30 September 2015

Penyebab Berat Badan Bayi Tidak Bertambah

Timbangan bayi

Tumbuh kembang bayi haruslah stabil, dan ini tergantung dari banyak hal. Bayi yang tumbuh sehat adalah bayi yang perkembangan otak dan pembangunan fisiknya tepat. Salah satu faktor penting pertumbuhan bayi adalah berat badan. Dan salah satu indikator yang menunjukkan anak itu sehat adalah bertambahnya berat badan setiap bulannya.

Kenaikan berat badan bukanlah proses yang cepat, tapi harus konsisten. Ada tingkatan-tingkatan tertentu dimana berat badan bayi harus bertambah. Berat badan yang kurang atau lebih dari normal akan berbahaya bagi bayi.

Pada rentang usia bayi antara satu sampai tiga tahun, biasanya memang tidak terjadi banyak peningkatan berat badan sebagaimana pada usia ini bayi sangat aktif. Hal ini sangatlah normal, hanya saja para ibu harus mewaspadai jika terjadi penurunan berat badan bayinya.

Jika berat badan bayi tidak kunjung bertambah dalam kurun waktu tertentu, hal ini harus diwaspadai dan diperlakukan dengan benar. Penyebabnya bisa karena memang bayi kekurangan gizi atau karena masalah kesehatan yang butuh penanganan medis segera.

Jika Anda telah mencoba banyak tips tapi berat badan bayi Anda tidak kunjung bertambah, maka ada beberapa faktor yang mungkin menyebabkannya. Dan penyebab-penyebab ini harus segera mendapatkan perhatian medis. Berikut penyebab-penyebab berat badan bayi tidak bertambah.

Penyakit

Bila bayi menderita suatu penyakit, maka nafsu makannya akan menurun dengan drastis. Jangankan bayi, orang dewasa saja tidak mau makan apabila sedang sakit. Langkah yang bijak, ketika anak sakit berikan apa yang mereka inginkan dan berikan banyak cairan. Begitu bayi sudah mulai sehat, berikan mereka makanan yang tepat untuk mengembalikan berat badan mereka yang hilang karena sakit.

Gangguan pencernaan

Berat badan bayi tidak bertambah bisa jadi disebabkan karena adanya gangguan pencernaan. Parahnya, gangguan pencernaan seringkali tidak teridentifikasi oleh para orangtua. Gangguan pencernaan tersebut antara lain diare, refluks, penyakit celiac dan intoleransi pada susu.

Depresi ibu pasca melahirkan

Sesuai dengan sebutannya, depresi ini terjadi setelah sang ibu melahirkan bayi. Ini cukup umum terjadi dan akan hilang seiring dengan waktu. Tapi, selama periode 'depresi' ini biasanya sang ibu tidak memberikan perhatian yang tepat untuk apa yang dibutuhkan bayi. Selama periode inilah seorang ibu akan membutuhkan seorang pengasuh bayi yang tepat.

Penyakit yang tidak umum

Berat badan bayi tidak bertambah juga bisa karena penyakit yang tidak umum seperti masalah pada paru-paru, cystic fibrosis, cerebral palsy, masalah kromosom, down syndrome, penyakit jantung, anemia, dan gangguan metabolik dan endokrin atau kekurangan hormon. Kondisi-kondisi ini merupakan kejadian yang tidak umum terjadi. Meskipun begitu, kondisi-kondisi ini dapat dikendalikan atau disembuhkan jika bayi cepat teridentifikasi dan cepat mendapatkan perawatan yang tepat.

Stres dan masalah makan

Biasanya stres dan gangguan makan terjadi pada bayi usia 12 bulan keatas. Jika berat badan bayi tidak kunjung bertambah, bisa dikaitkan dengan masalah menyusui. Seperti kapan saja waktu pemberian ASI, bagaimana posisinya ketika menyusui atau frekuensi menyusunya. Selain itu, gangguan menelan juga dapat menyebabkan bayi tidak mau makan.