Hepatitis C : Pengertian, Penularan, dan Pengobatan

Tuesday, May 29, 2018
Hepatitis C

Apakah itu hepatitis C?

Istilah ‘hepatitis’ berarti radang hati. Peradangan ini bisa disebabkan oleh zat kimia, obat-obatan, alkohol, atau beberapa jenis virus. Hepatitis C disebabkan oleh virus hepatitis C.

Apa beda hepatitis C dengan hepatitis A dan B?

Hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C adalah peradangan hati yang disebabkan oleh virus yang berbeda. Cara penularannya juga berbeda. Vaksinasi pencegahan untuk hepatitis A dan hepatitis B sudah tersedia, tetapi tidak untuk hepatitis C. Ada kemungkinan terjangkit virus hepatitis yang berbeda pada waktu yang bersamaan.

Banyak orang yang tidak sadar telah terinfeksi hepatitis C karena gejalanya bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Bagaimana penularan hepatitis C?

Hepatitis C ditularkan sewaktu darah orang yang terinfeksi masuk ke aliran darah orang yang belum terinfeksi. Ini disebut kontak darah ke darah. Walaupun jumlah darahnya sangat kecil untuk dilihat dengan kasat mata, virus masih bisa ditularkan.

Hepatitis C dapat ditularkan melalui:

Risiko tinggi
  • Alat-alat medis yang tidak steril atau alat-alat medis di dokter gigi dan pengobatan tradisional dengan cara menindik/melukai tubuh. Cara penularan hepatitis C di atas umum di banyak negara.
  • Tato dan menindik tubuh dengan alat-alat yang tidak steril.

Risiko rendah
  • Petugas kesehatan yang tertusuk jarum suntik.
  • Penularan dari ibu ke anak mungkin bisa terjadi selama mengandung atau setelah melahirkan jika si ibu terinfeksi hepatitis C.
  • Menggunakan barang orang lain yang mungkin ada darah yang tertinggal, contohnya pisau cukur dan sikat gigi.
  • kontak dari darah ke darah selama hubungan seks.
  • Luka tertusuk jarum dari jarum bekas obat-obatan yang dibuang ditempat umum.

Hepatitis C tidak dapat ditularkan melalui:

  • Pemakaian satu toilet oleh banyak orang.
  • Pemakaian alat makan dan alat minum bersama.
  • Batuk, bersin, berciuman atau berpelukan.
  • Kolam renang.
  • Gigitan nyamuk atau serangga lainnya.

Apa akibat dari hepatitis C?

Dari 100 orang penderita hepatitis C,
  • 25% dapat sembuh secara alami, dalam masa kurun waktu 12 bulan.
  • Sisa yang 75% lagi masih terjangkit virus pada tubuhnya, tetapi kemungkinan penderita tidak merasakan gejalanya.
  • Tanpa pengobatan, kira-kira 30% dari mereka akan melihat gejalanya, yang akan dirasakan dalam waktu 10 sampai 15 tahun.
  • Setelah 20 tahun, kira-kira 10% akan terserang penyakit liver tanpa adanya pengobatan, 5% dari mereka akan terkena gagal hati atau kanker hati.
Kebanyakan penderita tidak mengalami gejala hepatitis C. Jika penderita mengalami gejala, biasanya gejala yang lazim ialah: selalu merasa lelah, rasa mual, dan rasa sakit di bagian perut bawah.

Tes untuk hepatitis C

Tes hepatitis C perlu dilakukan apabila:
  • Anda pernah menerima transfusi darah, vaksinasi atau prosedur medis (mis. gigi) yang Anda kurang yakin akan ke sterilan alat-alatnya.
  • Pernah mendapatkan perawatan tradisional, tato atau menindik tubuh secara tidak steril.
  • Pernah menggunakan narkoba suntik, atau pemakaian alat-alatnya bersama-sama, atau membantu seseorang menyuntikkan narkoba (termasuk steroid).
  • Pernah di penjara dan menggunakan narkoba yang disuntikkan, termasuk steroid, atau pemakaian alat-alatnya bersama-sama, punya tato atau tindik; menggunakan pisau cukur dan pemakaian sikat gigi bersama.
Satu-satunya cara untuk menentukan apakah anda mempunyai hepatitis C adalah dengan tes darah.

Pengobatan hepatitis C

Pengobatan baru sudah tersedia untuk mengobati hepatitis C. Pengobatan ini efektif, mudah untuk dilakukan dan memiliki sedikit efek samping.

Pengobatan baru ini tidak hanya memiliki kesempatan 90-95% untuk sembuh dari hepatitis C, tapi juga jangka waktu pengobatan lebih pendek dari sebelumnya.

Ini dapat diresepkan oleh dokter umum (dokter) juga oleh spesialis, yang memudahkan penderita untuk diobati.

Pengobatan baru yang disebut Direact-Acting Antivirals atau Daas dan berbentuk tablet. Dalam beberapa kasus, obat lain disebut Ribavirin dan pegylated interferon dapat disertakan dalam pengobatan. Pegylated interferon diberikan dalam bentuk suntikan.

Pengobatan membutuhkan waktu antara 8-24 minggu dan direkomendasikan untuk semua penderita hepatitis C.

Dukungan dan pengertian

Hepatitis C bisa menjadikan salah pengertian dan membawa aib. Membuat penderitanya merasa malu dan terkucil. Padahal dukungan dan pengertian dari orang lain sangat mereka butuhkan untuk dukungan kesembuhannya.

Masalah terbesar bagi penderita hepatitis C adalah kepada siapa kita bisa mengatakannya (mengungkapkan). Jika seseorang mengatakan kepada Anda bahwa dia menyandang hepatitis C, jangan memberi tahu orang lain kecuali jika Anda sudah diizinkannya. Merusak kepercayaan akan mengakibatkan tekanan batin yang berat bagi penderita.

Di banyak negara maju, diskriminasi terhadap penyandang hepatitis C dianggap melanggar hukum. Termasuk juga di lapangan kerja. Penyandang hepatitis C tidak perlu memberi tahu keadaannya kepada siapapun, kecuali untuk pengajuan asuransi atau jika ingin donor darah.

Petugas kesehatan juga tidak diperbolehkan mengungkapkan keadaan kesehatan Anda kepada siapapun tanpa persetujuan Anda.

Article Resources
  • http://mhahs.org.au/index.php/id/hepatitis/hepatitis-c-what-you-need-to-know

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer