Jangan Khawatir Dengan Datangnya Haid

Advertisement
Wanita muda

Haid atau menstruasi bulanan seorang wanita dikontrol oleh suatu hormon. Tidak seorang pun tahu dengan pasti kapan seorang wanita akan mengalami haid pertamanya. Tetapi kita bisa mengetahui bahwa jika seorang wanita muda telah mencapai bentuk tubuh dan usia tertentu, maka ia akan mulai mendapatkan haid, biasanya siklusnya setiap dua puluh delapan hari, meskipun pada tiap-tiap wanita bisa berbeda-beda. Awalnya datang haid mungkin tidak teratur, hal ini biasa dan tidak perlu dikhawatirkan.

Ada wanita muda yang mendapatkan haid pertamanya saat usianya mencapai 11 tahun, atau bahkan 9 tahun, namun banyak pula wanita muda lain yang baru mendapatkan haid ketika usianya mencapai 16 tahun, tetapi semua itu terbilang normal. Tidak ada alasan untuk terlampau khawatir jika awal pertama kali mendapatkan haid agak terlambat dari wanita lain. Perbedaan ini salah satunya bisa disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan.

Masa inilah yang disebut masa pubertas atau masa awal mendapatkan haid, dimana di masa ini si wanita muda akan tumbuh dengan pesatnya. Ia mungkin akan sedikit malu karena tubuhnya lebih tinggi satu atau dua inci daripada anak laki-laki yang sebaya dengannya. Namun sekali lagi, hal ini tidak perlu dikhawatirkan. Pada saatnya, anak laki-laki akan segera menyusul dan menjadi lebih tinggi bila hormon-hormon mereka mulai berkembang dan berfungsi penuh. Ini semua adalah proses normal pertumbuhan dari dua jenis kelamin manusia.

Saat masa belasan tahun, akan terjadi beberapa perubahan pada bentuk tubuh. Saat tubuhnya berubah bentuk, ciri kewanitaannya akan semakin terlihat. Buah dadanya mulai berkembang dan rambut mulai tumbuh di bawah ketiak dan di sekeliling alat kelamin. Tidak lama kemudian, mukanya berubah menajdi rupa wanita muda yang sudah dewasa, yang menjadikan si wanita amat menarik bagi pria, suatu fakta yang disadarinya dengan lekas dan harus dimanfaatkan untuk kebaikannya.
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer