Sakit Pinggang Malam Hari : Penyebab dan Tips

Saturday, March 17, 2018
Sakit pinggang malam

Sakit pinggang pada malam hari atau juga disebut sebagai sakit pinggang nokturnal adalah jenis sakit pinggang yang bisa mengindikasikan adanya masalah serius pada tulang belakang. Akibat rasa sakit yang dialami, penderita sakit pinggang malam hari tidak bisa beristirahat dengan baik.

Sakit pinggang malam hari

Biasanya, masalah sakit pinggang dapat dikurangi atau diatasi dengan penyesuaian posisi tidur. Tapi sakit pinggang malam hari berbeda, karena rasa sakitnya tidak berhenti ketika seseorang berbaring, tidak peduli apakah orang tersebut sudah menyesuaikan posisi tidurnya.

Pada sebagian orang, rasa sakitnya semakin parah ketika mereka berbaring. Dan pada sebagian lainnya, rasa sakitnya hanya muncul pada saat mereka berbaring.

Disini artinya bisa saja seseorang terbebas dari sakit pinggangnya sepanjang hari. Tapi kemudian di malam hari, dia tidak bisa tidur nyenyak akibat sakit pinggang yang dialaminya.

Penyebab sakit pinggang malam

Sama seperti sakit pinggang pada umumnya, penyebab sakit pinggang di malam hari tidak selalu dapat dipastikan. Namun, sakit pinggang bisa disebabkan oleh salah satu dari berikut ini:
  • Masalah dengan gerakan/putaran tulang belakang atau masalah mekanis tulang belakang lainnya, yang paling umum adalah degenerasi cakram tulang belakang. Cakram adalah jaringan antara tulang belakang yang berfungsi sebagai shock absorber; cakram bisa rusak seiring bertambahnya usia.
  • Cedera seperti keseleo atau patah tulang atau luka hebat, seperti terjatuh atau kecelakaan kendaraan.
  • Penyakit tertentu seperti skoliosis (tulang belakang bengkok) atau stenosis tulang belakang (penyempitan kolom tulang belakang), batu ginjal, kehamilan, endometriosis (jaringan rahim berada di luar rahim), kanker tertentu, dan berbagai bentuk arthritis (radang sendi) bisa menyebabkan sakit pinggang.

Apakah sakit pinggang malam hari merupakan gejala sesuatu yang serius?

Sakit pinggang malam hari bisa jadi merupakan gejala dari tumor tulang belakang. Bisa merupakan tumor primer, yang memang berasal dari tulang belakang, atau bisa juga tumor metastasis, artinya kanker yang berasal dari area lain tubuh dan kemudian menyebar ke tulang belakang.

Sakit pinggang malam hari juga bisa merupakan gejala osteomyelitis (infeksi tulang belakang) dan ankylosing spondylitis, suatu kondisi yang dapat menyebabkan tulang belakang menyatu dalam posisi tetap dan tidak bergerak.

Gejala-gejala yang menyertai sakit pinggang malam yang harus diwaspadai:
  • Nyeri pinggang yang menyebar ke satu atau kedua belah kaki
  • Lemah, mati rasa, dan kesemutan di kaki
  • Gangguan pencernaan dan perkemihan
  • Nyeri atau rasa ditusuk/berdenyut di perut
  • Rasa panas pada pinggang
  • Demam
  • Berat badan turun tanpa penyebab jelas
  • Keringat berlebih tanpa penyebab jelas
  • Sakit pinggang telah berlangsung lebih dari 6 minggu
  • Riwayat kanker
  • Riwayat trauma atau kecelakaan
  • Riwayat gangguan sistem kekebalan tubuh
  • Riwayat osteoporosis.

Jika satu lebih gejala atau kondisi di atas menyertai sakit pinggang malam, sebaiknya hubungi dokter. Namun, jangan dulu khawatir sakit pinggang malam Anda disebabkan oleh tumor, infeksi, atau ankylosing spondylitis, karena kondisi-kondisi tersebut jarang menyebabkannya.

Tips untuk mengatasi sakit pinggang saat tidur

Pada sebagian kasus, sakit pinggang malam hari dapat diatasi dengan menyesuaikan posisi tidur. Berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi sakit pinggang saat tidur:
  1. Gunakan "body pillow". Banyak penderita sakit pinggang yang terbantukan dengan "body pillow". Gunakan body pillow dengan benar, letakkan diantara kedua lutut, biarkan tubuh beristirahat dengan posisi semi-sidelined. Posisi ini akan mengurangi tekanan pada punggung.
  2. Gunakan bantal dengan benar. Bantal harus mendukung leher, bukan bahu. Posisi bahu harus di kasur. Bantal air yang isinya sekitar  5 liter air juga direkomendasikan, bukan bantal busa biasa atau bantal yang penuh bulu.
  3. Gunakan kasur yang tepat.
  4. Cari tahu posisi yang meringankan rasa nyeri. Jika merasa nyaman berbaring pada salah satu sisi tubuh (kiri atau kanan), letakkan bantal pada bagian punggung agar mencegah Anda berbalik.

Body pillow

Bentuk "body pillow" saat ini bermacam-macam, ada yang lurus, ada yang berbentuk huruf c, ada pula yang bergaya loopy. Selain perbedaan pada bentuk, ada juga body pillow yang dilengkapi dengan mekanisme pemanas, pemijat, dan aromatik agar tidur lebih mudah dan nyaman.

Tips tambahan untuk menambah kenyamanan tidur:

  • Hindari konsumsi alkohol, terutama menjelang tidur
  • Ciptakan lingkungan yang ramah tidur, yakni sejuk, sepi, dan nyaman
  • Berhenti bekerja setidaknya dua jam sebelum tidur
  • Hindari kafein, minimal 8 jam sebelum tidur
  • Matikan komputer dan televisi setidaknya satu jam sebelum tidur
  • Bernapas pelan dan fokus pada sensasi udara saat melewati hidung. Ini akan mengalihkan pikiran yang sibuk untuk membantu Anda tertidur.

Article Resources
  • https://www.webmd.com/back-pain/guide/nightime-back-pain
  • https://www.mdedge.com/rheumatologynews/article/101959/pain/nocturnal-back-pain-suggests-systemic-disorder
  • https://www.everydayhealth.com/back-pain/nighttime-back-pain.aspx
  • http://www.eliterest.com/how-to-sleep-with-a-body-pillow-for-back-pain/

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer