Sering di Depan Komputer? Waspadai Sindrom CVS

Wednesday, February 11, 2015
Sindrom CVS

Apakah mata Anda terasa lelah setelah bekerja di depan komputer? Apakah Anda sering mengalami sakit kepala? Apakah Anda merasa penglihatan Anda kabur ketika pulang dari kerja? Itu mungkin saja gejala Computer Vision Syndrome (CVS), yang merupakan sindrom akibat melihat layar komputer terlalu lama.

Jutaan orang di dunia ini mengalami CVS, hal ini tidak terlepas dari semakin canggihnya teknologi dan semakin tingginya frekuensi penggunaan komputer di kantor-kantor yang menyebabkan para pekerjanya hanya duduk seharian di depan komputer.

Munculnya keluhan mata dan penglihatan akibat bekerja menggunakan komputer dan pemakaian alat elektronik layar kaca dalam jangka waktu yang lama merupakan gejala CVS. Seseorang yang hampir setiap hari bekerja berhadapan dengan komputer, dipastikan akan mengalami CVS.

Mata yang sering lelah saat menggunakan komputer akan timbul gejala-gejala terkena CVS, yaitu iritasi seperti mata merah, berair, atau terasa kering, kelelahan pada mata seperti mata letih, kelopak mata atau dahi terasa berat dan susah atau sulit fokus, ketidaknyamanan pada leher dan bahu, hingga sakit kepala.

Seseorang yang mengalami CVS umumnya disebabkan karena frekuensi berkedip yang menurun akibat menggunakan komputer dalam waktu yang lama, dan posisi komputer, serta pengaturan cahaya yang tidak tepat.
Alaminya, mata kita paling nyaman ketika melihat kejauhan. Ketika kita melihat sesuatu yang dekat maka dibutuhkan usaha ekstra dan fokus mata yang tepat. Inilah yang menyebabkan kelelahan dan ketegangan pada mata.
Untuk mengatasi keluhan mata akibat CVS, beberapa hal yang sangat disarankan, yakni:
  • Seringlah berkedip saat menggunakan komputer. Hal ini akan membuat bola mata Anda tetap lembab.
  • Ketika menggunakan komputer, beristirahatlah sekitar 10 menit setip jamnya, alihkan pandangan dari komputer setiap 15 menit sekali dengan melihat objek-objek jauh selama sekitar 10 detik.
  • Lakukan variasi kegiatan untuk menghindari melihat layar komputer terus menerus. Seperti sesekali berdiri, menelpon atau berbicara dengan rekan.
  • Atur pencahayaan ruangan. Jangan sampai terlalu terang dengan memasang tirai pada jendela. Dapat juga menggunakan lampu pijar yang tidak terlalu terang atau memakai lampu meja, dan hindari pantulan sinar pada layar komputer.
  • Gunakan kacamata khusus komputer.
Gambar: www.ezyhealth.com

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.