Ciri-ciri Bayi akan Tumbuh Gigi

Sunday, March 27, 2016
Pertumbuhan gigi bayi

Pada umumnya bayi mulai tumbuh gigi pada usia sekitar 6 bulan. Namun tentu saja, waktu pasti tumbuh gigi pada seorang bayi tidak dapat dipastikan, ada yang 6 bulan sudah tumbuh gigi atau bahkan tidak banyak pula yang baru tumbuh gigi pada saat usianya mencapai 12 bulan.

Metode yang lazim dilakukan untuk mengetahui apakah gigi bayi sudah mulai tumbuh atau tidak, adalah dengan melihat ke dalam mulut bayi atau dengan meraba gusinya. Tapi selain metode sederhana ini, sebenarnya ada banyak tanda-tanda lainnya yang dapat menjelaskan bahwa bayi Anda akan tumbuh gigi. Di bawah ini adalah beberapa tanda-tanda bayi akan tumbuh gigi.

Ciri-ciri Bayi akan Tumbuh Gigi

Ngiler 

Ngiler atau ngeces dapat menjadi satu pertanda yang paling umum bayi akan tumbuh gigi. Ketika gigi bayi akan tumbuh gigi, biasanya ia akan lebih banyak ngiler dari biasanya. Bahkan meskipun Anda memberikannya banyak susu, bayi akan terus ngiler. Jika sudah begitu, seka lembut bagian dagu dan bibir mereka dengan kain lembut berbahan katun sepanjang hari, hal ini untuk mencegah iritasi kulit mereka.

Rewel

Ketika bayi akan tumbuh gigi, biasanya mereka akan merasakan sakit pada mulut atau gusinya dan menyebabkan mereka menjadi rewel. Tidak semua bayi akan merasakan sakit gusi ketika giginya akan tumbuh, tapi jika bayi Anda terlihat merasakan sakit dan rewel, maka kemungkinan besar giginya sedang tumbuh. Jika dirasa khawatir, Anda boleh berkonsultasi ke dokter, dan mungkin dokter memiliki solusi untuk mengatasi rasa sakitnya tersebut.

Menggigit

Jika bayi Anda tiba-tiba mulai gemar menghisap jarinya atau mengunyah/menggigit sesuatu yang keras, maka itu pertanda lain giginya akan tumbuh. Ini sebenarnya solusi alami bayi untuk gusi mereka yang terasa gatal atau sakit. Mungkin ini cara mereka untuk merasa nyaman, tenang atau untuk mengalihkan rasa sakit gusi ketika giginya akan tumbuh. Banyak ibu menyusui yang mengeluhkan puting susu mereka selalu digigit oleh bayi mereka.

Tidak mau makan

Ketika akan tumbuh gigi, bayi mungkin merasakan rasa sakit pada gusi mereka. Rasa sakit atau nyeri ini akan membuat mereka jengkel dan membuat mereka tidak nyaman sehingga mereka menolak menyusu atau makan makanan tambahan. Inilah salah satu sebab mengapa ketika Anda memberikan makan kepada mereka, mereka tiba-tiba menolak dengan membuang muka atau menggeleng atau menjauh. Tidak mau makan menjadi salah satu tanda umum bagi ibu untuk bayinya yang sedang tumbuh gigi.

Diare

Banyak bayi yang menderita diare selama periode waktu tumbuh gigi ini. Tapi diare juga dapat murni disebabkan oleh gangguan atau penyakit pada sistem pencernaan mereka. Ada baiknya sebelum mengambil kesimpulan bahwa diareanya disebabkan oleh karena mereka akan tumbuh gigi, bawalah mereka ke dokter. Ini untuk memastikan dan untuk mengesampingkan hal-hal yang tidak diinginkan agar Anda tidak menyesal di kemudian hari.

Kurang tidur

Kurang tidur disebabkan karena rasa tidak nyaman pada mulut dan gusi bayi ketika gigi mereka akan tumbuh. Karena merasakan sakit, nyeri atau ketidaknyamanan, tidur bayi akan terganggu. Berguling-guling di tempat tidur, gelisah atau menangis di tengah malam adalah beberapa tanda yang bayi tunjukkan kepada ibu bahwa ia sedang tumbuh gigi.

Mendengar atau melihat bayi kita yang sedang tumbuh gigi merupakan hal yang sangat membahagiakan sekaligus menakjubkan. Tapi sadarilah bahwa periode tumbuh gigi ini sebenarnya adalah periode yang cukup menyakitkan bagi bayi. Anda harus sabar dan usahakan selalu berikan mereka kenyamanan. Jika perlu, berikan mereka theeter yang khusus diperuntukkan untuk digigit-gigit bayi yang sedang tumbuh gigi. Berikan jenis theeter yang direkomendasikan ahli kesehatan atau paling tidak yang sudah ber-SNI. Ketika digigit, theeter akan memberikan tekanan pada gusi dan setidaknya akan membantu bayi mengatasi rasa tidak nyaman atau sakit pada gusi mereka yang akan tumbuh gigi.

Kredit Gambar: www.deardoctor.com

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.