Jenis, Fungsi, dan Risiko Menggunakan Lensa Kontak

Sunday, June 21, 2015
Lensa kontak dapat digunakan sebagai pengganti kacamata untuk mengoreksi/memperbaiki beberapa masalah penglihatan. Lensa kontak bekerja dengan cara membantu memfokuskan cahaya yang jatuh di bagian belakang mata. Perawatan lensa kontak yang tepat akan membantu penggunanya terhindar dari kerusakan/penyakit mata.

Lensa kontak
Lensa kotak adalah lensa sintetis yang menempel di permukaan mata dan berfungsi memperbaiki masalah penglihatan seperti miopi (rabun jauh), hipermetropi (rabun dekat), presbiopi (lensa tidak mampu memfokuskan cahaya) dan astigmatisma (penyimpangan dalam pembentukkan bayangan pada lensa).

Jenis lensa kontak

Umumnya lensa kontak terdiri dari dua jenis:
  • Soft lens (lensa lembut) - terbuat dari material lembut dan fleksibel yang menyerap air dan sesuai dengan bentuk mata
  • Hard lens (lensa keras) - terbuat dari rigid gas-permeable plastic yang hanya meng-cover bagian kornea.
Tergantung jenisnya, soft lens dapat dipakai selama satu hari atau pun selama beberapa hari tanpa perlu dilepas. Sedangkan soft lens extended wear lebih lama lagi, dapat dipakai selama 30 hari tanpa perlu dilepas.

Alasan menggunakan lensa kontak

Ada banyak alasan yang membuat seseorang menggunakan lensa kontak. Pada beberapa masalah penglihatan, lensa kontak memberikan visi atau hasil penglihatan yang lebih baik daripada kacamata. Orang yang aktivitasnya membutuhkan bidang pandang yang luas cocok menggunakan lensa kontak, karena sisi penglihatannya tidak terhalang oleh bingkai kacamata. Lensa kontak yang baik juga tidak berkabut karena perubahan suhu dan tidak terpengaruh karena hujan.

Sebagian orang lainnya memilih menggunakan lensa kontak karena alasan penampilan/fashion. Mereka menggunakan lensa kontak berwarna agar mata mereka terlihat menarik atau menggunakan lensa kontak yang bening karena mereka merasa terganggu apabila menggunakan kacamata. Para atlet juga lebih memilih menggunakan lensa kontak daripada kacamata, terutama bagi para atlet olahraga kontak fisik.

Lensa kontak tidak selalu cocok untuk Anda

Tidak disarankan menggunakan lensa kontak apabila:
  • Mata Anda tergolong mata kering
  • Anda menderita alergi
  • Anda memiliki penyakit tertentu, seperti diabetes dan arthritis
  • Anda bekerja bersinggungan dengan bahan-bahan kimia
  • Anda tinggal atau bekerja di lingkungan berdebu.
Sebelum memutuskan menggunakan lensa kontak, sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter atau ahli mata apakah Anda cocok menggunakannya atau tidak.

Saran-saran tentang lensa kontak

Pemeriksaan mata yang lengkap dan akurat oleh seorang ahli mata patut dilakukan sebelum Anda memutuskan menggunakan lensa kontak. Pemeriksaan mata tahunan juga dapat melihat perubahan kesehatan mata Anda dan menjadi acuan bagi dokter atau ahli mata apakah harus mengubah terapi mata Anda atau tidak.

Sebagian orang suka memakai lensa kontak sebagai tren atau dengan kata lain hanya untuk mengubah warna mata mereka, tanpa mengoreksi visi mereka. Meskipun hal ini sudah sering kita jumpai dan tampak terlihat aman, tapi tetap saja sebelum memutuskan untuk menggunakannya harus berkonsultasi terlebih dahulu ke ahli mata. Hal ini untuk menghindari risiko terjadinya infeksi mata. Ingatlah bahwa zat buatan khususnya lensa kontak tidak selamanya cocok bersentuhan dengan permukaan mata Anda.

Menggunakan lensa kontak

Lensa kontak umumnya dipasang dengan cara:
  1. Mencuci tangan lalu mengeringkannya
  2. Mengambil lensa kontak dari wadah penyimpanan dan menempatkannya pada telapak tangan dalam
  3. Memerika apakah ada goresan atau kerusakan pada lensa kontak
  4. Menempatkan lensa kontak pada jari, posisi mangkuk menghadap ke atas
  5. Menahan kelopak mata agar tetap terbuka
  6. Melihat ke atas
  7. Meletakkan lensa kontak ke putih bola mata (hard lens biasanya ditempatkan langsung ke kornea)
  8. Melihat ke bawah dan berkedip-kedip agar posisi lensa kontak tepat di permukaan kornea Anda.
Merawat lensa kontak

Lensa kontak harus dibersihkan dan didesinfeksi setelah digunakan dengan larutan pembersih (cleaning solution) yang telah direkomendasikan untuk setiap jenis lensa. Lensa kontak yang kotor menjadi salah satu penyebab umum masalah pada lensa kontak dan dapat menyebabkan infeksi mata.

Lensa yang berbeda membutuhkan cairan pembersih yang berbeda. Menggunakan larutan pembersih yang tidak sesuai dapat merusak lensa dan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mata.

Beberapa saran dalam merawat lensa kontak, diantaranya:
  • Patuhi petunjuk perawatan lensa kontak Anda, termasuk menggunakan cairan pembersih yang tepat.
  • Hanya menggunakan cairan pembersih yang telah direkomendasikan untuk lensa kontak jenis tertentu. Jangan membersihkan lensa kontak dengan air keran, air liur, deterjen, sabun, apalagi desinfektan rumah tangga atau cairan pembersih lainnya.
  • Cuci, bilas dan keringkan tangan sebelum memegang lensa kontak.
  • Jangan memakai lensa kontak lebih lama dari waktu maksimum yang direkomendasikan oleh ahli kesehatan mata Anda.
  • Segera ganti lensa kontak seperti yang telah direkomendasikan dan lakukan pemeriksaan jika dirasa penggunaannya membuat Anda terganggu.
Risiko menggunakan lensa kontak yang tidak benar

Penggunaan lensa kontak atau cairan pembersih yang tidak benar dapat menyebabkan:
Jika mengalami salah satu masalah di atas, segera lepas lensa kontak dan hubungi dokter atau ahli kesehatan mata Anda.

Tips menggunakan lensa kontak

Lensa kontak tidak hanya kecil dan mudah hilang, tapi juga halus dan sangat mudah rusak.

Ingatlah untuk:
  • Jangan mengambil lensa kontak dengan kuku.
  • Selalu meletakkan lensa dalam posisi yang tepat, bagian mangkuknya jangan berubah.
  • Dua buah lensa kontak jangan tertukar-tukar untuk tiap mata.
  • Jangan tidur menggunakan lensa kontak kecuali jika dokter atau ahli mata memperbolehkannya. Tidur dengan menggunakan jenis lensa kontak yang salah dapat menghambat aliran oksigen ke kornea, menyebabkan peradangan yang parah hingga kemungkinan kerusakan permanen.
  • Jangan pernah menggunakan lensa kontak milik orang lain dan jangan pula meminjamkan lensa kontak Anda kepada orang lain.

Sumber gambar : http://www.noraeyecare.optometry.net/

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.