10 Tanda Anak Bergizi Baik

Wednesday, February 25, 2015
Pertumbuhan anak

Tumbuh kembang anak yang baik adalah ketika anak bertambah besar dan pintar. Namun tidak dipungkiri bahwa saat ini banyak anak yang tumbuh kembangnya lambat. Untuk itulah orangtua harus benar-benar mengikuti perkembangan anak dengan memantau berat dan tinggi badan yang yang sesuai dengan usianya.

Namun sayangnya banyak orangtua yang tidak peduli dengan berat dan tinggi badannya berbanding usianya, terlebih jika sang anak tampak tidak memiliki keluhan sakit.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan berat dan tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya, salah satunya adalah karena kurang atau tidak mendapatkan air susu ibu (ASI) secara eksklusif hingga usia enam bulan atau karena pemberian ASI yang terjadwal. Banyak ibu-ibu sekarang yang menjadwalkan pemberian ASI untuk bayinya, yang paling sering adalah setiap tiga jam sekali. Padahal penjadwalan seperti ini sangatlah tidak baik karena kebutuhan ASI seorang bayi dengan bayi lainnya berbeda-beda.

Yang terpenting untuk diketahui oleh orangtua adalah di usia enam bulan pertama, asupan nutrisi terpenting bagi anak adalah ASI dan semua kebutuhan anak sudah tercukupi dengan syarat sesering mungkin dan semau bayi, bukan karena dijadwalkan oleh sang ibu. Setelah enam bulan, bayi sebaiknya diberikan makanan pendamping ASI. Pasalnya, pada usia tersebut ASI masih belum mencukupi nutrisi mereka. Beri bayi bubur saring secara bertahap hingga memungkinkan mengonsumsi bubur padat dari sedikit hingga menjadi banyak.

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah ibu-ibu sering terlambat dalam memberikan makanan pendamping ASI, atau sudah benar, tapi dengan takaran yang tidak mencukupi atau komposisinya tidak baik. Ibu-ibu yang awam biasanya memberikan bubur nasi dengan pemberian garam. Hal ini tidak membuat bayi gemuk dan pintar. Seharusnya pemberian makanan pendamping ASI terpenuhi, mulai dari lauk hingga sayur mayurnya. Dengan demikian, kebutuhan protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral dari bubur yang disaring tercukupi untuk asupan gizi sang buah hati.

Kurangnya pemberian makanan tambahan untuk bayi seringkali terjadi akibat ketidaktahuan dan ketidakmampuan orangtua untuk membeli makanan pendamping dan karena alasan asalkan anak tidak sakit, maka sudah cukup, padahal anggapan ini salah besar.

Orangtua harus mengetahui apakah nutrisi anak sudah terpenuhi atau belum. Jika diketahui sang anak kekurangan nutrisi atau terdapat kesalahan, maka orangtua sebaiknya segera melakukan perbaikan atau perubahan. Sedangkan, jika semua langkah telah dilakukan namun masih tidak berhasil, sebaiknya segera periksakan anak ke dokter. Dikhawatirkan ada kondisi atau gangguan lain yang menyebabkan tumbuh kembangnya terganggu.

 Di bawah ini adalah sepuluh tanda anak bergizi baik:
  1. Bertambah umur, bertambah berat dan bertambah tinggi
  2. Postur tubuh tegap dan otot padat
  3. Rambut berkilau dan kuat
  4. Kuku dan kulit bersih, tidak pucat, tidak bersisik dan tidak kering
  5. Wajah ceria, mata bening, dan bibir segar
  6.  Gigi bersih dan gusi merah muda
  7.  Nafsu makan baik dan BAB teratur
  8.  Bergerak aktif dan berbicara lancar (pada usia tertentu)
  9.  Penuh perhatian dan bereaksi aktif
  10.  Tidur nyenyak.
Orangtua harus rajin menimbang dan mengukur tinggi anak. Jika anak berusia di bawah satu tahun naik setengah kilogram setiap bulannya dan tidak stabil, maka ini tidak baik. Makanannya harus diperiksa ulang dan harus diperbaiki, jika ragu, konsultasikan ke dokter.

Sering juga terjadi karena alasan anaknya kurang gizi, seorang ibu meminta resep vitamin kepada dokter untuk anaknya. Meskipun pemberian vitamin sah-sah saja dilakukan, namun mencari tahu penyebab dan mencari solusinya adalah langkah yang terbaik. Pemberian vitamin sebaiknya hanya dilakukan untuk anak dengan kondisi seperti kurang gizi padahal makanannya telah mencukupi atau karena kondisi lain. Dalam hal ini vitamin akan sangat membantu.

Yang terakhir, untuk pemberian susu formula, sebaiknya hanya diberikan setelah bayi berusia dua tahun dan pemberiannya pun harus disesuaikan dengan kebutuhannya.

Gambar: www.thealphaarent.com

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.