Mengatasi Obesitas (Kegemukan) Pada Anak-Anak

Sunday, May 04, 2014
Anak obesitas

Dengan dukungan dan bantuan dari orangtua dan keluarga lainnya, anak-anak dapat mencapai pertumbuhan dan berat badan yang sehat. Menerapkan kebiasaan hidup yang sehat akan memberikan manfaat bagi seluruh anggota keluarga. Memilih makanan sehat, membatasi camilan, dan meningkatkan aktivitas fisik, serta selalu mentaati nasehat-nasehat dari ahli kesehatan akan sangat membantu dalam mengatasi obesitas pada anak-anak. Diet yang ketat, memberikan obat penekan nafsu makan, atau mengejek anak yang obesitas tidak akan membantu, malah akan membahayakan.

Permulaan obesitas atau kegemukan sering dimulai pada tahun-tahun pertama di sekolah dasar. Hal ini sepatutnya menjadi perhatian karena banyak anak-anak yang obesitas di saat kecilnya berlanjut hingga dewasa. Disini faktor orang tua bisa disalahkan karena membiasakan atau membiarkan diet atau gaya hidup yang tidak sehat untuk anak-anaknya. Padahal untuk mengatasi atau mencegah obesitas pada anak-anak, orang tua hanya perlu melakukan beberapa hal sederhana di rumah.

Menentukan Anak Obesitas atau Tidak

Perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah salah satu cara yang digunakan untuk menilai apakah seseorang itu kurus, normal atau obesitas. IMT dihitung dengan membagi berat badan seseorang dalam kilogram dengan tingginya dalam meter persegi (m2). Susah? Silahkan hitung dengan kalkulator IMT kami.

IMT seorang anak akan berubah seiring dengan usia dan tahap perkembangan fisik mereka. Pengukuran dengan kalkulator IMT umum (seperti di atas) memang tidak cukup tepat untuk anak-anak, tapi minimal akan memberikan sedikit gambaran. Ada kalkulator IMT yang dirancang khusus untuk anak-anak usia 2 sampai 18 tahun (ke depan akan kami sediakan disini). Ini akan memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai pertumbuhan anak.

Konsultasikan dengan Dokter 

Grafik pertumbuhan IMT anak-anak sejatinya hanya digunakan sebagai panduan saja bagi Anda. Biarkan dokter yang membantu menilai apakah berat badan anak Anda butuh penanganan khusus atau tidak. Jika memang dari pengukuran IMT anak Anda ternyata obesitas, ada baiknya pertimbangkan dulu untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengambil keputusan.

Lakukan Perubahan Pola Makan

Memilih makanan sehat dan bergerak lebih aktif akan memberikan manfaat bagi seluruh anggota keluarga, jadi usahakan untuk mengikutsertakan seluruh anggota keluarga Anda dalam program ini. Anak-anak yang obesitas akan lebih mudah mencapai berat badan yang normal apabila seluruh keluarga melakukan perubahan ke pola hidup sehat.

Untuk melaksanakannya, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan:
  • Cari informasi tentang nasehat-nasehat mengenai nutrisi - Nasehat-nasehat mengenai nutrisi akan membantu mengubah kebiasaan makan seluruh keluarga Anda. Ada banyak sekali nasehat-nasehat tentang nutrisi di luar sana yang akan membuat Anda memiliki kepastian untuk terus sehat.
  • Berhati-hati dalam belanja - Isi kulkas atau lemari makanan Anda dengan makanan ringan yang sehat. Batasi atau hindari menyimpan makanan yang mengandung tinggi gula dan lemak. Beralihlah ke makanan rendah lemak.
  • Nikmati sarapan - Pastikan Anda dan seluruh keluarga sarapan setiap pagi. Pilih makanan yang rendah lemak, rendah gula, susu rendah lemak, buah-buahan, atau makanan olahan dari gandum.
  • Sediakan camilan sehat - Ngemil memang sudah menjadi bagian penting dari kebiasaan makan anak-anak dan Anda tidak perlu ngotot melarangnya. Hanya saja, pastikan camilan yang ia makan adalah yang rendah lemak dan gula. Camilan dari buah-buhan dan sayuran merupakan makanan yang baik bagi mereka.
  • Kurangi minuman tidak sehat - Jangan lagi membeli soft drink. Meskipun terkesan sulit, tapi menggantinya dengan air putih dan susu rendah lemak akan jauh lebih bermanfaat.
  • Makan lebih banyak sayuran - Jika anak Anda tidak mau makan sayur, Anda harus lebih kreatif. Sayuran tetap Anda gunakan sebagai bahan makanan mereka namun dengan variasi yang berbeda agar menarik perhatian mereka. Merasa sulit atau kerepotan untuk melakukannya? Berarti Anda bukan orangtua yang pintar. Banyak jalan untuk membuat olahan sayuran menarik seperti ini.
  • Kurangi porsi makannya - Sebagian anak akan menghabiskan betapa pun banyaknya makanan di piring mereka, jadi usahakan untuk mengurangi porsinya. Kurangi sekitar 10-20 persen dari porsi biasanya secara bertahap, ini akan memberikan hasil yang signifikan.
  • Siapkan makanan - Ketika Anda pulang dari tempat kerja, pastikan makan malam sudah siap. Bisa Anda lakukan dengan memasak dengan jumlah yang banyak, lalu disimpan untuk dikonsumsi saat makan malam. Pada sebagian orang, memasak makanan sebelum makan malam terkadang menjadi hal yang sulit, malas, mengingat energi yang sudah dikeluarkan sepanjang hari. Biasanya, apabila orang-orang seperti ini sudah enggan memasak makanan untuk makan malam, mereka akan membeli makanan di luar yang kebanyakan bukan makanan sehat.
  • Makan bersama-sama - Usahakan untuk selalu makan bersama-sama dengan seluruh anggota keluarga Anda. Libatkan semua anggota keluarga dalam menyiapkan makanan sehat untuk keluarga Anda.
  • Minta dukungan kepada anggota keluarga lain - Beritahu pengasuh anak atau kakek neneknya agar tidak memberikan anak Anda makanan yang tidak sehat.

Seluruh Keluarga Harus Lebih Aktif

Akan jauh lebih menyenangkan jika seluruh keluarga menjadi aktif, semua akan memperoleh manfaatnya. Cobalah untuk:
  • Memberi contoh yang baik - Anak-anak cenderung meniru apa yang dilakukan orangtuanya.
  • Meningkatkan aktivitas - Anak-anak harus didorong agar lebih aktif secara fisik. Permainan di luar rumah adalah yang terbaik.
  • Lebih kreatif - Berolahraga atau berjalan bersama-sama, bermain, naik sepeda, atau berenang bersama-sama. Anak usia sekolah minimal membutuhkan 60 menit aktivitas setiap hari. Jangan sampai ia hanya duduk di kelas, lalu jam istirahat dia hanya makan, dan pulang kerumah makan, tidur atau bermain permainan komputer. Terus berulang-ulang setiap hari.
  • Mengurangi hiburan pasif - Kurangi menonton televisi dan permainan komputer menjadi kurang dari 2 jam perhari untuk anak-anak usia sekolah dan kurang dari satu jam untuk anak-anak balita dan pra sekolah.
  • Cari tahu sebanyak yang Anda bisa - Seminar dan kegiatan pendidikan yang dijalankan oleh guru atau komunitas tertentu dapat membantu orangtua dan anak-anak belajar lebih banyak tentang obesitas dan bagaimana mencegah dan mengatasinya.
  • Jadikan kegiatan sebagai hadiah - Jangan menghadiahi anak Anda dengan makanan, hadiahkan saja kepada mereka permainan atau jalan-jalan (liburan) yang membuat tubuhnya lebih banyak bergerak.

Hal yang Harus Dihindari

Beberapa strategi untuk menurunkan berat badan malah akan berbahaya. Yang tidak boleh Anda lakukan adalah:
  • Menargetkan berat badan - Jangan menargetkan berat badan anak Anda akan turun menjadi berapa. Sebaiknya, fokuslah pada kebiasaan makan yang sehat dan meningkatkan aktivitas fisik ditambah dengan pujian-pujian ketika mereka berhasil melakukannya.
  • Diet yang salah - Anak yang sedang tumbuh membutuhkan berbagai macam makanan agar perkembangan yang sehat. Suatu diet ketat yang membatasi kalori dan lemak yang signifikan  atau melarang makanan seperti susu adalah hal yang salah dan harus dihindari. Anda memang harus mengurangi berat badannya, tapi secara bertahap.
  • Perubahan dramatis - Kebiasaan keluarga tidak dapat diubah hanya dalam waktu semalam. Anak-anak pasti akan menolak perubahan diet dan gaya hidup yang dramatis, jadi berkonsentrasilah pada perubahan yang memang merupakan bagian dari kebiasaan keluarga Anda. Minta bantuan kepada profesional kesehatan apabila kesulitan melakukannya.
  • Obat penekan nafsu makan - Saat ini, tidak ada satu pun obat penekan nafsu makan yang aman untuk pertumbuhan anak.
  • Mengejek - Berbeda dengan orang dewasa, mengejek atau menyindir anak yang obesitas bisa membahayakan. Ejekan atau sindiran hanya akan membuat si anak marah dan tidak mau menurunkan berat badannya.

Tips untuk di Sekolah

Beberapa tips yang sebaiknya Anda lakukan terkait anak Anda di sekolah, antara lain:
  • Bicarakan keprihatinan Anda soal masalah obesitas atau kebiasaan makan buruk anak Anda dengan petugas kesehatan sekolah (bila ada).
  • Mintalah kepada guru anak Anda agar menberikan materi tentang pendidikan pola hidup sehat yang selanjutnya harus ditindaklanjuti si anak di rumah.
  • Jangan membekali anak Anda dengan makanan yang tinggi lemak.
  • Usahakan menjadikan air putih sebagai minuman favoritnya di sekolah.
  • Beritahu anak Anda yang mana makanan yang sehat dan tidak sehat di kantin sekolah. Bila perlu Anda memang harus meninjau langsung apa saja yang dijual di kantin sekolah.
  • Seandainya kantin didapati menjual makanan yang tidak sehat, bicarakan dengan pihak sekolah agar pihak kantin hanya menyediakan makanan sehat.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.