Kenali Gejala atau Tanda Penyakit Jantung

Tuesday, March 11, 2014
Katup-katup jantung
Penyakit jantung itu bermacam-macam, diantaranya: penyakit arteri koroner, gagal jantung kongestif, dan serangan jantung. Semua jenis masalah jantung membutuhkan penanganan yang berbeda meskipun terkadang menunjukkan gejala yang sama. Kenali gejala-gejala yang mungkin menandakan adanya penyakit jantung dan segera hubungi dokter bila Anda mulai memiliki gejala-gejala seperti yang kami jelaskan di bawah ini.

Gejala Penyakit Arteri Koroner

Gejala yang paling umum dari penyakit arteri koroner adalah angina atau nyeri dada. Angina digambarkan sebagai rasa tidak nyaman, berat, tertekan, sakit, terbakar, diremas atau nyeri pada dada. Angina juga dapat dirasakan pada bahu, lengan, tenggorokan, rahang dan juga punggung.

Gejala lain dari penyakit arteri koroner yaitu:
  • Sesak napas.
  • Palpitasi (denyut jantung tidak teratur atau perasaan 'flip-flop' pada dada Anda).
  • Detak jantung meningkat.
  • Lemah atau pusing.
  • Mual.
  • Berkeringat.

Gejala Serangan Jantung

Gejala serangan jantung meliputi:
  • Rasa tidak nyaman, tertekan, berat atau nyeri di dada, lengan atau di bawah tulang dada.
  • Rasa tidak nyaman menjalar ke punggung, rahang, tenggorokan, atau lengan.
  • Rasa penuh, gangguan pencernaan atau rasa tercekik (bisa mirip rasa mulas).
  • Berkeringat, mual, muntah dan pusing.
  • Rasa lemah yang luar biasa, perasaan cemas.
  • Sesak napas.
  • Detak jantung cepat dan tidak teratur.
Selama serangan jantung, gejala tersebut biasanya berlangsung selama 30 menit atau lebih, dan tidak hilang dengan istirahat atau obat oral. Gejala awal dari serangan jantung biasanya dimulai dari rasa tidak nyaman ringan yang berkembang menjadi rasa nyeri yang hebat.

Sebagian orang juga mengalami serangan jantung tanpa gejala, yang dikenal sebagai "silent" infark miokard (MI). Serangan jantung seperti ini lebih sering terjadi pada orang dengan diabetes.

Jika Anda mengalami gejala-gejala seperti ini, jangan tunda lagi. Mintalah bantuan darurat dari pelayanan medis setempat. Ingat, penanganan yang cepat dan tepat untuk serangan jantung sangat penting guna meminimalisir kerusakan jantung Anda.

Gejala Aritmia

Gejala Aritmia atau irama jantung yang abnormal meliputi::
  • Palpitasi.
  • Rasa berdebar di dada.
  • Pusing.
  • Pingsan.
  • Sesak napas.
  • Perasaan tidak nyaman di dada.
  • Perasaaan lemah atau merasa sangat lelah.

Gejala Fibrilasi Atrium

Fibrilasi atrium (FA) merupakan jenis aritmia. Kebanyakan orang yang mengalami fibrilasi atrium akan mengalami satu atau beberapa gejala berikut:
  • Jantung berdebar-debar.
  • Perasaan lemah/kurangnya tenaga.
  • Pusing.
  • Perasaan tidak nyaman pada dada (nyeri dan terasa ditekan).
  • Sesak napas (kesulitan bernapas saat beraktivitas normal).
Meskipun begitu, sebagian pasien dengan fibrilasi atrium tidak menunjukkan gejala apapun dan bila terjadi pun hanya berlangsung dalam waktu singkat.

Gejala Penyakit Katup Jantung

Gejala penyakit katup jantung meliputi:
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas. Gejala ini mungkin gejala yang paling sering Anda rasakan ketika melakukan aktivitas normal sehari-hari atau ketika Anda berbaring datar di tempat tidur.
  • Kelemahan dan pusing.
  • Perasaan tidak nyaman di dada. Mungkin Anda akan merasakan dada seperti ditekan ketika beraktivitas atau ketika cuaca dingin.
  • Palpitasi. Mungkin Anda akan merasa seperti irama jantung yang cepat, denyut jantung tidak teratur, atau perasaan flip-flop di dada.
Jika penyakit katup jantung menyebabkan gagal jantung, gejalanya meliputi:
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki atau kaki. Pembengkakan juga bisa terjadi pada perut, yang dapat menyebabkan Anda merasa kembung.
  • Kenaikan berat badan dengan cepat. Kenaikan berat badan sebanyak dua atau tiga kilogram dalam satu hari mungkin bisa terjadi.
Gejala penyakit katup jantung tidak selalu menunjukkan bahwa keseriusan kondisi Anda. Bisa saja Anda memiliki penyakit katup jantung yang ringan, namun Anda merasakan gejala-gejala tersebut. Dan juga sebaliknya bisa saja Anda memiliki penyakit katup jantung parah yang memerlukan pengobatan yang tepat namun Anda tidak memiliki gejalanya sama sekali.

Gejala Gagal Jantung

Gejala gagal jantung meliputi:
  • Sesak napas selama beraktivitas (paling sering) atau saat istirahat, terutama ketika Anda berbaring datar di tempat tidur.
  • Batuk dengan dahak putih.
  • Kenaikan berat badan dengan cepat (naiknya berat badan dua atau tiga kilogram dalam satu hari mungkin bisa terjadi).
  • Bengkak di pergelangan kaki, kaki atau perut.
  • Pusing.
  • Kelelahan dan kelemahan.
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur.
  • Gejala lainnya seperti mual, palpitasi, dan nyeri dada.
Seperti halnya penyakit katup jantung, gejala gagal jantung mungkin menunjukkan lemahnya jantung Anda. Mungkin saja memiliki banyak gejalanya, tapi fungsi jantung Anda mungkin hanya sedikit melemah. Dan sebaliknya bisa saja jantung Anda sudah rusak parah namun hanya sedikit gejala yang muncul atau tidak ada sama sekali.

Gejala Cacat Jantung Bawaan

Cacat jantung bawaan dapat didiagnosis sebelum lahir, setelah lahir, selama masa kanak-kanak, atau masa sebelum dewasa. Pemeriksaan fisik, EKG atau X-ray dapat mengetahui apakah seseorang itu memiliki cacat jantung meskipun tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Pada orang dewasa, jika gejala penyakit cacat jantung bawaan muncul, maka akan terjadi:
  • Sesak napas.
  • Kemampuan berolahraga terbatas.
  • Gejala gagal jantung (lihat di atas) atau gejala penyakit katup jantung (lihat di atas).
Sedangkan gejala cacat jantung bawaan pada bayi dan anak-anak meliputi:
  • Sianosis (warna kebiru-biruan pada kulit, kuku, dan bibir).
  • Napas cepat dan kurang makan.
  • Berat badan tidak bertambah atau bahkan menurun.
  • Infeksi paru-paru berulang.
  • Kurang mampu untuk berolahraga.

Gejala Penyakit Otot Jantung

Banyak orang di dunia ini yang menderita penyakit otot jantung atau kardiomiopati. Umumnya tidak memiliki gejala atau hanya gejala ringan, dan terlihat normal seperti orang lain. Sedangkan pada orang-orang yang sudah merasakan gejalanya, kemungkinan fungsi jantungnya semakin memburuk.

Gejala kardiomiopati dapat terjadi pada usia berapa pun, yang meliputi:
  • Nyeri dada atau rasa tertekan (biasanya terjadi ketika berolahraga atau aktivitas fisik, tetapi juga dapat terjadi ketika istirahat atau setelah makan).
  • Gejala gagal jantung (lihat di atas).
  • Pembengkakan pada ekstremitas bawah (kaki dll).
  • Kelelahan.
  • Pingsan.
  • Palpitasi.
Sebagian orang dengan kardiomiopati juga mengidap aritmia. Ini dapat menyebabkan kematian mendadak pada sejumlah kecil orang yang mengidap kardiomiopati.

Gejala Perikarditis

Ketika muncul, gejala perikarditis meliputi:
  • Nyeri dada. Nyeri ini berbeda dengan angina (nyeri dada yang disebabkan oleh penyakit arteri koroner). Mungkin akan terasa tajam dan terletak di tengah dada. Rasa sakitnya dapat menyebar ke leher dan kadang-kadang ke lengan dan punggung. Keadaan akan semakin buruk ketika berbaring, menarik napas dalam, batuk, atau menelan.
  • Demam ringan.
  • Denyut jantung meningkat.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.