Infeksi Telinga: Gejala dan Pengobatan

Thursday, September 13, 2018
Infeksi telinga sangat umum terjadi. Infeksi telinga disebabkan oleh bakteri atau virus. Ketika telah terinfeksi, telinga akan membengkak sehingga menutupi saluran eustachius.

Saluran eustachius adalah jaringan ikat yang menghubungkan telinga tengah ke bagian belakang tenggorokan. Saluran eustachius berguna untuk pembuangan cairan dalam telinga dan untuk menjaga agar tekanan udara telinga berada pada level yang normal.

Ketika telinga telah tersumbat atau buntu oleh cairan, maka akan menjadi tempat yang subur bagi bakteri untuk berkembang biak. Itulah mengapa sangatlah penting untuk mengetahui gejala dan mencegah efek buruk yang disebabkan oleh bakteri dan virus.

Bagian telinga

Infeksi Telinga Akibat Bakteri dan Virus

Infeksi telinga paling umum disebabkan oleh bakteri. Contoh bakteri yang sering menginfeksi telinga antara lain: Haemophilus influenzae, Moraxella catarrhalis dan Streptococcus pneumoniae (juga disebut pneumococcus).

Selain bakteri, telinga juga dapat terinfeksi oleh virus. Virus yang umum menyebabkan infeksi telinga adalah respiratory syncytial virus (RSV) dan virus influenza.

Infeksi telinga tengah (otitis media) dengan efusi - terdapat cairan kental dan lengket di belakang gendang telinga - juga dapat terjadi ketika terjadi peradangan dan penumpukan cairan dalam telinga, dan dapat menyebabkan perasaan penuh di telinga.

Diagnosis Infeksi Telinga

Untuk memeriksa telinga biasanya dokter akan menggunakan alat otoskop pneumatik, alat ini digunakan untuk melihat gendang telinga. Sedangkan pemeriksaan lain yang mungkin dilakukan antara lain:
  • Tes darah
  • Tes pendengaran
  • Tympanocentesis (penghapusan cairan dari belakang gendang telinga)
  • Timpanometri.

Gejala Infeksi Telinga

Gejala infeksi telinga yang paling umum yaitu:
  • Sakit telinga
  • Demam
  • Lekas marah
  • Hilang selera makan
  • Keluar cairan kuning atau merah dari telinga
  • Sulit tidur
  • Muntah.

Sedangkan gejala yang terjadi akibat penumpukan cairan dalam telinga adalah:
  • Masalah keseimbangan tubuh
  • Pusing
  • Gangguan pendengaran
  • Telinga terasa penuh atau tertekan.
Orangtua harus ekstra mengawasi anak-anak, karena ada beberapa infeksi yang tidak menunjukkan gejala.

Pengobatan Infeksi Telinga

Pengobatan dirumah

Ketika mengalami infeksi telinga, istirahat dan menjaga kebersihan adalah perawatan yang terbaik untuk mempercepat proses kesembuhan. Pengobatan dan tips rumahan lainnya yang dapat dilakukan di rumah antara lain:
  • Istirahat - istirahat akan membantu tubuh melawan infeksi
  • Gunakan kain lap hangat - mengompres panas ke telinga akan membantu mengurangi rasa sakitnya
  • Menggunakan obat tetes telinga - dokter akan meresepkan obat tetes telinga untuk mengatasi infeksi atau nyerinya
  • Menggunakan obat penghilang rasa sakit seperti obat anti inflamasi non steroid.

Pembedahan

Terapi pembedahan terkait infeksi telinga termasuk diantaranya Ear Tube Placement (pemasangan tabung telinga). Ear Tube Placement berarti menempatkan sebuah tabung drainase ke salah satu gendang telinga. Operasi ini akan membantu meningkatkan pendengaran pasien, mengurangi masalah pendengaran, menstabilkan tekanan telinga, dan mencegah infeksi di masa mendatang.

Untuk melakukannya, dokter akan membuat sayatan kecil di gendang telinga dan memasukkan tabung plastik kecil.

Setelah operasi dilakukan, telinga tidak boleh terkena air hingga gendang telinga sembuh. Pasien juga terus menggunakan obat tetes telinga antibiotik untuk mengatasi infeksi telinga sementara tabung terpasang.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer