Gejala, Komplikasi, dan Pengobatan Flu (Influenza)

Flu

Flu atau influenza adalah infeksi menular saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus yang dapat menyebabkan gejala-gejala berat, bahkan komplikasi yang mengancam jiwa, termasuk pneumonia.

Flu berbeda dengan pilek. Virus yang menyebabkan flu juga berbeda dengan pilek. Gejala pilek biasanya lebih ringan, sedangkan gejala flu cenderung lebih parah. Flu menular melalui kontak dengan cairan dari batuk dan bersin penderitanya.

Gejala flu

Gejala paling umum dari flu adalah:
  • demam tinggi secara tiba-tiba (38°C atau lebih)
  • batuk kering
  • nyeri tubuh (terutama di kepala, pinggang, dan kaki)
  • merasa sangat lemah dan lelah (dan tidak ingin beranjak dari tempat tidur).

Gejala lain yang dapat menyertai flu:
  • panas dingin
  • sakit di belakang mata
  • hilang nafsu makan
  • sakit tenggorokan
  • hidung meler atau tersumbat.

Flu lebih mungkin terjadi pada orang yang telah melakukan kontak dengan orang lain yang sudah terkena flu.

Untuk menentukan secara pasti apakah seseorang terkena flu atau bukan, hanya dapat dikonfirmasi oleh pemeriksaan laboratorium dengan pengambilan usapan hidung dan tenggorokan. Tapi untuk mengobatinya, kurang diperlukan pemeriksaan laboratorium karena bentuk pengobatan untuk penyakit seperti flu terbilang sama.

Perjalanan gejala flu

Gejala flu bisa muncul sangat cepat dan bisa berlangsung selama beberapa minggu. Pola gejala flu biasanya seperti ini:
  • Hari ke 1–3: Tiba-tiba demam, sakit kepala, nyeri otot dan lemah, batuk kering, sakit tenggorokan dan kadang hidung tersumbat.
  • Hari ke 4: Demam dan nyeri otot berkurang. Serak, tenggorokan sakit atau kering, batuk dan kemungkinan rasa tidak nyaman di dada. Penderita akan merasa lemah.
  • Hari ke 8: Gejala menurun. Batuk dan lemah bisa berlangsung satu hingga dua minggu atau bahkan lebih.

Komplikasi flu

Dalam beberapa kasus, komplikasi dan penyakit berat akibat flu seperti pneumonia dan bronkitis dapat berkembang, yang dapat mengakibatkan penderita harus dirawat inap atau hingga menyebabkan kematian.

Flu juga bisa membuat penyakit/kondisi yang ada saat ini pada Anda menjadi bertambah parah. Orang-orang yang berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi berat akibat flu, diantaranya:
  • wanita hamil
  • orang tua usia  di atas 65 tahun
  • balita
  • orang dengan kondisi medis kronis.

Mencegah flu

Selain dengan menjaga tubuh tetap sehat agar sistem kekebalan tubuh optimal, langkah lainnya untuk mencegah flu adalah dengan vaksinasi tahunan. Vaksinasi ini tidak 100 persen efektif tetapi memberikan tingkat perlindungan yang tinggi dan dapat mengurangi gejala pada mereka yang terkena flu.

Orang masih dapat menularkan virus flu hingga tujuh hari setelah ia sakit, jadi dengan menghindari kontak dengan penderita flu akan menghindari penularannya.

Jika terkena flu

Orang-orang yang secara umum sehat tidak perlu berobat ke dokter karena flu. Sistem kekebalan tubuh mereka sendiri yang akan melawan infeksi, dan gejalanya akan hilang dengan sendirinya.

Jika terserang flu, beristirahatlah, konsumsi cukup cairan, dan atasi gejala yang muncul. Ini akan membantu kecepatan pemulihan dan mencegah dehidrasi.

Tapi segera ke dokter jika mengalami salah satu dari gejala berikut:
  • sulit bernafas
  • sakit dada
  • sakit kepala mendadak
  • kebingungan / diosrientasi
  • muntah hebat
  • demam dengan ruam.

Pengobatan flu

Flu adalah infeksi akibat virus, sehingga antibiotik tidak diperlukan karena tidak akan membantu.

Obat antiviral atau anti virus, jika diberikan di dua hari pertama gejala muncul, dapat mempersingkat lamanya flu. Namun, ini harus diresepkan oleh dokter.

Dekongestan dan obat pereda nyeri biasa dapat membantu tubuh dan hidung lebih baik sementara sistem kekebalan tubuh melawan infeksi.

Perawatan di rumah untuk flu

Yang terbaik dilakukan ketika terkena flu adalah:
  • Istirahat - penderita biasanya akan merasa sangat lemah dan lelah hingga suhu tubuhnya normal kembali (sekitar tiga hari), dan istirahat akan memberikan kenyamanan dan memberikan energi bagi sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.
  • Tetap di rumah - jangan bekerja, atau sekolah dan hindari kontak dengan orang lain. Masa penularan flu oleh orang dewasa biasanya selama 3-5 hari sejak gejala pertama muncul, dan selama 7 hari pada remaja dan anak-anak.
  • Minum banyak cairan - cairan ekstra diperlukan tubuh untuk menggantikan carian yang hilang karena demam (karena berkeringat). Jika urin terlihat gelap, berarti anda kurang cairan.

Tips lain untuk mempercepat kesembuhan

Yang dapat dilakukan agar flu sembuh lebih cepat:
  • Gunakan obat pereda nyeri biasa seperti parasetamol atau ibuprofen, untuk meredakan nyeri otot dan menurunkan demam.
  • Jangan berikan obat apa pun yang mengandung asam asetilsalisilat (asetosal) untuk anak di bawah usia 18 tahun karena flu. Kombinasi flu dan aspirin pada anak-anak telah diketahui menyebabkan sindrom Reye - kondisi serius yang mempengaruhi sistem saraf dan hati.
  • Antibiotik tidak berguna melawan flu karena flu disebabkan oleh virus, sedangkan antibiotik melawan bakteri. Namun, dokter bisa saja meresepkan antibiotik terjadi komplikasi infeksi bakteri atas flu Anda.
  • Kumur-kumur dengan air hangat dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Mengisap permen bebas gula atau pelega tenggorokan juga membantu.
  • Selain  mandi air hangat, botol berisi air panas atau bantal pemanas dapat membantu meredakan nyeri otot.
  • Gunakan tetes hidung atau semprotan saline untuk membantu mengatasi hidung yang tersumbat. Dekongestan ini membantu mengecilkan pembuluh darah yang membengkak di hidung.
  • Jangan merokok - ini akan mengiritasi saluran napas Anda yang rusak.
  • Cobalah menghirup udara hangat dan lembab. Masukkan air mendidih ke dalam mangkuk di atas meja. Taruh kepala Anda di atas mangkuk dengan handuk di atas kepala Anda dan hirup udara hangat hingga 20 menit. Jangan menambahkan apapun ke dalam air.

Article Resources
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/ConditionsAndTreatments/flu-influenza