31 مارس 2018

Kolonoskopi : Kegunaan, Prosedur, dan Komplikasi

Kolonoskopi adalah prosedur medis untuk memeriksa usus besar atau kolon. Kolonoskop adalah alat kolonoskopi yang berbentuk selang (tabung) plastik panjang, ramping, dan fleksibel yang dilengkapi dengan kamera digital kecil dan ringan, serta lampu di ujungnya.

Dokter penyakit dalam (subspesialis gastroenterolog) akan dengan hati-hati memandu kolonoskop ke berbagai arah untuk melihat keadaan usus besar. Gambar dari kamera kolonoskop dikirimkan ke layar monitor dan dapat diperbesar sehingga lebih jelas dalam melihat lapisan usus besar.

Kolonoskopi


Usus besar

Usus besar atau kolon adalah bagian terakhir dari saluran pencernaan. Usus besar yang panjangnya 1,5 meter ini layaknya sebuah tabung hampa berakhir di rektum atau anus. Fungsi utama usus besar adalah sebagai tempat penyimpanan makanan yang tidak diserap sebelum dibuang menjadi feses (tinja).

Usus besar merupakan organ yang kompleks dan penting bagi kesehatan saluran pencernaan seseorang. Satu sampai tiga kilogram bakteri berada di usus besar guna mencerna serat dan pati yang tidak terserap. Usus besar juga menghasilkan banyak gas, yang sebagian besar diserap kembali.

Usus besar menghasilkan asam lemak rantai pendek, beberapa diantaranya mungkin peting untuk mencegah kondisi seperti kanker usus besar. Usus besar juga menyerap kembali cairan sehingga hanya tersisa sekitar 100-200 mililiter air di dalam feses.

Kegunaan kolonoskopi

Kolonoskopi dapat digunakan untuk mencari keberadaan kanker usus besar atau polip usus besar, yang tumbuh di lapisan usus besar yang terkadang bisa tumbuh menjadi kanker.

Kolonoskopi dapat dilakukan untuk menemukan penyebab dari gejala seperti:
  • pendarahan dari rektum
  • darah di tinja
  • nanah atau lendir di tinja
  • nyeri perut tanpa sebab jelas
  • perubahan kebiasaan buang air besar seperti diare yang tidak diketahui penyebabnya atau diare kronis
  • skrining dan pengawasan untuk kanker kolorektal (kanker yang tumbuh pada usus besar dan rektum).

Kolonoskopi juga dapat dilakukan bila pada usus besar ditemukan suatu kelainan pada pemeriksaan x-ray atau CT Scan.

Individu dengan riwayat polip atau kanker usus besar dan individu tertentu dengan riwayat keluarga dengan kanker non-kolonik atau masalah kolon yang mungkin terkait dengan kanker usus besar (seperti kolitis ulserativa dan polip) disarankan untuk melakukan kolonoskopi secara periodik karena risiko mereka yang lebih besar untuk mengalami polip atau kanker usus besar.

Seberapa sering seseorang perlu menjalani kolonoskopi tergantung dari tingkat risiko dan kelainan yang ditemukan pada kolonoskopi sebelumnya. Salah satu rekomendasi yang diterima secara luas adalah orang yang sehat dengan risiko normal untuk kanker usus besar disarankan untuk menjalani kolonoskopi pada usia 50 tahun dan setiap 10 tahun sesudahnya, untuk tujuan menghilangkan polip kolon sebelum menjadi kanker.

Persiapan sebelum kolonoskopi

Pada saat kolonoskopi, usus besar harus benar-benar dalam keadaan bersih. Mungkin ada perbedaan dalam persiapan kolonoskopi, tapi pasien biasanya sudah diberitahu secara rinci tentang apa yang harus dilakukan atau dipersiapkan sebelum kolonoskopi.

Secara umum, pasien akan diperintahkan untuk meminum sejumlah besar larutan pembersih khusus atau diet cair selama beberapa hari, dan obat pencahar sebelum kolonoskopi. Instruksi yang diberikan petugas harus ditaati atau jika tidak visualisasi usus besar akan dikaburkan oleh kotoran di usus besar, dan mungkin saja perlu kolonoskopi ulangan.

Instruksi yang diberikan juga dapat berupa larangan untuk mengonsumsi makanan tertentu selama beberapa hari menjelang prosedur, seperti mungkin makanan berserat dan makanan biji-bijian.

Prosedur kolonoskopi

Sebelum prosedur kolonoskopi, petugas akan memberikan obat melalui jalur intravena untuk membuat pasien mengantuk dan rileks. Obat akan memberikan efek sedasi mendalam sehingga pasien tidak akan merasakan sakit dan mengganggu prosedur.

Pasien berbaring pada sisi kiri dengan lutut ditekuk. Dengan lembut, kolonoskop dimasukkan melalui anus dan naik ke usus besar, dan udara dan karbondioksida dipompa untuk membantu kolonoskop.

Setelah kolonoskop mencapai titik dimana usus besar bergabung dengan usus kecil, dokter perlahan menariknya sambil melihat lapisan usus besar dengan seksama. Gambar-gambar dapat diambil. Prosedur ini biasanya membutuhkan waktu antara 15 hingga 60 menit.

Jika ditemukan polip usus besar, polip diangkat dan jaringannya dikirim ke laboratorium untuk dianalisis untuk menentukan apakah polip itu bersifat kanker. Pengangkatan polip atau biopsi tersebut dapat menyebabkan pendarahan. Pendarahan dapat dihentikan dengan menggunakan klip atau metode lain selama kolonoskopi. Jika terjadi pendarahan hebat, mungkin memerlukan transfusi darah atau menyisipkan kembali kolonoskop untuk mengontrol pendaharan.

Pasca kolonoskopi

Setelah kolonoskopi, mungkin Anda akan mengalami:
  • kembung
  • gas perut
  • kram ringan.

Pasien mungkin disarankan untuk memakan atau minum minuman ringan setelah satu jam setelah pasien sadar. Biasanya pasien diperbolehkan pulang setelah sekitar 4 jam setelah kolonoskopi.

Rasa nyeri dan kembung bisa jadi akan bertahan hingga beberapa hari. Gejala ini disebabkan oleh gas yang dipompa ke usus besar selama prosedur kolonoskopi. Pengobatan selanjutnya akan tergantung dari diagnosis dokter.

Komplikasi kolonoskopi

Kolonoskopi adalah prosedur yang aman. meskipun begitu, kemungkinan komplikasi akan tetap ada, seperti:
  • pendarahan yang berlebihan
  • perforasi atau tusukan pada dinding usus besar.

Perawatan di rumah

Saran-saran yang umum diberikan dokter sebagai perawatan di rumah pasca kolonoskopi antara lain:
  • Tidak boleh menyetir kendaraan sendiri atau mengoperasikan mesin pasca prosedur kolonoskopi, karena efek dari obat-obat yang diberikan
  • Tidak boleh mengonsumsi alkohol, karena dapat berinteraksi dengan obat-obatan
  • Mengikuti semua saran diet.

Pemeriksaan lain selain kolonoskopi

Ada pemeriksaan alternatif untuk kolonoskopi, tetapi hasilnya tidak selalu pasti. Terkadang, pemeriksaan ini dilakukan bersamaan dengan kolonoskopi, sebagai pemeriksaan pendukung diagnosis.

Pemeriksaan-pemeriksaan ini meliputi:
  • CT colonography - CT scan khusus yang dirancang untuk melihat usus besar.
  • CT scan -  pemeriksaan ini dapat melihat struktur lain di perut, meskipun bukan pemeriksaan yang sensitif untuk melihat usus besar.
  • Sigmoidoskopi - prosedur yang mirip dengan endoskopi, bedanya sigmoidoskop jauh lebih pendek.

Ringkasan
  • Kolonoskopi adalah prosedur medis untuk memeriksa usus besar
  • Kolonoskop terdiri dari tabung plastik panjang elastis dengan kamera digital kecil dan lampu di ujungnya
  • Kolonoskopi dapat digunakan untuk membantu mendiagnosis gejala seperti diare, sakit perut atau darah di tinja yang tidak diketahui penyebabnya.
Article Resources
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/colonoscopy
  • https://www.medicinenet.com/colonoscopy/article.htm#what_bowel_preparation_is_needed_for_colonoscopy
  • Gambar: https://www.mayoclinic.org

29 مارس 2018

Laparoskopi : Kegunaan, Prosedur, dan Komplikasi

Laparoskopi atau peritoneoskopi adalah pemeriksaan bagian dalam rongga perut atau panggul untuk diagnosis atau pengobatan (atau keduanya) dari sejumlah penyakit dan kondisi. Keunggulan dari laparoskopi adalah hanya diperlukan sayatan kecil. Itulah sebabnya mengapa laparoskopi juga disebut sebagai "operasi lubang kunci."

Laparoskopi akan memeriksa bagian dalam rongga perut atau panggul menggunakan tabung kecil (laparoskop) bercahaya yang dimasukkan melalui sayatan kecil. Laparoskop juga dilengkapi dengan kamera serat optik atau peralatan bedah kecil (atau dilengkapi keduanya).

Laparoskopi

Laparoskop akan mengirimkan gambar ke layar komputer di ruang operasi. Sebelum teknologi laparoskopi ada, dokter harus membuat lubang besar dan memotong lapisan jaringan untuk memeriksa organ dalam. Dengan laparoskopi, proses pemeriksaan atau pengobatan, dan waktu pemulihan pasien menjadi lebih singkat.

Masalah yang dapat didiagnosis atau diobati dengan laparoskopi

Beberapa masalah kesehatan yang mungkin dapat didiagnosis atau diobati dengan laparoskopi antara lain:
  • Infertilitas wanita - dengan laparoskopi, dokter dapat memeriksa masalah seperti jaringan parut, endometriosis dan tumor fibroid, dan untuk melihat apakah uterus (rahim), tuba fallopi dan ovarium abnormal sehingga menyebabkan infertilitas.
  • Masalah lain sistem reproduksi wanita - termasuk prolapse dasar panggul dan vagina. Beberapa jenis histerektomi dapat dilakukan dengan menggunakan operasi laparoskopi.
  • Kehamilan ektopik - embrio berada dan tumbuh di dalam tuba fallopi. Jika tidak diangkat dengan operasi, embrio yang terus tumbuh pada akhirnya akan memecahkan tuba fallopi.
  • Adhesi - adanya jaringan parut di dalam rongga panggul.
  • Penyakit pada sistem saluran kemih - laparoskopi dapat digunakan untuk menyelidiki atau mengobati (atau keduanya) kondisi kanker dan non-kanker dari ginjal, penyumbatan ureter, penyakit kandung kemih, dan inkontinensia.
  • Kanker organ dalam - kanker hati dan pankreas dapat didiagnosis dengan menggunakan laparoskopi. Laparoskopi juga dapat digunakan untuk beberapa jenis kanker kolorektal (kanker yang tumbuh pada usus besar atau rektum).
  • Asites - atau cairan di dalam rongga perut; laparoskopi dapat membantu menentukan penyebabnya.
  • Masalah lain - organ yang sakit (seperti kantong empedu dan usus buntu) dapat diangkat dengan laparoskopi; hernia juga dapat diperbaiki dengan laparoskopi.

Prosedur laparoskopi

Laparoskopi dapat dilakukan dengan anestesi (bius) lokal atau umum (tergantung dari sifat prosedurnya). Setelah sayatan dibuat (biasanya di samping pusar dengan panjang 5-10 mm), laparoskop dimasukkan ke dalam rongga perut. Gas karbon dioksida atau nitro oksida kemudian dilewatkan dengan cara dipompa ke rongga untuk memisahkan dinding perut dari organ-organ di bawahnya. Ini untuk memudahkan pemeriksaan.

Sayatan atau lubang lain bisa saja dibuat untuk memungkinkan akses instrumen bedah lainnya, misalnya laser. Setelah diagnosis dibuat dan masalah diatasi, instrumen dilepas, gas dikeluarkan dan sayatan dijahit. Tergantung dari kondisi pasien dan masalah yang ditangani, lama prosedur laparoskopi berkisar antara 30-90 menit.

Pasca laparoskopi

Yang mungkin terjadi setelah prosedur laparoskopi:
  • Nyeri di sekitar lokasi sayatan. Biasanya dokter sudah meresepkan obat penghilang rasa sakit
  • Nyeri bahu, disebabkan oleh gas yang dipompa ke dalam rongga perut
  • Sensasi perut kembung
  • Mual
  • Kram perut
  • Sembelit
  • Untuk laparoskopi panggul saja, mungkin ada pendarahan ringan atau keluarnya cairan dari vagina
  • Pasien biasanya tidak disarankan untuk pulang segera setelah laparoskopi karena obat yang diberikan sebelum prosedur
  • Sebagian besar gejala operasi laparoskopi sembuh dalam satu atau dua hari.

Kemungkinan komplikasi laparoskopi

Semua operasi memiliki risiko. Beberapa kemungkinan komplikasi setelah laparoskopi meliputi:
  • Aritmia jantung
  • Tusukan pada organ internal atau arteri utama tubuh (aorta)
  • Pendarahan ke dalam rongga perut
  • Pembekuan darah di pembuluh darah kaki
  • Reaksi alergi terhadap obat bius
  • Kebocoran cairan sementara dari luka bedah
  • Kebutuhan untuk beralih dari laparoskopi menjadi operasi terbuka dalam kasus komplikasi yang tidak terduga.

Perawatan di rumah

Saran-saran pasca laparoskopi:
  • Umumnya pasien dapat melanjutkan aktivitas normalnya dalam beberapa hari hingga satu minggu
  • Jangan melakukan aktivitas fisik yang berat selama sekitar satu minggu atau lebih
  • Lepas perban di hari berikutnya, biarkan luka mengering
  • Setelah laparoskopi panggul, gunakan pembalut sebagai pengganti tampon untuk mengatasi pendarahan atau pelepasan dari vagina
  • Jika mengalami demam tinggi, menggigil, muntah, sulit buang air kecil, merah di lokasi sayatan meningkat atau nyeri semakin parah, hubungi dokter.

Operasi laparotomi

Alternatif bedah untuk laparoskopi adalah operasi terbuka laparotomi. Perut akan dibuka dengan satu sayatan besar. Kerugian utama laparotomi adalah masa pemulihan di rumah sakit lebih lama (hingga satu minggu atau lebih) dan waktu pemulihan lebih lama. Seseorang dengan operasi terbuka biasanya butuh masa pemulihan selama enam minggu.

Dibandingkan dengan laparoskopi, risiko infeksi dan adhesi meningkat pada laparotomi. Bekas luka yang dihasilkan dari operasi terbuka laparotomi juga jauh lebih luas.

Ringkasan:
  • Laparoskopi adalah prosedur medis yang digunakan untuk memeriksa bagian dalam rongga perut atau panggul untuk diagnosis atau pengobatan (atau keduanya) dari sejumlah penyakit dan kondisi.
  • Laparoskopi memeriksa bagian dalam organ perut atau panggul menggunakan tabung kecil (laparoskop) yang dimasukkan melalui sayatan kecil.\
  • Sayatan yang kecil berarti waktu pemulihan lebih singkat dana minim bekas luka.

Article Resources
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/laparoscopy
  • Gambar: https://media.healthdirect.org.au/images/general/primary/Laparscopy-v2.jpg

28 مارس 2018

Mastektomi dan Rekonstruksi Payudara

Pembedahan

Tujuan pengobatan kanker payudara adalah untuk mengangkat kanker dan mengurangi risiko penyebaran dan kekambuhan kanker.

Salah satu pengobatan utama untuk kanker payudara adalah dengan operasi. Operasi payudara terdiri dari dua jenis:
  • Konservasi payudara. Hanya sebagian payudara yang diangkat. Juga dikenal sebagai mastektomi parsial, eksisi lokal, atau lumpektomi.
  • Mastektomi. Seluruh payudara diangkat.

Operasi kanker payudara juga sering melibatkan pengangkatan satu atau lebih kelenjar getah bening dari ketiak (aksila).

Operasi konservasi payudara, dilanjutkan dengan radioterapi, sama efektifnya dengan mastektomi. Tapi tidak semua kanker payudara bisa diatasi dengan konservasi payudara, karena tergantung dari ukuran, lokasi kanker, dan ukuran payudara itu sendiri. Jika ukuran kanker terbilang besar berbanding ukuran payudara, atau jika kanker berada di lebih satu area payudara, maka operasi konservasi payudara tidak menjadi pilihan.

Sebagian wanita memilih melakukan operasi rekonstruksi payudara agar payudaranya tampak seperti asli saat mengenakan pakaian.

Operasi konservasi payudara (lumpektomi)

Tumor, jaringan payudara di sekitarnya (dikenal sebagai margin), dan kelenjar getah bening di ketiak diangkat selama operasi konservasi payudara. Payudara hanya akan sedikit kehilangan massanya, meskipun ukurannya menjadi lebih kecil atau bentuknya menjadi berbeda.

Operasi lanjutan adakalanya diperlukan untuk memastikan margin jaringan payudara di sekitar tumor yang diangkat telah bebas dari kanker. Operasi konservasi payudara akan dilanjutkan dengan radioterapi, sebuah bentuk pengobatan kanker menggunakan sinar-x untuk membunuh sel kanker yang tersisa.

Mastektomi

Mastektomi adalah operasi pengangkatan seluruh payudara. Biasanya otot-otot dada yang mendukung payudara dibiarkan, tapi satu atau lebih kelenjar getah bening dari ketiak (aksila) biasanya akan diangkat.

Kelenjar getah bening ditemukan di seluruh tubuh (termasuk ketiak). Fungsinya adalah melindungi tubuh dari penyakit dan infeksi. Kelenjar getah bening di lengan seringkali menjadi tempat pertama bagi sel kanker menyebar ke luar payudara. Untuk memeriksa apakah kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening, maka dilakukan dengan dua metode:
  • Sentinel node biopsy (SNB) atau
  • Axillary clearance (AC). 

Lama rawat inap di rumah sakit pasca mastektomi biasanya berkisar antara dua hingga tujuh hari. Pada kasus tertentu, radioterapi dan kemoterapi juga mungkin digunakan pasca mastektomi.

Komplikasi operasi kanker payudara

Semua jenis operasi memiliki risiko. Beberapa kemungkinan komplikasi operasi payudara adalah:
  • Infeksi
  • Kematian jaringan di sepanjang tepi sayatan
  • Sindrom nyeri pasca mastektomi (nyeri tajam pada dinding dada).

Efek samping operasi kanker payudara

Beberapa efek samping yang dapat terjadi dalam beberapa bulan pertama pasca operasi payudara meliputi:
  • Mati rasa pada ketiak dan lengan - operasi dapat merusak saraf yang menyebabkan mati rasa. Ini bisa membaik tapi mungkin tidak sembuh sepenuhnya. Latihan-latihan pada bahu dapat membantu.
  • Seroma - cairan dapat terkumpul di dalam atau di sekitar bekas luka dan dapat bertahan hingga enam minggu setelah operasi. Ini dapat dikeringkan.
  • Kekakuan bahu - olahraga dapat membantu mencegah dan mengatasi hal ini. Saran-saran dari fisioterapi akan sangat bermanfaat.
  • Lymphoedema - pembengkakan lengan, jika kelenjar getah bening di ketiak telah diangkat.
  • Nyeri payudara.
  • Perubahan keseimbangan - berat tidak seimbang akibat salah satu payudara hilang.
  • Lemah, depresi dan cemas - jika ini terjadi, berkonsultasilah dengan dokter untuk mengatasinya.

Bagi kebanyakan wanita, operasi payudara membawa berbagai perasaan emosional. Perasaan sedih, cemas, dan rendah diri sangat umum dialami. Dukungan dari petugas kesehatan, teman, dan keluarga akan sangat membantu mengatasinya.

Payudara prosthesis

Setelah operasi, Anda mungkin diberikan "payudara" sementara. Ini adalah bantal lembut berbentuk payudara yang dijepit di dalam bra. Setelah sekitar dua bulan, ketika nyeri tidak lagi ada dan luka operasi telah sembuh, Anda sudah dapat dipasangi "payudara" permanen atau prosthesis eksternal. Berat payudara ini akan disesuaikan dengan berat payudara satunya untuk menjaga keseimbangan. Payudara ini juga akan bergerak dan terlihat seperti payudara yang satunya ketika mengenakan pakaian normal.

Operasi rekonstruksi payudara

Jika Anda memutuskan untuk melakukan operasi rekonstruksi payudara, dokter bedah dapat membuatkan "payudara" baru, baik pada saat mastektomi (rekonstruksi segera) atau nanti setelah operasi (rekonstruksi tertunda). Payudara yang direkonstruksi akan tidak tampak atau terasa sama dengan payudara asli tapi, ketika berpakaian, payudara akan terlihat sama seperti sebelum mastektomi.

Tergantung dari jenis rekonstruksi yang dipilih, mungkin akan meninggalkan bekas luka di payudara atau di bagian lain tubuh. Metode rekonstruksi yang paling tepat akan bergantung pada sifat masalahnya. Tidak ada metode tunggal yang cocok untuk semua wanita.

Ada dua jenis utama rekonstruksi payudara:
  • Rekonstruksi implan - implan ditempatkan di bawah kulit dan otot untuk menciptakan bentuk payudara.
  • Rekonstruksi flap - kulit, lemak, dan otot diambil dari tempat lain tubuh sebagai bahan untuk membuat payudara baru.

Rekonstruksi implan (prosthesis)

Rekonstruksi implan prostetik cocok untuk wanita dengan payudara kecil. Kantung khusus yang disebut tissue expander dimasukkan di bawah kulit dan otot dada, dan secara bertahap diisi dengan saline (melalui suntikan, selama beberapa minggu atau bulan) untuk mengembangkan kantong. Setelah kantong cukup besar, operasi kedua dilakukan dan tissue expander dilepas dan implan payudara silikon atau saline dimasukkan.

Implan saline lebih rentan terhadap deflasi dibandingkan silikon, dan mungkin memerlukan operasi berikutnya untuk menggantikan implan. Kelemahan utama penggunaan implan adalah tidak tampak atau terasa seperti payudara alami, terutama setelah mengalami penuaan atau perubahan berat badan.

Rekonstruksi flap

Rekonstruksi payudara dengan metode flap adalah prosedur rumit yang dilakukan oleh ahli bedah plastik. Sebagian besar rekonstruksi flap menggunakan jaringan dari tubuh Anda sendiri. Ini dapat dilakukan langsung pada saat mastektomi atau setelahnya.

Jaringan untuk merekonstruksi payudara paling sering berasal dari perut. Jaringan dari punggung atau dari bokong (jarang) juga dapat digunakan. Dokter bedah akan menentukan metode mana yang terbaik untuk Anda berdasarkan jenis tubuh, riwayat medis, dan bedah Anda.

Rekonstruksi payudara dengan operasi flap merupakan pilihan rekonstruksi payudara yang paling kompleks. Dokter bedah akan memindahkan bagian kulit, otot, lemak, dan pembuluh darah dari satu bagian tubuh ke dada untuk menciptakan gundukan payudara baru. Pada beberapa kasus, kulit dan jaringan perlu ditambah dengan implan payudara untuk mencapai ukuran payudara yang diinginkan. Operasi lainnya mungkin akan diperlukan agar posisi payudara tepat dan tampak alami.

Secara umum, operasi rekonstruksi flap payudara lebih luas daripada mastektomi atau rekonstruksi implan. Operasi flap akan menghasilkan sayatan yang lebih besar yang membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sembuh, sehingga periode pemulihannya akan lebih lama dan mungkin perawatan rumah sakit yang lebih lama pula.

Komplikasi rekonstruksi payudara

Seperti halnya semua operasi, selalu ada risiko komplikasi. Jika ini terjadi, maka pemulihan akan lebih lama lagi.

Komplikasi yang mungkin terkait dengan operasi rekonstruksi payudara adalah:
  • Infeksi
  • Pendarahan
  • Kehilangan sensasi pada payudara
  • Masalah otot
  • Bekas luka.

Beberapa komplikasi bersifat sementara, tetapi beberapa lainnya mungkin permanen. Kemungkinan komplikasi yang akan terjadi harus sudah didiskusikan dengan dokter bedah sebelum rekonstruksi payudara dilakukan.

Rekonstruksi nipel

Paling baik menunggu sekitar tiga bulan setelah operasi rekonstruksi payudara sebelum melakukan rekonstruksi puting. Ini untuk memberikan waktu bagi payudara baru untuk berada di posisi permanennya.

Puting baru dapat dibuat menggunakan flap kulit baik dari bekas luka perut atau payudara yang direkonstruksi. Kemudian secara medis akan "ditatto" untuk mencocokkan warna puting dan areola dengan yang ada. Ini adalah tindakan opsional dan sering tidak termasuk dalam biaya rekonstruksi payudara umum.

Sebagian wanita mungkin lebih memiliki puting prosthesis, yang dapat dilekatkan pada payudara rekonstruksi dengan menggunakan lem khusus.

Keputusan untuk rekonstruksi payudara

Beberapa pilihan rekonstruksi payudara telah tersedia. Reaksi wanita terhadap kehilangan payudara juga bervariasi. Penting untuk mengetahui keuntungan dan kerugian dari tiap-tiap operasi rekonstruksi. Rekonstruksi payudara merupakan operasi khusus dan Anda harus mendiskusikannya dan mempertimbangkannya dengan baik.

Article Resources
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/breast-reconstruction-and-mastectomy
  • https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/breast-reconstruction-flap/about/pac-20384937
  • Gambar: https://www.st-johns.org/www-sjs/media/SJS-Images/Medical%20Services/Surgery/Surgery-banner.png

27 مارس 2018

Trakeostomi: Indikasi, Prosedur, dan Komplikasi

Trakeostomi adalah prosedur pembedahan yang dilakukan dengan membuat lubang pada trakea (batang tenggorokan) di depan leher, untuk selanjutnya memasangkan tabung guna membantu pernapasan. Proses bicara, makan, dan minum akan terpengaruh akibat trakeostomi.

Tergantung dari alasan penggunaannya, trakeostomi bisa bersifat sementara atau permanen. Sebagai contoh, jika tabung trakeostomi (tabung pernapasan) dimasukkan untuk meloloskan trakea yang tersumbat oleh darah atau pembengkakan, maka tabung akan dilepas setelah pernapasan kembali normal. Namun, pada orang dengan kerusakan permanen atau kehilangan fungsi di sekitar laring (kotak suara) atau area menelan, mungkin akan memerlukan tabung trakeostomi permanen guna membantu bernapas.

Tabung napas pada trakeostomi

Indikasi dilakukannya trakeostomi

Beberapa kondisi yang menjadi indikasi untuk trakeostomi antara lain:
  • Kondisi medis yang mengharuskan penggunaan ventilator (mesin pernapasan) untuk jangka waktu lama, biasanya lebih dari satu atau dua minggu.
  • Kondisi yang menghalangi atau mempersempit saluran napas, seperti kelumpuhan laring atau kanker tenggorokan.
  • Kelumpuhan, masalah saraf, atau kondisi lainnya yang membuat sulit untuk mengeluarkan cairan dari tenggorokan dan membutuhkan penyedotan langsung dari trakea untuk membersihkan saluran napas.
  • Persiapan untuk operasi pada bagian kepala atau leher untuk membantu pernapasan selama pemulihan.
  • Trauma berat pada kepala atau leher yang menghalangi pernapasan.
  • Situasi darurat lainnya ketika pernapasan terhalang dan petugas tidak dapat memasang tabung trakeostomi melalui mulut.

Trakeostomi yang dilakukan sebagai prosedur darurat untuk memberikan bantuan pada penyumbatan saluran napas di atas trakea disebut sebagai trakeostomi darurat. Lubang akan dibuat di bagian tipis trakea, tepat di bawah laring (kotak suara), seringnya menggunakan ventilator (mesin pernapasan). Sedangkan trakeostomi non-darurat dapat dilakukan untuk berbagai alasan: misalnya, sebelum melakukan operasi kepala, tenggorokan, atau mulut sehingga pasien dapat bernapas setelah operasi.

Biasanya, trakeostomi hanya dilakukan ketika tidak ada pilihan pengobatan lain. Untuk kasus darurat, trakeostomi akan menyelamatkan nyawa seseorang.

Prosedur trakeostomi

Teknik pembedahan yang dilakukan tergantung pada apakah trakeostomi sedang dilakukan sebagai keadaan darurat medis atau bukan. Jika memungkinkan dan aman, prosedur ini dilakukan dengan anestesi umum.

Trakeostomi darurat

Posisi terlentang, dan bantalan dipasang di bawah bahu untuk membantu meregangkan leher. Anestesi (bius) lokal disuntikkan ke area target, dan sayatan dibuat. Dokter bedah akan membuka trakea (ini disebut trakeostomi) atau membran krikotiroid - bagian tertipis dari saluran napas di bawah laring (ini disebut krikotiroidotomi). Tabung trakeostomi dimasukkan ke trakea dan terhubung dengan suplai oksigen. Seluruh prosedur dilakukan secepat mungkin.

Trakeostomi terencana (non-darurat)

Trakeostomi terencana biasanya dilakukan dibawah anestesi umum di ruang operasi. Pasien diposisikan terlentang, dan leher dan dada diseka dengan antiseptik. Lubang dibuat di bagian bawah leher, antara laring dan sternum (tulang dada). Pertama, kulit di tenggorokan dipotong secara horizontal. Otot-otot terkait diperlakukan dengan hati-hati, kelenjar tiroid mungkin perlu dipotong sebagian atau ditarik untuk mengekspos trakea. Pemotongan dilakukan melalui dinding trakea. Tabung trakeostomi kemudian ditempatkan ke lubang. Jahitan diperlukan untuk menahan agar tabung tetap pada posisi.

Trakeostomi

Pasca operasi

Beberapa hal yang dilakukan pasca trakeostomi:
  • Foto rontgen - untuk memeriksa apakah tabung sudah terpasang dengan benar dan tidak ada komplikasi
  • Antibiotik - diresepkan untuk mengurangi risiko infeksi
  • Cara merawat - pasien dan keluarga akan diajari oleh petugas tentang cara merawat tabung trakeostomi (misalnya cara membersihkan sekitar dan dalam tabung).

Biasanya pasien membutuhkan opname di rumah sakit selama tiga sampai lima hari pasca trakeostomi. Dibutuhkan waktu hingga beberapa hari agar terbiasa bernapas melalui tabung.

Komplikasi trakeostomi

Trakeostomi umumnya aman, tapi setiap prosedur pembedahan selalu ada risiko baik selama atau setelah operasi. Kelompok tertentu, seperti bayi, perokok, dan lansia, lebih rentan terhadap kemungkinan komplikasi trakeostomi.

Beberapa kemungkinan risiko dan komplikasi trakeostomi meliputi:
  • Pendarahan hebat
  • Kerusakan pada laring
  • Kerusakan esofagus (jarang)
  • Udara terperangkap di jaringan di bawah kulit leher (emfisema subkutan), yang dapat menyebabkan masalah pernapasan dan kerusakan pada trakea atau esofagus  
  • Penumpukan udara antara dinding dan paru-paru (pneumotoraks), yang menyebabkan nyeri, masalah pernapasan hingga kolaps paru-paru
  • Penyumbatan tabung trakeostomi oleh pembekuan darah, lendir, atau tekanan dinding saluran pernapasan
  • Tabung trakeostomi salah posisi.

Sedangkan komplikasi untuk trakeostomi jangka panjang antara lain:
  • Terbentuknya jaringan abnormal di trakea
  • Obstruksi tabung trakeostomi
  • Pengembangan jalur abnormal antara trakea dan esofagus, yang dapat meningkatkan risiko cairan atau makanan masuk ke paru-paru
  • Pengembangan jalur antara trakea dan arteri inominata yang dapat menyebabkan perdarahan yang mengancam jiwa
  • Infeksi
  • Kolonisasi bakteri, yang dapat menyebabkan penyakit seperti pneumonia
  • Tabung trakeostomi tidak pada posisinya.

Perawatan di rumah

Petugas biasanya sudah menjelaskan tentang apa-apa yang perlu dilakukan untuk perawatan di rumah. Saran yang umum diberikan antara lain:
  • Gunakan kompres hangat untuk mengatasi rasa sakit di lokasi sayatan.
  • Tabung trakeostomi mungkin memiliki inner tube (inner canula) yang harus rutin dibersihkan dari sekresi - pembersihan bisa bervariasi mulai dari sekali hingga beberapa kali setiap hari.
  • Peralatan humidifier diperlukan selama sekitar satu bulan pasca trakeostomi, karena trakea terkena udara kering.
  • Area trakeostomi harus tetap kering dan bersih. Hindari kontak dengan air, partikel makanan dan zat tepung. Gunakan syal saat keluar rumah.
  • Hindari aktivitas sibuk dalam enam minggu pasca operasi.

Anda harus melapor ke dokter, jika terjadi:
  • Perdarahan di lokasi trakeostomi atau dari trakea
  • Kesulitan bernapas melalui tabung
  • Nyeri atau meningkatnya nyeri, atau semakin tidak nyaman
  • Kemerahan
  • Pembengkakan
  • Tabung berubah posisi.

Jika bersifat sementara, tabung trakeostomi maka akan dilepas ketika tidak lagi dibutuhkan dan lubang (stoma) akan dibiarkan sembuh. Biasanya meninggalkan bekas luka kecil. Jika trakeostomi permanen, lubang akan tetap terbuka. Namun, lubang cenderung akan menyempit seiring waktu, dan operasi lebih lanjut mungkin diperlukan untuk melebarkan kembali lubang. Tabung trakeostomi luar mungkin perlu diubah setiap beberapa bulan, dan lokasi harus diperiksa setiap ada perubahan.

Ringkasan
  • Trakeostomi adalah prosedur pembedahan untuk membuat lubang pada trakea untuk pemasangan tabung pernapasan.
  • Trakeostomi bisa bersifat darurat atau non-darurat
  • Trakeostomi biasanya hanya dilakukan bila tidak ada pilihan pengobatan lain
  • Kelompok tertentu seperti bayi, perokok, dan lansia, rentan akan komplikasi trakeostomi.
Article Resources
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/tracheostomy
  • https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/tracheostomy/about/pac-20384673
  • Gambar: http://www.progress.com.sg/wp-content/uploads/2015/06/Tracheostomy-Tube-Holder1.jpg & http://rc.rcjournal.com/content/respcare/59/6/895/F8.large.jpg

21 مارس 2018

Sakit Perut : Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Sakit perut

Setiap orang pernah mengalami sakit perut. Sakit perut bisa bersifat ringan atau berat, datang dan pergi atau terus menerus. Perut adalah rumah dari banyak organ, seperti lambung, hati, pankreas, usus kecil dan besar, dan organ reproduksi. Juga ada pembuluh darah besar di perut.

Penyebab sakit perut bervariasi mulai dari yang ringan hingga berat. Namun, sebagian besar sakit perut tidaklah berbahaya dan dapat diatasi tanpa operasi.

Gejala sakit perut

Jenis rasa sakit pada sakit perut sangat bervariasi. Ketika sakit perut terjadi, yang mungkin dirasakan adalah:
  • Rasa tajam, tumpul, ditusuk-tusuk, kram, atau melilit.
  • Lama sakitnya singkat, datang dan pergi seperti gelombang, atau juga bisa konstan.
  • Membuat penderitanya muntah.
  • Membuat ingin tetap diam atau bahkan membuat gelisah sehingga penderitanya mencari-cari posisi yang tepat agar merasa nyaman.
  • Bervariasi, mulai dari yang ringan hingga yang membutuhkan operasi.

Nyeri perut akut terjadi selama beberapa jam hingga beberapa hari. Sedangkan nyeri perut kronis biasanya intermitten, atau episodik, yang berarti mungkin datang dan pergi. Jenis rasa sakit ini bisa hadir selama berminggu-minggu sampai berbulan-bulan, atau bahkan hingga bertahun-tahun.

Penyebab sakit perut

Sakit perut bisa disebabkan berbagai potensi penyebab. Penyebab-penyebab sakit perut yang umum seperti kembung, gangguan pencernaan atau otot yang tertarik biasanya bukan hal yang serius. Namun, beberapa kondisi lain yang menjadi penyebabnya, seperti radang usus buntu, batu empedu, tukak, infeksi dan masalah dengan kehamilan, harus segera mendapatkan penanganan medis.

Sakit perut akut

Berbagai kondisi yang dapat menyebabkan sakit perut akut biasanya disertai dengan gejala lain dan terjadi selama berjam-jam hingga berhari-hari. Penyebabnya mulai dari yang ringan yang tidak memerlukan pengobatan hingga yang membutuhkan penanganan medis segera.

Penyebab sakit perut akut antara lain:
  • Aneurisma aorta perut (penonjolan /pelebaran aorta perut)
  • Radang usus buntu
  • Cholangitis (radang saluran empedu)
  • Cholecystitis (radang kandung empedu)
  • Sistitis (radang kandung kemih)
  • Ketoasidosis diabetik (tingginya kadar asam darah yang disebut keton)
  • Divertikulitis (radang divertikula dalam saluran pencernaan)
  • Duodenitis (radang duodenum, bagian pertama usus kecil)
  • Kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim)
  • Impaksi feses (tinja yang tidak bisa dieliminasi)
  • Serangan jantung
  • Cedera
  • Obstruksi usus
  • Intususepsi (usus terlipat dan menyusup ke bagian usus lain pada anak-anak)
  • Pielonefritis (radang ginjal)
  • Batu ginjal
  • Abses hati (kantong berisi nanah di hati)
  • Iskemia mesenterika (penurunan aliran darah ke usus)
  • Limfadenitis mesenterika (pembengkakan kelenjar getah bening di lipatan membran yang menahan organ perut di tempat)
  • Trombosis mesenterika (bekuan darah di pembuluh darah membawa darah dari usus)
  • Pankreatitis (radang pankreas)
  • Perikarditis (radang jaringan di sekitar jantung)
  • Peritonitis (radang pada lapisan perut)
  • Pleurisy (radang selaput yang mengelilingi paru-paru)
  • Pneumonia
  • Infark paru (hilangnya aliran darah ke paru-paru)
  • Limpa pecah
  • Salpingitis (radang saluran tuba)
  • Sclerosing mesenteritis (menyebabkan usus halus tersumbat)
  • Shingles (herpes zoster)
  • Infeksi limpa
  • Abses limpa (kantong berisi nanah di limpa)
  • Robek usus besar
  • Infeksi saluran kemih (ISK)
  • Viral gastroenteritis (flu perut).

Sakit perut kronis (intermiten atau episodik)

Penyebab spesifik sakit perut kronis sering sulit ditentukan. Gejalanya bisa berkisar dari yang ringan hingga berat, datang dan pergi, tapi belum tentu akan semakin parah kedepannya.

Kondisi yang dapat menyebabkan sakit perut kronis meliputi:
  • Angina (kurang aliran darah ke jantung)
  • Penyakit seliaka (menyebabkan kerusakan usus kecil)
  • Endometriosis (jaringan rahim berada di luar rahim)
  • Batu empedu
  • Gastritis (radang pada lapisan lambung)
  • Penyakit gastroesophageal reflux (GERD)
  • Hernia hiatal
  • Hernia inguinal
  • Sindrom iritasi usus
  • Mittelschmerz (nyeri yang terkait dengan ovulasi)
  • Sakit perut non ulcer
  • Kista ovarium
  • Penyakit radang panggul (PID)Pelvic inflammatory disease (PID) - infeksi pada organ reproduksi wanita
  • Bisul perut
  • Anemia sel sabit
  • Otot perut tegang atau tertarik
  • Kolitis ulserativa (sejenis penyakit radang usus).

Sakit perut progresif

Sakit perut progresif adalah sakit perut yang terus memburuk seiring waktu, sering disertai dengan perkembangan gejala lainnya, biasanya serius.

Penyebab sakit perut progresif meliputi:
  • Kanker
  • Penyakit Crohn (sejenis penyakit radang usus)
  • Limpa yang membesar (splenomegali)
  • Kanker kandung empedu
  • Hepatitis (radang hati)
  • Kanker ginjal
  • Keracunan timbal
  • Kanker hati
  • Limfoma non-Hodgkin
  • Kanker pankreas
  • Kanker perut
  • Tubo-ovarian abscess (kantong bernanah nanah yang melibatkan tuba fallopi dan ovarium)
  • Uremia (penumpukan limbah dalam darah).

Diagnosis sakit perut

Lokasi, waktu. dan pola sakit perut yang dialami dapat memberikan petunjuk penting untuk menentukan penyebabnya. Sebagian besar sakit perut bukan disebabkan oleh kondisi-kondisi serius. Namun, jika diperlukan pemeriksaan khusus, maka yang dilakukan mungkin:
  • Pemeriksaan dubur
  • Pemeriksaan penis dan skrotum (pria)
  • Pemeriksaan panggul untuk memeriksa rahim, saluran telur, indung telur, dan tes kehamilan (wanita)
  • Tes darah untuk melihat keberadaan infeksi (yang menyebabkan peningkatan jumlah sel darah putih) atau perdarahan (yang menyebabkan hb rendah)
  • Tes darah lainnya untuk melihat enzim hati, pankreas dan jantung untuk memilah organ mana yang mungkin terlibat
  • Tes urin untuk mencari infeksi atau darah (jika ada batu ginjal)
  • ECG untuk menyingkirkan kemungkinan serangan jantung
  • Tes lainnya seperti x-ray, USG atau CT scan
  • Endoskopi.

Pengobatan

Pengobatan untuk sakit perut tergantung dari penyebabnya, bisa berupa obat-obatan untuk pereda nyeri atau antibiotik, pemberian cairan, hingga operasi. Tapi, sakit perut pada umumnya sudah bisa diatasi dengan obat-obat bebas atau bahkan tidak memerlukan obat-obatan sama sekali.

Sebagian besar sakit perut hilang tanpa pengobatan khusus. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat meringankan sakit perut:
  • Meletakkan botol air panas di perut
  • Berendam di air hangat
  • Minum cairan
  • Menghindari minum kopi dan alkohol
  • Memakan makanan lunak
  • Istirahat yang banyak.

Beberapa jenis obat bebas seperti parasetamol atau antasid boleh digunakan untuk beberapa jenis sakit perut.

Gawat darurat sakit perut

Segera ke dokter jika sakit perut Anda parah atau berhubungan dengan:
  • Trauma, seperti kecelakaan atau cedera
  • Rasa tertekan atau nyeri di dada

Segera ke fasilitas gawat darurat jika disertai gejala yang mengkhawatirkan lainnya, meliputi:
  • Rasa sakitnya hebat atau berlangsung beberapa jam
  • Perdarahan vagina jika hamil
  • Rasa sakit di skrotum pada pria
  • Demam dan berkeringat
  • Tinja atau urin berdarah
  • Tidak bisa BAB atau BAK
  • Muntah darah
  • Mual dan muntah terus menerus dan sesak napas
  • Berat badan turun
  • Rasa sakitnya menyebar ke dada, leher, dan bahu
  • Kulit tampak kuning
  • Perut sangat lembut ketika disentuh
  • Perut bengkak.

Article Resources
  • https://www.mayoclinic.org/symptoms/abdominal-pain/basics/definition/sym-20050728
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/abdominal-pain-in-adults

19 مارس 2018

Mangan : Manfaat dan Gejala Defisiensi

Mangan

Mangan memiliki peran penting dalam metabolisme dan kesehatan tulang. Mangan juga bertindak sebagai koenzim (co-enzyme) untuk membantu aktivitas metabolik dalam tubuh manusia.

Banyak lagi manfaat lain dari mangan, seperti membantu pembentukan jaringan ikat, penyerapan kalsium, kesehatan fungsi kelenjar tiroid, mengontrol kadar gula darah, dan metabolisme lemak dan karbohidrat.

Apa itu mangan?

Banyak orang yang tahu bahwa vitamin A adalah untuk kesehatan mata dan vitamin C untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, tapi apa yang Anda ketahui tentang mangan? Mangan memang tidak sepopuler nutrisi lain seperti kalsium, zat besi, atau kalium, tapi mangan tetap penting bagi kesehatan.

Mangan adalah mineral alami tubuh yang jumlahnya sangat kecil di dalam tubuh. Tubuh manusia mengandung paling banyak sekitar 20 mg mangan, yang terkonsentrasi di ginjal, pankreas, hati, dan tulang.

Tubuh manusia memang hanya membutuhkan sedikit mangan, tapi itu tidak membuatnya menjadi mineral yang tidak penting, melainkan sebaliknya tubuh membutuhkannya untuk banyak fungsi vital.

Mangan merupakan antioksidan kuat yang mencari dan menetralisir radikal bebas di tubuh manusia, sehingga mencegah potensi bahaya yang akan ditimbulkan. Mangan sangat penting untuk kesehatan otak dan sistem saraf. Sejauh yang diketahui para ahli, mangan merupakan mineral yang sangat penting bagi semua makhluk bernyawa.

Gejala defisiensi mangan

Mangan terlibat dalam banyak proses biokimia tubuh, oleh karena itu defisiensi (kekurangan) mangan dapat mempengaruhi sejumlah sistem di seluruh tubuh.

Gejala defisiensi mangan antara lain tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kolesterol tinggi, gangguan visi, gangguan pendengaran, hilang ingatan berat, gangguan toleransi glukosa, kejang, dan tremor. Defisiensi berat mangan dapat menyebabkan kemandulan pada wanita, kerusakan pankreas, masalah jantung dan osteoporosis.

Meski disebutkan bahwa defisiensi mangan cukup jarang, namun disebutkan pula bahwa 35% dari populasi dunia mengalami defisiensi mangan. Pola makan yang buruk menjadi penyebab utama defisiensi mangan.

Sumber utama mangan

Sumber mangan yang paling utama adalah nanas, bawang putih, anggur, kacang hijau, gandum, kacang, selada, sawi, stroberi, buah beri, bayam, cengkeh, kunyit, daun bawang, tahu, tempe, pisang, mentimun, kiwi, buah ara, dan wortel. Sumber melimpah mangan lainnya adalah sayuran hijau, beras merah, kelapa dan kacang almond.

Manfaat mangan bagi kesehatan

Mangan menjadikan tubuh sehat secara keseluruhan melalui berbagai cara. Berikut ini adalah manfaat mangan yang paling signifikan bagi tubuh:

Meningkatkan metabolisme

Salah satu fungsi vital mangan adalah pengaturan metabolisme tubuh. Enzim yang diaktivasi mangan akan membantu metabolisme kolesterol, asam amino, dan karbohidrat. Mangan juga penting untuk metabolisme vitamin, seperti vitamin E dan vitamin B1, selain fungsinya membantu kerja hati agar tetap normal.

Kesehatan tulang

Mangan sangat penting untuk pertumbuhan struktur tulang manusia. Mangan merupakan mineral yang sangat efektif dalam meningkatkan kepadatan mineral tulang belakang. Mangan juga sangat berguna bagi wanita menopause. Banyak wanita yang mengalami defisiensi mangan setelah mereka menopause, sehingga meningkatkan asupan mangan menjadi hal yang penting agar terhindar dari patah tulang akibat keropos.

Meski penelitian belum membuktikan bahwa mangan dapat mencegah osteoporosis, tapi mangan diyakini merupakan salah satu faktor yang dapat memperlambat pengembangan osteoporosis.

Mengontrol kadar gula darah

Mangan juga diketahui berperan dalam mengendalikan kadar gula darah tubuh. Artinya, mangan dapat mencegah pengembangan diabetes. Untuk mengendalikan kadar gula darah, mangan mengatur sintesis dan sekresi insulin, sehingga kadar gula darah dapat normal. Hal ini akan membuat penderita diabetes hidup secara normal.

Mencegah penyakit

Karena sifat antioksidannya, mangan memiliki fungsi khusus sebagai pemantau radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas mampu merusak sel manusia dan menyebabkan kanker. Oleh karena itu, asupan mangan menjadi hal yang penting untuk menetralisir radikal bebas.

Mencegah Osteoporosis

Mangan diketahui memiliki hubungan dengan penurunan sindrom osteoporosis dan osteoartritis. Mangan adalah mineral yang telah terbukti menambah kepadatan tulang dan kepadatan mineral secara keseluruhan. Namun, bila ditinjau sebagai sebagai elemen individu untuk kesehatan tulang, mangan masih perlu diteliti lagi. Dalam pengujian pada manusia, sebagian besar penelitian kesehatan menggunakan mineral lengkap, tidak hanya mangan sendiri.

Mencegah serangan epilepsi

Defisiensi mangan bisa memicu serangan epilepsi. Makanan kaya mangan dapat membantu mengendalikan kemungkinan kejang oleh serangan epilepsi ini. Mekanisme mangan dalam mencegah epilepsi belum sepenuhnya dapat dipahami. Namun, mangan telah terbukti berperan sebagai vasodilator (melebarkan pembuluh darah).

Mengurangi sindrom PMS

Fakta yang disayangkan namun tak dapat dihindari adalah banyak wanita yang menderita sindrom PMS (pramenstruasi). Pada PMS, mangan akan membantu menjaga mood, meredakan sakit kepala, depresi, dan perasaan mudah tersinggung.

Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara defisiensi beberapa macam mineral, termasuk mangan, pada wanita yang menderita gejala PMS parah. Namun, mangan juga mempengaruhi fungsi hormon, jadi konsultasikan dulu ke dokter sebelum menggunakannya untuk PMS karena sangat berkaitan dengan hormon.

Mengurangi peradangan

Mangan juga dikenal sebagai obat keseleo dan juga peradangan, karena membantu meningkatkan kadar SOD (superoksida dismutase).  Peningkatan kadar ini disebabkan oleh sifat antioksidan mangan. Pada pasien dengan artritis, kadar SOD mereka biasanya sangat rendah.

SOD berfungsi sebagai anti inflamasi yang sangat dibutuhkan penderita artritis. Menurut beberapa penelitian, asupan mangan yang memadai akan meningkatkan sintesis dan fungsi SOD yang telah dikaitkan dengan penurunan gejala artritis.

Meningkatkan kesehatan tiroid

Mangan merupakan faktor penentu penting bagi berbagai macam enzim, dan merupakan komponen penting tiroksin, bisa dikatakan bahwa hormon sindrom PMS di kelenjar tiriod. Fungsi kelenjar tiroid yang normal dan sintesis hormonalnya bermanfaat untuk berbagai masalah kesehatan tubuh, seperti penurunan berat badan, nafsu makan, metabolisme, dan efisiensi sistem organ tubuh.

Meningkatkan kesehatan pencernaan

Mangan adalah mineral yang sangat membantu dalam menjaga fungsi saluran pencernaan. Mangan akan meningkatkan penyerapan lemak dan juga mengurangi masalah seperti sembelit dan ketidaknyamanan usus. Mangan juga penting untuk efisiensi dalam pemanfaatan makanan dan transformasinya menjadi energi sehingga dapat digunakan.

Meningkatkan penyerapan vitamin

Mangan membantu penyerapan vitamin penting seperti vitamin B dan E, dan mineral seperti magnesium. Ini disebabkan karena peran mangan dalam reaksi enzimatik yang dibutuhkan untuk menyerap dan memanfaatkan vitamin yang didapatkan dari makanan.

Mangan adalah salah satu faktor pendorong yang paling sederhana untuk reaksi enzimatik, dan jika ada risiko defisiensi vitamin tertentu, maka pastikan untuk meningkatkan asupan mangan, selama dalam batas yang aman dan tidak menyebabkan keracunan.

Mengatur metabolisme glukosa

Mangan membantu dalam pengaturan metabolisme glukosa dalam tubuh. Ini menjadi salah satu manfaat kesehatan dari mangan yang paling penting yang mana meningkatkan efisiensi fungsi dan energi. Selain itu, bila glukosa diserap dan dimanfaatkan dengan benar oleh sistem organ dan otot, maka hanya ada sedikit kemungkinan terjadi penumpukan berlebih, yang berbahaya bagi penderita diabetes. Mereka yang mampu mengelola diabetesnya dengan baik pastinya memiliki kadar mangan yang memadai dalam tubuhnya.

Meningkatkan fungsi kognitif

Mangan sangat penting untuk kesehatan fungsi otak selain digunakan untuk mengobati gangguan saraf tertentu. Hal ini kemungkinan besar disebabkan SOD di dalamnya, yang mengais radikal bebas di seluruh tubuh, termasuk jalur saraf. Oksidasi produk sampingan seperti radikal bebas ada di seluruh bagian tubuh, oleh karena itu antioksidan yang kuat seperti SOD sangat diperlukan.

Terlepas dari peran antioksidannya, mangan juga bisa berikatan dengan neurotransmitter dan merangsang transmisi impuls listrik yang lebih cepat dan lebih efisien ke seluruh tubuh, yang pada akhirnya akan mempercepat fungsi kognitif.

Angka kebutuhan mangan

Angka kebutuhan mangan yang direkomendasikan ini belum ditetapkan, namun merupakan tingkat asupan yang memadai.


Laki-laki Wanita
0 - 6 bulan 3 mcg (mikrogram) 3 mcg (mikrogram)
7 - 12 bulan 600 mcg 600 mcg
1 - 3 tahun 1,2 mg (miligram) 1,2 mg (miligram)
4 - 8 tahun 1,5 mg 1,5 mg
9 - 13 tahun 1,9 mg 1,6 mg
14 - 18 tahun 2,2 mg 1,6 mg
19 tahun ke atas 2,3 mg 1,8 mg
Hamil - 2 mg
Menyusui - 2,6 mg

Perhatian

Mangan adalah satu dari tiga mineral beracun di tubuh manusia. Kadar mangan tubuh tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih. Berlebihan dalam mengonsumsi suplemen mangan dapat menyebabkan beragam kondisi dan penyakit berbahaya, beberapa diantaranya berakibat fatal.

Overdosis mangan dapat menyebabkan gejala serupa dengan penyakit parkinson. Juga bagai mereka yang memiliki kondisi hati, berhati-hatilah agar tidak mengonsumsi terlalu banyak mangan, karena hati akan kesulitan untuk membuangnya, yang akhirnya dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius.

Article Resources
  • https://www.organicfacts.net/health-benefits/minerals/health-benefits-of-manganese.html
  • https://www.globalhealingcenter.com/natural-health/what-is-manganese/
  • https://www.livestrong.com/article/485034-the-symptoms-of-manganese-deficiency/
  • Gambar: Live Science

17 مارس 2018

Posisi Tidur Terbaik untuk Sakit Pinggang

Anda sekarang sedang sakit pinggang? Anda tidak sendiri. Penelitian oleh The Global Burden of Disease menyatakan bahwa sakit pinggang merupakan penyebab utama kecacatan di seluruh dunia.

Yang lebih menarik lagi adalah bahwa kebanyakan sakit pinggang tidaklah disebabkan oleh kondisi medis tertentu, seperti kanker atau arthritis. Sebaliknya, sakit pinggang sering disebabkan oleh stres atau ketegangan yang dialami tubuh akibat posisi tubuh yang salah, posisi tidur yang salah, dan kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya.

Di bawah ini adalah posisi-posisi tidur terbaik yang diketahui telah membantu banyak penderita sakit pinggang, serta beberapa tips lainnya yang dapat dilakukan agar istirahat malam menjadi lebih baik dan berkualitas.

1. Tidur miring dengan bantal di antara kedua lutut

Tidur miring

Jika dengan terlentang membuat pinggang terasa tidak nyaman, cobalah tidur miring:
  1. Biarkan bahu kanan atau kiri kontak atau menyentuh kasur, juga sisi lain tubuh.
  2. Tempatkan bantal di kedua lutut.
  3. Jika ada celah antara pinggang dan kasur, Anda bisa menambahkan bantal kecil lembut disana sebagai bantuan.

Tidur dengan posisi ini akan menjaga pinggul, panggul, dan tulang belakang dalam posisi yang lebih baik.

2. Tidur miring dalam posisi janin

Tidur posisi janin

Jika Anda memiliki hernia disk (cakram) tulang belakang, patut dipertimbangkan untuk mencoba tidur miring meringkuk layaknya posisi janin dalam kandungan:
  1. Terlentangkan tubuh Anda lalu miring secara perlahan ke sisi tubuh.
  2. Tarik lutut ke arah dada dan juga dekatkan dada Anda ke arah lutut.

Disk adalah bantalan lembut di antara tulang belakang . Hernia terjadi ketika bagian dari disk terdorong keluar dari posisi seharusnya, menyebabkan rasa nyeri hingga kelemahan. Saat tubuh meringkuk dalam posisi janin, ruang pada tulang belakang terbuka.

3. Tidur tengkurap dengan bantal di bawah perut


Tidur tengkurap sebenarnya tidak baik bagi kesehatan, terutama pada tulang belakang. Hal ini karena tekanan pada leher dan tulang belakang akan bertambah saat tidur tengkurap. Tapi jika sakit pinggang Anda hanya dapat "terobati" dengan tidur tengkurap, silakan lakukan. Caranya:
  1. Tempatkan bantal di bawah panggul dan perut bagian bawah untuk menghilangkan sebagian tekanan pada punggung.
  2. Tergantung bagaimana rasa nyaman yang Anda peroleh, boleh tidak menggunakan bantal pada kepala.

Orang yang memiliki penyakit degeneratif disk (cakram) bisa mendapat keuntungan dari posisi tidur ini karena bisa menghilangkan stres di antara ruang disk Anda.

4. Tidur terlentang dengan bantal di bawah lutut

Bagi sebagian orang, tidur terlentang mungkin merupakan posisi terbaik bagi mereka untuk meringankan sakit pinggang mereka:
  1. Berbaring terlentang.
  2. Tempatkan bantal di bawah lutut, dan jaga agar tulang belakang tetap netral. Disini bantal menjadi sangat penting karena untuk mempertahankan lekukan di pinggang.

Anda juga bisa meletakkan bantal kecil lembut atau gulungan handuk kecil di bawah pinggang sebagai bantuan.

Saat tidur terlentang, berat badan akan merata dan tersebar di area seluas tubuh Anda. Hasilnya, terjadi kesejajaran yang baik untuk tulang belakang dan organ.

Pemilihan bantal dan kasur

Bantal yang digunakan haruslah mencakup kepala dan leher, dan membantu menopang bagian atas tulang belakang.

Jika Anda tidur terlentang, bantal harus benar-benar mengisi ruang antara leher dan kasur. Jika tidur miring, coba gunakan bantal yang lebih tebal agar kepala tetap sesuai dengan posisi lurus tubuh.

Apapun posisi tidur Anda, jangan pernah meletakkan bantal di bawah bahu

Untuk posisi terlentang: Gunakan bantal yang tipis namun memiliki bantalan ekstra untuk menunjang bagian leher. Bantal air dapat dijadikan salah satu pilihan.

Untuk tidur tengkurap: Bantal yang digunakan adalah bantal yang paling tipis atau bahkan tidak perlu menggunakan bantal.

Untuk tidur miring: Bantal yang digunakan adalah bantal yang lebih tebal dan kokoh. Lebih baik lagi, coba gunakan bantal dengan gusset ekstra lebar yang akan membantu mengisi kekosongan ruang antara telinga dan bahu. Dan jangan lupa untuk menaruh bantal lainnya di antara kedua lutut.

Untuk pemilihan kasur, para ahli banyak yang menyarankan untuk menggunakan kasur ortopedi dengan tingkat kelembutan sedang.

Tips lain untuk meningkatkan kualitas tidur

Berikut ini adalah beberapa tips agar Anda bisa tidur lebih baik di malam hari sehingga akan membantu masalah pinggang Anda:

Selalu tidur di jam yang sama setiap hari. Mengatur jam tidur dan bangun yang teratur akan membawa tubuh memiliki pola tidur dan bangun yang alami.

Hindari konsumsi kafein dan stimulan lainnya. Jika Anda memang ingin mengonsumsinya, sebaiknya hanya dilakukan di siang hari.

Ciptakan lingkungan yang ramah tidur. Lingkungan yang ramah tidur adalah lingkungan yang sejuk, sepi, dan nyaman. Matikan komputer dan televisi setidaknya satu jam sebelum tidur

Jangan lakukan aktivitas yang keras mendekati jam tidur. Melakukan suatu aktivitas yang keras yang terlalu dekat dengan jam tidur dapat meningkatkan kadar adrenalin dan bahkan suhu tubuh. Peningkatan salah satu atau keduanya akan membuat tidur semakin sulit.

Sakit Pinggang Malam Hari : Penyebab dan Tips

Sakit pinggang malam

Sakit pinggang pada malam hari atau juga disebut sebagai sakit pinggang nokturnal adalah jenis sakit pinggang yang bisa mengindikasikan adanya masalah serius pada tulang belakang. Akibat rasa sakit yang dialami, penderita sakit pinggang malam hari tidak bisa beristirahat dengan baik.

Sakit pinggang malam hari

Biasanya, masalah sakit pinggang dapat dikurangi atau diatasi dengan penyesuaian posisi tidur. Tapi sakit pinggang malam hari berbeda, karena rasa sakitnya tidak berhenti ketika seseorang berbaring, tidak peduli apakah orang tersebut sudah menyesuaikan posisi tidurnya.

Pada sebagian orang, rasa sakitnya semakin parah ketika mereka berbaring. Dan pada sebagian lainnya, rasa sakitnya hanya muncul pada saat mereka berbaring.

Disini artinya bisa saja seseorang terbebas dari sakit pinggangnya sepanjang hari. Tapi kemudian di malam hari, dia tidak bisa tidur nyenyak akibat sakit pinggang yang dialaminya.

Penyebab sakit pinggang malam

Sama seperti sakit pinggang pada umumnya, penyebab sakit pinggang di malam hari tidak selalu dapat dipastikan. Namun, sakit pinggang bisa disebabkan oleh salah satu dari berikut ini:
  • Masalah dengan gerakan/putaran tulang belakang atau masalah mekanis tulang belakang lainnya, yang paling umum adalah degenerasi cakram tulang belakang. Cakram adalah jaringan antara tulang belakang yang berfungsi sebagai shock absorber; cakram bisa rusak seiring bertambahnya usia.
  • Cedera seperti keseleo atau patah tulang atau luka hebat, seperti terjatuh atau kecelakaan kendaraan.
  • Penyakit tertentu seperti skoliosis (tulang belakang bengkok) atau stenosis tulang belakang (penyempitan kolom tulang belakang), batu ginjal, kehamilan, endometriosis (jaringan rahim berada di luar rahim), kanker tertentu, dan berbagai bentuk arthritis (radang sendi) bisa menyebabkan sakit pinggang.

Apakah sakit pinggang malam hari merupakan gejala sesuatu yang serius?

Sakit pinggang malam hari bisa jadi merupakan gejala dari tumor tulang belakang. Bisa merupakan tumor primer, yang memang berasal dari tulang belakang, atau bisa juga tumor metastasis, artinya kanker yang berasal dari area lain tubuh dan kemudian menyebar ke tulang belakang.

Sakit pinggang malam hari juga bisa merupakan gejala osteomyelitis (infeksi tulang belakang) dan ankylosing spondylitis, suatu kondisi yang dapat menyebabkan tulang belakang menyatu dalam posisi tetap dan tidak bergerak.

Gejala-gejala yang menyertai sakit pinggang malam yang harus diwaspadai:
  • Nyeri pinggang yang menyebar ke satu atau kedua belah kaki
  • Lemah, mati rasa, dan kesemutan di kaki
  • Gangguan pencernaan dan perkemihan
  • Nyeri atau rasa ditusuk/berdenyut di perut
  • Rasa panas pada pinggang
  • Demam
  • Berat badan turun tanpa penyebab jelas
  • Keringat berlebih tanpa penyebab jelas
  • Sakit pinggang telah berlangsung lebih dari 6 minggu
  • Riwayat kanker
  • Riwayat trauma atau kecelakaan
  • Riwayat gangguan sistem kekebalan tubuh
  • Riwayat osteoporosis.

Jika satu lebih gejala atau kondisi di atas menyertai sakit pinggang malam, sebaiknya hubungi dokter. Namun, jangan dulu khawatir sakit pinggang malam Anda disebabkan oleh tumor, infeksi, atau ankylosing spondylitis, karena kondisi-kondisi tersebut jarang menyebabkannya.

Tips untuk mengatasi sakit pinggang saat tidur

Pada sebagian kasus, sakit pinggang malam hari dapat diatasi dengan menyesuaikan posisi tidur. Berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi sakit pinggang saat tidur:
  1. Gunakan "body pillow". Banyak penderita sakit pinggang yang terbantukan dengan "body pillow". Gunakan body pillow dengan benar, letakkan diantara kedua lutut, biarkan tubuh beristirahat dengan posisi semi-sidelined. Posisi ini akan mengurangi tekanan pada punggung.
  2. Gunakan bantal dengan benar. Bantal harus mendukung leher, bukan bahu. Posisi bahu harus di kasur. Bantal air yang isinya sekitar  5 liter air juga direkomendasikan, bukan bantal busa biasa atau bantal yang penuh bulu.
  3. Gunakan kasur yang tepat.
  4. Cari tahu posisi yang meringankan rasa nyeri. Jika merasa nyaman berbaring pada salah satu sisi tubuh (kiri atau kanan), letakkan bantal pada bagian punggung agar mencegah Anda berbalik.

Body pillow

Bentuk "body pillow" saat ini bermacam-macam, ada yang lurus, ada yang berbentuk huruf c, ada pula yang bergaya loopy. Selain perbedaan pada bentuk, ada juga body pillow yang dilengkapi dengan mekanisme pemanas, pemijat, dan aromatik agar tidur lebih mudah dan nyaman.

Tips tambahan untuk menambah kenyamanan tidur:

  • Hindari konsumsi alkohol, terutama menjelang tidur
  • Ciptakan lingkungan yang ramah tidur, yakni sejuk, sepi, dan nyaman
  • Berhenti bekerja setidaknya dua jam sebelum tidur
  • Hindari kafein, minimal 8 jam sebelum tidur
  • Matikan komputer dan televisi setidaknya satu jam sebelum tidur
  • Bernapas pelan dan fokus pada sensasi udara saat melewati hidung. Ini akan mengalihkan pikiran yang sibuk untuk membantu Anda tertidur.

Article Resources
  • https://www.webmd.com/back-pain/guide/nightime-back-pain
  • https://www.mdedge.com/rheumatologynews/article/101959/pain/nocturnal-back-pain-suggests-systemic-disorder
  • https://www.everydayhealth.com/back-pain/nighttime-back-pain.aspx
  • http://www.eliterest.com/how-to-sleep-with-a-body-pillow-for-back-pain/

12 مارس 2018

Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Demam Tipes

Demam tipes

Demam tipes atau tifus (tipoid) adalah penyakit menular akut terkait demam yang paling sering disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Demam tipes dapat menyebar ke seluruh tubuh dan mempengaruhi banyak organ.

Tanpa pengobatan yang tepat dan cepat, demam tipes bisa menyebabkan komplikasi serius dan berakibat fatal.

Yang paling berisiko terkena demam tipes adalah anak-anak. Hal ini mungkin karena sistem kekebalan tubuh mereka masih belum sempurna. Namun, gejala demam tipes anak-anak cenderung lebih ringan daripada gejala demam tipes pada dewasa.

Gejala demam tipes

Gejala demam tipes biasanya baru muncul setelah satu atau dua minggu setelah penderita terinfeksi bakteri Salmonella typhi.

Jika diobati, gejala demam tipes biasanya sudah membaik dalam dua sampai tiga hari.

Jika tidak diobati, demam tipes biasanya akan memburuk dan berlanjut selama beberapa minggu, dan akan muncul risiko komplikasi yang mengancam jiwa. Tanpa pengobatan, akan dibutuhkan waktu berminggu-minggu, atau bahkan berbulan-bulan sampai gejala hilang dan penderita pulih sepenuhnya.

Gejala umum demam tipes

Gejala umum demam tipes meliputi:
  • Demam tinggi, bisa mencapai 39° sampai 40°C
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Sakit perut
  • Hilang selera makan
  • Sembelit atau diare (orang dewasa cenderung sembelit dan anak-anak cenderung diare)
  • Ruam yang terdiri dari bintik merah muda kecil di badan
  • Lemah
  • Bingung, seperti disorientasi waktu dan kejadian sekitar.

Penyebab demam tipes

Demam tipes disebabkan oleh jenis bakteri yang disebut Salmonella typhi yang menyerang sistem pencernaan. Ini bukanlah bakteri salmonella yang menyebabkan keracunan makanan, tapi masih satu keluarga.

Bakteri Salmonella typhi terdapat pada makanan dan air yang sudah terkontaminasi.

Diagnosis demam tipes

Demam tipes dapat didiagnosis dengan cara memeriksa sampel darah, urin, atau tinja. Namun, yang paling umum dilakukan adalah pemeriksaan sampel darah.

Uji sampel sumsum tulang adalah cara yang lebih akurat untuk mendiagnosis demam tipes. Namun, karena proses pengambilan sampelnya memakan waktu dan menyakitkan, jadi jarang dilakukan kecuali untuk mengonfirmasi pemeriksaan lainnya yang meragukan.

Pengobatan demam tipes

Demam tipes biasanya dapat diobati dengan pengobatan antibiotik. Antibiotik yang dapat digunakan sebagai obat demam tipes, diantaranya adalah ciprofloxacin, ceftriaxone, cefotaxime, ampicillin, chloramphenicol, cotrimoxazole, serta amoxicillin.

Chloramphenicol biasanya menjadi "drug of choice" untuk penyakit tipes. Namun meskipun begitu, pemilihan antibiotik akan disesuaikan dengan kondisi pasien dan juga faktor resistensi.

Gejala biasanya sudah mulai membaik dalam waktu dua sampai tiga hari setelah minum antibiotik. Namun, antibiotik harus dihabiskan sesuai yang disarankan dokter.

Penderita harus banyak istirahat, minum banyak cairan dan makan-makanan biasa. Sebaiknya makan sedikit tapi sering, daripada makan banyak 3 kali sehari.

Kebanyakan kasus demam tipes dapat dirawat di rumah. Perawatan di rumah sakit biasanya hanya dianjurkan jika pasien mengalami muntah terus menerus, diare berat atau perut bengkak. Anak kecil yang demam tipes juga mungkin perlu dirawat di rumah sakit sebagai tindakan pencegahan.

Komplikasi demam tipes

Komplikasi akibat demam tipes biasanya hanya terjadi pada penderita yang tidak diobati atau diobati namun dengan antibiotik yang tidak tepat, atau yang terlambat diobati.

Dua komplikasi yang paling umum terjadi pada demam tipes adalah:
  • Pendarahan internal pada sistem pencernaan
  • Perforasi bagian dari sistem pencernaan atau usus, yang menyebabkan menyebarnya infeksi ke jaringan terdekat.

Pendarahan di dalam

Sebagian besar pendarahan internal yang terjadi pada demam tipes tidak mengancam jiwa, namun bisa membuat pasien menjadi sangat sakit / lemah. Gejalanya meliputi:
  • Merasa lemah sepanjang waktu
  • Sesak napas
  • Kulit pucat
  • Detak jantung tak teratur
  • Muntah darah
  • Warna tinja sangat gelap.

Transfusi darah mungkin diperlukan untuk menggantikan darah yang hilang, dan operasi mungkin saja dilakukan untuk memperbaiki lokasi pendarahan.

Perforasi

Perforasi berpotensi menjadi komplikasi yang sangat serius. Hal ini karena bakteri yang hidup dalam sistem pencernaan Anda masuk ke perut dan menginfeksi lapisan perut (peritoneum). Ini dikenal sebagai peritonitis.

Peritonitis merupakan kondisi darurat medis, karena jaringan peritoneum harusnya steril (bebas kuman). Tidak seperti bagian tubuh lainnya, seperti kulit, peritoneum tidak memiliki mekanisme pertahanan sendiri untuk melawan infeksi.

Pada peritonitis, infeksi dapat dengan cepat menyebar ke dalam darah (sepsis) sebelum menyebar ke organ lain. Hal ini berisiko gagalnya beberapa organ. Jika tidak ditangani dengan benar, dapat menyebabkan kematian.

Vaksinasi tipes

Vaksin tipes bekerja dengan cara merangsang tubuh untuk menciptakan antibodi (protein untuk melawan infeksi) yang mencegah Anda sakit ketika terinfeksi bakteri tipes. Namun, perlu diketahui bahwa tidak ada vaksin tipes yang 100% efektif.

Article Resources
  • https://www.nhs.uk/conditions/typhoid-fever/

11 مارس 2018

3 Minyak Esensial dan Manfaatnya

Apa yang Anda ketahui tentang minyak esensial? Pada umumnya orang-orang tidak tahu apa itu minyak esensial. Disini kita akan mengulas sedikit tentang minyak esensial, penggunaan dan manfaatnya.

Minyak esensial atau juga disebut sebagai minyak atsiri adalah minyak beraroma yang diekstraksi dari tumbuh-tumbuhan atau nabati. Minyak esensial adalah minyak alami dan termasuk sebagai minyak terbaik dalam hal penggunaannya untuk kesehatan.

Minyak esensial

Jika kita melihat kembali sejarah minyak esensial, maka akan kita ketahui bahwa minyak ini telah digunakan sejak berabad-abad silam sebagai parfum, obat-obatan, atau kosmetik. Tentu saja, hal ini karena esensi alami yang minyak esensial miliki, sehingga menjadikannya kaya manfaat.

Sesuai cara penggunaan, minyak esensial juga bisa diterapkan ke kulit untuk membuatnya halus dan bersinar. Minyak esensial mengandung banyak fitokimia (fitonutrien) yang benar-benar aman untuk kulit manusia, jadi tidak perlu khawatir akan adanya efek buruknya.

Manfaat kesehatan minyak esensial

Satu hal terbaik dari minyak esensial adalah tidak memiliki efek samping. Minyak esensial tidak menurunkan sistem kekebalan tubuh dan kesehatan Anda. Sebaliknya, menggunakan minyak esensial akan membuat mood dan sistem otak Anda menjadi lebih kuat sekaligus mengurangi sakit kepala dan mual.

Minyak esensial

Tidaklah salah jika dikatakan bahwa penyakit dunia yang serba canggih saat ini adalah sakit kepala dan stres, jadi tidak ada salahnya pula menggunakan minyak esensial karena minyak ini benar-benar akan membantu menurunkan ketegangan, stres dan memperbaiki mood.

Di bawah ini adalah 5 jenis minyak esensial berikut manfaatnya bagi kesehatan.

Minyak lavender (lavender oil)

Minyak yang berasal dari bunga lavender segar ini sangat baik untuk kesehatan sistem saraf. Minyak ini sangat terkenal di seluruh dunia karena keefektifannya. Satu contoh, jika Anda menderita alopecia areata (kerontokan rambut) maka minyak lavender yang diterapkan ke kepala akan merangsang pertumbuhan rambut Anda. Minyak lavender juga bisa digunakan untuk mengatasi depresi, stres, dan gangguan kecemasan.

Minyak kayu putih (eucalyptus oil)

Minyak kayu putih merupakan obat yang sempurna untuk orang-orang yang menderita masalah paru-paru. Minyak yang berasal dari daun kayu putih ini memiliki kandungan antimikroba, nematisida, herbisida yang berperan besar untuk kesehatan fisik dan mental.

Minyak kayu putih

Minyak kayu putih termasuk salah satu minyak terbaik yang perlu Anda simpan agar selalu hidup sehat. Selain baik untuk kesehatan pernapasan, minyak kayu putih juga dapat menyingkirkan masalah perut, bisa mengatasi beberapa jenis batuk dan hidung buntu.

Karena itu, jika Anda benar-benar ingin hidup sehat, menggunakan minyak kayu putih merupakan pilihan yang bijak. Sebuah studi menunjukkan bahwa minyak kayu putih merupakan suplemen terbaik untuk menyingkirkan masalah otot, mental, dan beberapa masalah fisik.

Minyak peppermint (peppermint oil)

Yang terakhir tapi tidak sedikit manfaatnya. Anda juga bisa menggunakan minyak peppermint untuk menghilangkan mual, gangguan pencernaan, kecemasan, dan sakit kepala. Dilema terbesar manusia modern saat ini adalah kegelisahan, depresi, dan masalah mental. Karena itu, jika Anda mengalami masalah-masalah tersebut, maka inilah saatnya untuk mulai menggunakan pengobatan alami untuk mengatasinya.

Minyak peppermint

Sebuah studi menunjukkan bahwa 80% masalah mental dan emosional dapat diatasi dengan menggunakan minyak ini, jadi mengapa tidak membuat hidup Anda menjadi lebih sehat dan mudah dengan menggunakan minyak esensial?

09 مارس 2018

Cacat Lahir : Penyebab dan Pencegahan

Cacat lahir

Cacat lahir terjadi saat bayi berkembang di dalam rahim. Cacat lahir dapat mempengaruhi penampilan, fungsi organ, dan perkembangan fisik dan mental.

Sebagian besar cacat lahir terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan, dimana saat itu organ tubuh sedang terbentuk. Sebagian cacat lahir tidak berbahaya, tapi sebagian lainnya butuh perawatan jangka panjang.

Penyebab cacat lahir

Penyebab cacat lahir tidak diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa hal yang menjadi kemungkinan penyebabnya, diantaranya:
  • Genetik (keturunan)
  • Kebiasaan dan gaya hidup tertentu
  • Paparan obat atau bahan kimia tertentu
  • Infeksi selama kehamilan
  • Kombinasi dari faktor-faktor diatas.

Genetik

Ibu atau ayah bisa jadi mewariskan kelainan genetik yang dimilikinya kepada bayinya. Kelainan genetik terjadi ketika gen menjadi cacat karena mutasi. Dalam beberapa kasus, gen atau bagian dari gen mungkin hilang karena mutasi. Cacat ini terjadi saat pembuahan dan seringkali tidak dapat dicegah.

Penyebab non-genetik

Penyebab dari sebagian cacat lahir mungkin sulit atau mustahil diidentifikasi. Namun, kebiasaan-kebiasaan tertentu, seperti merokok, menggunakan obat-obatan ilegal, dan mengonsumsi alkohol akan meningkatkan risiko cacat lahir. Faktor lainnya, seperti terpapar virus atau bahan kimia berbahaya, juga dapat meningkatkan risiko cacat lahir.

Faktor risiko cacat lahir

Setiap wanita hamil memiliki risiko melahirkan bayi dengan kondisi cacat lahir. Risiko ini akan meningkat dengan kondisi-kondisi berikut:
  • Riwayat keluarga cacat lahir atau kelainan genetik lainnya
  • Penggunaan alkohol, obat-obatan terlarang, atau merokok
  • Usia ibu saat hamil 35 tahun atau lebih
  • Kurang gizi selama kehamilan
  • Terinfeksi bakteri atau virus yang tidak diobati
  • Menggunakan obat-obatan tertentu yang berisiko tinggi, seperti isotretinoin dan lithium.

Wanita dengan penyakit tertentu, seperti diabetes, juga berisiko tinggi melahirkan bayi cacat lahir.

Klasifikasi cacat lahir

Cacat lahir biasanya diklasifikasikan sebagai struktural dan fungsional. Cacat lahir struktural adalah ketika suatu bagian tubuh tidak ada atau bentuknya salah.

Cacat lahir struktural yang paling umum adalah:
  • Cacat jantung
  • Sumbing bibir atau langit-langit
  • Spina bifida
  • Dislokasi pinggul
  • Kaki pengkor (kaki mengarah ke dalam bukan ke depan tubuh).

Cacat lahir fungsional adalah ketika bagian tubuh atau sistem tidak bekerja dengan baik. Kondisi ini sering menyebabkan kecacatan perkembangan atau kecerdasan. Cacat lahir fungsional atau perkembangan meliputi cacat metabolik, masalah sensorik, dan masalah sistem saraf.

Cacat fungsional yang paling umum antara lain:
  • Down syndrome, yang menyebabkan keterlambatan perkembangan fisik dan mental
  • Penyakit sel sabit (sickle cell disease), ketika sel darah merah menjadi cacat
  • Cystic fibrosis, yang merusak paru-paru dan sistem pencernaan.

Cacat lahir fungsional seringkali tidak terdeteksi hingga berbulan-bulan atau bertahun-tahun sejak bayi dilahirkan.

Diagnosis cacat lahir

Ada lebih dari 4.000 jenis cacat lahir, mulai dari yang ringan hingga yang memerlukan penanganan serius karena dapat menyebabkan cacat permanen atau kematian.

Banyak jenis cacat lahir yang dapat didiagnosis selama kehamilan. Dokter dapat menggunakan USG untuk mendiagnosis cacat lahir tertentu selama kehamilan seorang ibu. Selain USG, pemeriksaan spesifik lainnya yang mungkin dilakukan adalah tes darah atau amniosentesis (pengambilan sampel air ketuban). Tes ini mungkin akan dokter tawarkan pada wanita dengan kehamilan berisiko tinggi.

Pemeriksaan prenatal dapat membatu menentukan apakah ibu memiliki infeksi atau kondisi lain yang berbahaya bagi bayi. Pemeriksaan fisik dan tes pendengaran juga dapa membantu dokter mendiagnosis cacat lahir setelah bayi lahir. Tes darah juga mungkin dilakukan sesaat setelah bayi dilahirkan, meskipun terbilang jarang.

Namun, perlu diketahui bahwa skrining prenatal tidak selalu dapat menemukan kecacatan ketika kecacatan itu ada. Skrining juga dapat salah mengidentifikasi cacat. Namun sebagian besar cacat lahir dapat didiagnosis dengan pasti setelah bayi lahir.

Perawatan

Pengobatan untuk cacat lahir tergantung dari kondisi dan tingkat keparahannya. Beberapa cacat lahir dapat diperbaiki sebelum bayi dilahirkan atau sesaat setelah lahir. Sedangkan sebagian lainnya akan terus menjadi kecacatan bagi seorang anak seumur hidupnya. Cacat lahir ringan bisa membuat stres, tapi biasanya tidak mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan. Cacat lahir yang berat, seperti cerebral palsy atau spina bifida, dapat menyebabkan cacat lahir permanen atau bahkan kematian.

Obat-obatan

Obat-obatan dapat digunakan untuk mengatasi beberapa cacat lahir atau untuk menurunkan risiko komplikasi dari cacat tertentu. Dalam beberapa kasus, pengobatan mungkin diberikan pada ibu untuk membantu memperbaiki kelainan pada janin sebelum kelahiran.

Operasi

Pembedahan dapat memperbaiki cacat lahir tertentu atau mengurangi gejalanya. Sebagian orang dengan cacat lahir fisik,seperti sumbing bibir, dapat menjalani operasi sumbing bibir. Bayi dengan cacat jantung juga dapat dilakukan operasi.

Perawatan di rumah

Orangtua dapat diberikan pelatihan atau pemahaman untuk menjalankan latihan-latihan khusus dalam memberi makan, mandi, melatih, dan memantau perkembangan bayinya yang cacat lahir.

Mencegah cacat lahir

Umumnya kebanyakan cacat lahir tidak dapat dicegah, namun ada beberapa cara yang akan menurunkan risiko melahirkan bayi dengan cacat lahir. Wanita yang ingin hamil harus sudah mulai mengonsumsi suplemen asam folat sebelum kehamilan. Suplemen ini juga harus dikonsumsi selama kehamilan. Asam folat bisa membantu mencegah cacat tulang belakang dan otak.Vitamin prenatal lainnya juga dianjurkan selama kehamilan.

Alkohol, obat-obatan terlarang dan merokok juga harus dihindari sebelum, selama dan setelah kehamilan. Obat-obat tertentu juga harus hati-hati dikonsumsi. Beberapa obat yang aman dikonsumsi dapat menyebabkan cacat lahir serius ketika dikonsumsi oleh wanita hamil.

Menjaga berat badan tetap ideal juga akan menurunkan risiko komplikasi selama kehamilan. Wanita dengan kondisi tertentu, seperti diabetes, harus berhati-hati.

Article Resources
  • https://www.healthline.com/health/birth-defects#types
  • https://kidshealth.org/en/parents/birth-defects.html