Mangan : Manfaat dan Gejala Defisiensi

Monday, March 19, 2018
Mangan

Mangan memiliki peran penting dalam metabolisme dan kesehatan tulang. Mangan juga bertindak sebagai koenzim (co-enzyme) untuk membantu aktivitas metabolik dalam tubuh manusia.

Banyak lagi manfaat lain dari mangan, seperti membantu pembentukan jaringan ikat, penyerapan kalsium, kesehatan fungsi kelenjar tiroid, mengontrol kadar gula darah, dan metabolisme lemak dan karbohidrat.

Apa itu mangan?

Banyak orang yang tahu bahwa vitamin A adalah untuk kesehatan mata dan vitamin C untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, tapi apa yang Anda ketahui tentang mangan? Mangan memang tidak sepopuler nutrisi lain seperti kalsium, zat besi, atau kalium, tapi mangan tetap penting bagi kesehatan.

Mangan adalah mineral alami tubuh yang jumlahnya sangat kecil di dalam tubuh. Tubuh manusia mengandung paling banyak sekitar 20 mg mangan, yang terkonsentrasi di ginjal, pankreas, hati, dan tulang.

Tubuh manusia memang hanya membutuhkan sedikit mangan, tapi itu tidak membuatnya menjadi mineral yang tidak penting, melainkan sebaliknya tubuh membutuhkannya untuk banyak fungsi vital.

Mangan merupakan antioksidan kuat yang mencari dan menetralisir radikal bebas di tubuh manusia, sehingga mencegah potensi bahaya yang akan ditimbulkan. Mangan sangat penting untuk kesehatan otak dan sistem saraf. Sejauh yang diketahui para ahli, mangan merupakan mineral yang sangat penting bagi semua makhluk bernyawa.

Gejala defisiensi mangan

Mangan terlibat dalam banyak proses biokimia tubuh, oleh karena itu defisiensi (kekurangan) mangan dapat mempengaruhi sejumlah sistem di seluruh tubuh.

Gejala defisiensi mangan antara lain tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kolesterol tinggi, gangguan visi, gangguan pendengaran, hilang ingatan berat, gangguan toleransi glukosa, kejang, dan tremor. Defisiensi berat mangan dapat menyebabkan kemandulan pada wanita, kerusakan pankreas, masalah jantung dan osteoporosis.

Meski disebutkan bahwa defisiensi mangan cukup jarang, namun disebutkan pula bahwa 35% dari populasi dunia mengalami defisiensi mangan. Pola makan yang buruk menjadi penyebab utama defisiensi mangan.

Sumber utama mangan

Sumber mangan yang paling utama adalah nanas, bawang putih, anggur, kacang hijau, gandum, kacang, selada, sawi, stroberi, buah beri, bayam, cengkeh, kunyit, daun bawang, tahu, tempe, pisang, mentimun, kiwi, buah ara, dan wortel. Sumber melimpah mangan lainnya adalah sayuran hijau, beras merah, kelapa dan kacang almond.

Manfaat mangan bagi kesehatan

Mangan menjadikan tubuh sehat secara keseluruhan melalui berbagai cara. Berikut ini adalah manfaat mangan yang paling signifikan bagi tubuh:

Meningkatkan metabolisme

Salah satu fungsi vital mangan adalah pengaturan metabolisme tubuh. Enzim yang diaktivasi mangan akan membantu metabolisme kolesterol, asam amino, dan karbohidrat. Mangan juga penting untuk metabolisme vitamin, seperti vitamin E dan vitamin B1, selain fungsinya membantu kerja hati agar tetap normal.

Kesehatan tulang

Mangan sangat penting untuk pertumbuhan struktur tulang manusia. Mangan merupakan mineral yang sangat efektif dalam meningkatkan kepadatan mineral tulang belakang. Mangan juga sangat berguna bagi wanita menopause. Banyak wanita yang mengalami defisiensi mangan setelah mereka menopause, sehingga meningkatkan asupan mangan menjadi hal yang penting agar terhindar dari patah tulang akibat keropos.

Meski penelitian belum membuktikan bahwa mangan dapat mencegah osteoporosis, tapi mangan diyakini merupakan salah satu faktor yang dapat memperlambat pengembangan osteoporosis.

Mengontrol kadar gula darah

Mangan juga diketahui berperan dalam mengendalikan kadar gula darah tubuh. Artinya, mangan dapat mencegah pengembangan diabetes. Untuk mengendalikan kadar gula darah, mangan mengatur sintesis dan sekresi insulin, sehingga kadar gula darah dapat normal. Hal ini akan membuat penderita diabetes hidup secara normal.

Mencegah penyakit

Karena sifat antioksidannya, mangan memiliki fungsi khusus sebagai pemantau radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas mampu merusak sel manusia dan menyebabkan kanker. Oleh karena itu, asupan mangan menjadi hal yang penting untuk menetralisir radikal bebas.

Mencegah Osteoporosis

Mangan diketahui memiliki hubungan dengan penurunan sindrom osteoporosis dan osteoartritis. Mangan adalah mineral yang telah terbukti menambah kepadatan tulang dan kepadatan mineral secara keseluruhan. Namun, bila ditinjau sebagai sebagai elemen individu untuk kesehatan tulang, mangan masih perlu diteliti lagi. Dalam pengujian pada manusia, sebagian besar penelitian kesehatan menggunakan mineral lengkap, tidak hanya mangan sendiri.

Mencegah serangan epilepsi

Defisiensi mangan bisa memicu serangan epilepsi. Makanan kaya mangan dapat membantu mengendalikan kemungkinan kejang oleh serangan epilepsi ini. Mekanisme mangan dalam mencegah epilepsi belum sepenuhnya dapat dipahami. Namun, mangan telah terbukti berperan sebagai vasodilator (melebarkan pembuluh darah).

Mengurangi sindrom PMS

Fakta yang disayangkan namun tak dapat dihindari adalah banyak wanita yang menderita sindrom PMS (pramenstruasi). Pada PMS, mangan akan membantu menjaga mood, meredakan sakit kepala, depresi, dan perasaan mudah tersinggung.

Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara defisiensi beberapa macam mineral, termasuk mangan, pada wanita yang menderita gejala PMS parah. Namun, mangan juga mempengaruhi fungsi hormon, jadi konsultasikan dulu ke dokter sebelum menggunakannya untuk PMS karena sangat berkaitan dengan hormon.

Mengurangi peradangan

Mangan juga dikenal sebagai obat keseleo dan juga peradangan, karena membantu meningkatkan kadar SOD (superoksida dismutase).  Peningkatan kadar ini disebabkan oleh sifat antioksidan mangan. Pada pasien dengan artritis, kadar SOD mereka biasanya sangat rendah.

SOD berfungsi sebagai anti inflamasi yang sangat dibutuhkan penderita artritis. Menurut beberapa penelitian, asupan mangan yang memadai akan meningkatkan sintesis dan fungsi SOD yang telah dikaitkan dengan penurunan gejala artritis.

Meningkatkan kesehatan tiroid

Mangan merupakan faktor penentu penting bagi berbagai macam enzim, dan merupakan komponen penting tiroksin, bisa dikatakan bahwa hormon sindrom PMS di kelenjar tiriod. Fungsi kelenjar tiroid yang normal dan sintesis hormonalnya bermanfaat untuk berbagai masalah kesehatan tubuh, seperti penurunan berat badan, nafsu makan, metabolisme, dan efisiensi sistem organ tubuh.

Meningkatkan kesehatan pencernaan

Mangan adalah mineral yang sangat membantu dalam menjaga fungsi saluran pencernaan. Mangan akan meningkatkan penyerapan lemak dan juga mengurangi masalah seperti sembelit dan ketidaknyamanan usus. Mangan juga penting untuk efisiensi dalam pemanfaatan makanan dan transformasinya menjadi energi sehingga dapat digunakan.

Meningkatkan penyerapan vitamin

Mangan membantu penyerapan vitamin penting seperti vitamin B dan E, dan mineral seperti magnesium. Ini disebabkan karena peran mangan dalam reaksi enzimatik yang dibutuhkan untuk menyerap dan memanfaatkan vitamin yang didapatkan dari makanan.

Mangan adalah salah satu faktor pendorong yang paling sederhana untuk reaksi enzimatik, dan jika ada risiko defisiensi vitamin tertentu, maka pastikan untuk meningkatkan asupan mangan, selama dalam batas yang aman dan tidak menyebabkan keracunan.

Mengatur metabolisme glukosa

Mangan membantu dalam pengaturan metabolisme glukosa dalam tubuh. Ini menjadi salah satu manfaat kesehatan dari mangan yang paling penting yang mana meningkatkan efisiensi fungsi dan energi. Selain itu, bila glukosa diserap dan dimanfaatkan dengan benar oleh sistem organ dan otot, maka hanya ada sedikit kemungkinan terjadi penumpukan berlebih, yang berbahaya bagi penderita diabetes. Mereka yang mampu mengelola diabetesnya dengan baik pastinya memiliki kadar mangan yang memadai dalam tubuhnya.

Meningkatkan fungsi kognitif

Mangan sangat penting untuk kesehatan fungsi otak selain digunakan untuk mengobati gangguan saraf tertentu. Hal ini kemungkinan besar disebabkan SOD di dalamnya, yang mengais radikal bebas di seluruh tubuh, termasuk jalur saraf. Oksidasi produk sampingan seperti radikal bebas ada di seluruh bagian tubuh, oleh karena itu antioksidan yang kuat seperti SOD sangat diperlukan.

Terlepas dari peran antioksidannya, mangan juga bisa berikatan dengan neurotransmitter dan merangsang transmisi impuls listrik yang lebih cepat dan lebih efisien ke seluruh tubuh, yang pada akhirnya akan mempercepat fungsi kognitif.

Angka kebutuhan mangan

Angka kebutuhan mangan yang direkomendasikan ini belum ditetapkan, namun merupakan tingkat asupan yang memadai.


Laki-laki Wanita
0 - 6 bulan 3 mcg (mikrogram) 3 mcg (mikrogram)
7 - 12 bulan 600 mcg 600 mcg
1 - 3 tahun 1,2 mg (miligram) 1,2 mg (miligram)
4 - 8 tahun 1,5 mg 1,5 mg
9 - 13 tahun 1,9 mg 1,6 mg
14 - 18 tahun 2,2 mg 1,6 mg
19 tahun ke atas 2,3 mg 1,8 mg
Hamil - 2 mg
Menyusui - 2,6 mg

Perhatian

Mangan adalah satu dari tiga mineral beracun di tubuh manusia. Kadar mangan tubuh tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih. Berlebihan dalam mengonsumsi suplemen mangan dapat menyebabkan beragam kondisi dan penyakit berbahaya, beberapa diantaranya berakibat fatal.

Overdosis mangan dapat menyebabkan gejala serupa dengan penyakit parkinson. Juga bagai mereka yang memiliki kondisi hati, berhati-hatilah agar tidak mengonsumsi terlalu banyak mangan, karena hati akan kesulitan untuk membuangnya, yang akhirnya dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius.

Article Resources
  • https://www.organicfacts.net/health-benefits/minerals/health-benefits-of-manganese.html
  • https://www.globalhealingcenter.com/natural-health/what-is-manganese/
  • https://www.livestrong.com/article/485034-the-symptoms-of-manganese-deficiency/
  • Gambar: Live Science

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer