkah Mengurangi Selulit

Langkah pertama: Olahraga

Dengan berolahraga rutin seperti berjalan atau segala bentuk latihan kardio, akan memperlancar sirkulasi darah dan mengencangkan kaki. Mulailah dengan berjalan cepat, jogging atau crosstraining, ini untuk membantu mengurangi lemak.

Langkah kedua: Diet

Makanlah buah dan sayuran yang berwarna cerah, ini akan membatu meningkatkan sirkulasi kulit, yang akhirnya akan mengurangi selulit. Buah dan sayuran berwarna banyak mengandung antioksidan, membantu tubuh dalam mengeluarkan racun.

Makanan yang tidak sehat seperti makanan berlemak dapat menyebabkan kulit kurang elastis dan sirkulasi menjadi tidak lancar. Mangga dan pisang juga akan mendorong aliran darah, yang lagi-lagi membantu mengurangi selulit.

Cobalah untuk banyak mengonsumsi vitamin C. Vitamin C akan meningkatkan kadar kolagen di dalam kulit. Selain itu, garam merupakan faktor yang memperparah keadaan selulit, jadi hindari makanan tinggi garam.

Langkah ketiga: Pakaian Dalam

Pakaian yang ketat dapat menghambat kerja tubuh dalam memindahkan lemak. Memakai pakaian dalam yang longgar akan membantu mencegah selulit. Kondisi selulit akan bertambah parah akibat penggunaan pakaian dalam yang ketat, karena akan menghambat sirkulasi.

Langkah keempat: Perawatan Kulit/Pijat

Body brushing akan mengangkat sel kulit mati dan memberikan kulit yang sehat, membuat penampilan tampak lebih muda. Gunakan juga pelembab, ini akan membantu sel-sel kulit untuk untuk bernapas kembali yang akhirnya membuat kulit lebih halus.

Lakukan pijatan terutama pada otot-otot sekitar kaki, beti dan paha, ini akan membuat rileks urat saraf dan otot-otot dan memperlancar sirkulasi darah yang akan menghancurkan tumpukan lemak dalam tubuh.

Langkah kelima: Velashape

Faktor genetik memainkan peran besar dalam kemunculan selulit, sehingga ada kalanya seseorang telah melakukan berbagai macam upaya namun selulitnya tidak kunjung berkurang. Jika Anda selalu makan makanan sehat, merawat kaki dan berolahraga secara teratur tapi tetap saja tidak bisa mengurangi selulit, maka mungkin Anda perlu mempertimbangkan perawatan yang lebih baik.

Salah satunya yang dianggap terbaik saat ini adalah Velashape, perawatan yang menggunakan gabungan frekuensi radio, infra merah, vakum dan pijat mekanik untuk mengatasi selulit. Perawatan ini akan meningkatkan sirkulasi darah, membuat kulit teras halus dan tentunya akan mengurangi selulit.

22 يناير 2014

Manfaat yang Anda Peroleh dari Berhenti Merokok

Dilarang merokok

Berhenti merokok merupakan tantangan besar dalam hidup Anda. Ketika sudah berhenti merokok, Anda akan merasakan perubahan besar pada fisik dan jiwa Anda. Di hari pertama dan hari kedua berhenti merokok, tubuh Anda akan membuang semua gas beracun karbon monoksida yang ditemukan di dalam asap rokok. Dampak baiknya dari pengeluaran racun karbon monoksida ini, kadar oksigen dalam darah akan meningkat dan ini akan membuat kulit Anda terlihat lebih bagus dan membuat Anda lebih bertenaga.

Semua sudah tahu dampak buruk merokok, diantaranya akan menyempitkan pembuluh darah, sehingga darah akan mengalir lebih lancar ketika Anda sudah berhenti merokok. Jika seseorang memiliki sirkulasi darah yang buruk katakanlah akibat merokok, maka jari tangan dan jari kakinya kurang bisa merasakan dingin.

Manfaat Berhenti Merokok

Berikut manfaat dari berhenti merokok. Kami uraikan manfaatnya mulai dari menit, jam, hari dan tahun dari berhenti merokok.


Waktu setelah berhenti merokok Apa yang terjadi
Setelah 20 menit Tekanan darah dan denyut nadi menjadi normal, sirkulasi darah meningkat.
Setelah 8 jam Tingkat karbon monoksida dalam darah turun.
Setelah 48 jam Karbon monoksida dari asap rokok dan nikotin hilang sama sekali dari tubuh.
Setelah 2 sampai 3 hari Dahak di tenggorokan berkurang atau hilang sama sekali, bernapas lebih plong.
Setelah 5 sampai 7 hari Indera perasa dan penciuman akan meningkat, napas menjadi lebih segar, gigi lebih bersih dan tubuh lebih bertenaga.
Setelah 2 sampai 3 minggu Gejala ketagihan akan berhenti dan risiko penggumpalan darah berkurang.
Setelah 4 minggu Batuk, hidung buntu dan kesulitan bernapas akan hilang, tidak mudah lelah dan lebih banyak energi. Paru-paru lebih tangguh untuk melawan infeksi.
Setelah 2 sampai 3 bulan Fungsi paru-paru meningkat hingga 5 persen
Setelah 1 tahun Risiko terkena penyakit kardiovaskular berkurang setengahnya.
Setelah 2 sampai 3 tahun Risiko untuk terjangkit pneumonia berat atau flu sudah sama seperti orang yang bukan perokok. Risiko terkena penyakit jantung, nyeri dada (angina) dan stroke turun jauh.
Setelah 5 tahun Risiko terkena penyakit tenggorokan, esofagus, dan kanker kandung kemih turun hingga 50%.
Setelah 5 sampai 10 tahun Risiko terkena penyakit kardiovaskular dan trombosis (penggumpalan darah) sama seperti orang yang bukan perokok.
Setelah 10 tahun Risiko terkena kanker paru-paru hilang setengahnya. Risiko osteoporosis juga menurun.
Setelah 15 sampai 20 tahun

Risiko paru-paru, tenggorokan, esofagus atau kanker kandung kemih sudah sama seperti orang yang bukan perokok. Tapi tetap saja perokok berat (20 batang perhari) memiliki risiko terkena kanker paru-paru dua kali lipat semasa hidupnya.

Manfaat Lain Berhenti Merokok

Stres berkurang

Begitu seseorang sudah berhenti merokok, dalam beberapa bulan kedepan mereka kurang menderita stres. Ada bukti yang menunjukkan bahwa nikotin jauh dari membantu menghilangkan stres, bahkan sebaliknya menyebabkan stres pada perokok. Rasa nyaman ketika menghisap rokok diklaim hanyalah sugesti.

Lebih banyak memiliki waktu

Ketika Anda sudah berhenti merokok, Anda akan memiliki waktu ekstra. Banyak orang tidak berpikir soal banyaknya waktu dan energi yang dihabiskan ketika ia mulai harus membeli rokok dan akivitas merokoknya itu sendiri.

Lebih optimis

Ketika menemui kesukaran, para mantan perokok cenderung bersikap lebih optimis dibandingkan saat ia masih merokok. Mereka selalu berusaha mencari jalan keluar dari masalahnya itu.

Mampu mengontrol diri

Salah satu hal tersulit untuk berhenti merokok adalah belajar bagaimana menahan keinginan untuk merokok. Ketika pertama kali berhenti merokok, Anda akan merasa stres dan keinginan untuk menghisap rokok memuncak, tetapi ingatlah bahwa efek ini akan hilang hanya dalam hitungan menit.

Keinginan untuk merokok ibarat otot tubuh yang digunakan, setelah Anda berhenti menggunakan otot itu, maka otot akan kembali mengecil. Dengan belajar mengatasi keinginan untuk merokok, tanpa disadari Anda telah melatih diri untuk disiplin dan mengontrol diri. Ini termasuk latihan yang keras.

Pribadi baru

Berhenti merokok akan mengungkap aspek-aspek baru dari kepribadian Anda. Banyak mantan perokok yang memiliki sikap yang lebih baik dalam mengatasi stres, marah, senang atau bosan.

Kegagalan dalam Berhenti Merokok

Kebanyakan perokok mencoba beberapa kali untuk berhenti merokok sebelum akhirnya mereka berhasil. Rata-rata mereka membutuhkan hingga lima kali usaha berhenti merokok. Sangat penting untuk menguatkan tekad untuk tidak merokok lagi.

Berhenti merokok adalah suatu proses belajar di mana Anda secara bertahap menemukan situasi dan emosi untuk proses pembelajaran. Jangan berkecil hati jika usaha berhenti merokok Anda gagal. Analisalah apa yang terjadi sehingga Anda tidak lagi membuat kesalahan di waktu berikutnya.

Tanyakan pada diri Anda sendiri mengenai penyebab mengapa Anda kembali menghisap rokok:
  • Apa yang saya lakukan ketika muncul keinginan untuk merokok?
  • Dengan siapa saya saat itu?
  • Bagaimana suasananya?
  • Darimana saya mendapatkan rokok itu?
  • Mengapa saya mengambil mengambil sebatang rokok itu?
Selalu ada sesuatu yang bisa dilakukan daripada harus merokok. Silahkan temukan solusi dari pertanyaan-pertanyaan tersebut agar Anda tidak lagi terdorong untuk menghisap rokok.

Article Resources
  • Kredit gambar: westchesterdish.com