Dunia Tak Indah Bila Kau Buta Warna

Friday, November 08, 2013
Warna

Situasi color blindness atau buta warna akan mempengaruhi kemampuan seseorang dalam membedakan warna, terutama merah dan hijau atau antara nuansa biru dan kuning. Ada juga kejadian buta warna lengkap, ini termasuk kejadian langka dimana semua objek yang dilihatnya akan bernuansa warna abu-abu

Buta warna terjadi akibat ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu. Artinya kimia sensor cahaya di dalam mata tidak bekerja dengan baik.

Jika Anda curiga memiliki kondisi seperti ini, sebaiknya hubungi dokter. Meskipun sebagian besar buta warna tidak dapat disembuhkan atau diobati, tapi Anda dapat menerapkan cara-cara sederhana untuk mengatasi kesulitan Anda dalam melihat perbedaan warna. Beberapa kasus buta warna juga merupakan indikasi keberadaan penyakit lain di dalam tubuh yang memerlukan pengobatan.

Penyebab

Masalah buta warna sebagian besar adalah karena genetik (diwariskan). Buta warna yang disebabkan oleh penyakit dan mempengaruhi saraf optik dan retina mata cukup jarang terjadi. Inilah yang disebut dengan "acquired color blindness."

Faktor Risiko

Keturunan menjadi faktor utama yang membuat seseorang memiliki risiko mengidap buta warna. Jika ibu, ayah, atau kakek-nenek Anda mengalami buta warna, maka kemungkin besar Anda juga akan mengalaminya.

Faktor-faktor risiko di bawah ini juga meningkatkan risiko Anda untuk mengalami buta warna :
  • Pria lebih mungkin menderita buta warna dibanding wanita (sesuai persentase jumlah kasus).
  • Memiliki penyakit tertentu yang meningkatkan risiko Anda mengembangkan buta warna.
  • Obat-obatan tertentu, termasuk beberapa obat yang diresepkan untuk gangguan jantung, tekanan darah tinggi, atau gangguan saraf. Ini dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengembangkan buta warna atau defisiensi warna.

Gejala

Jika Anda tidak dapat membedakan antara beberapa warna - terutama merah dan hijau atau biru dan kuning, kemungkinan Anda mengidap buta warna. Namun dokterlah yang akan menentukan apakah itu buta warna sungguhan atau buta warna karena kondisi lain.

Diagnosis

Ketika Anda berkonsultasi ke dokter perihal buta warna, dokter akan memulai dengan menanyakan gejala dan riwayat medis Anda, dan selanjutnya melakukan pemeriksaan mata dan tes visi sederhana. Atau mungkin juga dokter akan merujuk Anda ke spesialis mata guna pengujian lebih lanjut. Melihat kasus seperti ini, ada baiknya Anda langsung menemui dokter spesialis mata karena akan lebih akurat dalam menegakkan diagnosis.

Kemungkinan tes buta warna yang dilakukan dokter adalah :
  • Tes Ishihara Plates. Anda akan diminta mengidentifikasi angka atau benda dalam gambar yang terbuat dari titik-tiik berwarna, yang dikelilingi titik-tik lain dari warna lain (seperti pada gambar).
  • Tes arrangement, Anda akan diminta mengelompokkan/mengatur chip-chip warna sesuai dengan warna mereka.

Pengobatan

Hingga saat ini, belum ditemukan obat untuk mengobati buta warna yang merupakan warisan. Yang membantu penderita buta warna adalah dengan belajar untuk membedakan warna, tentunya dengan bantuan orang lain. Bicarakan dengan dokter Anda bagaimana cara mengasah kemampuan dalam melihat warna padahal kondisi Anda buta warna. Selain itu, tergantung dari tingkat buta warna, sebagian dokter menyarankan untuk menggunakan kacamata koreksi warna atau lensa kontak.

Dalam beberapa kasus, buat warna yang disebabkan oleh penyakit lain seperti katarak, maka pengobatan atas kataraknya akan memperbaiki kondisi buta warna.

Pencegahan

Guna mengurangi risiko Anda terkena buta warna, yang bisa dilakukan adalah menjaga kesehatan mata Anda sendiri, tentu saja, dan tetap bertanya pada dokter tentang obat-obat jenis apa yang mereka berikan pada Anda saat ini.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.