Ascaris Lumbricoides, Bahaya yang Mengintai Anak-anak

Saturday, March 02, 2013
Cacing-cacing dan parasit-parasit usus terdapat hampir di setiap belahan dunia. Namun, cacing-cacing dan parasit-parasit itu lebih lazim terdapat di daerah tropis  dan subtropis (seperti Indonesia), dan terutama pada musim hujan. Kebanyakan cacing-cacing dan parasit-parasit ini masuk ke dalam tubuh melalui mulut, tetapi tidak menutup kemungkinan juga bisa masuk melalui kulit kaki.

Cacing gelang atau cacing ascaris lumbricoides terdapat hampir disetiap negara di dunia ini. Cacing usus yang berukuran besar inilah yang menyebabkan penyakit ascariasis. Cacing ini umumnya berwarna keputih-putihan. Biasanya cacing ini memiliki panjang seperti batang pensil biasa dan paling sering terdapat pada anak-anak. Telur cacing ini dikeluarkan dari tubuh melalui tinja. 

Dengan wc modern seperti saat ini, maka penyebaran penyakit ini akan berkurang. Tetapi bila tanah tempat anak-anak bermain dikotori dengan telur-telur dari cacing-cacing gelang, telur itu akan dengan mudah dipindahkan ke mulut melalui jari si anak yang kotor, terutama pada anak-anak yang hidup dalam lingkungan yang tidak sehat.

ascaris lumbricoides
Pada kasus cacingan yang parah, puluhan bahkan ratusan cacing
seperti ini bisa terdapat di dalam tubuh manusia

Telur-telur cacing gelang ini dapat terus hidup di dalam tanah berbulan-bulan lamanya. Bahaya kontaminasi lebih besar bila kotoran manusia digunakan untuk memupuk sayur-sayuran. Pencegahan yang teliti harus dilakukan untuk memastikan bahwa semua makanan dibersihkan dengan baik dan disterilkan dengan memasaknya sebelum dimakan.

Bila telur-telur cacing ini sampai ke usus 12 jari atau usus halus, telur-telur tersebut akan menetas dengan cepat. Cacing-cacing kecil ini akan menembusi dinding usus dan kemudian berpindah ke hati dan dari situ ke jantung dan paru-paru, dan mengakibatkan radang cabang tenggorokan. Pernah melihat anak-anak yang menderita batuk namun tidak kunjung sembuh meskipun sudah diobati dengan berbagai obat batuk dan antibiotik? Waspada, bisa saja ia menderita cacingan. Kemudian cacing-cacing itu sampai ke usus halus kembali dan disitulah mereka berkembang menjadi cacing-cacing dewasa dan menyebabkan perasaan mual dan muntah-muntah, berat badan berkurang, demam, gugup, dan mudah tersinggung. Banyak penderita cacingan yang mengeluh karena nyeri yang amat sangat dan mencret. Gumpalan cacing di dalam usus juga mengakibatkan tersumbatnya usus secara total.

Cacing-cacing dewasa mungkin dapat berpindah melalui dinding-dinding usus dan menyebabkan radang selaput perut yang hebat. Cacing-cacing itu mungkin masuk ke bagian lain dan menyebabkan radang umbai usus buntu, gangguan kandung empedu, dan penyakit hati. Bila cacing-cacing itu mati, mereka akan mengakibatkan reaksi-reaksi keracunan, seperti muka menjadi bengkak, hilang nafsu makan, dan gejala-gejala gangguan saraf yang hebat.

Perawatan

Albendazole masih cukup ampuh mengatasi penyakit cacingan antara lain untuk pengobatan cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing cambuk (Trichuris trichiura), cacing kremi (Enterobius vermicularis), cacing tambang (Ancylostoma duodenale dan Necator americanus), cacing pita (Taenia sp.) dan Strongyloides stercoralis. Selain Albendazole, Mebendazole juga dapat Anda gunakan jika salah satu tidak Anda temui.

Mengenai dosis (hanya gambaran), dosis umum Albendazole untuk dewasa dan anak di atas 2 tahun :
400 mg sehari, diberikan sekaligus sebagai dosis tunggal. Pada kasus dimana diduga atau terbukti adanya penyakit cacing pita atau Strongyloides stercoralis, dosis 400 mg albendazol setiap hari diberikan selama tiga hari berturut-turut.

Untuk dosis Mebendazole, dosis anak di atas 5 tahun sama dengan dewasa, untuk jenis cacing sebagai berikut :
  • Ascariasis (cacing gelang), 500 mg dosis tunggal
  • Trichuriasis (cacing cambuk), 500 mg dosis tunggal
  • Enterobiasis (cacing kremi), 500 mg dosis tunggal
  • Ancylostomiasis / Necatoriasis (cacing tambang), 500 mg dosis tunggal
  • Infeksi campuran, 500 mg dosis tunggal
Nama obat diatas adalah nama generik, bukan nama paten. Bisa saja Anda sulit menemukan obat tersebut di apotik. Umumnya apotik sudah menjual obat-obat tersebut dalam nama paten, seperti obat A, obat B atau obat C. Tapi rata-rata obat cacing bermerk yang dijual saat ini sudah cukup ampuh untuk mengobati berbagai penyakit cacingan asal penggunaan dosisnya tepat. Namun, untuk lebih tepatnya dalam penggunaan dosis, ada baiknya Anda temui ahli kesehatan seperti dokter. Mereka akan tahu jenis cacing apa yang mengganggu penderita berikut dengan obat dan dosisnya yang tepat. 

Kredit foto : wikiherb.info

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.