Penyebab dan Komplikasi Sakit Telinga

Sunday, January 25, 2015
Sakit telinga adalah suatu bentuk rasa sakit, nyeri, atau ketidaknyamanan pada telinga. Sakit telinga dikenal dalam istilah medis sebagai otalgia. Sakit telinga dapat terjadi secara tiba-tiba atau berangsur-angsur.

Telinga terbagi menjadi tiga bagian:
  • Telinga luar (termasuk daun telinga, lubang telinga dan saluran telinga)
  • Telinga tengah (termasuk gendang telinga, tiga tulang kecil yang disebut osikel dan saluran eustachius)
  • Telinga dalam (termasuk koklea atau rumah siput).
Saluran eustachius berfungsi sebagai saluran penyeimbang tekanan udara di telinga tengah dan memungkinkan lendir untuk mengalir dari telinga tengah ke tenggorokan.

Anatomi telinga

Sakit telinga dapat terjadi pada salah satu atau kedua telinga, dan rasa sakitnya dapat bervariasi mulai dari rasa nyeri yang ringan hingga nyeri yang berdenyut atau menusuk yang hebat. Rasa penuh dan sensasi panas pada telinga juga dapat menyertai sakit telinga.

Penyebab paling tersering sakit telinga pada anak-anak adalah infeksi telinga tengah (otitis media), yang cukup jarang terjadi pada orang dewasa. Sedangkan penyebab sakit telinga tersering pada orang dewasa adalah karena disebabkan gangguan atau kondisi dari bagian tubuh lain, seperti gangguan pada sendi temporomandibular (sendi rahang), dan masalah gigi. Sakit telinga semacam ini disebut sebagai sakit telinga sekunder.

Tergantung dari penyebabnya, sakit telinga dapat terjadi secara tiba-tiba dan juga dapat sembuh dengan cepat, contohnya sakit telinga karena perubahan ketinggian. Sakit telinga yang tidak sembuh dalam waktu 24 sampai 48 jam atau semakin memburuk hari ke hari kemungkinan disebabkan gangguan atau kondisi lain, seperti arthritis pada sendi rahang, infeksi telinga, atau benda asing yang berada di telinga.

Jika sakit telinga disertai dengan meringis atau menangis berlebihan, demam tinggi, atau telinga bengkak maka segeralah ke dokter.

Apa saja gejala lain yang mungkin menyertai sakit telinga?

Gejala sakit telinga dapat bervariasi tergantung dari penyakit, gangguan, atau kondisi yang menyebabkannya. Gejala-gejala yang mungkin menyertai sakit telinga, antara lain:
  • Nyeri pada wajah
  • Gejala flu (lemah, demam, sakit tenggorokan, dan batuk)
  • Malaise (perasaan tidak sehat, nyaman atau lesu)
  • Penurunan kemampuan pendengaran
  • Gatal pada telinga
  • Nyeri rahang
  • Nyeri leher
  • Nyeri di belakang telinga
  • Suara seperti klik saat mengunyah atau menguap
  • Menarik atau menggosok telinga (pada bayi atau balita)
  • Sakit pada gigi.
Gejala sakit telinga serius yang dapat mengancam jiwa

Dalam beberapa kasus, sakit telinga dapat muncul dengan gejala lain atau kombinasi gejala-gejala tertentu yang mungkin mengindikasikan adanya suatu kondisi serius atau mengancam jiwa yang harus segera ditangani medis. Segeralah cari bantuan medis bila mengalami sakit telinga yang disertai dengan gejala berikut:
  • Darah mengalir dari liang telinga, terutama setelah cedera kepala
  • Perubahan kesadaran atau bingung
  • Sukar atau kesulitan menelan
  • Pusing atau vertigo
  • Wajah sayu
  • Hilang pendengaran
  • Demam lebih dari 39ºC
  • Telinga dan jaringan sekitarnya memerah dan panas
  • Sakit kepala hebat
  • Berat badan turun secara tiba-tiba.
Apa penyebab sakit telinga?

Sakit telinga pada anak-anak kemungkinan besar disebabkan oleh infeksi telinga tengah (otitis media), tetapi juga dapat disebabkan karena iritasi dari suatu zat di telinga. Infeksi telinga tengah pada anak-anak sering menyertai infeksi saluran pernapasan atas, seperti flu biasa.

Pada orang dewasa, sakit telinga sering disebabkan oleh gangguan atau kondisi di bagian tubuh lain yang menjalar ke telinga. Hal ini karena banyaknya saraf dan jaringan ikat yang berhubungan dengan struktur kepala dan leher. Sakit telinga saat menelan sering disebabkan karena saluran eustachius yang tersumbat, sakit tenggorokan, atau sinusitis (radang sinus). Pada sebagian kasus, sakit telinga bisa jadi merupakan gejala dari infeksi atau kondisi serius lain yang harus segera ditangani oleh medis.

Sakit telinga yang disebabkan infeksi

Sakit telinga dapat disebabkan oleh berbagai infeksi, seperti:
  • Saluran eustachius yang tersumbat, bisa karena flu
  • Infeksi kulit telinga (selulitis telinga)
  • Infeksi gendang telinga (miringitis)
  • Infeksi saluran telinga dan telinga luar (otitis eksterna)
  • Mastoiditis (infeksi tulang belakang telinga yang sering disebabkan penyebaran dari infeksi telinga tengah)
  • Infeksi telinga tengah (otitis media)
  • Sindrom Ramsay Hunt (infeksi saraf wajah yang disertai dengan ruam menyakitkan dan kelemahan pada otot wajah).
Sakit telinga karena penyebab lain

Sakit telinga dapat disebabkan karena penyebab lain, seperti:
  • Benda asing, seperti plastik atau kapas cotton bud yang tertinggal. Kejadian semacam ini cukup sering terjadi pada balita dan anak prasekolah karena mereka cenderung suka memasukkan benda-benda kecil, seperti manik-manik, kacang, atau bagian-bagian mainan ke dalam telinga.
  • Karena ketinggian atau perubahan tekanan.
  • Karena bahan iritan seperti sampo atau sabun.
  • Trauma atau cedera telinga.
Penyebab sakit telinga sekunder

Sakit telinga sekunder disebabkan oleh ganguan, penyakit atau kondisi lain yang tidak berasal dari telinga, seperti:
  • Neuroma akustik (tumor jinak)
  • Arthritis pada sendi temporomandibular
  • Kanker pada leher atau kepala
  • Tumbuh gigi pada anak-anak
  • Infeksi gigi atau kondisi sakit gigi lainnya
  • Laringitis (infeksi atau radang pita suara)
  • Tonsilitis atau abses peritonsillar (penimbunan nanah di daerah sekitar tonsil/amandel)
  • Belum lama ini menjalani tonsilektomi (operasi amandel/tonsil)
  • Sinusitis (infeksi atau radang pada sinus)
  • Radang tenggorokan
  • Bruxism (menggesekkan gigi rahang bawah dan atas dengan kuat)
  • Neuralgia trigeminal (suatu penyakit saraf dengan nyeri hebat pada wajah).
Apa saja komplikasi sakit telinga?

Komplikasi akibat sakit telinga dapat bersifat progresif dan berbeda-beda tergantung dari penyebabnya. Karena dapat disebabkan oleh penyakit serius, sakit telinga yang tidak diobati dapat mengakibatkan komplikasi dan kerusakan telinga permanen. Diantara komplikasi sakit telinga, antara lain:
  • Kehilangan pendengaran (sementara atau permanen)
  • Infeksi telinga berulang
  • Gendang telinga pecah
  • Menyebarnya infeksi ke dasar tengkorak dan struktur atau jaringan lainnya.

Referensi sumber (http://www.localhealth.com/article/earache):
  • Ear infection - acute. PubMed Health, a service of the NLM from the NIH. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmedhealth/PMH0001662/.
  • Earache.  Medline Plus, a service of the National Library of Medicine National Institutes of Health. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003046.htm.
  • Orofacial pain and headache, p. 92-94, Sharav and Benoliel, 2008.
  • Swimmer’s ear. Medline Plus, a service of the National Library of Medicine National Institutes of Health. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000622.htm.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.