Gejala Tumor Otak

Saturday, October 06, 2018
Tumor otak

Tumor otak memiliki berbagai gejala. Gejalanya tergantung dari lokasi, ukuran, jenis tumornya. Beberapa gejalanya mungkin juga disebabkan oleh pengobatan tumor otak itu sendiri.

Banyak gejala tumor otak mirip dengan penyakit dan kondisi lain.

Gejala umum tumor otak termasuk:
  • sakit kepala
  • kejang
  • gangguan / hilang fungsi sensorik (sentuh) dan motorik (gerak)
  • gangguan keseimbangan
  • mual
  • kebingungan
  • gangguan / hilang pendengaran
  • gangguan / hilang penglihatan
  • gangguan / hilang indera penciuman atau perasa
  • mengantuk dan kelelahan
  • hilang kesadaran
  • depresi
  • perubahan kepribadian dan perilaku
  • perubahan cara pikir
  • disfungsi kelenjar endokrin (perubahan hormon).

Gejala-gejala lain mungkin juga menyertai, seperti masalah memori atau kesulitan berbicara atau mengingat kata-kata.

Kelemahan atau kelumpuhan di bagian-bagian tubuh juga dapat menjadi gejala tumor otak.

Gejala tumor otak pada anak-anak

Gejala tumor otak pada anak-anak bergantung pada usia anak dan jenis tumornya.

Gejala umumnya termasuk sakit kepala persisten, muntah terus-menerus, perubahan perilaku, dan gerakan mata yang abnormal.

Jika anak tidak berperilaku normal, atau memiliki gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya bawa ke dokter.

Kejang juga menjadi gejala umum pada anak-anak dengan tumor otak. Jika anak mengalami kejang, segera ke gawat darurat.

Gejala yang disebabkan oleh pengobatan untuk tumor otak

Pembedahan, radioterapi, kemoterapi, dan perawatan lain untuk tumor otak juga dapat menghasilkan gejala-gejala ketika obat-obatan bekerja untuk mengurangi dampak tumor.

Misalnya, radioterapi memiliki efek samping seperti mual dan sakit kepala dan kemoterapi memiliki efek samping termasuk muntah-muntah dan kelelahan.

Article Resources
  • Cure Brain Cancer Foundation (Head Smart)
  • HeadSmart (Seizures)
  • Cure Brain Cancer Foundation (About Brain Cancer)
  • Cancer Council (Understanding brain tumours)

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer