Penyebab dan Pengobatan Tangan Dingin

Sunday, September 14, 2014
Tangan dingin
Pernahkah Anda merasakan tangan Anda dingin bahkan ketika berada di lingkungan yang panas? Sebenarnya hal ini umum terjadi dan tidak perlu Anda khawatirkan. Faktanya, tangan yang dingin merupakan respon alami tubuh dalam menjaga kenormalan suhu tubuh Anda.

Yang perlu diwaspadai adalah jika tangan Anda terus-terusan dingin, terutama jika disertai dengan perubahan warna kulitnya. Tangan yang dingin terus-terusan seperti ini bisa mengindikasikan bahwa Anda sedang mengalami gangguan pada sistem saraf, sirkulasi darah atau masalah kerusakan jaringan pada tangan atau jari Anda.

Yang harus diwaspadai 

Seperti yang dijelaskan diatas, tangan yang dingin adalah umum terjadi. Namun waspadalah apabila tangan dingin Anda disertai dengan tanda atau gejala berikut:
  • Nyeri
  • Bengkak
  • Perubahan warna pada kulit tangan, seperti membiru atau memutih
  • Mati rasa/hilang sensitivitas dan kesemutan
  • Kulit mengencang atau mengeras.
Jika cuaca sedang panas-panasnya, namun tangan Anda berubah menjadi dingin, maka bisa saja itu tanda peringatan dari gangguan frosbite (radang dingin).

Penyebab tangan dingin

Meskipun penyebab tangan dingin sederhananya adalah respon alami tubuh Anda untuk menjaga kenormalan temperatur tubuh, namun ada pula beberapa penyebab diluar hal itu, seperti terkait dengan masalah pada sirkulasi darah dan pembuluh darah di tangan Anda (ini merupakan penyebab yang paling umum). Kondisi ini akan memblokir atau mempersempit pembuluh darah, yang pada akhirnya membuat aliran darah ke tangan berkurang sehingga menyebabkan tangan terasa dingin.

Penyebab-penyebab tangan dingin antara lain:
  • Anemia (berkurangnya jumlah sel darah merah)
  • Pembekuan darah
  • Aterosklerosis (menyebabkan penyempitan pembuluh darah di tangan dan jari)
  • Penyakit Buerger (oklusi pembuluh darah tepi)
  • Diabetes
  • Frostbite (radang dingin)
  • Lupus
  • Penyakit Raynaud (penyakit yang menyerang pembuluh darah di tangan dan kaki)
  • Tumor atau malformasi vaskular yang menyebabkan aliran darah antar vena dan arteri menjadi abnormal
  • Trauma pada tangan, akibat pekerjaan/olahraga, misal karena bekerja dengan peralatan yang bergetar, terlalu sering mengetik atau bermain piano, luka, dan fraktur.
Beberapa bentuk penyakit tiroid juga dapat mengakibatkan sensasi dingin pada tangan dan kaki, seperti Hypothyroidism (tiroid kurang aktif). Stres juga dapat menyebabkan tangan terasa dingin. Ketika hormon adrenalin meningkat karena stres, maka akan menyebabkan pengerutan pada pembuluh darah. Selain itu, jenis obat-obatan tertentu seperti amfetamin, beberapa jenis obat kanker dan dekongestan juga dapat mempengaruhi aliran darah ke tangan.

Pengobatan tangan dingin

Jika tangan Anda terus-terusan dingin atau disertai dengan salah satu atau beberapa gejala yang harus diwaspadai diatas, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Dokter akan mencari tahu penyebabnya dan mengobatinya.

Jika ternyata dokter tidak mendapati masalah medis yang mendasari tangan dingin Anda, maka dokter biasanya hanya akan menyarankan Anda untuk meningkatkan sirkulasi darah dengan cara:

Referensi:
  • Mayoclinic / Cold hands / http://www.mayoclinic.org/symptoms/cold-hands/basics/when-to-see-doctor/sym-20050648 / diakses pada 14 September 2014.
  • Uchospitals / Cold Hand Clinic / http://www.uchospitals.edu/specialties/plastic-surgery/cold-hands/ / diakses pada 14 September 2014.
  • Medicinenet / Cold Hands / http://www.medicinenet.com/cold_hands/symptoms.htm / diakses pada 14 September 2014.
  • Rush University Medical Center / Cold Hands and Frigid Digits / http://www.rush.edu/rumc/page-1298330252097.html / diakses pada 14 September 2014.
  • Cold Hands and Feet: Overview / http://www.diagnose-me.com/symptoms-of/cold-hands-and-feet.html / diakses pada 14 September 2014.
  • Cold Hands / http://www.healthgrades.com/symptoms/cold-hands / diakses pada 14 September 2014.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Disclaimer: Semua informasi di dalam artikel-artikel Medkes.com merupakan sudut pandang penulis. Medkes.com tidak mendukung dan tidak bertanggungjawab atas penggunaan pandangan tersebut oleh pihak lain. Semua risiko atas penggunaan informasi di website ini sepenuhnya ada pada pembaca. Gambar-gambar dan ilustrasi yang dimuat di dalam website ini adalah gambar public domain. Atribusi ditambahkan jika disyaratkan.