Fungsi, Manfaat dan Bahaya Garam Bagi Tubuh

Monday, March 18, 2013
Garam meja yang biasa kita konsumsi, yang disebut sebagai natrium chlorida (40% natrium, 60% chlorida), amat penting untuk mempertahankan keseimbangan asam basa dalam tubuh. Tanpa adanya kadar garam yang diperlukan untuk tubuh, maka kita tidak akan bertahan hidup. Namun meskipun garam penting bagi tubuh, penggunaannya harus secukupnya saja, asalkan seseorang itu tidak menderita penyakit ginjal atau penyakit jantung, karena akan sangat berbahaya. Jika seseorang menderita penyakit-penyakit semacam itu, penggunaan garam harum dibatasi, terutama bila seseorang itu juga mengidap tekanan darah tinggi.

Banyak orang yang terlalu banyak mengkonsumsi garam. Mereka membubuhkannya dalam jumlah yang banyak pada makanannya sehingga hilanglah rasa makanan yang sebenarnya. Penggunaan garam yang berlebih-lebihan akan memberatkan kerja ginjal, dan dapat menaikkan tekanan darah. Bila kita bijaksana, gunakan garam secukupnya saja.


Oedeem atau sembab atau pembengkakan pada tungkai dan mata kaki dapat disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi garam (natrium). Ini diakibatkan karena tidak sempurnanya pembuangan garam melalui ginjal. Tekanan darah mungkin akan naik dan tidak akan turun lagi sampai kelebihan natrium sudah dikeluarkan dari tubuh. Orang yang menderita penyakit jantung dan tekanan darah tinggi, atau ginjalnya yang bermasalah, harus selalu menghindari penggunaan garam dan semua makanan yang rasanya asin secara berlebih-lebihan.

Sebaliknya, konsumsi garam ekstra diperlukan saat cuaca panas. Bila kita bermandi keringat, maka banyak garam yang dikeluarkan dari tubuh, dan menyebabkan kekejangan otot-otot yang rasanya nyeri. Saat cuaca panas, seseorang yang mengidap penyakit jantung ringan, dapat mengkonsumsi lebih banyak garam, terutama jika mereka merasa amat penat atau sakit pada otot-ototnya. Namun mengenai hal ini atau untuk kadarnya, sebaiknya konsultasikan dulu kepada dokter Anda agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Menjaga Hilangnya Mineral

Bila menyajikan makanan, jagalah jangan sampai mineral dalam makanan tersebut hilang karena kelalaian. Sudah terlalu banyak zat gizi yang penting bagi tubuh hilang pada saat mencuci bahan makanan. Banyak juga mineral dan vitamin yang lainnya yang hilang ketika bahan makanan dikupas atau dikikis dengan tebal. Bertindaklah hati-hati dalam mengupas bahan makanan, ini untuk menjaga mineral dan vitamin penting yang terkandung di dalamnya, dengan demikian akan membantu kesehatan kita.

Jangan sampai memasak sayuran lebih lama dari waktu yang diperlukan. Pakai air secukupnya saja untuk memasak. Ini untuk mejaga berbagai mineral dan vitamin yang biasanya sering terbuang begitu saja. Akhirnya hanya "sampah" yang kita makan. Ada baiknya air rebusan sayur digunakan lagi untuk membuat bahan makanan lainnya seperti sup atau makanan lainnya. Karena mineral yang terkandung di dalamnya sangat penting untuk kesehatan. Jangan lalai dalam memasak dan menyediakan makanan Anda, karena ini tidak lain untuk mempertahankan kesehatan. Dengan begitu keluarga Anda akan menikmati hidup dengan lebih baik dan Anda bisa menghemat pengeluaran untuk ke rumah sakit atau dokter.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.