Penyebab Cairan Keluar dari Telinga

Tuesday, October 02, 2018
Cairan keluar dari telinga

Biasanya, material padat atau lunak yang keluar dari telinga hanyalah kotoran telinga, dan ini normal. Namun, ini bisa menjadi pertanda suatu penyakit atau cedera pada telinga jika tidak hilang dalam beberapa hari.

Apa itu cairan keluar dari telinga?

Keluarnya cairan dari telinga dikenal dalam medis dengan istilah otorrhea, biasanya hanya merupakan kerja normal tubuh untuk menyingkirkan kotoran telinga. Kotoran telinga merupakan material padat/lunak dan berminyak yang diproduksi tubuh secara alami untuk mencegah debu dan bakteri masuk ke telinga dalam.

Tapi adakalanya cairan yang lengket menumpuk di telinga tengah, di belakang gendang telinga. Cairan ini dapat menyebabkan infeksi telinga dan kehilangan pendengaran, dan ini sangat umum terjadi pada anak-anak.

Apa penyebab cairan keluar dari telinga?

Hampir semua anak akan, pada titik tertentu, mengalami penumpukan cairan di belakang gendang telinga. Ini dikenal sebagai efusi telinga. Mungkin tidak ada tanda-tanda infeksi, seperti demam, tetapi anak mungkin menggosok-gosok telinga mereka atau memiliki masalah dengan pendengaran.

Efusi telinga dapat menyebabkan peradangan telinga tengah dan kadang-kadang cairan menjadi terinfeksi. Ini disebut otitis media. Infeksi ini sering disebabkan oleh virus dan menyebabkan nyeri telinga, demam dan iritabilitas pada anak-anak. Terkadang, penumpukan cairan terjadi dalam waktu yang lama dan cairan menjadi tebal dan lengket, menyebabkan kehilangan pendengaran yang dapat membuat anak kesulitan belajar.

Keluarnya cairan dari telinga kadang-kadang disebabkan oleh otitis eksterna, ketika kelembaban menyebabkan kulit di dalam saluran telinga membengkak dan menjadi terinfeksi. Otitis eksterna juga membuat telinga terasa sakit dan gatal.

Penyebab kurang umum lainnya untuk cairan keluar dari telinga termasuk:
  • Pecah gendang telinga - darah atau cairan lain mungkin mengalir dari telinga jika mengalami efusi telinga atau otitis media.
  • Kerusakan pada telinga - terkadang saluran telinga dapat terluka karena benda asing, oleh perubahan tekanan, atau oleh suara yang sangat keras. Ini dapat menyebabkan cairan keluar dari telinga.
  • Mastoiditis - infeksi tulang di belakang telinga, mastoid, juga dapat menyebabkan cairan dari telinga, meskipun ini jarang terjadi.

Perawatan cairan keluar dari telinga

Perawatan untuk cairan yang keluar dari telinga akan tergantung dari penyebabnya.

Infeksi telinga pada anak-anak kadang-kadang hilang dalam beberapa hari tanpa pengobatan. Karena otitis media anak lebih sering disebabkan virus daripada bakteri, antibiotik mungkin tidak membantu. Biasanya anak-anak dengan otitis media diberikan pereda nyeri selama 48 jam dan kemudian antibiotik hanya jika gejalanya belum sembuh.

Biasanya luka di telinga dapat sembuh meskipun tidak diobati. Tapi jika ada risiko infeksi akibat cedera, antibiotik mungkin diperlukan.

Otitis eksterna harus diobati untuk menghentikan penyebaran infeksi. Antibiotik tetes telinga mungkin dibutuhkan selama satu minggu.

Perawatan rumahan untuk cairan keluar dari telinga

Anda dapat menggunakan obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol atau ibuprofen. Pastikan dosis untuk anak-anak sudah tepat.

Usahakan agar telinga yang terkena tetap kering dan hindari aktivitas yang berisiko air masuk ke telinga, seperti berenang.

Cara mencegah cairan keluar dari telinga

Sebagian besar infeksi telinga disebabkan oleh virus, jadi menjauhlah dari orang-orang yang sakit karena virus mudah sekali menyebar melalui udara.

Menyusui dapat mengurangi kejadian infeksi telinga pada bayi. Jika Anda menyusui, cobalah untuk menyusui bayi tegak, jangan menyusui bayi saat mereka berbaring agar ASI tidak masuk ke telinga mereka.

Jangan memasukkan apa pun di telinga Anda, termasuk cotton bud, pensil, atau benda keras lainnya. Gunakan sumbat telinga atau sarung telinga untuk melindungi telinga Anda dari suara keras.

Untuk mencegah otitis eksterna, keringkan telinga setelah berenang atau mandi dan pakailah penutup telinga jika Anda memang harus berenang.

Kondisi yang mengharuskan ke dokter

Cairan yang keluar dari telinga biasanya akan sembuh dengan sendirinya, tetapi segera ke dokter jika:
  • cairan berwarna putih, kuning, atau mengandung darah
  • cairan keluar selama lebih dari 5 hari
  • memiliki gejala lain, seperti demam, nyeri hebat, dan telinga bengkak atau merah
  • kurang atau hilang pendengaran
  • mengalami cedera.

Article Resources
  • healthline (What causes discharge from the ear?)
  • NHS Inform (Middle ear infection (otitis media)
  • myDr (Ear problems), myDr (Otitis media in children), myDr (Eardrum perforation), myDr (Swimmer’s ear (otitis externa)
  • American Academy of Otolaryngology (Patient information on Understanding Ear Fluid)
  • Choosing Wisely Australia (Choosing Wisely Australia - The Royal Australian College of General Practitioners: tests, treatments and procedures clinicians and consumers should question)

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer