10 Tanda Anda Harus ke Dokter Gigi

Monday, April 16, 2018
Dokter gigi

Penyakit gigi dan mulut tahap awal sering tidak terdeteksi, sampai pada akhirnya menimbulkan masalah. Misalnya, lubang atau retak kecil pada gigi mungkin tidak dirasakan, hingga akhirnya lubang itu membesar, lalu menyebabkan sakit gigi hingga kehilangan gigi.

Itulah alasan mengapa Anda disarankan untuk ke dokter gigi minimal setiap 6 bulan sekali. Disana, kondisi kesehatan gigi, gusi, dan mulut akan diperiksa. Semakin cepat masalah gigi dan mulut ditemukan dan ditangani dengan tepat, semakin terhindar seseorang dari penyakit gigi dan mulut yang merugikan.

Namun, pada situasi atau kondisi tertentu kita disarankan untuk ke dokter gigi meskipun belum waktunya kunjungan rutin. Di bawah ini adalah 10 tanda dan gejala bahwa Anda harus segera ke dokter gigi.

1. Nyeri

Rasa nyeri atau bengkak di mulut, wajah, atau leher bisa mengindikasikan banyak hal. Segeralah ke dokter gigi.

2. Gusi bermasalah

Jika gusi bengkak, gusi akan berdarah ketika menyikat gigi atau menggunakan benang gigi, inilah saatnya untuk mengambil nomor antrian di dokter gigi.

3. Malu tersenyum

Apakah Anda sadar bahwa gigi Anda sudah ada yang hilang sehingga membuat Anda malu-malu untuk tersenyum? Bicarakan dengan dokter gigi agar Anda dapat kembali tersenyum lebar.

4. Memiliki penyakit atau kondisi medis tertentu

Dokter gigi juga harus menangani Anda jika Anda memiliki penyakit seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, dan positif HIV, atau Anda sedang menjalani perawatan medis, seperti terapi radiasi (sinar), kemoterapi atau terapi penggantian hormon.

5. Hamil

Kehamilan bisa menyebabkan beberapa masalah pada gigi. Aman ke dokter gigi pada saat hamil.

6. Kesulitan makan

Kesulitan mengunyah atau menelan bukanlah hal yang normal. Cobalah makan-makanan yang lunak dan cair sampai akhirnya Anda bertemu dengan dokter gigi.
Pelajari lebih lanjut tentang kesulitan menelan >>

7. Mulut kering

Mulut yang selalu terasa kering bisa menjadi pertanda adanya masalah serius atau efek samping dari suatu obat.
Pelajari lebih lanjut tentang mulut kering >>

8. Merokok

Mulai dari bau mulut hingga kanker mulut, merokok membahayakan kesehatan gigi dan kesehatan secara keseluruhan.

9. Nyeri rahang

Temui dokter gigi jika rahang Anda kadang-kadang terasa nyeri ketika membuka dan menutup, mengunyah atau ketika bangun tidur.

10. Bercak, bintik atau luka pada mulut

Jika ada sesuatu yang tidak terasa normal di mulut sebaiknya ke dokter gigi. Setiap sakit mulut yang berlangsung selama satu minggu atau lebih harus diperiksa oleh dokter gigi. Beberapa jenis bercak, bintik, dan luka pada mulut (seperti canker sores, cold sores, leukoplakia and candidiasis) bervarisi dalam tingkat keparahan, penyebab dan penanganannya.

Luka mulut bisa menjadi gejala dari suatu penyakit; seperti infeksi dari bakteri, virus atau jamur atau akibat iritasi yang disebabkan oleh kawat gigi, gigi palsu, atau tepi gigi yang tajam akibat rusak atau penambalan.

Pemeriksaan ke dokter gigi sangatlah penting karena dapat mencegah masalah gigi dan mulut berkembang dan mengobati gejala yang ada sebelum menjadi lebih parah. Jika anda memiliki tambalan, mahkota, implan, atau gigi palsu, kunjungi dokter gigi secara teratur untuk memastikan semuanya baik-baik saja.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer