Gejala, Pencegahan, dan Pengobatan Hepatitis A

Tuesday, June 05, 2018
Hepatitis A merupakan infeksi pada hati yang disebabkan oleh virus. Virus ini ditularkan melalui rute fekal-oral termasuk dari makanan atau air tercemar, atau melalui kontak langsung dengan penderita. Vaksinasi dan kebersihan akan mencegah penyebarannya.

Hepatitis A

Apa itu hepatitis A?

Hepatitis berarti radang atau bengkak hati. Hepatitis dapat disebabkan oleh bahan kimia atau obat-obatan, atau berbagai jenis virus. Salah satu penyebab umum hepatitis adalah virus hepatitis A.

Infeksi dengan satu jenis virus hepatitis tidak memberikan kekebalan terhadap infeksi dengan virus hepatitis lain.

Apa saja gejala hepatitis A?

Gejala-gejala hepatitis A termasuk:
  • lemah
  • demam
  • mual
  • kurang nafsu makan
  • perut terasa kurang enak
  • air seni berwarna pekat
  • tinja pucat
  • penyakit kuning (mata dan kulit menjadi kuning).

Gejala biasanya berlanjut selama satu sampai tiga minggu (walaupun gejala tertentu dapat berlanjut lebih lama) dan hampir selalu diikuti dengan kesembuhan sepenuhnya.

Anak-anak kecil yang terinfeksi biasanya tidak mendapatkan gejalanya. Hepatitis A tidak mengakibatkan penyakit hati jangka panjang, dan kematian akibat hepatitis A jarang terjadi.

Jangka waktu antara kontak dengan virus dan timbulnya gejala berkisar antara dua sampai tujuh minggu, tapi biasanya empat minggu.

Bagaimana hepatitis A ditularkan?

Orang yang terinfeksi dapat menularkan virus ini kepada orang lain sejak dua minggu sebelum timbulnya gejala sampai seminggu setelah timbulnya penyakit kuning (kira-kira tiga minggu secara keseluruhan).

Jumlah virus yang besar ditemui dalam tinja (tahi) orang yang terinfeksi selama waktu penularan. Virus ini dapat hidup di lingkungan selama beberapa minggu.

Hepatitis A biasanya ditularkan ketika virus dari penderita tertelan oleh orang lain melalui:
  • makan makanan tercemar
  • minum air tercemar
  • menyentuh lampin, sprai dan handuk yang dikotori tinja penderita
  • hubungan langsung (termasuk seksual) dengan orang yang terinfeksi.

Siapa saja yang berisiko?

Semua orang yang belum menderita hepatitis A dan belum divaksinasi terhadap penyakit ini memiliki risiko terjangkit penyakit ini.

Bagaimana mencegah hepatitis A?

Vaksinasi

Tersedia vaksin yang aman dan efektif terhadap hepatitis A. Vaksin ini mungkin butuh waktu sampai dua minggu sampai memberikan kekebalan.

Vaksinasi direkomendasikan untuk kelompok-kelompok berikut yang menghadapi risiko lebih tinggi:
  • orang yang berkunjung ke negara di mana hepatitis A umum terjadi
  • pria yang berhubungan kelamin dengan pria (homoseksual)
  • petugas penitipan anak dan prasekolah
  • penyandang cacat intelektual dan pengasuhnya/penjaganya
  • petugas kesehatan yang sering berhubungan dengan penderita hepatitis A
  • pengguna narkoba suntik
  • pasien yang menderita penyakit hati kronis
  • penderita hemofilia yang mungkin menerima konsentrat plasma.

Apa lagi yang dapat dilakukan untuk mencegah hepatitis A?

Semua orang harus selalu mencuci tangan dengan baik dengan sabun dan air mengalir selama sekurang-kurangnya 10 detik dan dikeringkan dengan handuk bersih:
  • setelah menggunakan kakus
  • sebelum makan
  • sebelum menyiapkan makanan atau minuman
  • setelah menyentuh benda seperti lampin dan kondom.

Apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah dari menginfeksi orang lain?

Jika Anda menderita hepatitis A, di samping mencuci tangan Anda dengan bersih, Anda harus menjauhi dari kegiatan berikut ketika dapat menularkan penyakit (yaitu, sampai sekurang-kurangnya seminggu setelah timbulnya penyakit kuning):
  • jangan menyiapkan makanan atau minuman untuk orang lain
  • jangan menggunakan alat makan atau alat minum yang sama dengan orang lain
  • jangan menggunakan sprai dan handuk yang sama dengan orang lain
  • jangan berhubungan kelamin
  • cuci alat makan dalam air bersabun, dan cuci seprai dan handuk dengan mesin cuci.

Orang berikut yang menderita hepatitis A harus harus tidak bekerja atau ke sekolah ketika dapat menularkan penyakit:
  • orang yang mengendalikan makanan atau minuman
  • orang yang pekerjaannya melibatkan hubungan pribadi secara dekat, misalnya petugas penitipan anak dan petugas kesehatan
  • staf, anak-anak dan remaja harus tidak menghadiri fasilitas penitipan anak atau sekolah ketika dapat menularkan penyakit
  • semua pasien harus bertanya kepada dokternya sebelum kembali bekerja atau bersekolah.

Bagaimana hepatitis A didiagnosis?

Diagnosis berdasarkan gejala pasien dan dikonfirmasikan dengan tes darah yang menunjukkan antibodi IgM terhadap hepatitis A.

Bagaimana perawatan hepatitis A?

Tidak ada perawatan spesifik untuk hepatitis A. Mereka yang melakukan kontak dan pasangan seksual orang yang dapat menularkan hepatitis A biasanya memerlukan suntikan imunoglobulin. Injeksi tersebut dapat mencegah atau mengurangi penyakit jika diberikan dalam waktu dua minggu setelah kontak dengan penderita hepatitis A.

Article Resources
  • http://www.health.nsw.gov.au/

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer