Sakit atau Kram Perut Selama Kehamilan

Advertisement
Normalkah sakit perut selama kehamilan?

Sakit atau kram perut umum terjadi selama kehamilan. Jika tidak disertai gejala-gejala lain, sakit atau kram perut pada trimester pertama dan kedua kehamilan bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Sedangkan sakit atau kram perut mulai usia 37 minggu kehamilan dapat menandakan bahwa kehamilan sudah berada di tahap awal persalinan. Pada tahap ini, kehamilan telah mencapai batas waktu, sehingga sakit atau kram menjadi hal yang normal bagi tubuh untuk melahirkan.

Apa penyebab sakit perut selama kehamilan?

Membawa bayi di dalam perut bukanlah hal yang mudah. Akan timbul tekanan pada otot, sendi, dan vena sehingga menyebabkan ketidaknyamanan di perut.

Selama kehamilan, ligamen (jaringan keras) yang menghubungkan tulang-tulang akan meregang untuk menopang rahim yang sedang tumbuh. Ketika Anda bergerak, mungkin akan merasakan sakit pada satu atau kedua sisi tubuh.

Seiring pertumbuhan janin, rahim akan cenderung miring ke kanan. Ligamen yang menopang sisi rahim bisa kejang atau berkontraksi. Jadi biasanya ibu hamil akan lebih sering merasakan sakit atau kram pada sisi kanan.

Ligamen panggul

Sakit atau kram perut pada trimester ketiga kehamilan biasanya disebabkan oleh perubahan posisi janin.

Hormon kehamilan dapat memperlambat sistem pencernaan sehingga dapat terjadi perut kembung dan sembelit yang pada akhirnya menimbulkan rasa sakit pada perut.

Bagaimana meringankan sakit perut selama kehamilan?

Istirahat akan mengurangi sakit atau kram, jadi duduk dan beristirahatlah sejenak. Beberapa hal di bawah ini dapat dilakukan untuk meredakan nyeri ligamen, yaitu:
  • Berbaring miring di sisi yang berlawanan dengan rasa sakit.
  • Mandi air hangat.
  • Kompres hangat di area yang sakit.
  • Hindari gerakan mendakak, pelan-pelan ketika berdiri dan duduk. Hal ini akan  membantu mengurangi ketegangan ligamen.
  • Jika bersin atau batuk, tekuk dan lenturkan pinggul sehingga tidak terjadi ketegangan berlebih pada ligamen.

Bilakah harus ke dokter?

Seperti yang telah disebutkan, sakit atau kram perut selama kehamilan bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Tapi jika rasa sakitnya parah, persisten, atau disertai dengan gejala lain maka harus segera ke dokter.

Segera ke dokter jika sakit atau kram perut Anda disertai dengan:
  • Bercak darah atau perdarahan
  • Keputihan yang tidak biasa
  • Muntah
  • Demam atau menggigil
  • Sakit kepala hebat
  • Edema (bengkak) mendadak
  • Nyeri atau panas saat buang air kecil
  • Gangguan penglihatan
  • Nyeri tekan di perut.
Gejala-gejala di atas dapat mengindikasikan adanya suatu kondisi kehamilan atau kondisi lain yang membutuhkan penanganan medis segera.


Article Resources
  • Abdominal pain in pregnancy. https://www.babycentre.co.uk/a204/abdominal-pain-in-pregnancy
  • Abdominal pain and cramping during pregnancy. https://www.babycenter.com/0_abdominal-pain-and-cramping-during-pregnancy_204.bc
  • Abdominal Pain During Pregnancy. http://www.parents.com/pregnancy/my-body/aches-pains/pregnancy-abdominal-pain/
  • Abdominal Pain During Pregnancy: Is It Gas Pain or Something Else?. https://www.healthline.com/health/pregnancy/gas-pain-during-pregnancy
Semua konten di Medkes hanya untuk tujuan informasi dan tidak untuk dijadikan dasar dalam mendiagnosis atau membuat rencana pengobatan. Hubungi profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan Anda. Lihat Disclaimer