12 Hal yang Harus Dilakukan Selama Kehamilan

Saturday, July 11, 2015
Janin

Ketika mengetahui diri Anda hamil, akan muncul perasaan bahagia yang tidak dapat diungkapkan. Namun biasanya muncul pula perasaan khawatir tentang bagaimana merawat janin agar tetap sehat dan normal hingga kelahirannya.

Ada beberapa tips kehamilan yang penting dilakukan, dan ada juga beberapa hal yang harus dihindari selama kehamilan.

Perlu Anda ketahui bahwa aktivitas dan makanan yang Anda makan akan berdampak langsung pada janin. Jika Anda menginginkan kehamilan yang sehat, maka Anda perlu mengikuti beberapa tips di bawah ini.

1. Konsumsi asam folat

Seolah sudah menjadi keharusan bagi seorang ibu hamil untuk mengonsumsi asam folat (folic acid) selama masa kehamilannya. Asam folat akan mencegah bayi lahir cacat. Asam folat sebaiknya dikonsumsi sebanyak 1.000 mcg setiap hari selama kehamilan. Namun dosis ini dapat berbeda-beda pada tiap ibu hamil.

Juga, dan yang terbaik dilakukan selama kehamilan adalah mengonsumsi makanan yang kaya akan asam folat seperti sayuran berdaun hijau, pisang dan jeruk.

2. Selalu cuci buah dan sayuran sebelum dimakan

Nah, sebelum Anda mengonsumsi buah apapun, pastikan buah tersebut sudah dicuci dengan baik dengan air yang mengalir. Pada buah mungkin terdapat pestisida (racun seranggga) atau bahan kimia lainnya, dan mencucinya dengan benar akan menghilangkan kimia-kimia ini.

Pestisida tidak hanya akan membahayakan janin Anda, tapi juga Anda sendiri. Juga, cuci sayuran sebelum dimakan mentah atau dimasak.

3. Masak daging, ayam, dan telur dengan benar

Daging mentah, ayam dan telur dapat menyebabkan infeksi bakteri yang dapat membahayakan Anda dan janin Anda. Disarankan untuk menggoreng atau merebus telur dengan benar dan memasak daging dengan baik sebelum Anda makan.

Peralatan memasak daging, ayam dan telur harus dicuci sampai bersih. Selain itu, tangan juga harus dicuci sampai bersih setelah mengolah makanan-makanan tersebut.

4. Periksakan fungsi kelenjar tiroid

Setelah dipastikan Anda hamil, ada perlunya untuk melakukan tes tiroid (kelenjar gondok). Ini untuk memastikan apakah kelenjar tiroid Anda kurang aktif (hipotiroidisme) atau normal.

Jika kelenjar tiroid kurang aktif, maka Anda perlu mengonsumsi hormon tiroid. Kelenjar tiroid yang kurang aktif menyebabkan produksi hormon tiroid berkurang sehingga dapat mempengaruhi perkembangan otak bayi Anda.

5. Protein

Makanan yang mengandung protein memainkan peran penting dalam pertumbuhan bayi Anda. Sumber makanan yang kaya akan protein antara lain susu, produk olahan susu, kacang-kacangan, ikan, ayam dan daging. Ini salah satu tips kehamilan yang wajib dilakukan.

6.Vaksinasi (imunisasi)

Dari sisi medis, vaksinasi atau imunisasi untuk ibu hamil akan melindungi bayi dan diri Anda dari infeksi di masa mendatang. Vaksinasi akan memperkuat imunitas (kekebalan tubuh) bayi Anda terhadap berbagai infeksi. Konsultasikan ke dokter mengenai vaksinasi apa saja yang sebaiknya Anda ambil.

7. Hindari 'junk food'

Hindari makanan yang mengandung lemak trans dan lemak jenuh karena akan meningkatkan kadar kolesterol jahat. Kadar kolesterol jahat yang tinggi akan membahayakan Anda dan bayi Anda.

Hindari makan olahan, kemasan dan berminyak yang mengandung lemak trans. tips satu ini termasuk langkah penting yang harus dihindari selama kehamilan.

8. Asam lemak omega 3

Asam lemak omega 3 akan membuat Anda dan bayi Anda sehat ketika lahir nanti. Asam lemak omega 3 akan membantu meningkatkan kesehatan otak bayi Anda. Asam lemak omega 3 juga akan menurunkan kadar kolesterol dan menjaga agar tekanan darah tetap normal.

Sumber makanan yang mengandung asam lemak omega 3 antara lain, ikan salmon, ikan kembung dan minyak biji rami.

9. Diet seimbang

Ibu hamil harus memperoleh semua nutrisi yang dibutuhkannya dalam jumlah yang tepat atau seimbang, termasuk vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral yang berlebih malah akan berdampak buruk pada Anda dan janin Anda. Makanlah makanan yang beragam, seperti kacang-kacangan, susu, telur, sayuran berdaun hijau dan buah-buahan.

10. Hindari pepaya dan nanas

Kedua buah ini tidak baik dikonsumsi selama kehamilan karena dapat memicu keguguran. Tanyakan lebih lanjut kepada dokter mengenai makanan-makanan lainnya yang dapat membahayakan Anda dan janin Anda.

11. Konsumsi vitamin

Suplemen vitamin akan membantu bayi Anda tumbuh dengan normal. Untuk mencegah segala jenis risiko kehamilan, suplemen vitamin sebaiknya dikonsumsi setiap hari. Tapi jangan sampai Anda memilih suplemen Anda sendiri, mintalah saran kepada dokter mengenai jenis suplemen dan dosisnya.

12. Jangan sampai dehidrasi (kurang cairan)

Cairan yang cukup di dalam tubuh sangat penting bagi kesehatan Anda dan bayi Anda. Anda harus minum banyak jus buah dan air. Jus buah dan air akan mengeliminasi racun-racun dari tubuh yang dapat membahayakan bayi Anda.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer