Telinga Manusia, Bagian dan Fungsinya

Friday, February 22, 2013

Telinga manusia
Telinga manusia adalah suatu organ tubuh yang penting dan juga termasuk yang paling indah bentuknya. Semua hal yang berkaitan dengan susunannya yang halus, dan serba rumit yang karenanya kita dapat mendengar, menunjukkan bahwa telinga manusia adalah ciptaan yang sempurna dari Yang Maha Kuasa. Bayangkan bila kita tidak bisa mendengar, betapa sunyinya hidup ini.

Dunia tempat kita tinggal adalah dunia yang penuh suara/bunyi. Baik dalam keadaan terbangun atau tidur, telinga manusia tetap menjalankan tugasnya. Telinga melindungi kita dari kecelakaan, senantiasa menjadikan kita waspada dan selalu mengetahui tentang apa yang terjadi di sekeliling kita. Suatu kenikmatan dan kebahagiaan yang besar apabila kita bisa mendengarkan ucapan dari orang-orang kita kasihi. Semuanya dan masih banyak lagi hal lain yang bisa kita nikmati berkat adanya karunia pendengaran yang ajaib ini.

Bagian-bagian Telinga dan Fungsinya

Telinga manusia terdiri dari tiga bagian; bagian luar, bagian tengah dan bagian dalam. Bagian luar atau bisa kita sebut telinga luar adalah bagian telinga yang terletak di sisi kepala (daun telinga). Telinga bagian luar sebagian besar terdiri dari tulang rawan yang ditutupi oleh kulit. Fungsi telinga luar adalah mengarahkan bunyi ke dalam tulang-tulang pada kedua sisi kepala. Panjang liang telinga luar kira-kira satu setengah inci, berisi rambut-rambut halus untuk menjaga dari bahaya benda-benda asing yang masuk. Juga terdapat suatu kelenjar khusus di telinga luar ini yang menghasilkan zat lilin yang berfungsi melindungi kulit dari luka/lecet. Namun, dalam situasi tertentu, zat lilin ini dapat menumpuk , sehingga akan menyumbat liang telinga dan mengganggu pendengaran.

Terbentang di atas ujung dalam liang telinga ini terdapat gendang pendengaran. Selaput kecil yang sensitif ini akan bergetar sebagai reaksi terhadap berbagai bunyi yang kita dengar, mulai dari nada rendah hingga nada tinggi. Lebih tinggi nada yang diterima, maka semakin cepat pula gendang telinga akan bergetar.

Bagian dan fungsi telinga manusia

Di seberang gendang telinga terdapatlah ruang lain yang penting yang disebut ruang gendang (ruang telinga bagian tengah), sebagian besar berisi udara. Di dalam rongga kecil inilah terdapat tiga tulang kecil yang disebut tulang-tulang pendengar. Masing-masing tulang memiliki bentuk yang berbeda, dan semuanya berkoordinasi untuk meneruskan bunyi dengan cepat. Tulang pertama martil, melekat pada bagian yang lebih dalam dari gendang pendengaran, dan ujung lainnya melekat pada tulang tengah dan landasan. Ujung yang lain pada tulang kedua ini melekat pada tulang kecil yang ketiga, sanggurdi, yang bagian terakhirnya terselip ke dalam jendela berbentuk oval dari telinga bagian dalam.

Ketiga tulang kecil ini sudah terbentuk sejak manusia dilahirkan. Semuanya terbentang dengan seksama dalam posisi yang sempurna untuk meneruskan bunyi. Bagaimana hal ini bisa terbentuk, sungguh merupakan rahasia besar pada tubuh manusia. Dapatkah manusia percaya bahwa segala sesuatu ini terjadi karena kebetulan? 

Yang terakhir, telinga bagian dalam, terdiri dari alat keseimbangan tubuh, tiga saluran setengah lingkaran, tingkap jorong, tingkap bundar dan rumah siput (koklea) berfungsi mengubah impuls dan diteruskan ke otak. Tiga saluran setengah lingkaran juga berfungsi menjaga keseimbangan tubuh. Selain itu, di dalam telinga terdapat saluran eustachius yang menghubungkan rongga mulut dengan telinga bagian luar.

Share this article :

Artikel Menarik Lainnya

+ comments +1comments

May 7, 2013 at 1:56 AM

Thanks infonya bermanfaat sekali,...

Post a Comment

 
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.