Penularan Hepatitis B: Bisa Terjadi Saat Manikur & Pedikur

Sunday, March 02, 2014
Penyakit hepatitis B dan C merupakan penyakit liver (hati) yang paling banyak ditemukan saat ini. Terutama penyakit hepatitis B yang merupakan infeksi serius pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Pada sebagian orang, infeksi hepatitis B dapat menjadi kronis dan menyebabkan kegagalan hati, kanker hati, atau kerusakan pada jaringan hati hingga kematian.

Salah satu gejala yang paling menonjol pada penyakit hepatitis B adalah perubahan warna kulit menjadi kekuningan pada area yang berwarna putih, serta bola mata juga berwarna kuning. Itulah sebabnya di beberapa daerah di Indonesia penyakit ini disebut sebagai "penyakit kuning".

Bola mata kuning penderita hepatitis B
Bola mata yang berwarna kuning pada penderita hepatitis B. Gambar:patient.co.uk
Namun, sebelum gejala "kuning" ini muncul, penderita terlebih dahulu biasanya akan mengalami gejala mual, mencret, badan terasa lemas, kelelahan, demam, nyeri sendi, nyeri pada area perut, kencing berwarna coklat tua, serta hilang nafsu makan. Setelah itu, dalam 5-10 hari, rasa nyeri hilang, barulah timbul warna kuning pada kulit.

Infeksi hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B yang menular secara langsung melalui darah, air mani, atau cairan tubuh lain. Ketika virus hepatitis B masuk ke dalam hati, virus ini akan menyerang sel hati dan melipatgandakan dirinya (memperbanyak diri). Hal ini akan menyebabkan pembengkakan pada hati dan memicu tanda dan gejala infeksi hepatitis B.

Penularan virus hepatitis B

Penyakit hepatitis B merupakan penyakit yang dapat ditularkan melaui hubungan seksual (sexual transmitted disease/std), berbagi jarum suntik, kontak langsung dengan darah, bahkan dapat ditularkan melalui gunting atau alat cukur rambut.

Misalnya, seseorang sedang menggunting atau mencukur rambut di salon atau barber. Tiba-tiba terjadi luka sehingga keluar sedikit darah dan darah menempel di alat cukur tersebut. Ternyata orang tersebut memilki riwayat penyakit hepatitis B. Nah, saat orang lain memakai alat cukur yang sudah terkontaminasi virus hepatitis B, maka virus tersebut akan menular ke tubuhnya. Begitu pun dengan alat pemotong kuku, yang sebagaimana banyak digunakan dalam manikur dan pedikur. Oleh karena itu kita harus selalu mewaspadai kesterilan alat-alat yang digunakan agar terhindar dari virus yang membahayakan ini.

Virus hepatitis B
Virus hepatitis B

Virus hepatitis B menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Jika tidak segera diobati, maka infeksi penyakit bisa menyebakan penyakti hati kronis dan mengancam jiwa penderitanya. Karena itu vaksinasi perlu diberikan pada mereka yang belum memiliki kekebalan tubuh terhadap virus hepatitis B.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.