Langkah Sehat Mencegah Kerontokan Rambut

Wednesday, November 11, 2015
Kebotakan

Kerontokan rambut disebabkan oleh banyak hal, diantaranya karena makanan, kekurangan mineral, obat-obatan, stres berat, penyakit, polusi dan faktor keturunan. Diketahui sepertiga dari populasi di dunia mengalami kerontokan rambut. Kerontokan rambut yang disebabkan karena faktor genetik atau keturunan atau karena sesuatu yang diluar kendali Anda, maka sangat kecil kemungkinannya dapat dicegah. Namun kabar baiknya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk paling tidak memperlambat kerontokan rambut atau bahkan mungkin mencegahnya.

Perlakuan untuk mencegah kerontokan rambut

Kurangi penggunaan hair dryer (mesin pengering rambut)
Protein rambut dapat menjadi lemah akibat panas. Pemanasan dan pengeringan yang konstan dapat menyebabkan rambut rapuh dan lemah yang pada akhirnya dapat menyebabkan rambut menjadi rontok. Pengeringan yang terbaik adalah pengeringan secara alami, tidak dengan menggunakan panas. Tidak hanya hair dryer, seluruh alat pemanas lainnya untuk rambut harus digunakan seminimal mungkin karena bila tidak hati-hati dapat merusak folikel rambut.

Hindari perming
Perming mengacu pada bahan kimia yang digunakan untuk meluruskan atau mengeritingkan rambut. Bahan kimia ini akan merusak rambut Anda dengan cara kerjanya yang memecah ikatan-ikatan 'rantai' rambut, dan kemudian mereformasi rambut dengan cara yang tak alami untuk menghasilkan rambut yang lurus atau keriting. Bahan kimia ini akan membuat rambut menjadi lemah, kusam, kering dan tentu saja rapuh. Seiring berjalannya waktu, rambut yang kering dan rapuh pada akhirnya akan menyebabkan kerontokan rambut.

Hindari penggunaan bahan pewarna dan kimia
Sering menggunakan bahan kimia untuk mewarnai rambut dapat menyebabkan kerusakan serius pada rambut. Satu pendapat yang bijak mengatakan "Lebih baik biarkan rambut Anda beruban daripada mengecatnya."

Hindari bleacing
Bleacing akan menghilangkan pigmen alami rambut karena kutikula yang ditembus oleh bahan kimia. Bleacing akan mengubah struktur alami rambut dan menjadikannya rentan terhadap kerusakan. Apalagi bleacing yang disertai juga dengan blow drying dan styling maka benar-benar akan mempercepat kerusakan rambut Anda.

Jangan menarik rambut terlalu kuat
Beberapa teknik penataan rambut mengharuskan rambut ditarik dengan kuat, seperti untuk model tight ponytails, tight braids, corn-rows, dan plaits. Jika ini dilakukan setiap hari maka kerontokan rambut akan dengan cepat terjadi. Menggulung rambut dengan kuat ke rol rambut, apalagi sampai dipasangkan, juga menjadi penyebab kerontokan rambut.

Istilah medis untuk kerontokan rambut yang disebabkan karena gaya rambut yang terlalu ketat disebut sebagai "traction alopecia" (traksi alopecia).

Perawatan untuk mencegah kerontokan rambut

Keramas secara teratur dengan sampo ringan
Keramas dengan sampo ringan akan membuat rambut dan kulit kepala menjadi bersih sehingga dapat menghindari dari kemungkinan infeksi yang dapat menyebabkan kerontokan rambut. Pilih sampo yang cocok dengan jenis rambut Anda. Sampo yang cocok akan sangat membantu menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala Anda. Jika rambut Anda berketombe, gunakan sampo khusus untuk ketombe. Jika rambut Anda kering, berminyak atau rambut normal, maka gunakanlah sampo khusus untuk kondisi-kondisi rambut tersebut.

Sebaiknya hindari sampo yang menggunakan bahan sulfat dan atau sulfonat. Cari saja sampo yang bahan pembuat utamanya (setelah air) Isethionate atau Glucoside. Bahan yang umum terdapat pada sampo ringan antara lain sulfosuccinates, sultaines dan amphodiacetates. Silicones, polyquaterniums, dan "guar" dapat menjadi pendingin yang baik untuk rambut dan kulit kepala.

Gunakan hairbrush yang baik
Penggunaan hairbrush dapat berdampak besar pada kondisi rambut. Gunakan hairbrush yang terbuat dari serat alami. Cara menyikatnya bukan dari atas ke bawah melainkan dari bawah ke arah luar. Sikatlah dengan lembut dan jangan sampai rambut tertarik terlalu keras. Namun jika rambut dalam keadaan basah, hindari penggunaan hairbrush, gantilah dengan sisir.

Pijat kulit kepala
Pijatan pada kulit kepala akan meningkatkan aliran darah ke permukaan kulit kepala dan folikel rambut. Pijatan akan menghangatkan kulit kepala dan meningkatkan sirkulasi sehingga sel-sel dalam folikel mudah mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya yang pada akhirnya dapat memaksimalkan potensi pertumbuhan rambut.

Uji rambut
Untuk menguji apakah Anda mengalami kerontokan rambut atau tidak dapat dilakukan dengan "Tug test". Tahan sekitar 20-30 helai rambut dengan jempol dan telunjuk. Tarik dengan tegas namun perlahan, jika lebih dari enam rambut lepas pada saat yang bersamaan, maka kemungkinan Anda mengalami kerontokan rambut. Tapi ini bukan tes yang pasti, jadi sebaiknya Anda konsultasi ke ahli rambut jika merasa mengalami kerontokan rambut, mengingat kita secara normal juga kehilangan rambut setiap harinya.

Diet untuk mencegah kerontokan rambut 

Gizi yang cukup
Gizi yang cukup tentu saja dapat berkontribusi untuk rambut yang sehat yang pada akhirnya dapat mencegah kerontokan rambut. Tubuh yang sehat besar kemungkinan juga memiliki rambut dan kulit kepala yang sehat. Ada kemungkinan bahwa kerontokan rambut dapat diperlambat dengan pola makan sehat yang sarat dengan sayur dan buah. Di dalamnya terdapat beberapa jenis vitamin dan mineral yang akan sangat membantu menjadikan rambut sehat dan dengan demikian menahan kerontokan rambut.

Konsumsi zat besi
Zat besi merupakan mineral penting yang terdapat pada sumber-sumber pangan hewani (zat besi heme) dan dari tumbuh-tumbuhan (zat besi non-heme). Kekurangan zat besi akan menyebabkan anemia yang mengganggu pasokan nutrisi ke folikel rambut, sehingga berkontribusi menyebabkan kerontokan rambut. Untuk menghindari kerontokan rambut, pastikan Anda selalu mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi. Daging merah, ayam, dan ikan merupakan sumber zat besi yang baik. Begitu pula sayuran hijau seperti brokoli, bayam dan kangkung.

Konsumsi cukup protein
Rambut yang kuat membutuhkan protein. Kekurangan protein dapat menyebabkan rambut menjadi kering dan lemah, dan akhirnya menyebabkan kerontokan rambut. Di dalam protein terdapat asam amino yang dapat memperkuat rambut. Protein seringkali juga ditambahkan dalam sampo, namun protein yang terbaik untuk mencegah kerontokan rambut adalah protein yang berasal dari makanan. Protein dapat diperoleh dari makanan laut, unggas, susu, keju, yoghurt, telur, kacang-kacangan, kedelai, daging sapi, tempe, tahu, roti gandum, selai kacang, beras merah, lentil, dan brokoli.

Konsumsi vitamin C
Vitamin C akan membantu dalam penyerapan zat besi. Jadi selain mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, usahakan juga mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C agar penyerapan zat besi dalam tubuh menjadi lebih optimal. Vitamin C juga membantu tubuh dalam memproduksi kolagen, yang pada gilirannya berfungsi memperkuat kapiler yang memasok poros rambut. Sumber vitamin C terbaik antara lain, buah jeruk, sayuran berdaun hijau, salad, tomat, blueberry, blackberry dan stroberi.

Pastikan cukup konsumsi asam lemak Omega-3
Asam lemak Omega-3 akan menjaga rambut tetap sehat selain perannya untuk mencegah rambut kering dan rapuh. Asam lemak Omega-3 ditemukan di dalam sel-sel yang melapisi kulit kepala Anda, dan juga membantu agar rambut dan kulit kepala Anda tetap terhidrasi. Asam lemak Omega-3 sangat dibutuhkan tubuh namun tidak diproduksi tubuh. Asam lemak Omega-3 hanya bisa didapatkan dari sumber-sumber makanan. Sumber-sumber makanan yang kaya akan asam lemak Omega-3 antara lain dari sumber ikan berminyak seperti ikan tuna, salmon, makarel, atau dari biji dan kacang-kacangan seperti biji rami, biji labu dan kenari.

Konsumsi makanan yang kaya akan biotin
Biotin adalah vitamin B yang larut dalam air. Kekurangan biotin akan menyebabkan rambut menjadi rapuh dan mempercepat kerontokan rambut. Sumber terbaik biotin antara lain biji-bijian, hati, putih telur, tepung kedelai, kenari dan ragi. Seluruh biji-bijian juga merupakan sumber utama dari mineral seng, kekurangan seng dapat berkontribusi menyebabkan rambut kering, gatal kulit kepala yang pada akhirnya menyebabkan kerontokan rambut.

Konsumsi suplemen bila perlu
Untuk mengonsumsi suatu suplemen guna mencegah atau memperlambat kerontokan rambut, sebaiknya berkonsultasilah ke dokter. Namun biasanya dokter akan menyarankan suplemen yang mengandung biotin, inositol, zat besi, dan vitamin C.

Makanan pantangan
Selain perlu mengetahui makanan apa saja yang baik dikonsumsi untuk mencegah kerontokan rambut, Anda juga harus tahu makanan-makanan apa saja yang harus dihindari. Beberapa makanan yang harus dihindari untuk mencegah kerontokan rambut antara lain, pemanis buatan, aspartam. Aspartam disinyalir menjadi penyebab menipisnya rambut yang pada akhirnya akan membuat rambut rontok. Aditif makanan lainnya juga memilki efek negatif terhadap kesehatan rambut. Juga putih telur mengandung zat yang dapat mengikat biotin, artinya akan mencegah penyerapan biotin dalam tubuh.

Pengobatan rambut rontok

Pada pria
Kebotakan akibat keturunan menjadi penyebab yang paling umum. Dua obat yang paling sering digunakan untuk mengatasi kebotakan rambut adalah:
  • Minoxidil (Rogaine) - diterapkan pada kulit kepala untuk merangsang folikel rambut
  • Finasteride (Propecia, Proscar) -  obat yang mengganggu produksi suatu bentuk testosteron yang terkait dengan kebotakan.

Pada wanita
Sekitar sepertiga dari wanita mengalami masalah rambut rontok. Sebanyak dua pertiga dari wanita menopause mengalami penipisan atau kebotakan rambut. Obat yang dapat digunakan untuk mengatasi rambut rontok pada wanita adalah:
  • Minoxidil (Rogaine) - diterapkan secara topikal pada kulit kepala dengan dipijat-pijat
  • Anti-androgen - obat reseptor-blocking, namun jarang sekali diresepkan
  • Suplemen zat besi - diresepkan untuk sebagian wanita, terutama mereka yang vegetarian, memiliki riwayat anemia, atau yang mengalami menstruasi dengan perdarahan berat.

Perlu Anda ketahui bahwa kerontokan rambut bisa jadi juga merupakan gejala dari suatu penyakit yang lebih serius. Jika kerontokan rambut terjadi dalam pola yang tidak biasa, seperti pada usia yang masih sangat muda, segeralah hubungi dokter. Dan gejala-gejala lainnya yang juga harus diwaspadai adalah:
  • Nyeri dan gatal-gatal disertai rambut rontok atau kulit kepala yang bersisik dan merah
  • Terdapat titik-titk kebotakan pada jenggot atau alis
  • Wanita yang mengalami kebotakan seperti pola kebotakan laki-laki.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.