17 Oktober 2017

Prosedur dan Manfaat Otoskopi (Pemeriksaan Telinga)

Apa itu otoskopi?

Otoskopi atau pemeriksaan telinga adalah prosedur pemeriksaan telinga bagian dalam secara visual. Otoskopi akan dilakukan dokter jika Anda mengalami:
Otoskopi dilakukan untuk mendiagnosis infeksi telinga atau untuk melihat seberapa baik pengobatan untuk suatu kondisi telinga telah bekerja. Terutama pada anak-anak, infeksi telinga sangat umum terjadi.

Mengapa otoskopi perlu dilakukan?

Dokter mungkin akan melakukan otoskopi jika Anda pernah atau sedang mengalami hal-hal berikut:
Ketika mengalami infeksi telinga, otoskopi mungkin akan terasa tidak nyaman atau bisa saja sedikit menyakitkan. Tapi dokter akan menghentikan pemeriksaan dan mengangkat otoskop jika rasa sakitnya kian parah akibat otoskopi.

Bagaimana otoskopi dilakukan?

Adakalanya dokter akan meredupkan lampu ruangan guna mempermudah melihat saluran telinga dan gendang telinga Anda dengan otoskop. Otoskop adalah alat tangan (genggam) khusus untuk otoskopi yang dilengkapi dengan lampu dengan ujung berbentuk kerucut yang dapat dilepas yang memungkinkan dokter melihat ke bagian dalam telinga Anda.

Otoskopi

Dokter akan menempatkan ujung otoskop ke telinga dan menyinari saluran telinga dengan cahaya sampai ke gendang telinga Anda. Dengan hati-hati, dokter akan memutar otoskop ke arah yang berbeda untuk melihat bagian lain dalam telinga dan gendang telinga Anda.

Pada otoskopi, dokter mungkin juga akan menggunakan otoskop pneumatik. Otoskop pneumatik adalah otoskop yang dilengkapi dengan 'plastic bulb' pada ujungnya, yang dapat menghembuskan udara kecil ke gendang telinga untuk melihat fungsi gendang telinga Anda. Gendang telinga biasanya akan bergerak karena tiupan kecil udara ini. Dokter akan melihat apakah ada gerakan atau tidak ada gerakan dari gendang telinga. Jika tidak ada, biasanya ini diakibatkan infeksi dan penumpukan cairan di belakang gendang telinga Anda.

Pada pemeriksaan telinga anak-anak, mereka biasanya akan disuruh berbaring terlentang dengan kepala menghadap ke samping. Remaja dan orang dewasa bisa duduk tegak saat diperiksa, dengan memiringkan kepala ke samping agar dokter bisa memeriksanya.

Otoskop sendiri dijual bebas namun tetap harus digunakan oleh orang yang paham, atau telah memiliki pelatihan. Anda dapat membeli sendiri otoskop untuk memeriksa telinga anak Anda di rumah jika Anda merasa mereka mengalami infeksi telinga.

Segera hubungi dokter jika Anda melihat hal-hal berikut di telinga anak Anda:
  • kemerahan
  • pembengkakan
  • berair
  • nanah.

Risiko otoskopi

Meskipun terlihat pemeriksaan yang simpel, tetap saja ada sedikit risiko dalam otoskopi. Jika dokter tidak mengganti ujung otoskop atau tidak membersihkannya dengan benar setelah memeriksa salah satu telinga Anda, maka infeksi dari satu telinga dapat menyebar ke telinga Anda yang lain atau ke telinga orang lain.

Hasil otoskopi

Biasanya, warna saluran telinga sama dengan warna kulit dan gendang telinga berwarna abu-abu terang atau putih mutiara. Pada gendang telinga yang sehat cahaya seharusnya memantul. Kotoran telinga yang berwarna kuning atau coklat bukanlah hal yang harus dikhawatirkan. Jika saluran telinga dan gendang telinga Anda tampak sehat, kemungkinan besar Anda tidak memiliki infeksi telinga.

Jika dokter mengidentifikasi hal-hal berikut di saluran telinga atau di belakang gendang telinga Anda, kemungkinan besar Anda terkena infeksi telinga:
  • kemerahan
  • pembengkakan
  • cairan
  • nanah.
Jika cahaya tidak memantul dari gendang telinga, ini mengindikasikan bahwa cairan mungkin telah menumpuk di balik gendang telinga akibat infeksi.

Perlu diperhatikan

Infeksi telinga umumnya mudah didiagnosis berdasarkan gejala dan pengamatan yang dilakukan dokter dengan melihat ke dalam telinga melalui otoskop.

Jika setelah diberikan antibiotik gejala Anda belum juga membaik, ada pemeriksaan diagnostik lain yang dapat dilakukan dokter untuk mengidentifikasi penyebabnya. Berikut adalah beberapa pemeriksaan lain yang mungkin dilakukan dokter jika hal ini terjadi:
  • Dokter mungkin akan menggunakan timpanometri untuk secara khusus memeriksa infeksi di bagian telinga tengah, yang berada di belakang gendang telinga.
  • Timpanosentesis, dokter akan memasukkan selang khusus ke telinga Anda menembus gendang telinga untuk menguras cairan di dalamnya. Prosedur ini hanya dilakukan untuk kondisi-kondisi tertentu.
  • Dokter mungkin akan menggunakan reflektometri untuk mengukur seberapa besar suara gendang telinga Anda tercermin. Semakin besar suara reflek gendang telinga kembali, semakin banyak tekanan cairan di dalam gendang telinga Anda.

Article Resources
  • Ear infections. (2016). https://my.clevelandclinic.org/services/head-neck/diseases-conditions/ear-infections
  • Mayo Clinic Staff. (2015, November 20). Ear infection (middle ear): Tests and diagnosis. http://www.mayoclinic.com/health/ear-infections/DS00303/DSECTION=tests-and-diagnosis
  • Swanson, W. S. (2011, January 14). Treating ear infections with antibiotics. http://seattlemamadoc.seattlechildrens.org/treating-ear-infections-with-antibiotics/
  • Image: https://www.youtube.com/watch?v=0BJ2EP3TacU