Pertahankan Rambut Sehat dengan Perawatan Rutin

Monday, April 07, 2014
Rambut

Rambut adalah mahkota wanita. Sehingga tidak salah jika banyak ladies yang dipusingkan dengan urusan keindahan rambut. Namun sayang, tak semua wanita beruntung dikaruniai mahkota rambut yang indah.

Banyak wanita yang mengeluhkan rambutnya sangat tipis dan jarang, bahkan sampai mengalami kebotakan. Banyak pula wanita yang mengeluh rambut yang tadinya indah berubah menjadi rontok, lepek, sukar diatur serta bercabang dan patah-patah. Tak jarang pula masalah ketombe membuat rambut terlihat tidak indah.

Rambut Sehat

Rambut sehat bisa dikatakan rambut indah. Tapi rambut indah belum tentu adalah rambut yang sehat. Ciri-ciri rambut yang sehat adalah:
  • Tidak mudah patah atau bercabang
  • Bercahaya atau tidak kusam
  • Kulit kepala yang sehat.
Rambut sehat dan indah tidak hanya dilihat dari batang rambutnya, tetapi juga mencakup kondisi kulit kepala. Anda tentu pernah melihat teman (atau mungkin Anda sendiri) dengan rambut indah keluar dari salon, namun setelah dua hari kemudian rambutnya kembali bermasalah atau berketombe. Artinya rambut semacam itu bukanlah rambut sehat.

Rambut tidak sehat

Banyak masalah rambut yang menjadikan rambut terkesan tidak sehat, seperti masalah kerontokan, rambut berminyak, berketombe, kusam atau kering. Ada dua faktor penyebab rambut tidak sehat atau timbulnya masalah, yakni:
  • Dari dalam. Pemicunya adalah faktor genetik atau keturunan.
  • Dari luar. Bisa dari faktor lingkungan seperti sering terpapar sinar matahari, penggunaan bahan kimia yang sering seperti sering di cat, dan faktor makanan dan penyakit seperti sakit panas dan penyakit pada kulit kepala.
Masalah rambut rontok berhubungan dengan siklus rambut. Kerontokan dalam waktu lama bisa membuat rambut semakin tipis. Sementara penyebab ketombe adalah produksi sebum yang berlebihan. Rambut bercabang terjadi karena penggunaan bahan kimia yang tidak sesuai dengan aturan. Rambut bercabang juga bisa terjadi karena komposisi air dan minyak sangat sedikit. Jika kandungan air dan minyak sedikit maka rambut tidak lentur sehingga mudah membelah atau terpecah.

Sedangkan pada rambut berminyak atau lepek, terjadi akibat terganggunya kontak udara produksi kelenjar minyak dan keringat pada kulit kepala. Kondisi tersebut terjadi karena meningkatnya kelembaban di kulit kepala. Cuaca yang panas dan lembab seringkali memicu produksi kelenjar sebasea (kelenjar minyak di bawah kulit) yang sangat berlebih sehingga rambut menjadi berminyak dan lepek.

Mengatasi masalah rambut

Bagaimana mengatasi masalah rambut yang beragam tersebut? Yang perlu diperhatikan adalah perawatan yang tepat adalah perawatan rambut yang sesuai dengan masalah yang dialami. Perawatan rambut sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan selalu menjaga kebersihan rambut minimal dengan rajin keramas, terutama bagi wanita yang mengenakan hijab. Namun perhatikan juga pemilihan sampo, pilihlah sampo yang sesuai dengan kondisi rambut Anda.

Untuk rambut yang berminyak, sebaiknya gunakan kondisioner pada ujung rambutnya saja, jangan gunakan dari ujung kepala. Pada rambut kering, boleh menggunakan kondisioner untuk menjaga kelembabannya. Sedangkan pada rambut berketombe, tidak dianjurkan menggunakan kondisioner karena bisa meningkatkan produksi sebum kepala dan setelah keramas sebaiknya diberikan hair tonic.

Untuk melengkapi perawatan rambut, sebaiknya lakukan creambath. Hal ini dilakukan untuk memperlancar peredaran darah di kulit, dan menstimulasi kandungan protein yang diperoleh dari makanan agar bisa mencapai kepala. Creambath sebaiknya dilakukan minimal dua kali dalam satu bulan. Selain itu, Anda juga bisa melakukan treatment masker. Untuk menambah nutrisi dan vitamin dapat diberikan serum. Kadar serum lebih pekat dengan kualitas tinggi dari pemberian hair tonic, masker, dan cream creambath.

Yang perlu Anda lakukan

Untuk mengatasi permasalahan rambut atau untuk menjaga agar rambut tetap sehat, maka yang perlu Anda lakukan adalah:
  • Keramas. Keramas sebaiknya dilakukan setiap hari. Bagi yang sibuk, keramas bisa dilakukan di malam hari sebelum tidur agar rambut tidak terlalu lepek keesokan harinya.
  • Hair tonic. Pilihlah hair tonic yang sesuai dengan kondisi atau masalah rambut Anda. Misalnya jika Anda berambut rontok maka pilihlah hair tonic yang mengandung penguat rambut.
  • Creambath dan masker rambut. Creambath sebaiknya dilakukan minimal dua minggu sekali. Sementara masker rambut dapat dilakukan seminggu sekali. Pilihlah cream yang sesuai dengan masalah rambut Anda. Misalnya, rambut kering pilihlah cream yang meningkatkan kelembaban rambut.
Gambar:  solidangle.com

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.