Pengobatan Alami untuk Luka Bakar

Saturday, January 17, 2015
Luka bakar

Luka bakar atau dalam istilah medis disebut dengan combustio dapat disebabkan oleh api, sengatan listrik, bahan kimia, atau paparan sinar matahari. Karena tingkat keparahan luka bakar bervariasi, maka dampak dan rasa sakit yang ditimbulkannya juga berbeda, mulai dari yang ringan hingga yang mengancam jiwa.

Tipe luka bakar 

Ada tiga tipe luka bakar, meskipun ada pula yang mengkategorikannya menjadi empat tipe, yakni:
  • Luka bakar derajat I, adalah tipe luka bakar yang paling ringan, yang hanya merusak lapisan atas kulit. Kulit mungkin memerah, perih, dan sakit. Meskipun kulit bisa saja membengkak, namun pada luka bakar derajat I biasanya kulit tidak melepuh.
  • Luka bakar derajat II, adalah tipe luka bakar yang menyebabkan kerusakan lapisan kulit yang lebih dalam. Kulit masih terlihat sama seperti luka bakar derajat I, hanya saja terjadi lepuh pada permukaan kulit. Lepuh ini mungkin memerah atau putih dan berisi cairan bening.
  • Luka bakar derajat III, adalah tipe luka bakar yang terparah. Luka bakar terjadi pada seluruh lapisan kulit dan menyebabkan kerusakan saraf. Karena saraf telah rusak, biasanya penderita luka bakar derajat III tidak lagi merasakan sakit dan atau bahkan terasa ketika kulit disentuh. Kulit mungkin akan berubah menjadi putih, hitam, atau merah cerah. Lepuh juga dapat terjadi.
Hanya luka bakar derajat I yang boleh dirawat sendiri di dirumah. Luka bakar derajat II dan III harus ditangani oleh medis untuk mencegah terjadinya infeksi dan jaringan parut. Luka bakar derajat II dan luka bakar derajat III yang luas dapat menyebabkan cedera/cacat permanen atau bahkan kematian.

Pengobatan terbaik untuk luka bakar ringan atau luka bakar derajat I adalah dengan sesegera mungkin mendinginkannya dengan cara direndam di dalam air yang dingin. Area yang terkena luka bakar juga harus tetap bersih sampai sembuh demi mencegah terjadinya infeksi.

Pengobatan alami untuk luka bakar

Meskipun belum ditemukan pengobatan alami yang terbaik untuk mengobati luka bakar ringan, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa ada beberapa pengobatan alami yang dapat diterapkan untuk mengurangi rasa sakit dan mempercepat kesembuhannya.

Serangkaian penelitian yang dilakukan di India menemukan bahwa kombinasi dari kasa (kain perban) dan madu secara signifikan lebih baik daripada jenis perban konvensional untuk mengatasi luka bakar. Luka bakar yang diperban dengan madu sembuh lebih cepat dan infeksi lebih jarang terjadi ketimbang luka bakar yang dibalut dengan jenis perban konvensional. Beberapa penelitian lain juga mendukung manfaat perban madu untuk mengatasi luka bakar.

Selain perban madu, ada banyak pengobatan alami lainnya untuk luka bakar, meskipun beberapa diantaranya belum diteliti atau belum terbukti manfaatnya, antara lain:
  • Kentang diklaim cukup efektif dan murah untuk menggantikan perban konvensional dalam mengatasi luka bakar.
  • Studi awal menunjukkan bahwa ramuan tanaman Pegagan dapat mempercepat penyembuhan luka bakar dan mengurangi risiko terjadinya jaringan parut.
  • Aloe vera atau lidah buaya seringkali juga direkomendasikan dalam pengobatan luka bakar ringan. Namun hingga kini belum ada bukti kuat yang mendukung klaim ini, malah beberapa penelitian menunjukkan bahwa lidah buaya tidak efektif untuk mengobati luka bakar, meskipun tetap diperbolehkan penggunaannya.
Gambar: healthaddict.org

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.