Peran Kalium Mengontrol Tekanan Darah Tinggi

Saturday, January 20, 2018
Advertisement

Manfaat kalium untuk tekanan darah tinggi

Makanan yang kaya akan kalium sangat penting untuk mengontrol tekanan darah tinggi (hipertensi), karena kalium akan mengurangi efek dari natrium (garam). Semakin banyak kalium yang Anda konsumsi, maka semakin banyak pula natrium yang dikeluarkan tubuh melalui urin.

Kalium atau juga disebut sebagai potasium juga membantu melemaskan dinding-dinding pembuluh darah, sehingga efeknya akan menurunkan tekanan darah.

Meningkatkan asupan kalium melalui makanan alami sangat dianjurkan pada orang dewasa sehat dengan tekanan darah tinggi diatas 120/80 mmHg. Namun, kalium bisa berbahaya pada orang dengan penyakit ginjal, dan setiap kondisi kesehatan lainnya yang mempengaruhi bagaimana tubuh mengelola kalium, atau pada mereka yang sedang mengonsumsi obat jenis tertentu.

Kalium dan diet

Asupan kalium yang direkomendasikan untuk orang dewasa rata-rata adalah sebesar 4.700 miligram per hari.

Unsur diet untuk hipertensi, yakni DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), yang kebanyakan terdiri dari unsur buah-buahan, sayuran, makanan rendah atau bebas lemak, dan ikan adalah sumber kalium yang baik. Misalnya, pisang ukuran medium memiliki sekitar 420 mg kalium dan setengah cangkir kentang manis tumbuk memiliki 475 mg kalium.

Makanan lainnya yang kaya akan kalium, diantaranya:
  • aprikot
  • alpukat
  • melon
  • susu bebas lemak atau rendah lemak (1 persen)
  • yoghurt bebas lemak
  • grapefruit (hati-hati jika Anda sedang mengonsumsi obat penurun kolesterol)
  • sayuran hijau
  • kacang lima
  • jamur
  • jeruk
  • kacang polong
  • kentang
  • plum dan prune
  • kismis dan kurma
  • bayam
  • tomat
  • tuna.

Kalium hanyalah satu dari banyaknya komponen yang baik dikonsumsi untuk menjaga tekanan darah

Meskipun kalium dapat menurunkan efek naiknya tekanan darah akibat natrium, mengonsumsi kalium dalam jumlah yang lebih harus dikombinasikan dengan upaya Anda memecah kelebihan garam, dan mengembangkan kebiasaan makan dan gaya hidup sehat lainnya.

Bolehkah mengonsumsi kalium secara berlebih?

Mengonsumsi kalium dalam jumlah yang banyak akan menjadi berbahaya pada orang dengan penyakit ginjal. Karena ginjal menjadi kurang mampu membuang kalium dari darah, darah akan terbanjiri oleh kalium.

Seperti halnya tekanan darah tinggi, kadar kalium yang tinggi dalam darah (hiperkalemia) seringkali tidak menunjukkan gejala,. Namun, munculnya sakit perut, denyut nadi lemah, merasa lemah, dan pingsan bisa terjadi akibat kadar kalium tubuh yang terlalu tinggi.

Yang terbaik adalah berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum memutuskan mengonsumsi kalium, terutama kalium yang berasal dari suplemen.

Article Resources
  • http://www.heart.org/HEARTORG/Conditions/HighBloodPressure/PreventionTreatmentofHighBloodPressure/Potassium-and-High-Blood-Pressure_UCM_303243_Article.jsp#

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer