Gejala dan Pengobatan Patah Hidung

Tuesday, November 18, 2014
Patah hidung adalah kondisi dimana tulang hidung retak atau patah. Patah hidung merupakan jenis patah tulang wajah yang paling sering terjadi. Menurut beberapa penelitian, sekitar setengah dari seluruh patah tulang wajah adalah patah hidung.

X-ray pada hidung

Penyebab patah hidung

Patah hidung biasanya disebabkan karena trauma eksternal dari benda tumpul, seperti karena perkelahian, kecelakaan kendaraan atau terjatuh. Patah hidung biasanya dibarengi pula dengan cedera pada bagian lain dari hidung atau wajah.

Yang berisiko mengalami patah hidung adalah:
  • Semua kondisi yang membuat seseorang mudah jatuh, seperti:
    • Berusia lanjut
    • Menderita kejang
    • Pengguna narkoba dan alkohol.
  • Sebelumnya pernah patah atau cedera hidung
  • Aktif dalam berolahraga (terutama olahraga yang membutuhkan kontak fisik)
  • Perilaku sembrono saat mengemudi
  • Tidak mengenakan sabuk pengaman ketika mengemudi (airbag terkadang juga dapat menyebabkan cedera hidung).
Gejala patah hidung

Anda mengalami cedera pada wajah terutama hidung, tapi Anda tidak tahu apakah hidung Anda telah patah? Berikut gejala dari patah hidung:
  • Nyeri pada hidung atau di area sekitar wajah
  • Mimisan atau perdarahan dari hidung (terkadang berat)
  • Hidung dan area wajah sekitarnya bengkak
  • Kesulitan bernapas melalui hidung
  • Hidung berubah warna (memar)
  • Lebam di bagian bawah mata
  • Hidung bengkok atau tidak seperti biasanya (bisa saja tidak terlihat di saat hidung masih bengkak)
  • Ketika hidung disentuh, terasa ada sensasi berderak atau berderit
  • Pada kasus yang berat, cairan serebrospinal dapat keluar dari hidung.
Bilakah harus mendapatkan perawatan medis?

Pergilah ke dokter apabila terjadi salah satu dari hal berikut:
  • Rasa sakit atau bengkak tidak hilang dalam 3 hari
  • Hidung terlihat bengkok
  • Kesulitan bernapas dari hidung ketika bengkak sudah mereda
  • Demam
  • Mimisan berulang.
Segeralah pergi ke gawat darurat rumah sakit jika mengalami gejala berikut ini:
  • Mimisan tidak kunjung berhenti
  • Cairan bening keluar dari hidung
  • Hilang kesadaran atau pingsan
  • Sakit kepala hebat yang tak henti-henti
  • Muntah berulang
  • Penurunan atau perubahan penglihatan
  • Mati rasa, kesemutan atau lemah pada lengan.
Pengobatan patah hidung

Pengobatan untuk patah hidung antara lain:

Kompres es
Kompres dingin hidung Anda selama 15-20 menit, beberapa kali sehari selama beberapa hari. Bungkus es dengan waslap atau handuk, jangan menempelkan es langsung pada hidung. Kompres dingin akan membantu mengurangi pembengkakan.

Saat berbaring, tinggikan bagian kepala. Hal ini untuk menghindari peningkatan bengkak pada hidung. Dan jangan berusaha meluruskan hidung sendiri.

Obat-obatan
Obat-obatan di bawah ini akan membantu mengurangi peradangan dan rasa nyeri pada hidung yang patah:
  • Ibuprofen
  • Naproxen
  • Asetaminopen
  • Aspirin
Reposisi tulang hidung
Untuk mengatur ulang struktur atau posisi tulang hidung, dokter mungkin akan:
  • Mereposisi tulang ke posisi normal
  • Menstabilkan tulang dengan kassa khusus di bagian dalam hidung dan plester khusus di bagian luar hidung.
Operasi
Operasi perlu dilakukan untuk mengobati patah tulang hidung, jika:
  • Patah tulang hidung yang parah
  • Cacat parah pada hidung
Patah tulang hidung sederhana yang tidak keluar dari lokasinya biasanya tidak memerlukan operasi.

Mencegah patah tulang hidung

Mengingat aktivitas manusia yang banyak dan beragam, patah hidung mungkin tidak selalu dapat dicegah. Namun ada beberapa langkah yang bisa Anda terapkan untuk mencegah patah hidung, antara lain:
  • Menghindari penggunaan narkoba dan alkohol.
  • Memakai pelindung wajah ketika berolahraga yang membutuhkan kontak, atau ketika bersepeda atau bersepeda motor.
  • Mengikuti aturan keselamatan dalam bekerja (K3)
  • Mengenakan sabuk pengaman saat mengemudi atau menumpang mobil.

Referensi:
  • American Academy of Cosmetic Surgery. http://www.cosmeticsurgery.org/index.cfm/
  • American Academy of Family Physicians. http://www.aafp.org/online/en/home.html/
  • Emedicine Health. http://www.emedicinehealth.com/broken_nose_nasal_fracture-health/article_em.htm

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.