Calon Ibu, Inilah Proses Melahirkan

Tuesday, September 10, 2013
Ruang bersalin

Selama sembilan bulan lamanya bayi tumbuh di dalam rahim dengan tenangnya. Sekarang tibalah saat baginya untuk melangkah ke dunia baru.

Agar sang bayi bisa pindah ke "dunia baru" ini, Tuhan telah memberikan Anda alat-alat panggul yang ajaib yang akan melenturkan jaringan-jaringan di dalamnya agar bayi tersebut dapat keluar. Ini bukan proses yang terjadi secara tiba-tiba, namun berangsur terjadi selama beberapa bulan sebelumnya.

Bila semuanya sudah siap, sesuatu di dalam tubuh Anda akan memberikan perintah dan kontraksi yang kuat dari rahim pun dimulai. Inilah yang disebut dengan persalinan.

Awalnya Anda akan merasakan sesuatu yang tidak enak di dalam perut dengan diikuti mengencangnya otot-otot. Kontraksi ini awalnya terasa ringan, kemudian menjadi lebih kuat dan intensitasnya lebih teratur. Apapun yang Anda lakukan, Anda tidak dapat mencegah atau mungkin mempercepatnya. Kontraksi awal ini biasanya berlangsung hanya selama beberapa detik saja. Tubuh Anda sekarang sedang sibuk untuk melumas/melicinkan jalan lahir bayi.

Sementara persalinan memasuki tahapan yang lebih jauh, kontraksi akan menjadi lebih sering dan mungkin berlangsung selama setengah menit atau lebih. Mungkin juga akan keluar sedikit lendir, atau mungkin sedikit darah. Tenang, ini adalah sesuatu yang wajar. Namun jika darah yang keluar terlalu banyak, maka harus segera mendapatkan penanganan intensif.

Pada saatnya, ketuban akan pecah, dan cairannya mengalir keluar. Proses ini akan melicinkan jalan lahir bagi si bayi dan sudah merupakan bagian dari proses persalinan yang normal.

Tahap pertama persalinan


Sekarang Anda berada di tahap pertama persalinan. Bayi sedang pindah dalam posisi untuk keluar, dan setiap kontraksi (his) akan membantu membuka jalan lahir baginya. Sebaiknya beristirahatlah pada saat-saat tersebut karena untuk menyimpan tenaga. Biarkan dulu proses persalinan berjalan sebagaimana mestinya.

Jika persalinan terasa lambat, biasanya sang ibu disarankan untuk berdiri dan berjalan-jalan sejenak di sekeliling kamar. Ini untuk meregangkan otot-otot yang selanjutnya akan memperbaiki peredaran darah di kaki Anda. Hal tersebut juga akan meringankan ketegangan/stress. Ingat, tidak ada yang perlu Anda khawatirkan. Jika Anda kuat dan sehat, maka Anda akan melewati semua proses ini dengan sempurna.

Berapa lamakah merasakan sakit saat melahirkan? Pertanyaan ini tentunya sukar dijawab dan tidak semua orang sama. Untuk bayi yang pertama, mungkin Anda akan merasakan nyeri persalinan dari 12 hingga 24 jam. Untuk bayi kedua dan seterusnya, biasanya akan lebih singkat, sekitar 6 jam atau mungkin kurang. Karena itu, hendaknya selalu beristirahat, lebih lama Anda beristrirahat, maka baik pula untuk Anda dan bayi Anda.

Tahap kedua persalinan


Ketika bayi turun ke jalan lahir, his akan menjadi lebih kuat. Kontraksi otot-otot yang kuat ini akan membuka saluran leher rahim atau pintu rahim. Menjelang proses ini, his akan terjadi lebih lama dan muncul lebih sering. Jika nyeri yang terjadi sangat hebat, bisa saja dokter memberikan penghilang rasa sakit ringan untuk membantu Anda mengatasinya. Namun, ini tidak dianjurkan, hanya dilakukan pada kasus-kasus tertentu saja. Tanpa obat dalam persalinan, Anda dan bayi Anda akan lebih sehat.

Setelah bayi dilahirkan, dokter akan mengangkat kakinya beberapa saat untuk mengeluarkan cairan dari mulut dan kerongkongannya. Paru-parunya mulai mengembang dan ia menghirup napasnya untuk yang pertama kalinya, lalu menangis keras. Salah satu suara yang paling indah dan merdu di dunia ini bagi sang ibu dan keluarganya. Tak jarang pula deraian air mata sang ibu dan keluarga mengiringi tangisan si bayi ini. Sebuah proses yang menakjubkan.

Tugas sudah selesai? belum. Masih ada hal penting lainnya yang harus dilakukan. Petugas akan membersihkan bayi lalu selanjutnya menjepit, memotong lalu mengikat tali pusat sang bayi kira-kira 1 inci panjangnya dari perut.

Sekarang si bayi sudah sanggup hidup dan bernapas sendiri. Tidak lama kemudian, kulitnya akan berubah menjadi kulit-kulit bayi pada umumnya, dan kini Anda sudah memiliki anggota keluarga baru untuk dipelihara dan dicintai.

Ari-ari atau Placenta


Kira-kira sepuluh atau lima belas menit berikutnya dari proses persalinan, ari-ari akan terlepas. Jika keluarnya terlambat, mungkin dokter akan menekan atau memijat rahim secara perlahan-lahan untuk membantunya keluar. Proses ini juga bermanfaat untuk menjaga rahim tetap keras dan membantu mengontrol perdarahan yang berlebihan.

Sesudah ari-ari keluar, dokter memeriksanya dengan teliti guna memastikan tidak ada sisa-sisanya yang tertinggal di dalam rahim. Karena bila masih ada, akan mengakibatkan pendarahan dan infeksi yang serius.

Sekarang Anda sudah bisa beristirahat. Inilah saatnya untuk memenangkan diri dan mengumpulkan kembali kekuatan Anda. Sesekali petugas akan mengontrol Anda, melihat kondisi terkini Anda. Selamat, Anda telah melahirkan seorang bayi.

[Kredit foto: bangrudy.blogspot.com]

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.