10 Alasan Mengapa Anak Tidak Mau Makan & 10 Cara Mengatasinya

Anak tidak mau makan

Anak yang tidak mau makan merupakan mimpi buruk bagi orangtua. Mengapa sampai ada anak yang begitu susahnya untuk makan?

Susah makan merupakan masalah perilaku anak-anak dan orangtua. Orangtua bertanggung jawab atas makanan anaknya, seperti halnya tanggung jawab orangtua lainnya kepada anaknya. Maka dari itu, kebiasaan makan yang baik harus diajarkan dan dicontohkan oleh semua anggota keluarga.

Di bawah ini adalah 10 penyebab mengapa anak tidak mau makan dan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Penyebab Anak Tidak Mau Makan

Kurang BAB - Ketika perut anak tidak kosong karena tidak BAB, anak bisa kehilangan nafus makan.

Masalah kesehatan gigi dan mulut - Gigi yang sakit dan kebersihan mulut yang buruk adalah salah satu penyebab utama mengapa anak selalu menolak makan. Mulut yang sakit yang disebabkan oleh infeksi seperti sariawan mungkin tidak diceritakan anak pada orangtuanya, oleh karena itu orangtua harus aktif perhatikan kondisi kesehatan gigi dan mulut anaknya.

Penyakit seperti asma dan batuk - Penyakit seperti asma dan batuk menjadi penyebab hilangnya nafsu makan pada anak-anak. Sebagai contoh, anak yang kelelahan bahkan lebih memilih makanan cair ketimbang makanan padat.

Tidak bersama orangtua atau anggota keluarga dekat - Ditinggalkan karena bepergian atau karena kematian, dan perceraian. Pindah rumah dan kehilangan teman juga dapat menyebabkan gangguan emosional yang akan mengurangi nafsu makan.

Tekanan - Tekanan orangtua dalam memberi makan kepada anak, seperti memberi makan secara paksa, memarahi, hingga mengancamnya. Demikian pula tekanan dan bullying di sekolah dapat menjadi sebab hilangnya nafsu makan anak.

Sering makan diluar - Pada sebagian anak, kebiasaan sering makan diluar yaitu makan makanan 'junkfood' yang asal enak dapat membuat anak tidak menyukai makanan buatan sendiri.

Kurangnya aktivitas fisik - Kurang aktivitas fisik akan menurunkan metabolisme dan juga nafsu makan.

Ngemil di antara jam makan - Sehingga anak tidak fokus pada makanan utamanya. Tidak adanya jam makan yang rutin setiap hari juga menjadi penyebab hilangnya nafsu makan anak.

Menu yang berulang dan menu yang sangat bervariasi - Menu yang berulang akan membuat anak bosan dengan makanannya dan terlalu banyak variasi makanan  dapat membuat anak menolak semua makanan.

Sikap cerewet dan pemarah orangtua - Orangtua yang cerewet, dan pemarah juga menjadi penyebab hilangnya nafsu makan anak. Seorang anak akan bereaksi negatif ketika dia merasa tertekan.

Mengatasi anak tidak mau makan

Didik diri Anda dan anak Anda - Didik tentang makanan dan kebiasaan makan yang baik

Konsistensi adalah kuncinya - Jadwalkan jam makan anak secara teratur setiap harinya.

Hindari makan "emosional" - Makanan tidak boleh digunakan sebagai hadiah atau suap atau hukuman.

Anak makan apa yang orang dewasa makan. Jadi ingatlah tidak ada istilahnya 'short-order cooking'. Sertakan berbagai makanan sehat seperti sayuran.

Makan bersama keluarga - makan keluarga bersama-sama, tanpa gangguan TV, gadget, game, dan buku. Bekerja hanya pada waktu kerja, bermain pada waktu main, dan makan waktu makan.

Ucapkan - "Kamu tidak harus menyukainya tetapi kamu perlu mencicipinya." Jika perlu, ucapkan kalimat ini setiap kali anak Anda makan.

Hindari camilan diantara jam makan - Tidak apa-apa merasa lapar di antara jam makan.

Ajak anak ketika membeli buah dan sayuran - Minta anak untuk memilih apa yang ingin dia makan. Hindari pergi ke supermarket di mana rak-raknya penuh dengan makanan tidak bergizi.

Sajikan menu lengkap - Sajikan menu lengkap kepada anak seperti pada anggota keluarga lainnya. Yakinkan dia tentang pentingnya diet seimbang. 

Makan bersama teman - Makan seorang diri akan membosankan. Anak-anak akan makan lahap ketika mereka berkumpul bersama teman-teman makannya.

Article Resources
  • Practo