Sekelumit Fakta Demam Berdarah

Sunday, June 28, 2015
Demam berdarah ditularkan dari gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala demam berdarah dapat berkisar dari yang ringan hingga berat. Pada dasarnya gejala demam berdarah dapat diatasi dirumah, namun karena keterbatasan pengetahuan dan peralatan di banyak rumah tangga, maka kebanyakan kasus demam berdarah ditangani di rumah sakit. Demam berdarah banyak terjadi di negara-negara tropis.

Demam dengue

Demam berdarah adalah penyakit akibat virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, salah satu jenis nyamuk yang utamanya menggigit di siang hari. Nyamuk Aedes aegypti umumnya ditemukan di Asia Tenggara, India, Karibia, Amerika Selatan dan Tengah, dan Afrika.

Gejala demam berdarah

Gejala demam berdarah biasanya tergantung dari usia penderitanya. Pada anak-anak, remaja dan orang dewasa, gejala demam berdarah yang paling umum adalah:
  • Demam yang terjadi dengan cepat dan berlangsung selama 2-7 hari
  • Sakit kepala - meskipun ada kalanya tidak parah
  • Nyeri otot dan sendi - demam berdarah juga dikenal sebagai 'breakbone fever'
  • Ruam merah di dada, punggung atau perut dan menyebar ke anggota badan lainnya termasuk wajah
  • Nyeri di belakang mata
  • Muntah-muntah
  • Hilang nafsu makan.
Gejala demam berdarah biasanya dimulai setelah lima sampai delapan hari sejak seseorang digigit nyamuk yang sudah terinfeksi. Namun, adakalanya gejala penyakit demam berdarah begitu ringan sehingga seolah tidak ada gejala yang muncul.

Diagnosis demam berdarah

Gejala demam berdarah sebenarnya cukup mirip dengan gejala infeksi bakteri atau virus lainnya. Jika dokter mencurigai seseorang terkena demam berdarah, dokter akan melakukan pemeriksaan darah. Ini untuk mengetahui apakah di dalam darah terdapat tanda-tanda keberadaan virus atau antibodi tertentu tubuh untuk demam berdarah.

Pengobatan demam berdarah

Tidak ada pengobatan khusus untuk demam berdarah. Sistem kekebalan alami tubuh biasanya akan melawan virus dalam waktu tiga sampai empat hari sejak ruam muncul. Yang dibutuhkan penderita pada dasarnya adalah stamina tubuh yang kuat, nutrisi yang tercukupi dan keseimbangan elektrolit tubuh agar sistem kekebalan tubuhnya mampu mengatasi infeksi demam berdarah.

Perawatan dirumah

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempercepat pemulihan dari demam berdarah:
  • Beristirahat dan minum cukup cairan. Cairan oralit juga sangat membantu untuk mencegah dehidrasi.
  • Parasetamol akan membantu meringankan rasa sakit dan menurunkan demam. Namun antipiretik atau analgesik lainnya seperti aspirin atau ibuprofen tidak boleh dikonsumsi karena akan memperparah pendarahan yang mungkin saja terjadi.
Perawatan di rumah sakit

Jika penderita demam berdarah mengalami dehidrasi berat, atau gejalanya parah atau gejalanya tiba-tiba berubah menjadi buruk, maka harus dirawat di rumah sakit. Cairan infus akan diperlukan agar keseimbangan elektrolit dan nutrisi di dalam tubuh terpenuhi. Dengan perawatan yang tepat, penderita demam berdarah umumnya akan sembuh total.

Penyebab demam berdarah

Demam berdarah disebabkan oleh suatu jenis virus yang disebut dengan flavivirus, yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti betina yang terinfeksi. Anda bisa saja tertulari virus tersebut jika digigit salah satu nyamuk itu. Nyamuk akan terinfeksi ketika mereka menggigit orang yang terinfeksi. Nyamuk-nyamuk ini akan terus menularkan virus selama hidupnya (2-3 bulan). Demam berdarah tidak menular dari orang ke orang.

Ada empat jenis berbeda namun saling berkaitan dari flavivirus yang menyebabkan demam berdarah. Setelah Anda terinfeksi oleh salah satu jenis virus, maka Anda akan menjadi kebal selamanya dari jenis virus tersebut. Namun, terinfeksi dengan salah satu jenis virus tidak melindungi Anda dari tiga jenis virus lainnya.

Komplikasi demam berdarah

Demam berdarah seringkali berubah menjadi kondisi kefatalan berpotensi mengancam jiwa. Ini sangat mungkin terjadi pada anak dibawah 15 tahun.

Penderita demam berdarah harus segera mendapatkan perawatan medis jika mengalami salah satu atau beberapa gejala berikut:
  • Pendarahan di bawah kulit, gusi dan hidung
  • Muntah atau berak darah
  • Sakit perut hebat dan muntah.
Mencegah demam berdarah

Saat ini belum ada vaksin atau obat-obatan untuk mencegah demam berdarah. Satu-satunya cara untuk mencegah dari demam berdarah tentu saja dengan melindungi diri dari gigitan nyamuk.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.