Fungsi dan Akibat Kekurangan Vitamin B12

Saturday, August 30, 2014
Vitamin B12 dan sumbernya
Sudah terpenuhikah kebutuhan vitamin B12 Anda? Banyak orang yang tidak memenuhi kebutuhan vitamin B12, hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan. Vitamin B12 sangat diperlukan tubuh, salah satunya untuk membantu membentuk DNA dan sel-sel darah merah, menjaga kesehatan saraf dan untuk fungsi tubuh lainnya.

Sumber vitamin B12 dapat diperoleh dari makanan, seperti daging, unggas, makanan laut, susu dan telur dan dari suplemen. Seberapa banyak vitamin B12 yang Anda butuhkan akan tergantung dari berapa usia Anda.

Gejala Kekurangan Vitamin B12

Kekurangan atau defisiensi vitamin B12 dalam tingkatan yang ringan akan menyebabkan gejala ringan atau mungkin tidak dirasakan. Namun jika diabaikan kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan gejala:
  • Lemah dan lekas lelah
  • Pusing
  • Denyut jantung dan pernapasan cepat (dapat terjadi sesak terutama setelah berolahraga)
  • Kulit pucat (kuning)
  • Kesulitan berkonsentrasi atau sulit mengingat sesuatu
  • Mudah memar atau berdarah, termasuk gusi dapat mengalami perdarahan
  • Berat badan menurun
  • Diare atau konstipasi
  • Nyeri sendi
Pada kasus kekurangan vitamin B12 yang berat, penderita dapat mengalami:
  • Kebingungan, halusinasi dan depresi
  • Kesulitan berjalan (hilang keseimbangan)
  • Mati rasa atau kesemutan pada kaki atau tangan
  • Inkontinensia (tidak mampu mengontrol kemih)
  • Hipotensi (tekanan darah rendah)
  • Gangguan penglihatan
  • Demensia
  • Psikosis (kondisi pikiran abnormal). 
Kekurangan vitamin B12 juga dapat meningkatkan risiko infertilitas dan sedikit keterkaitan dengan peningkatan risiko kanker.

Penyebab Kekurangan Vitamin B12

Kekurangan vitamin B12 dapat terjadi jika Anda mengalami salah satu dari beberapa kondisi di bawah ini:
  • Berusia diatas 50 tahun (wanita lebih sering).
  • Gastritis atropi (lapisan perut yang menipis).
  • Anemia pernisiosa, yakni tubuh kesulitan menyerap vitamin B12.
  • Pembedahan yang menghilangkan atau mengangkat bagian dari perut atau usus kecil, termasuk pembedahan untuk menurunkan berat badan.
  • Penyakit yang mempengaruhi usus kecil, seperti penyakti Crohn, penyakti celiac, pertumbuhan bakteri atau parasit.
  • Kebiasaan minum alkohol.
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh, seperti penyakit Graves' atau lupus.
Menggunakan beberapa jenis obat-obatan juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin B12, seperti metformin (obat diabetes), colchicine, neomycin, beberapa jenis antikonvulsan yang digunakan untuk mengobati epilepsi, dan obat penetral asam seperti antasida (obat maag) karena asam lambung juga diperlukan dalam penyerapan vitamin B12.
Selain itu, seorang vegetarian, yang mana tidak mengonsumsi makanan hewani, juga berisiko tinggi kekurangan vitamin B12, karena vitamin B12 tidak ditemukan dalam buah dan sayuran. Bayi yang lahir dari seorang ibu vegetarian juga mungkin kekurangan vitamin B12. Sedangkan bagi orang yang berusia lebih dari 50 tahun, produksi asam lambung mereka juga menurun sehingga menyebabkan menurunnya tingkat penyerapan vitamin B12.

Pengobatan Kekurangan Vitamin B12

Pengobatan kekurangan vitamin B12 akan tergantung dari penyebabnya. Dan tujuan pengobatannya adalah untuk meningkatkan kadar vitamin B12 dalam tubuh.

Jika kekurangan vitamin B12 terjadi karena anemia pernisiosa atau masalah dalam penyerapan vitamin B12, penderita harus mendapatkan vitamin B12 pengganti, biasanya dilakukan dengan suntikan vitamin B12 (hydroxocobalamin). Pada tahap awal pengobatan biasanya suntikan dilakukan 6 kali dalam satu bulan, kemudian 1 atau 3 bulan sekali tergantung tingkat keparahan.

Jika kekurangan vitamin B12 disebabkan karena Anda seorang vegetarian atau tidak mengonsumsi makanan hewani, maka pola makan Anda harus diubah atau dengan mengonsumsi suplemen vitamin B12 (cyanocobalamin).

Pada umumnya, pengobatan untuk kekurangan vitamin B12 cukup gampang dan efektif. Meskipun mudah ditangani, namun jangan sampai Anda mengabaikannya karena dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen jika tidak segera diatasi setelah 6 bulan sejak gejala dimulai.

Mencegah Kekurangan Vitamin B12

Rata-rata kebutuhan harian B12 untuk orang dewasa adalah 2,4 mikrogram. Dan seperti kebanyakan vitamin, vitamin B12 tidak dapat diproduksi oleh tubuh, vitamin ini hanya bisa didapat dari makanan atau suplemen. Jika pola makan Anda sehat dan tidak memiliki suatu kondisi yang dapat mempengaruhi penyerapan vitamin B12, maka tidak mungkin Anda kekurangan vitamin B12.

Jika Anda seorang vegetarian atau karena alasan tertentu tidak dapat mengonsumsi makanan hewani, seperti daging, unggas, makanan laut, susu dan telur atau memiliki kondisi atau penyakit tertentu yang membuat tubuh kesulitan menyerap vitamin B12, maka dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang sudah diperkaya dengan vitamin B12.


Referensi:
  • WebMD. "Vitamin B12 Deficiency" diakses pada 29 Agustus 2014. http://www.webmd.com/food-recipes/guide/vitamin-b12-deficiency-symptoms-causes
  • Hardvard Health Publications. "Vitamin B12 deficiency can be sneaky, harmful" diakses pada 29 Agustus 2014. http://www.health.harvard.edu/blog/vitamin-b12-deficiency-can-be-sneaky-harmful-201301105780
  • Medline Plus. "Anemia-B12 deficiency diakses pada 29 Agustus 2014. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000574.htm
  • Patient. "Vitamin B12 Deficiency and Pernicious Anaemia" diakses pada 29 Agustus 2014. http://www.patient.co.uk/health/vitamin-b12-deficiency-and-pernicious-anaemia
  • Bupa. "Vitamin B12 deficiency anaemia" diakses pada 29 Agustus 2014. http://www.bupa.co.uk/individuals/health-information/directory/v/anaemia-b12

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.